SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 22 Oktober 2026

Respons Cepat Damkar Ciemas! Pria 53 Tahun yang Terjatuh ke Sumur Berhasil Diselamatkan

 

Terjebak di Dasar Sumur Berlumpur, Pria di Ciemas Sukabumi Dievakuasi 6 Petugas Damkar Ciemas. (Sumber Foto: Damkar Ciemas).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Nasib nahas dialami Hadad (53), seorang pria di Kampung Tamanjaya, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia terjatuh kembali ke dasar sumur saat hendak naik setelah menguras endapan lumpur, Kamis (22/10/2026).

Beruntung, insiden tersebut tidak berujung fatal. Enam personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciemas diterjunkan untuk melakukan penyelamatan hingga korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Danpos XII Posko Ciemas, Rusman Nuryadin, mengatakan peristiwa itu terjadi ketika Hadad sedang membersihkan sumur. Saat berusaha naik ke permukaan, korban kehilangan pijakan akibat kondisi sumur yang licin karena dipenuhi lumpur.

"Saat sedang menguras sumur mau naik ke atas, terpeleset karena banyak lumpur," ungkap Rusman, Kamis (22/10/2026).

Mendapati kejadian tersebut, seorang warga bernama Muksin segera melaporkannya ke pos Damkar setempat pada pukul 09.51 WIB. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan enam personel penyelamat.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.03 WIB dan segera melakukan proses evakuasi. Kondisi sumur yang berada di sudut ruangan rumah dengan ruang gerak terbatas membuat proses penyelamatan harus dilakukan secara hati-hati.

Dengan bantuan peralatan evakuasi dan tali penyelamatan, petugas berupaya mengangkat korban secara perlahan dari dasar sumur. Genangan air dan lumpur pekat di dalam sumur menjadi tantangan tersendiri dalam proses penyelamatan tersebut.

Setelah sekitar 30 menit melakukan upaya evakuasi, petugas akhirnya berhasil mengangkat Hadad ke permukaan pada pukul 10.35 WIB.

"Alhamdulillah korban berhasil diselamatkan dan seluruh petugas dalam kondisi aman," ujar Danpos XII Posko Ciemas, Rusman Nuryadin.

Damkar Ingatkan Bahaya Menguras Sumur

Menyikapi kejadian tersebut, Danpos XII Posko Ciemas, Rusman Nuryadin menghimbau masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat melakukan pekerjaan yang berisiko, terutama ketika membersihkan atau menguras sumur.

Kondisi pijakan yang licin akibat endapan lumpur dapat menyebabkan seseorang terpeleset dan terjatuh. Karena itu, masyarakat diminta memastikan keamanan area kerja serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai.

Peristiwa di Ciemas ini menjadi pengingat bahwa aktivitas sehari-hari, termasuk menguras sumur, tetap memiliki risiko kecelakaan apabila dilakukan tanpa memperhatikan aspek keselamatan.

Keberhasilan evakuasi Hadad menjadi bukti pentingnya respons cepat petugas penyelamat ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Hari Santri 2026 di Cisaat, Budi Azhar Mutawali Dukung Peran Santri Membangun Sukabumi

 



SUKABUMI - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri Peringatan Hari Santri Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Stadion Korpri Gelanggang Cisaat, Kamis (22/10/2026).

Peringatan Hari Santri tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, merawat persatuan, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap eksistensi pesantren dan kontribusi para santri yang selama ini memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial, pendidikan, keagamaan, hingga perjuangan bangsa Indonesia.

Santri tidak hanya dikenal sebagai penjaga tradisi keilmuan Islam, tetapi juga sebagai generasi penerus yang memiliki tanggung jawab besar dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan bekal ilmu agama, akhlak mulia, wawasan kebangsaan, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, santri diharapkan mampu mengambil bagian dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang lebih maju dan sejahtera.

Momentum Hari Santri juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, kedisiplinan, dan semangat pengabdian yang tumbuh di lingkungan pesantren perlu terus dipelihara dan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, ulama, dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus berkarakter.

Melalui peringatan Hari Santri Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026, diharapkan semangat para santri semakin kuat untuk terus menuntut ilmu, menjaga persatuan, mengembangkan potensi diri, serta mengambil peran aktif dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang religius, berdaya saing, dan penuh keberkahan.

Hari Santri bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bahwa santri memiliki tempat penting dalam perjalanan bangsa dan masa depan pembangunan Kabupaten Sukabumi.

(khadavi) 


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables