SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →
Tampilkan postingan dengan label Sukabumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukabumi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2026

Kebakaran Hebat Di Babakan Anyar Sukabumi, Dua Rumah Dan Kendaraan Ludes Dilalap Si Jago Merah

 

Petugas Pemadam Saat Padamkan Api Di Patuguran. (sumber foto: Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Babakan Anyar, RT 01/20, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2026) sore.

Dua unit rumah warga dilalap api dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.12 WIB tersebut. Rumah milik Herdi Bratama (54), seorang nelayan, mengalami kerusakan parah, sementara rumah milik Choirul (35) mengalami kerusakan berat.

Kobaran api juga menghanguskan dua unit sepeda motor dan satu sepeda listrik milik warga. Kerugian sementara akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar kurang lebih Rp350 juta.

Berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah. Api kemudian dengan cepat merambat dan membakar bagian bangunan lainnya.

Mendapat laporan kejadian, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi dari Posko 1 Palabuhanratu langsung bergerak ke lokasi. Sebanyak empat unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api.

Danpos 1 Palabuhanratu, Amirudin Haq, mengatakan petugas segera melakukan pemadaman setelah menerima laporan.

“Petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali,” ujar Amirudin Haq.

Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Petugas selanjutnya melakukan pendinginan serta pengecekan di sekitar lokasi guna memastikan kondisi benar-benar aman.

Imbauan Keselamatan

Amirudin Haq mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan korsleting listrik.

Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak menggunakan kabel maupun peralatan listrik yang rusak, serta menghindari penggunaan colokan listrik secara berlebihan.

“Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak menggunakan kabel atau peralatan listrik yang rusak, serta tidak menumpuk penggunaan colokan listrik secara berlebihan,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau segera mematikan aliran listrik dan menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.

Jika kebakaran terjadi, warga diminta tidak panik, segera menyelamatkan diri dan menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko keselamatan.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah 


Senin, 07 September 2026

Cegah Gangguan Pernapasan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Bagikan Ribuan Masker Gratis

 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Bagikan Ratusan Masker kepada Warga. (sumber foto: Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi membagikan ratusan masker secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Palabuhanratu, Senin (7/9/2026).

Aksi tersebut dipusatkan di depan Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi. Puluhan personel dikerahkan untuk membagikan masker kepada pengendara sepeda motor, pengemudi angkutan umum, hingga pejalan kaki yang melintas.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, mengatakan pembagian masker merupakan langkah cepat untuk mengantisipasi potensi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat, khususnya sistem pernapasan.

"Hari ini kami membagikan ratusan masker secara gratis kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Ini merupakan aksi siaga dan antisipasi terhadap dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sampai ke wilayah Palabuhanratu," ujar Anita.

Menurutnya, abu vulkanik yang terbawa angin berpotensi mengganggu kesehatan, terutama jika terhirup dalam jumlah tertentu. Selain gangguan pernapasan, paparan abu juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Anita mengimbau masyarakat, terutama pengendara roda dua, untuk menggunakan masker dan kaca helm sebagai perlindungan saat berkendara.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengendara roda dua, agar selalu menggunakan pelindung diri seperti masker dan kaca helm saat beraktivitas di luar ruangan. Jika tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya membatasi aktivitas di luar untuk menghindari paparan abu," katanya.

Sementara itu, Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, memastikan personel dan armada DPKP tetap disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kondisi sebaran abu vulkanik di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.

"Kami menyiagakan personel dan armada jika sewaktu-waktu diperlukan tindakan pembersihan sarana umum menggunakan semprotan air, guna meminimalkan debu abu vulkanik yang menebal di jalan raya," ungkap Tatang.

Pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan. Meski arus lalu lintas di depan Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi sempat melambat selama kegiatan berlangsung, situasi tetap tertib dan aman berkat pengaturan petugas di lapangan.

Langkah cepat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi dampak abu vulkanik yang terbawa angin hingga ke wilayah Palabuhanratu.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Api Mengamuk Di Kasepuhan Sinar Resmi Sukabumi, Empat Rumah Warga Ikut Terdampak, Camat Cisolok Turun Langsung Padamkan Api

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq Turun Langsung Padamkan Api Kampung Adat Kasepuhan. (sumber foto: Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Kebakaran melanda kawasan permukiman Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, RT 02/RW 01, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (7/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Kobaran api menghanguskan dua bangunan dan menyebabkan empat rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan.

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan salah satu bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung milik Sekretaris Desa Sirnaresmi, Vilka Mandala alias Aa Filka, yang merupakan putra Ketua Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Abah Asep Nugraha.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, rumah tersebut dihuni satu keluarga dengan empat jiwa. Selain rumah, satu unit MCK juga turut ludes terbakar.

Sementara itu, empat rumah warga lainnya mengalami kerusakan ringan. Keempat rumah tersebut masing-masing dihuni Dandi Septian sebanyak tiga jiwa, Itom empat jiwa, Janim empat jiwa, dan Unen tiga jiwa.

Akibat kejadian tersebut, keluarga Vilka Mandala yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto, mengatakan api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Lokasi sekarang sudah aman dan dingin. Pendinginan dilakukan oleh petugas Damkar dengan mengerahkan dua unit armada, dibantu satu kendaraan dari Kodim, serta dukungan dari Linmas dan pihak Muspika Kecamatan Cisolok," ujar Budianto.

Menurut Budianto, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik yang terjadi di rumah Sekretaris Desa Sirnaresmi. Api kemudian membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.

"Informasi awal diduga dari listrik di rumah Pak Filka. Apinya sangat besar sehingga menjilat bangunan lain di dekatnya. Rumah Pak Dadi terbakar sebagian, lalu rumah Pak Itom di atas MCK, dan rumah Pak Dandi," katanya.

Beruntung, kobaran api tidak sampai meratakan deretan rumah adat lainnya. Warga setempat bergerak cepat melakukan pemadaman secara mandiri dengan memanfaatkan sumber mata air yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Selain itu, material atap sejumlah bangunan di sekitar lokasi yang telah menggunakan asbes turut membantu mencegah api semakin cepat merambat.

Saat ini kondisi di lokasi kebakaran telah kondusif. Petugas dan unsur terkait masih melakukan penanganan serta pendataan terhadap dampak kebakaran.

BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak, di antaranya bantuan kebutuhan dasar hidup, sandang, dan pangan.

Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables