SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2026

Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Ke-156 Makin Meriah, Lagu “Suara Dangdut” Dan “Lentera” Resmi Dilaunching

 

“Lentera” dan “Suara Dangdut” Diluncurkan, Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 Makin Semarak. Foto: Muhammad Fikri Fauzi.

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu - Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tak hanya diwarnai berbagai kegiatan masyarakat. Suasana perayaan juga semakin semarak dengan diluncurkannya dua karya musik terbaru, yakni “Lentera” dan “Suara Dangdut”.

Peluncuran kedua lagu tersebut menjadi salah satu momen yang menarik perhatian dalam rangkaian perayaan. Sejumlah musisi, pencipta lagu, penyanyi hingga pelaku event turut hadir dan berbaur bersama masyarakat.

Salah satu pencipta sekaligus penyanyi lagu “Suara Dangdut”, H. Ismail, mengaku bersyukur karyanya bisa diluncurkan di Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah, malam hari ini launching dua buah lagu. Yang pertama lagu ‘Suara Dangdut’, karya saya sendiri dan saya menyanyikan sendiri. Lagu ini diaransemen oleh Ahmad, keyboard Sonita,” kata H. Ismail.

Sementara itu, lagu “Lentera” dibawakan oleh Sifa. Lagu tersebut merupakan karya cipta Haji Dimas yang juga dikenal sebagai salah satu pembina Forsa Jabar.

Bagi H. Ismail, peluncuran kedua lagu di Sukabumi memiliki makna tersendiri. Terlebih, momentum tersebut berlangsung bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

“Ini berkesan luar biasa. Launching kali ini terlaksana di Sukabumi atas fasilitas yang diberikan oleh sahabat saya, H. Agus Chandra. Alhamdulillah bisa terlaksana launching di Sukabumi,” ujarnya.

H. Ismail mengatakan, dirinya saat ini telah memiliki tiga karya cipta lagu. Menurutnya, jumlah tersebut memang belum banyak, namun setiap lagu memiliki cerita dan perjalanan masing-masing.

“Kalau karya cipta saya baru ada tiga. Memang belum banyak. Tetapi setiap lagu pasti ada history dan story-nya,” ungkapnya.

Musik Jadi Ruang Silaturahmi

Bagi para pelaku seni yang terlibat, kegiatan tersebut bukan sekadar peluncuran karya musik. Pertemuan para musisi dan pegiat event juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi serta membangun kolaborasi.

H. Ismail menilai musik tidak hanya berkaitan dengan hiburan. Dalam setiap karya, terdapat pesan, nilai dan norma yang menjadi bagian dari proses kreatif seorang pencipta maupun penyanyi.

Hal itu pula yang menjadi bagian dari perjalanan lahirnya lagu “Suara Dangdut”. Sementara “Lentera” hadir dengan karakter tersendiri melalui kolaborasi Haji Dimas sebagai pencipta dan Sifa sebagai penyanyi.

Kehadiran kedua lagu tersebut turut memperlihatkan geliat kreativitas para pelaku musik yang terus menghasilkan karya sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.

Musisi dari Jakarta Hadir Tanpa Bayaran

Pimpinan event organizer PT Buana Citra Promosindo, H. Agus Chandra, mengaku bangga dapat menghadirkan para pelaku seni dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, kehadiran musisi dari Jakarta tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus apresiasi terhadap masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu.

“Saya merasa bangga dan bahagia. Beliau bisa ada di sini untuk menghibur masyarakat Palabuhanratu khususnya dan Kabupaten Sukabumi pada umumnya,” kata Agus.

Ia menambahkan, kehadiran sang musisi bahkan dilakukan tanpa bayaran khusus.

“Beliau datang dari Jakarta tanpa dibayar untuk merayakan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Saya bangga dengan beliau,” tuturnya.

Selain H. Ismail dan Sifa, kehadiran Haji Dimas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Ia diketahui telah berada di Sukabumi selama beberapa hari untuk ikut memantau dan meramaikan sejumlah agenda dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran para seniman dan pegiat event dari berbagai daerah membuat perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 semakin berwarna.

Peluncuran “Suara Dangdut” dan “Lentera” akhirnya bukan hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga menjadi momentum bertemunya kreativitas, kebersamaan dan silaturahmi para pelaku seni dengan masyarakat.

Dua karya tersebut diharapkan dapat semakin dikenal luas dan menjadi bagian dari perjalanan para musisi dalam terus melahirkan karya-karya baru di industri musik Indonesia.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Minggu, 30 Agustus 2026

Tasya Allesia DA7 Tampil Bikin Pecah Palabuhanratu, Ribuan Masyarakat Membludak Di Pasar Rakyat HJKS Ke-156

 

Tasya Allesia DA7 Bikin Suasana Makin Meriah, Lapang Cangehgar Dipadati Ribuan Warga. Foto: Muhammad Fikri Fauzi.

SMartnewsroom.com, SUKABUMI Suasana Lapang Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, berubah meriah. Ribuan masyarakat memadati lokasi tersebut untuk menyaksikan pembukaan Pasar Rakyat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156.

 

Sejak acara dimulai, warga terus berdatangan. Kehadiran Tasya, jebolan D’Academy 7 Indosiar, menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat suasana semakin semarak.

 

Tak hanya menikmati penampilan hiburan, masyarakat juga memanfaatkan momen tersebut untuk mencoba berbagai wahana serta mengunjungi stan-stan yang tersedia di kawasan Pasar Rakyat.

 

Direktur PT. Buana Citra Promosindo sekaligus Ketua Event Organizer HJKS 156, H. Agus Chandra, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat menjadi tanda bahwa kegiatan yang digelar dalam rangkaian HJKS ke-156 mendapat sambutan positif.

 

“Pembukaan pasar rakyat dengan Gebyar Hari Jadi dengan menampilkan artis bintang akademi, alhamdulillah antusias masyarakat yang ingin melihat sangat luar biasa, ditambah antusias ingin menikmati wahana,” kata H. Agus Chandra.

 

H. Agus Chandra menyampaikan, rangkaian Pasar Rakyat akan berlangsung sampai 13 September 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk masyarakat, mulai dari hiburan, gelar budaya, kesenian nasional hingga pameran pembangunan.

 

Selain menghadirkan hiburan, Pasar Rakyat juga menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk mendapatkan peluang ekonomi. Sekitar 60 persen peserta kegiatan disebut berasal dari kalangan UMKM.

 

Menurut Agus, para pelaku UMKM memanfaatkan tingginya jumlah pengunjung untuk mengenalkan dan memasarkan berbagai produk kepada masyarakat.

 

“Sekitar 60 persen peserta merupakan pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum keramaian untuk memasarkan produk mereka,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

“Ini merupakan non APBD, tidak dibantu oleh pemerintah, ini hasil swadaya swadana, untuk peserta baik pedagang, dunia usaha dan instansi terkait yang ingin berpartisipasi,” jelasnya.

 

Di sisi lain, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyambut positif pelaksanaan Pasar Rakyat tersebut. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi UMKM lokal untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah.

 

Asep menilai semakin banyaknya ruang promosi bagi UMKM akan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat inovasi dan meningkatkan daya saing.

 

Pemkab Sukabumi pun berkomitmen untuk terus mendorong perkembangan UMKM agar mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

 

“Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian HUT Kabupaten Sukabumi ke-156 yang mengusung tema Sukabumi Mubarakah: Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata,” ujar Asep Japar.

 

Dengan menghadirkan hiburan, wahana, budaya hingga sentra UMKM, Pasar Rakyat HJKS ke-156 diharapkan menjadi magnet bagi masyarakat sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables