![]() |
| Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq Dukung Latihan Evakuasi PMI–JRCS, Kesiapsiagaan Warga Diperkuat. Foto: Muhammad Fikri Fauzi |
SMartnewsroom.com, Cisolok — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi melalui Program PMI–JRCS akan melaksanakan kegiatan Latihan Evakuasi Masyarakat di wilayah Kecamatan Cisolok. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, Sabtu (22/08/2026).
Latihan evakuasi tersebut dirancang sebagai sarana edukasi sekaligus simulasi bagi masyarakat agar memiliki pemahaman dan kemampuan dalam menghadapi situasi darurat. Dalam kegiatan ini, masyarakat akan dilibatkan dalam simulasi proses evakuasi, koordinasi antar pemangku kepentingan, hingga penguatan peran masyarakat di tingkat desa.
Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cisolok, Pemerintah Desa Cikahuripan, serta Pemerintah Desa Cisolok. Dukungan dari berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan memastikan kegiatan berjalan dengan baik di masing-masing wilayah.
Baca Juga: Camat Cisolok Membuka Jambore Pramuka 2026, Dorong Generasi Muda Berkarakter Dan Mandiri
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyambut baik dan mendukung pelaksanaan Latihan Evakuasi Masyarakat yang digagas PMI Kabupaten Sukabumi melalui Program PMI–JRCS tersebut.
Menurutnya, peningkatan kapasitas masyarakat merupakan salah satu langkah penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah yang memiliki risiko kebencanaan.
“Latihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Dengan adanya simulasi, masyarakat diharapkan dapat melakukan evakuasi secara cepat, tertib, terarah, dan tetap mengedepankan keselamatan,” ujar Okih.
Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Jaringan di Desa Sukarame, Camat Cisolok: Merdeka Sinyal di Ujung Sukabumi
Selain latihan evakuasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sarana kesiapsiagaan bencana kepada desa yang menjadi lokasi kegiatan.
Adapun bantuan sarana yang diberikan meliputi satu unit genset, satu unit gergaji mesin (senso/synso), dua buah life jacket, dua buah helm keselamatan, serta satu unit megaphone atau megafon.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kesiapsiagaan pemerintah desa dan masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat. Sarana yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan awal, komunikasi, maupun proses evakuasi apabila terjadi bencana.
Okih juga menekankan pentingnya pemanfaatan dan pemeliharaan sarana bantuan secara optimal agar dapat digunakan sewaktu-waktu ketika masyarakat membutuhkan.
“Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat untuk mendukung kesiapsiagaan di tingkat desa. Kami berharap seluruh sarana dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya sehingga benar-benar siap digunakan ketika terjadi keadaan darurat,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Sukabumi dan Program PMI–JRCS atas dukungan serta kepeduliannya dalam memperkuat kapasitas kesiapsiagaan masyarakat di wilayah Kecamatan Cisolok.
Menurutnya, kolaborasi antara PMI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana yang lebih kuat dan responsif.
“Pemerintah Kecamatan Cisolok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI Kabupaten Sukabumi dan Program PMI–JRCS yang telah memberikan perhatian serta dukungan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Semoga kolaborasi ini terus berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Fikri Fauzi
Editor: Mia
Redaktur: RHF

Posting Komentar