SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Senin, 28 Agustus 2023

Bocah 3 Tahun Yang Disiksa Ayahnya Di Sukabumi Sudah Bermain Dengan Teman, Untungnya Tidak Trauma

SMARTnewsroom.com - Bocah berinisial A (3) yang disiksa ayahnya di Kampung Gunung Buleud, Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sudah main bersama temannya seperti biasa.

Hal itu disampaikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar mengaku rumahnya berdekatan dengan rumah pelaku.

Menurut Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, kondisi anak pelaku baik-baik saja, A sudah bermain seperti biasa dan tidak mengalami trauma.

hari-hari kebelakang tidak ada apa-apa, biasa main, Terus barusan juga dari Forkopimcam, Babinsa, Desa, Dokter Puskesmas juga hadir diadakan semacam pemeriksaan, tidak ada masalah," kata Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar kepada SMARTnewsroom.com via telepon, Senin (28/08/2023).
Diketahui, A disiksa ayahnya berinisial E (34) karena kerap meminta jajan, Aksi kekerasan itu direkam sendiri oleh E dam videonya tersebar di sejumlah kanal media sosial.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar mengatakan, saat ini anak itu tinggal bersama kakak pelaku, diketahui pelaku memiliki dua orang anak, E yang merupakan anak paling kecil disiksa sampai ditendang.

Dalam video viral lain, terlihat kedua anak pelaku terbaring dan dimarahi oleh pelaku.

"Sekarang anak itu tinggal di uwanya, kakak pelaku," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar memastikan, anak pelaku tidak mengalami trauma karena sudah dicek oleh tenaga medis.

"Alhamdulillah nggak, ini juga dekat dengan rumah saya sekitar 200 meter, bahkan hari-hari kebelakang juga main sama anak-anak biasa," ujarnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan di unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Sadis Saat Siksa Anak, Ayah di Sukabumi Ini Cuma Tertunduk Dengan Tangan Diborgol Di Kantor Polisi

SMARTnewsroom.com - Seorang ayah berinisial E (34) yang siksa anaknya berinisial A (3) yang terjadi di Kampung Gunung Buleud, Desa Cipamingkis, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat telah ditangkap dan dibawa ke Satreskrim Polres Sukabumi.

Pantauan Smartnewsroom.com, pelaku bersama aparat kepolisian tiba di Satreskrim Polres Sukabumi sekira pukul 12.40 WIB, Senin (28/8/2023).

Pelaku terlihat mengenakan jaket sweater berwarna hitam dan celana jeans warna biru, memakai sendal jepit dan kondisi tangan diborgol.

tertunduk dan langsung digiring polisi ke ruangan unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi.
Sebelumnya, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, membenarkan bahwa peristiwa penyiksaan terhadap bocah yang dilakukan ayahnya itu terjadi di wilayahnya.

Menurut Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, pria yang menyiksa anaknya itu berinisial A yang saat ini sudah diamankan polisi.

"Sebetulnya, pertama si akang pelakunya tidak terlalu terbuka bersama rekan pemuda dan lainnya, gak gaul. Kerjanya kan serabutan, terus anaknya biasanya main ke rumah saya, main bersama anak saya, sekarang sehat gak ada apa-apa, memang kejadian tersebut tuh beberapa bulan ke belakang," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar via telepon.
Menurut Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, pelaku merasa kesal karena anaknya rewel kerap meminta jajan, serta ibunya yang bekerja menjadi TKW tidak memperhatikan sang anak.

"Jadi dasarnya pelaku itu merasa tidak enak dengan istrinya, jadi intinya saling terbalas. Jadi tidak wesel (dikirim uang oleh istri pelaku) akhir-akhir ini, mungkin bisa pelampiasan ke anak dikirim lah (video) ke sana (istri pelaku), jadi tujuan pribadinya mungkin ke istrinya karena kekurangan SDM, pengetahuan hukum supaya istrinya berbalik lagi, namun dengan cara itu," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar menjelaskan, saat ini pelaku sudah dijemput pihak kepolisian dan dalam perjalanan menuju Polres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan.

"Iya, polisi itu konfirmasi dulu setelah rame, langsung saya pun ditelepon bahwa polisi sudah siap meluncur ke alamat itu, ya mohon bantuannya ke saya untuk mendatangi TKP, Intinya situasi saat ini sudah kondusif ya dan anaknya tersebut ada di sini diasuh," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar.

Hingga berita ini terbit, polisi masih belum memberikan keterangan, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Viral Pria di Sukabumi Tega Aniaya Anak Gara-gara Uang Jajan, Pelaku Ditangkap

SMARTnewsroom.com - Video kekerasan terhadap seorang anak tersebar luas di media sosial. Kejadian tersebut diduga terjadi di Sukabumi dan menuai reaksi dari berbagai pihak.

Dalam video berdurasi 1 menit 35 detik tersebut, terdengar suara seorang pria sedang memarahi anak gegara sering jajan. Sedangkan dalam tayangan video lain terekam pria tersebut menendang putrinya dengan kasar.

"Kana jajan teh sia mah meuni kabina-bina teuing. Meuni beakeun ku batur, indung sia mana nyaaheun teu ka sia, da henteu. Ti kamari dipenta duit jang maraneh teuing mah mere, teuing mah sok cukup we ku loba alesan kaditu kadieu. Cik atuh sing ngawaro bisi dipodaran ke ku dewek, hade marodar sia sakalian, puguh mereun malodarmah moal jadi pikiran," demikian suara pria tersebut.
Tanpa henti, pria tersebut terus mengamuk terhadap kedua anaknya hanya karena masalah jajan. Tidak Sebatas itu, dia juga mengeluhkan sikap sang ibu terhadap kedua anak perempuannya, menganggap bahwa sang ibu acuh tak acuh pada nasib mereka.

Dalam klip lain, perekam video (seorang yang tidak teridentifikasi) terlihat menendang anak perempuan termuda. Terlihat jelas bahwa dia menendang putrinya dua kali, sambil terus menghujat karena sering kali meminta jajan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini diketahui terjadi di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Pelaku insiden ini telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Ketika dihubungi terpisah, Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, membenarkan adanya kejadian tragis ini. Pelaku sendiri sudah dalam tahanan pihak berwenang dan sedang menjalani proses penyelidikan.

"Dengan tegas, kami telah berhasil menangkap pelaku. Saat ini, kami tengah mengupayakan proses hukum yang tepat," turup Kapolrea Sukabumi AKBP Maruly Pardede pada Senin (28/8/2023). (Muhammad Fikri Fauzi).

Minggu, 27 Agustus 2023

Jalin Keakraban, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 310/KK Ajak Warga Ngopi Bareng

SMARTnewsroom.com - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 310/KK intens melaksanakan kegiatan dengan mendekatkan diri bersama warga untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang positif dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Minggu (27/08/2023).

Kegiatan tersebut salah satu untuk mendukung kelancaran tugas dan keberhasilan selama mengemban tugas pengamanan di perbatasan RI-PNG.

Seperti yang dilakukan sejumlah anggota Satgas Pamtas Yonif 310/KK pada Sabtu (26/8/2023), Mereka mengunjungi warga di Kampung Unggalom, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua.

Bersama warga, Satgas melaksanakan ngopi bareng sambil berdiskusi, "Kami sengaja membawa kopi dari pos, agar bisa berkomunikasi dengan santai bersama warga, dengan seperti ini kami bisa lebih dekat dengan mereka," ujar Danpos Unggalom, Sersan Mayor Agus Sopian.
Menurut Danpos Unggalom, Sersan Mayor Agus Sopian, kegiatan tersebut sangat dirindukan oleh warga perbatasan, dengan duduk santai sambil melepas lelah, warga bisa bercerita tentang bagaimana hidup di perbatasan.

Dansatgas Yonif 310/KK, Letkol Inf Andrik Fachrizal menjelaskan, kegiatan ngopi bareng bersama warga tersebut sebagai bentuk dari pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara terus menerus oleh personel Satgas.

"Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui situasi yang berkembang di wilayah penugasan, melalui kegiatan tersebut, berbagai informasi yang berkembang diwilayah dapat terdeteksi secara dini dan apabila ada permasalahan terkait tugas pokok maka dapat ditentukan langkah yang cepat dan tepat untuk menyelesaikannya," Dansatgas Yonif 310/KK, Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Sementara itu, Filipus (60) warga Kampung Unggalom mengaku senang dengan kedatangan TNI dengan bersilaturahmi dan ngopi bareng.

Dalam obrolannya tersebut, Filipus bercerita tetang kehidupannya, dirinya yang memiliki 3 orang anak, dimana 2 anaknya sudah menikah dan 1 orang sedang mengenyam pendidikan di salah satu Universitas di Manokwari tersebut memiliki keinginan Papua bisa maju seperti Provinsi lainnya.

"Saya ingin anak saya memiliki Ilmu yang cukup, sehingga kelak dia bisa memajukan daerahnya," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Satgas Pamtas Yonif 310/KK

Sabtu, 26 Agustus 2023

Turut Berduka Atas Wafatnya Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait

SMARTnewsroom.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) turut berduka atas meninggalnya Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait, diketahui Arist Merdeka meninggal di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur pada hari ini, Sabtu (26/8/2023).

"Polri turut berduka atas meninggalnya Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menuturkan, sosok Arist Merdeka Sirait selama ini dikenal sebagai pribadi yang peduli dengan perlindungan anak, bahkan, beberapa kali Polri bekerja sama dengannya untuk mengungkap beberapa kasus terkait dengan anak.

"Selama ini Polri sering bekerja sama dengan Arist Merdeka Sirait guna mengungkap beberapa kasus dan memiliki komitmen yang sama dalam perlindungan terhadap anak," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.
Lebih lanjut, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengataman, Indonesia khususnya Polri sangat kehilangan atas meninggalnya Arist Merdeka Sirait, semoga Beliau Mendapatkan tempat terbaik di sisinya.

Diketahui Arist Merdeka Sirait meninggal akibat sakit, rencananya almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga, tepatnya di Toba, Sumatera Utara, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Satgas Yonif 310/KK Berikan Penyuluhan Kesehatan Kepada Siswa Siswi Di Perbatasan RI-PNG

SMARTnewsroom.com - Satgas Yonif 310/Kidang Kancana yang bertugas di perbatasan Republik Indonesia - Papua Nugini, melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan kepada siswa-siswi SMPN 1 Web di wilayah perbatasan,kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit, Sabtu (26/08/2023).

Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan di sekolah-sekolah yang berada di daerah perbatasan di Kampung Umuaf Distrik Web Kabupaten Keerom, personel Satgas Yonif 310/KK melakukan sosialisasi tentang pentingnya mencuci tangan, menjaga kebersihan diri, serta pola hidup sehat.

Dalam kegiatan penyuluhan ini, personel Satgas Yonif 310/KK menggunakan metode yang menarik dan interaktif agar siswa-siswi terlibat aktif dalam pembelajaran, mereka juga menyajikan materi dalam bentuk gambar, video, dan contoh nyata agar lebih memudahkan siswa-siswi dalam memahami materi yang disampaikan.
Selain itu, tim medis dari satuan ini juga memberikan pemeriksaan kesehatan ringan kepada para siswa-siswi, pemeriksaan meliputi pengukuran suhu tubuh, pengukuran tekanan darah, dan pemeriksaan kesehatan lainnya, hal ini dilakukan untuk mendeteksi adanya penyakit atau masalah kesehatan yang mungkin belum terdeteksi sebelumnya.

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan ini mendapatkan respon yang sangat positif dari siswa-siswi dan juga pihak sekolah, mereka merasa senang dan terbantu dengan adanya penyuluhan ini, karena dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan mereka serta menambah kewaspadaan dalam menjaga kebersihan tubuh.

Hal ini juga sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif 310/KK  terhadap masyarakat di sekitar wilayah tugasnya, dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah perbatasan, Satgas Yonif 310/KK tidak hanya fokus dalam tugas pokoknya, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat di sekitarnya.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi dari tugas pokok TNI dalam membantu masyarakat di wilayah tugasnya.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal berharap, penyuluhan kesehatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa-siswi serta dapat menjadi pemahaman yang baik bagi mereka dalam menjaga kesehatan pribadi maupun lingkungan.

Penyuluhan kesehatan oleh Satgas Yonif 310/KK ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkala dan melibatkan berbagai pihak terkait seperti Dinas Kesehatan dan pihak sekolah sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas dan kesadaran kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Jumat, 25 Agustus 2023

Seminar Hukum Progresif untuk Penyidik Polres Sukabumi

SMARTnewsroom.com - Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, memimpin Seminar Hukum Progresif di Aula Wicaksana Laghawa, Polres Sukabumi, Jumat (25/08/2023).

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengatakan seminar bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum dan pengetahuan para penyidik dan penyidik pembantu Polres Sukabumi, dalam menjalankan tugas penyelidikan dan penegakan hukum.

“Kami berharap melalui seminar ini, para penyidik kami dapat memperoleh wawasan yang lebih mendalam mengenai hukum progresif,“ ujar Kapolres SukabumiAKBP Maruly Pardede.
Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengatakan seminar ini juga akan membantu mereka dalam melakukan penyelidikan lebih baik dan profesional.

“Hal ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkaitan dengan penegakan hukum di wilayah Sukabumi,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede.

Seminar ini juga menyajikan materi hukum terkini dari dua narasumber kompeten, yaitu Dr. Robintan Sulaiman, S.H., M.H., M.A., M.M., C.L.A., dan Dr. (Cand) Giovani Christy Sulaiman. S.H., L.L.M., C.L.A. Dengan demikian, para peserta dapat terus mengikuti perkembangan hukum terbaru.

Selain meningkatkan kualitas penyidikan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara berbagai unit dan personel di Polres Sukabumi.

Termasuk Sat Reskrim Polres Sukabumi, Sat Narkoba Polres Sukabumi dan SatLantas Polres Sukabumi, dalam upaya penegakan hukum yang lebih efektif.

Semua ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan hukum yang lebih baik dan profesional di wilayah Sukabumi, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables