SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →
Tampilkan postingan dengan label Kota Bekasi Di Kepung Banjir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kota Bekasi Di Kepung Banjir. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Maret 2025

Banjir Kota Bekasi, Ruas Jalan Kemang Pratama Raya Amblas Bak Ketiban Meteor

 

SMartnewsroom.com, KOTA BEKASI || Jalan Kemang Pratama Raya, Kota Bekasi hancur akibat banjir yang menerjang wilayah Kota Bekasi, Selasa (04/03/2025). Adapun tepat di jalan yang rusak itu di bawahnya merupakan aliran Kali Bekasi.


Nampak bedasarkan video yang diterima, ruas jalan itu amblas membentuk lubang besar yang menghabiskan satu ruas jalan. Rembesan air kali Bekasi pun tampak membanjiri lubang tersebut.


Kanit Lantas Polsek Rawalumbu Kota Bekasi, AKP Suradi mengatakan, jalan yang amblas itu merupakan jembatan penghubung dari Pekayon menuju Kemang Pratama. Saat ini arus lalu lintas di TKP sementara ditutup.


“Lalu lintas saya tutup total sebelum jembatan, saya tutup total yang mengarah ke Kemang Pratama. Dialihkan baik kalau dari Pekayon kita luruskan lewat Jatiasih. Kalau yang dari Jatiasih kita luruskan mengarah ke Pekayon,” ujar Kanit Lantas Polsek Rawalumbu Kota Bekasi, AKP Suradi saat dihubungi SMartnewsroom.com.


Kanit Lantas Polsek Rawalumbu Kota Bekasi, AKP Suradi mengatakan, jalan yang amblas itu kondisinya cukup parah dan berpotensi membuat seluruh ruas jalan itu ambruk.


“Setelah jembatan persis itu ambrol sudah separuh lebih, sudah retak tinggal ambruk semua,” ucapnya. 


AKP Suradi menyebut, amblasnya jalan di wilayah tersebut akibat tergerus debit air di Kali Bekasi yang cukup tinggi dan berlangsung lebih dari satu hari. 


“Kayaknya tergerus aliran sungai, soalnya itu sudah enggak bisa dilewatin. Itu kan dua lajur, itu satu lajur lebih sudah nggak berani dilewatin itu,” tandasnya. (Bedor). 


Redaktur: Muhammad Iqbal Fauzi

Jakarta Dan Kota Bekasi Dikepung Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

 

SMartnewsroom.com, JAKARTA || Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mulai hari ini, Selasa (04/03/2025).


Modifikasi cuaca dilakukan sebagai langkah antisipasi banjir dahsyat kembali menerjang Jabodetabek. Sebab, wilayah tersebut diprediksi masih berpotensi dilanda hujan dengan intesitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.


"Saat ini kita mulai dari tanggal 4 sampai 8 Maret mengingat prediksi curah hujan masih cukup tinggi," kata Kepala BNPB Suharyanto saat konferensi pers terkait penanganan banjir di wilayah Jabodetabek. 


Operasi modifikasi cuaca akan dilakukan dengan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B, nomor registrasi PK-SNP. Pesawat tersebut akan membawa bahan baku berupa garam (NaCl) untuk disemai di langit Jabodetabek.


"Prakiraan cuaca juga menunjukkan masih berpotensi terjadi curah hujan tinggi pada pertengahan Maret 2025. Kita akan dukung dengan OMC untuk mengurangi intensitas hujan di sekitar Jawa Barat," ujar Kepala BNPB Suharyanto.


Rencananya, operasi ini akan berlangsung dalam tiga sorti. Pertama dimulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, dilanjutkan sorti kedua pukul 17.30 hingga 19.30 WIB dan sorti terakhir pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.


Adapun, penyemaian satu ton NaCL setiap sortinya akan dilakukan pada ketinggian 8.000 – 11.000 kaki. Suharyanto berharap operasi modifikasi cuaca ini dapat mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek.


"BNPB bersama instansi terkait yang melakukan OMC ini berharap dapat mengalihkan potensi hujan di wilayah Jabodetabek yang terdampak banjir ke area yang lebih aman. Di samping itu, OMC ini diharapkan dapat untuk menurunkan intensitas hujan dan dampak bencana yang lebih besar," ujarnya. 


Lebih lanjut, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, pemerintah pusat melalui BNPB berkomitmen untuk terus memprioritaskan keselamatan masyarakat dan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam situasi tanggap darurat hingga transisi ke pemulihan. (Bedor). 


Redaktur: Muhammad Iqbal Fauzi

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables