![]() |
| Konsolidasi Ranting se-Dapil 1 Bersama Hasim Adnan dan Hamzah Gurnita. Foto: Fikri Fauzi |
SMartnewsroom.com, SUKABUMI – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB, Zainul Munasichin, menghadiri kegiatan konsolidasi Ranting se-Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas struktur partai dari tingkat bawah hingga tingkat kabupaten dalam menghadapi agenda politik ke depan, khususnya Pemilu 2029, Sabtu (28/02/2026).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasim Adnan, serta Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB, Hamzah Gurnita, yang bersama-sama memberikan penguatan dan arahan kepada seluruh pengurus DPRT dan DPAC PKB se-Dapil 1.
Dalam sambutannya, Zainul Munasichin menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kehadiran seluruh ketua ranting, ketua syuro, serta jajaran pengurus di tingkat bawah. Ia menegaskan bahwa konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ajang silaturahmi yang harus membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi seluruh kader.
“Ranting se-Dapil 1 harus semakin diperkuat. Corannya kita tambah, fondasinya kita perkokoh, agar para ketua ranting dan ketua syuro hari ini benar-benar berbahagia bisa bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan pengurus DPRT dan DPAC PKB se-Dapil 1 bersama Kang Hasim dan Kang Hamzah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tekad Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sudah bulat. Dapil 1 harus mampu menambah satu kursi pada Pemilu 2029. Target tersebut bukan sekadar ambisi politik, melainkan komitmen bersama yang harus diperjuangkan melalui kerja nyata, kedisiplinan organisasi, dan kedekatan dengan masyarakat.
Menurutnya, kunci utama dalam politik adalah kehadiran. “Politik yang utama itu kehadiran. Ketika ada warga yang terkena musibah, ketika ada kegiatan masyarakat, ketika ada persoalan di lingkungan, yang terpenting adalah hadir. Jangan hanya muncul saat momentum pemilu saja,” tegasnya.
Zainul juga memastikan bahwa secara struktural, PKB di Dapil 1 sudah sangat siap. Seluruh ranting telah terbentuk 100 persen dan lengkap secara kepengurusan. Hal ini menjadi modal besar dalam menyongsong pemenangan Pemilu 2029. Ia meminta agar kelengkapan struktur ini benar-benar dioptimalkan sebagai mesin penggerak partai di tingkat akar rumput.
Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan politik di era media sosial yang menuntut kader untuk adaptif dan responsif. Menurutnya, seluruh pengurus dan kader harus mampu mentransformasi diri menjadi juru bicara partai di lingkungan masing-masing.
“Di era sosial media ini, seluruh kader harus mampu menjadi jubir-jubir partai. Jangan hanya berdiam diri dan memilih bungkam ketika ada isu yang merugikan Partai Kebangkitan Bangsa. Kita harus mampu memberikan klarifikasi, menyampaikan narasi positif, dan menjaga marwah partai,” tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Zainul juga mengingatkan pentingnya menjaga tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah sebagai bagian dari identitas dan kekuatan kultural PKB. Tradisi seperti peringatan Isra Mi’raj dan kegiatan keagamaan lainnya tidak boleh diremehkan, karena memiliki peran besar dalam merawat kultur dan kedekatan emosional dengan masyarakat.
Ia mencontohkan teladan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid, yang dikenal luas sebagai tokoh yang mencintai kultur dan tradisi. Pendekatan keagamaan dan kebudayaan, menurutnya, dapat menjadi alat konsolidasi politik yang efektif jika dijalankan dengan tulus dan konsisten.
“Gus Dur mengajarkan kita bahwa mencintai tradisi dan budaya adalah bagian dari merawat bangsa. Pendekatan keagamaan dan kebudayaan bisa menjadi kekuatan besar dalam membangun solidaritas politik,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasim Adnan, menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal dan memperkuat struktur partai hingga ke tingkat paling bawah. Ia menegaskan bahwa soliditas internal menjadi kunci dalam mencapai target penambahan kursi di 2029.
Senada dengan itu, Anggota DPRD Fraksi PKB, Hamzah Gurnita, mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan meningkatkan intensitas komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, kerja politik harus dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan.
Kegiatan konsolidasi ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan diakhiri dengan doa bersama serta komitmen kolektif untuk memperkuat barisan, menjaga tradisi, serta memenangkan PKB di Dapil 1 pada Pemilu 2029 mendatang.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Editor: Muhammad Iqbal Abdillah
Redaktur: RHF
Posting Komentar