Pelaksanaan Gebyar Posyandu Dalam Intervensi Serentak Pencegahan Dan Penurunan Stunting Di Kecamatan Cisolok

 

Kecamatan Cisolok Mendukung Program Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, Cisolok - Dalam rangka mendukung Program Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting serta implementasi program Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam penguatan pelayanan kesehatan dasar, Pemerintah Kecamatan Cisolok terus berkomitmen mempercepat upaya pencegahan dan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gebyar Posyandu dalam Intervensi Serentak Pencegahan dan Penurunan Stunting yang diselenggarakan pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Posyandu Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok.

 

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kecamatan Cisolok dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sejak usia dini.

 

Baca Juga: 119 Ibu Hamil, Bayi Dan Balita Terlayani, Camat Cisolok: Pencegahan Stunting Dimulai Dari Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas

 

Pelaksanaan Gebyar Posyandu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita, sekaligus melaksanakan intervensi serentak sebagai langkah percepatan pencegahan dan penurunan stunting. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Cisolok.

 

Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Cisolok, Puskesmas Cisolok, TP PKK Kecamatan Cisolok, TP PKK Desa Cikelat, Pemerintah Desa Cikelat, serta kader Posyandu Desa Cikelat.

 

Berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, di antaranya pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pelayanan kesehatan bagi bayi dan balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, pemantauan pertumbuhan anak, skrining status gizi, deteksi dini risiko stunting, pemberian vitamin, serta pelayanan kesehatan dasar. Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang, pola asuh yang baik, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta berbagai langkah pencegahan stunting. Peran kader Posyandu juga terus diperkuat melalui pendampingan kepada keluarga sasaran agar intervensi dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Baca Juga: Damkar Kabupaten Sukabumi Tunjukkan Respons Cepat dalam Penanganan Kebakaran Alang-Alang

 

Pelaksanaan Gebyar Posyandu berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, sebanyak 16 ibu hamil memperoleh pelayanan kesehatan, sedangkan 103 bayi dan balita mendapatkan pelayanan sesuai standar.

 

Seluruh sasaran memperoleh pelayanan yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, skrining status gizi, edukasi kesehatan, serta penyuluhan mengenai upaya pencegahan stunting. Capaian tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

 

Keberhasilan pelaksanaan Gebyar Posyandu tidak terlepas dari sinergi yang baik antara Pemerintah Kecamatan Cisolok, Puskesmas Cisolok, TP PKK Kecamatan Cisolok, TP PKK Desa Cikelat, Pemerintah Desa Cikelat, kader Posyandu, serta partisipasi aktif masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan ibu dan anak.

 

Baca Juga: Aksi Damai HMI Berakhir dengan Audiensi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Terima dan Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan melalui kolaborasi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.

 

"Pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui Gebyar Posyandu ini, kita memastikan ibu hamil, bayi, dan balita mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH," ujar Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq.

 

Baca Juga: Seren Taun Kasepuhan Ciptamulya Ke-447, Camat Cisolok Tegaskan Dukungan terhadap Warisan Budaya Leluhur

 

Pelaksanaan Gebyar Posyandu merupakan implementasi nyata dalam mendukung visi Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah). Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Pencegahan stunting sejak dini akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sehingga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

 

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, TP PKK, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat sebagai wujud tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan membawa keberkahan bagi seluruh warga.

 

Melalui pelaksanaan Gebyar Posyandu di Desa Cikelat yang berhasil memberikan pelayanan kepada 16 ibu hamil serta 103 bayi dan balita, Pemerintah Kecamatan Cisolok menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penurunan stunting melalui penguatan pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing sebagai pondasi menuju terwujudnya Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).

 

Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Post a Comment

أحدث أقدم