Bupati Sukabumi Dampingi Dudung Abdurachman Resmikan Huntap Korban Bencana di Cisolok

Asep Japar dan Dudung Resmikan Hunian Tetap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mendampingi kunjungan kerja Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman dalam peresmian hunian tetap (huntap) adaptif bencana di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/04/2026).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam Cisolok, serta berbagai pihak terkait lainnya sebagai bentuk sinergi dalam penanganan pascabencana.

 

Dalam kesempatan itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional H. Dudung Abdurachman mengungkapkan keprihatinannya atas bencana banjir dan longsor yang sempat melanda wilayah Cisolok. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga.

 

“Sekitar 10 rumah warga hanyut akibat banjir dan longsor. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa dirinya turut berkontribusi dalam pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak, serta berkomitmen menambah 10 unit rumah lagi di Kampung Mubarakah, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu.

 

Selain itu, H. Dudung Abdurachman memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap bangkit dan optimistis dalam menjalani kehidupan pascabencana. Ia berharap hunian yang telah dibangun dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi titik awal pemulihan kualitas hidup warga.

 

“Saya berharap hunian tetap yang dibangun dapat memberikan rasa aman dan menjadi awal pemulihan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.

 

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat hunian yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, khususnya di wilayah rawan seperti kawasan lereng.

 

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk segera menindaklanjuti pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan relokasi, seperti perbaikan akses jalan dan penyediaan sistem pipanisasi air bersih guna menunjang kenyamanan warga.

 

Di sisi lain, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Sukabumi KH. Encep Hadiana mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam pembangunan hunian tersebut. Ia menyebut, pembangunan 10 unit rumah merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, hingga unsur TNI dan legislatif.

 

“Bantuan ini berasal dari berbagai pihak, mulai dari Pak Dudung, Menteri Muhaimin, KSAD Jenderal Maruli, anggota DPR RI, hingga pemerintah daerah dan Forkopimda,” pungkasnya.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF


 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama