SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 13 Juli 2023

Pungli Masuk Sekolah Negeri dan Sekolah Favorit di Sukabumi Musim PPDB 2023

SMARTnewsroom.com - Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri berharap pada musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 mulai jenjang SD, SLTP dan SLTA seluruh calon siswa-siswi dapat tertampung dan terakomodir sesuai dengan indikator zonasi, prestasi, afirmasi dan lain sebagainya.

"Yang tidak bisa masuk di zonasi bisa masuk jalur prestasi, yang tidak masuk prestasi bisa masuk afirmasi. Intinya seluruh calon peserta didik yang usia pendidikan dapat bisa masuk sekolah," ujar Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri selepas membuka Pasanggiri Seni Ibing Penca Silat, Rabu (12/07/2023) di GOR Pemuda Cisaat Kabupaten Sukabumi.

Isu potensi pungutan liar dalam PPBD tahun 2023 ini masih terjadi, terlebih pada sekolah sekolah favorit, menanggapi hal tersebut Iyos angkat suara.

"Bilamana terdapat pungutan liar tidak boleh, apabila ada segera laporkan saja ke tim Saber Pungli," ujar Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri.

Ditempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaedi, menambahkan, daya tampung SMP Negeri dengan lulusan SD dinilai tidak seimbang.

Dipastikan beberapa sekolah Negeri atau Sekolah favorit yang tidak bisa menerima seluruh pendaftar.

"Tapi mudah-mudahan mereka masih tetap bisa melanjutkan ke sekolah SMP swasta dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Bukan kami tidak mau menerima semua siswa tetapi karena daya tampung yang memang sangat terbatas sehingga mau tidak mau berdasarkan sistem yang ada di kami maka terseleksi lah peserta didik yang bisa masuk dan yang tidak bisa masuk ke sekolah SMP Negeri," ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaedi.

Terkait hasil evaluasi Dinas Pendidikan akan pelaksanaan PPDB tahun 2023, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaedi kepada SMARTnewsroom.com.

"Evaluasi tahun pertama PPDB online tentu ada beberapa kendala yaitu karena sebagian SMP yang berada di jalur telekomunikasi tidak terlalu bagus, tetapi alhamdulillah semua berjalan untuk diupayakan mendapatkan fasilitas internet sekolah agar terakses online melakukan pendaftaran," ujarnya.

Lebih jauh disinggung terkait potensi pungutan liar khususnya Sekolah Negeri dan Sekolah favorit di Sukabumi, Kepala Dinas Pendidikan angkat suara.

"Untuk pungli hingga hari ini tidak ada. Dan mudah-mudahan tidak ada laporan pungli." tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Rabu, 12 Juli 2023

TMMD Berikan Pelajaran Berharga Tentang Semangat Gotong Royong Membangun Bangsa

SMARTnewsroom.com - Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami pimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-117 di lapangan Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampangkulon, Rabu (12/07/2023).  

Dalam amanatnya Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, program TMMD merupakan program operasi bakti TNI yang terpadu dan berkelanjutan guna membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah dalam upaya menyejahterakan masyarakat ke arah yang lebih baik dan mandiri.

"TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga, betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong dalam membangun masyarakat, bangsa dan negara yang bergerak dari desa atau daerah pinggiran sehingga sangat membantu aksesibilitas masyarakat yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial, dan aktivitas lainnya," ujar Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyebutkan, program TMMD ini bukan hanya meminimalisir persoalan kemiskinan melalui pembangunan sarana fisik maupun non fisik, Tetapi, juga eksis membangunkan semangat dan menjaga kekompakan terhadap masyarakat dalam mengelola potensi daerah yang dimiliki.

"TMMD ini harus menjadi momentum untuk mempererat jalinan tali silaturahmi dan juga meningkatkan sinergi antara pemerintahan daerah dengan jajaran TNI dalam seluruh aspek pembangunan di Kabupaten Sukabumi," ujarnya.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menilai program terpadu antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, selama ini telah membangun banyak infrasturktur fisik maupun non fisik yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami berharap adanya program TMMD di Desa Mekarjaya, taraf kehidupan masyarakat semakin berkualitas, mandiri, memiliki, spiritualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat.

Ditempat yang sama, Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Anan Nurakhman menjelaskan, sasaran program TMMD ke-117 di desa mekarjaya yakni berupa fisik maupun non fisik, Pembangunan fisik meliputi pengerasan jalan sepanjang 5,8 Kilometer, 20 plat beton saluran air serta saluran irigasi jalan.

Sementara pembangunan non fisik diantaranya, penyuluhan pemerintah desa, wawasan kebangsaan, bela negara, hukum, bahaya narkoba, program KB, kesehatan umum, pembuatan administratif, UMKM, dan penekanan stunting. 

"Ada delapan titik pengaspalan di Desa Mekarjaya diantaranya ruas jalan di curug hilir, warujajar I, warujajar II, Cisuru, Ciledeg, Pasir Suuk, Cikaret, dan Ciranji II," ujar Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Anan Nurakhman.

Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Anan Nurakhman, berharap pelaksanaan TMMD di Kabupaten Sukabumi mobilitas masyarakat bisa lebih mudah dalam peningkatan perekonomian.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menandatangani naskah program pembangunan TMMD KE 117 serta penyerahan program kepada Dandim 0622/Kab Sukabumi, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Selasa, 11 Juli 2023

Wajib Dikunjungi Perhelatan Akbar Sukabumi Expo 2023

SMARTnewsroom.com - Menyongsong peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi 153 tahun 2023 sejumlah persiapan tengah dilakukan.

Rangkaian kegiatan HJKS yang jatuh pada 10 September setiap tahunnya di tahun ini akan dimulai pada 17 Agustus 2023 mendatang.

"Berdasarkan agenda akan digelar dua tahapan salah satunya pesta rakyat Bazaar Ekonomi UMKM dan Festival Budaya Lokal yang akan ditampilkan selama sebulan mulai 17 Agustus hingga 17 September," ujar Agus Chandra selaku Event Organizer Buana Citra Promosindo sebagai penyelenggara rangkaian kegiatan HJKS ke-153, Selasa (11/07/2023).

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 153 menjadi perhelatan akbar dengan mengusung tema Sukabumi Expo 2023 dengan segudang kegiatan pameran pembangunan dan festival seni budaya.

Lanjut Agus Chandra saat ditemui di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi, pameran pembangunan HJKS ke 153 akan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah kabupaten Sukabumi, serta diikuti instansi pemerintah kota dan kabupaten se Jawa Barat.

Acara ini akan digelar  mulai 23 Agustus hingga 17 September 2023 mendatang di Ibukota Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu.

"Nah Kami dari EO akan mencoba mengemas berbagai kegiatan yang tertata apik juga Insha'Allah akan mengundang beberapa kedutaan untuk dapat hadir dalam acara kegiatan peringatan hari jadi kabupaten Sukabumi sekaligus dapat mengunjungi berbagai potensi wisata kabupaten Sukabumi," ujar Agus Chandra.

Output dari kegiatan akbar ini, Agus Chandra mengatakan, ini menjadi sebuah momentum sejarah bagi masyarakat sehingga lebih mengenal kabupaten Sukabumi telah berusia 153 tahun.

"Lalu masyarakat Kabupaten Sukabumi khususnya maupun masyarakat luar pada umumnya dapat menyaksikan sosialisasi promosi, transaksi, dan rekreasi di ajang Sukabumi Expo yang ditampilkan peserta baik pengusaha kecil, menengah dan besar, serta dunia usaha lain, maupun pemerintah daerah guna sekaligus mensosialisasikan pembangunan pemerintah yang telah dicapai maupun program ke depan yang akan dilaksanakan," ujar Agus Chandra.

Agus Chandra memastikan seluruh rundown kegiatan akan bisa dinikmati masyarakat, mengingat dalam perhelatan akbar ini selain menampilkan seni budaya daerah, Pihaknya akan menghadirkan sejumlah artis papan atas, sejumlah grup band hingga artis Dangdut terkenal yang akan tampil menyemarakkan kegiatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke 153.

"Dalam event ini kita akan lebih soroti bagaimana budaya Sukabumi yang memang sudah hampir pudar, akan Kita kemas untuk dinaikan kembali ke permukaan agar menjadi icon pada hari jadi kabupaten Sukabumi ke 153," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Senin, 10 Juli 2023

Pencurian Kabel RRU Tower Milik PT. Telkomsel Terbongkar Polres Sukabumi

SMARTnewsroom.com - Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, S.H., S.IK., M.H., menggelar konferensi pers pada hari Minggu, 9 Juli 2023, pukul 10.30 WIB, untuk memberikan informasi terkait tindak pidana pencurian kabel RRU tower yang milik PT. Telkomsel di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (09/07/2023).

"Tindak pidana pencurian dengan pemberatan ini merupakan pelanggaran Pasal 363 ayat (1) ke-3e, 4e, dan 5e KUHPidana. Pelaku yang melakukan pencurian pada waktu malam oleh dua orang atau lebih dengan cara merusak dan masuk ke tempat kejahatan, dapat diancam dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede. 

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengatakan Tiga tersangka telah berhasil diidentifikasi dalam kasus ini, tersangka AU memainkan peran utama dalam melakukan pencurian tersebut, sedangkan tersangka A dan J membantu dalam pelaksanaannya.

"Para tersangka menggunakan kunci ring ukuran 12-13 mm, gunting pemotong kabel, dan golok untuk merusak kabel dan mengambilnya dari tower," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede.

Barang bukti yang berhasil disita termasuk gunting pemotong kabel, sepeda motor Honda Beat warna merah, kunci ring, golok, dan sebuah karung berisi besi tembaga hasil curian.

Kasus tindak pencurian kabel RRU tower milik PT. Telkomsel ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan terhadap fasilitas-fasilitas penting, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Apel Operasi Patuh Lodaya Polres Sukabumi Polres Sukabumi Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas

SMARTnewsroom.com - Polres Sukabumi menggelar Apel Operasi Patuh Lodaya di Lapangan Apel Mako dengan tujuan meningkatkan kesadaran berlalu lintas di kalangan masyarakat.

Operasi ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan berkendara. Apel Operasi Patuh Lodaya ini melibatkan ratusan personel polisi dari Polres Sukabumi, serta melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Polisi Pamong Praja (Pol PP), dan TNI (Tentara Nasional Indonesia), Senin (10/07/2023).

Dalam apel ini, Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Polres Sukabumi, Dishub, Pol PP, dan TNI dalam menegakkan disiplin berlalu lintas.

"Operasi Patuh Lodaya ini merupakan wujud sinergi antara kepolisian, Dishub, Pol PP, dan TNI dalam menjaga keselamatan berlalu lintas di wilayah Sukabumi. Dengan kerja sama yang solid, kita dapat menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih baik," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede.

Operasi Patuh Lodaya ini akan dilaksanakan selama dua minggu dengan fokus pada penegakan aturan seperti penggunaan helm, penggunaan sabuk pengaman, pengendara di bawah pengaruh alkohol atau narkotika, serta kendaraan yang tidak memenuhi syarat teknis.

Seluruh personel dari Polres Sukabumi, Dishub, Pol PP, dan TNI akan bekerja sama dalam melakukan patroli, razia, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Dishub, menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung upaya penegakan peraturan berlalu lintas.

"Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan kepolisian, Pol PP, dan TNI dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas. Kami akan terus meningkatkan pengawasan serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya patuh terhadap aturan berlalu lintas," ujarnya kepada SMARTnewsroom.com.


Selain itu, dalam upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, Dishub dan TNI menyediakan mobil pameran yang dilengkapi dengan berbagai materi edukatif tentang keselamatan berlalu lintas. 

Masyarakat dapat mengunjungi mobil pameran ini yang akan diparkir di beberapa titik strategis di wilayah Sukabumi selama pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya.

Apel Operasi Patuh Lodaya yang melibatkan Polres Sukabumi, Dishub, Pol PP, dan TNI ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.

Diharapkan dengan adanya kerjasama ini, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan keselamatan jalan raya di wilayah Sukabumi dapat terjaga dengan baik, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Minggu, 09 Juli 2023

Miliki Ribuan Lembar Dolar Palsu, Dua Pria Di Tangkap Polisi

Smartnewsroom.com - Polisi membongkar peredaran uang palsu jenis dolar di Kabupaten Sukabumi. Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 2.200 lembar dolar palsu dengan nominal 1 juta Dolar Amerika atau setara Rp33 triliun.

Kapolres Sukabumi AKBP Maruli Pardede mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait peredaran uang dolar palsu di wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

"Tanggal 6 Juli 2023 tepatnya kemarin sekitar pukul 17.30 WIB, kasat mendapatkan informasi adanya dugaan transaksi jual beli uang palsu. Berkembang, tim Opsnal kemudian tepatnya di Kecamatan Nagrak berhasil mengamankan 1 orang tersangka berinisial S (50)," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruli Pardede, didampingi Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman, Minggu (9/7/2023).

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede menyebut, dari hasil penangkapan tersangka S (50), didapati barang bukti pecahan dua jenis mata uang luar. Kemudian berkembang, didapati tersangka kedua berinisial AT (58) di wilayah Bogor.

"Barang bukti yang diamankan tersangka S (50), 12 kepok uang dolar. 1lembar ini pecahan 1 juta USD, bila di rupiahkan 12 kepok atau 1.200 lembar USD ini senilai Rp18 triliun, qda juga 1 kepok uang Gulden Belanda, di mana 1 lembarnya senilai 1.000 dolar, klo di kurs ke rupiah senilai Rp800 juta," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Sabtu, 08 Juli 2023

Lepas 145 Peserta Cycling De Jabar, Pengembangan Wisata Ke Level Dunia

SMARTnewsroom.com - Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melepas 145 Peserta Cycling de Jabar 2023, di Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Cycling de Jabar mengambil tema Nyambungkeun Sumanget, Sabtu (08/07/2023).

Berdasarkan informasi, peserta cycling ini berasal dari Jawa Barat, Jakarta, Malaysia dan Belanda yang akan menyusuri pantai selatan Jawa Barat sepanjang perjalanan 367 kilometer, mulai dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu hingga Pangandaran, yakni, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran, track yang akan dilalui tersebut menjadi daya tarik hingga tantangan baru bagi para pembalap sepeda Cycling de Jabar. 

Wakil Redaktur Harian Kompas Antonius Tomi Nugroho menjelaskan, acara yang diinisiasi oleh Harian Kompas itu bertujuan mempromosikan keunggulan potensi pariwisata Jawa Barat selatan yang luar biasa kepada dunia.

"Pariwisata Jawa Barat Selatan ini sangat unik karena memiliki pantai yang sangat indah dan track yang cukup menantang, sehingga akan menjadi tantangan baru bagi pembalap sepeda," ujar Wakil Redaktur Harian Kompas Antonius Tomi Nugroho.

Menurut Wakil Redaktur Harian Kompas Antonius Tomi Nugroho, dari tahun ke tahun cycling de Jabar ini semakin baik karena diminati tim internasional, oleh karena itu masyarakat dan birokrasi harus mempersiapkan dalam pertumbuhan pariwisata kedepan. 

"Sekarang ada dua peserta internasional yang mengikuti acara ini lalu nanti mereka akan bercerita dengan club-club sepeda negara lain, selanjutnya seperti bola salju makin besar dan makin terkenal," ujar Wakil Redaktur Harian Kompas Antonius Tomi Nugroho. 

Dijelaskan Wakil Redaktur Harian Kompas Antonius Tomi Nugroho, ada dua Etape untuk menempuh Geopark Ciletuh sampai Pangandaran antara lain Etape pertama peserta bakal melintasi berjarak sekitar 199,7 km dengan ketentuan batas waktu perlombaan selama 11 jam dimulai dari Geopark Ciletuh dan berakhir di Ranca Buaya, Garut.

Kemudian, etape kedua dengan jarak sejauh 168,8 km, Peserta melanjutkan perjalanan dari Ranca Buaya dan menyelesaikan perjalanan di Pangandaran Sunset Park dengan batas waktu 10 jam.

"Dalam dunia sepeda setiap hari itu hanya satu etape, dimana etape pertama dilaksanakan hari ini dan etape kedua dilanjutkan besok," ujar Wakil Redaktur Harian Kompas Antonius Tomi Nugroho.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengaku sangat terbantu adanya Cycling de Jabar 2023 yang diinisiasi oleh Harian Kompas yang berkolaborasi dengan Pemerintah dan BJB dalam pengembangan Jabar Selatan. 

"Kegiatan ini harus menjadi kegiatan berkelanjutan dalam tatanan pengembangan pariwisata dimata dunia," ujar Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Tak hanya itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menambahkan bahwa Cycling de Jabar 2023 dapat mencetak bibit unggul atlet balap sepeda nasional, khususnya Jawa Barat yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. 

"Selain promosi pariwisata Jawa Barat cycling Jabar ini manfaat yang bisa diperoleh juga tentunya potensi usaha akan meningkat dari mulai Kabupaten Sukabumi hingga Pangandaran," ujar Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menambahkan, rute dengan menyusuri lima wilayah yakni, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran diharapkan bisa memperkenalkan destinasi wisata dan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat, karena ini selaras dengan program pemerintah untuk menjadikan sektor wisata menjadi pengungkit kebangkitan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengibarkan bendera sebagai tanda dilepasnya peserta Cycling de Jabar 2023, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables