SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

PILIHAN EDITOR

LIHAT SEMUA →

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Sabtu, 12 September 2026

Persija Vs Persib Memanas! Sty Bidik 3 Poin, Siap Hadapi Eks Anak Asuhnya

 

Shin Tae-yong Jumpa Pers Di Gelora Bung Karno (sumber foto: Ist).

SMartnewsroom.com, JAKARTA - Duel klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung siap menyita perhatian pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027. Persija akan menjamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).

Pertandingan ini dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi. Selain membawa gengsi dua klub besar Indonesia, laga juga mempertemukan pelatih Persija, Shin Tae-yong (STY), dengan sejumlah pemain yang pernah bekerja sama dengannya di Timnas Indonesia.

Dalam konferensi pers di GBK, Jumat (11/9/2026), STY mengakui Persib merupakan tim yang memiliki kualitas.

Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan memberikan perhatian khusus kepada beberapa pemain Persib yang pernah menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia, termasuk Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen.

“Kemudian saya juga melihat beberapa pemain yang pernah bekerja sama dengan saya, seperti Thom Haye, Ragnar, dan beberapa pemain lainnya. Saya melihat mereka sebagai pemain-pemain yang bagus,” ujar STY.

STY Puji Penampilan Perdana Persib

STY juga menyoroti performa Persib pada pertandingan pertama musim ini saat menghadapi PSM Makassar.

Menurutnya, Persib mampu menunjukkan permainan yang bagus di hadapan pendukungnya sendiri.

“Pertandingan pertama Persib melawan PSM Makassar sangat bagus. Mereka bermain bagus di kandang dan tidak mengecewakan para fans,” kata STY.

Ia bahkan memberikan apresiasi terhadap penampilan Maung Bandung.

“Saya sebenarnya ingin memberikan apresiasi dan tepuk tangan kepada mereka. Persib adalah tim yang bagus dan mereka memainkan pertandingan yang bagus,” sambungnya.

Rivalitas Panas, STY Ingin Laga Tetap Menghibur

Meski menyadari besarnya rivalitas Persija dan Persib, STY berharap pertandingan berlangsung dalam atmosfer kompetitif namun tetap menghibur.

Ia ingin duel dua tim besar tersebut menjadi tontonan berkualitas bagi suporter Jakarta, Bandung, hingga pencinta sepak bola Indonesia.

“Saya berharap besok kami bisa memainkan pertandingan yang bagus bersama-sama. Kami ingin menunjukkan permainan yang menarik kepada fans Jakarta, fans Bandung, dan lebih luas lagi kepada seluruh penggemar sepak bola Indonesia,” ungkapnya.

STY juga berharap laga tersebut dapat menjadi gambaran bahwa kualitas sepak bola Indonesia terus mengalami perkembangan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia sudah berkembang jauh lebih baik.”

Persija Siap Tempur, Tiga Poin Jadi Target

Menghadapi laga sarat gengsi tersebut, Persija tidak ingin sekadar tampil. STY menegaskan bahwa kemenangan menjadi target utama Macan Kemayoran.

Ia menyebut persiapan tim berjalan dengan baik meski pertandingan melawan Persib baru menjadi laga kedua Persija di kompetisi musim ini.

“Laga melawan Persib merupakan pertandingan penting bagi kami. Persiapan kami sangat baik untuk menghadapi Persib. Ini memang baru pertandingan kedua, tetapi laga ini sangat penting bagi kami,” tegasnya.

STY menyadari perjalanan kompetisi masih panjang. Namun, ia tetap meminta anak asuhnya tampil maksimal demi mengamankan tiga angka di hadapan Jakmania.

“Walaupun bisa dibilang perjalanan di liga masih panjang, saya mempersiapkan tim ini agar bisa menang besok. Para fans juga sudah jelas meminta tiga poin, dan saya akan berusaha mendapatkan tiga poin di laga nanti,” pungkas STY.

Persija vs Persib bukan sekadar pertandingan biasa. Gengsi, rivalitas, dan ambisi tiga poin akan bertemu di SUGBK. Kini, tinggal menunggu siapa yang mampu keluar sebagai pemenang dalam duel panas Macan Kemayoran kontra Maung Bandung.

Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Ekonomi Tumbuh 5,69 Persen, Potensi Agroindustri dan Wisata Sukabumi Jadi Sorotan

 

Bukan Sekadar Seremoni! Bupati Sukabumi Beberkan Gebrakan Pembangunan Sukabumi Di HJKS Ke-156 (sumber foto: Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Usia Kabupaten Sukabumi kini memasuki angka 156 tahun. Namun, bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi, momentum tersebut bukan sekadar perayaan ulang tahun daerah.

Di balik peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156, Pemkab Sukabumi menegaskan sejumlah agenda pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari perbaikan infrastruktur, hunian layak, pendidikan, hingga penguatan ekonomi warga.

Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi dalam rangka Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-156 di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Kamis (10/9/2026).

Asep Japar menegaskan, pembangunan daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, berbagai program pemerintah diarahkan untuk menjawab persoalan mendasar yang masih dihadapi warga.

Salah satu fokusnya adalah infrastruktur. Pemkab Sukabumi menjalankan program TUMANINAH (Infrastruktur Mantap, Terintegrasi, dan Terarah) yang menyasar peningkatan jalan kabupaten serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi.

Tak berhenti di jalan, pemerintah juga memberi perhatian terhadap persoalan hunian. Program Rumah Sakinah dan Rumah Layak Huni terus didorong, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian tetap dan rumah khusus bagi masyarakat terdampak bencana.

Di sektor sumber daya manusia, Pemkab Sukabumi juga menyiapkan sejumlah program. Mulai dari Generasi Mencerang (Mandiri, Cerdas, dan Gemilang), Pemuda Berkarya Sukabumi Berdaya, TRENDI (Pesantren Melek Digital) hingga Beasiswa Bupati Sukabumi.

“Memperingati hari jadi ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum untuk mengukuhkan kembali tekad dan komitmen serta menguatkan sinergi dan kolaborasi membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera,” kata Asep Japar.

Agroindustri dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

Tema HJKS ke-156, “Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata”, disebut Asep menjadi gambaran arah pembangunan Kabupaten Sukabumi ke depan.

Pertanian, perikanan, UMKM-IKM, dan pariwisata menjadi sektor yang dinilai memiliki kekuatan besar untuk menggerakkan ekonomi daerah.

Pemkab Sukabumi ingin potensi tersebut tidak berhenti sebagai komoditas atau destinasi wisata semata. Pengembangannya diarahkan agar menghasilkan nilai tambah, menciptakan lapangan usaha, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Namun, pekerjaan rumah pembangunan Sukabumi masih cukup besar.

Asep menilai pemerintah membutuhkan dukungan seluruh elemen untuk memastikan program pembangunan benar-benar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar pembangunan lebih tepat sasaran sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pertumbuhan Ekonomi Sukabumi Capai 5,69 Persen

Perkembangan tersebut mendapat perhatian dari Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, Sumasna.

Ia menyebut perekonomian Kabupaten Sukabumi menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 5,69 persen.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam pertumbuhan tersebut.

Sumasna menilai potensi agroindustri dan pariwisata Sukabumi masih sangat besar. Namun, pengembangannya perlu dilakukan secara terintegrasi dengan dukungan infrastruktur, konektivitas wilayah, serta pelayanan kesehatan yang memadai.

“Potensi agroindustri dan pariwisata perlu terus dikembangkan secara terintegrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan pekerjaan satu pihak.

Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil kolaborasi pemerintah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia berharap momentum HJKS ke-156 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi titik penguat untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Sejumlah capaian turut menjadi catatan, mulai dari penghargaan di bidang pariwisata dan UMKM, dukungan terhadap swasembada pangan, predikat Kabupaten Layak Anak, hingga keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya atas laporan keuangan daerah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan kendaraan bermotor kepada sembilan penerima hadiah wajib pajak oleh Bupati Sukabumi bersama jajaran.

Dengan usia yang kini menginjak 156 tahun, tantangan Kabupaten Sukabumi tentu belum selesai. Momentum milangkala pun kembali menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal capaian angka, tetapi bagaimana hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Persija Vs Persib Memanas! Sty Bidik 3 Poin, Siap Hadapi Eks Anak Asuhnya

  Shin Tae-yong Jumpa Pers Di Gelora Bung Karno (sumber foto: Ist). SMartnewsroom.com , JAKARTA - Duel klasik Persija Jakarta kontra Pers...

Smart NewsRoom

Informasi

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables