Muskerwil 2026, FORSA Jabar Perkuat Soliditas dan Susun Program Kerja Strategis

 

Perkuat Silaturahmi dan Kinerja, FORSA Jabar Gelar Muskerwil 2026 di Cianjur. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, Cianjur – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fans of Rhoma and Soneta (FORSA) Jawa Barat menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Tahun 2026 di Cafe D'Ratna, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema "Bersatu, Berkontribusi, dan Berinovasi untuk FORSA Jabar Lebih Solid dan Bermakna" ini menjadi forum strategis dalam menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat komitmen melestarikan karya-karya H. Rhoma Irama.

 

Muskerwil dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORSA, pengurus DPW FORSA Jawa Barat, serta para Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) FORSA dari berbagai daerah di Jawa Barat. Hadir pula Wakil Ketua Umum DPP FORSA Bidang Pelestarian dan Perlindungan Lagu-Lagu Karya H. Rhoma Irama, H. Ismail, yang juga dikenal sebagai pimpinan grup dangdut ISTARA (Ismail Soneta dan Rhoma Irama).

 

Ketua DPW FORSA Jawa Barat, Didin Suryadin, SE, mengatakan Muskerwil menjadi agenda penting untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sekaligus merumuskan program baru yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

 

"Muskerwil ini menjadi momentum bagi kami untuk mengevaluasi seluruh agenda yang telah berjalan serta menyusun program kerja ke depan agar FORSA Jawa Barat semakin maju, solid, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas," ujarnya.

 

Baca Juga: Kunjungi Lokasi Kebakaran Cibodas, Bupati Asep Japar Pastikan Rumah Korban Dibangun Kembali dan Bantuan Tersalurkan

 

Menurut Didin, selain menjadi forum pengambilan keputusan, Muskerwil juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpengurus dan anggota FORSA yang kini telah tersebar di 25 DPC se-Jawa Barat.

 

"Harapannya, kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus maupun anggota semakin kuat sehingga setiap program yang telah disepakati dapat dijalankan secara maksimal," tambahnya.

 

Baca Juga: SORATA Tunjukkan Eksistensi di Dunia Dangdut, Dipercaya Iringi FORSA Idol Jawa Barat

 

Ketua Panitia Muskerwil, H. Agus Chandra, SE, menjelaskan bahwa FORSA Jawa Barat akan terus mengembangkan program yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lagu-lagu karya H. Rhoma Irama, tetapi juga menghadirkan kegiatan sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat.

 

"Kami ingin FORSA Jawa Barat terus berkembang melalui program-program nyata, baik dalam menjaga warisan karya Bang Haji Rhoma Irama maupun kegiatan sosial yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," jelas Agus.

 

Baca Juga: FORSA Cianjur Rayakan Milad ke-11, Single "Lentera Hidupku" Resmi Diluncurkan

 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP FORSA, H. Ismail, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Muskerwil tersebut. Ia menilai Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan dalam pengembangan organisasi FORSA di tingkat nasional.

 

"Jawa Barat memiliki jumlah anggota yang besar serta banyak melahirkan seniman. Karena itu saya berharap DPW FORSA Jawa Barat dapat menjadi role model bagi DPW lainnya di Indonesia melalui program-program yang kreatif, inovatif, dan bermanfaat," katanya.

 

 Baca Juga: Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Camat Cisolok Warisan Leluhur Harus Tetap Lestari

 

Menurutnya, FORSA bukan hanya komunitas pencinta musik dangdut, tetapi juga organisasi yang memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai dakwah, budaya, dan pesan moral yang terkandung dalam setiap karya H. Rhoma Irama.

 

Selain membahas program kerja organisasi, Muskerwil juga menegaskan komitmen FORSA dalam mendukung upaya pelestarian karya-karya Sang Raja Dangdut, termasuk rencana pembangunan Museum Soneta sebagai pusat dokumentasi sejarah dan perjalanan musik Rhoma Irama.

 

Melalui Muskerwil 2026 ini, DPW FORSA Jawa Barat berharap mampu melahirkan berbagai program yang inovatif, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan kontribusi FORSA dalam melestarikan musik dangdut sebagai warisan budaya bangsa yang sarat nilai dakwah dan pendidikan.

 

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: RHF


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama