SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Selasa, 29 Agustus 2023

Pelaku Penganiaya Anak Di Bawah Umur Asal Sukabumi Terancam Bui 3 Tahun

SMARTnewsroom.com - Polres Sukabumi menetapkan E (34) sebagai tersangka kekerasan terhadap anak kandungnya di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Kini pelaku dijerat hukuman selama 3 tahun serta denda senilai puluhan juta rupiah.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede menyebut, pihaknya menerapkan ancaman hukuman pokok sebagaimana Pasal 80 Ayat (1) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan PERPU RI Nomor 01 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman pidana selama 3 tahun 6 bulan serta denda senilai Rp72 juta dijatuhkan kepada pelaku kekerasan ini," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, Selasa (29/8/2023).
Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede menjelaskan, kasus ini melibatkan hubungan keluarga sedarah antara pelaku dan korban, Peristiwa berawal saat anak korban dan kakaknya pergi untuk membeli jajanan di warung terdekat. Setelah selesai berbelanja, mereka pulang ke rumah dengan anak korban terlihat menangis.

"Keterangannya, ketika anak korban meminta jajanan kepada kakaknya di warung, tetapi permintaannya ditolak. Saat dalam perjalanan pulang, anak korban memohon agar digendong oleh kakaknya, namun permintaannya diabaikan dan anak tersebut pun menangis," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Setelah itu Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengatakan, pelaku itu dalam keadaan lelah dan kesal karena mendengar anaknya meminta uang jajanan berkali-kali. Kemudian, tanpa dapat mengendalikan emosinya, pelaku mendekati anak korban dan melakukan tindakan yang sangat kejam.

"Dari situ pelaku memaki dan menendang anak korban di wajah dan pinggang, menyebabkan anak tersebut jatuh dan terlentang," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Tindakan yang lebih mengkhawatirkan, pelaku bahkan merekam tindakan kekerasan tersebut dan mengunggahnya ke media sosial Facebook.

Motivasi pelaku dalam mengunggah video tersebut diduga untuk membuat istrinya yang saat itu berada di luar negeri melihat aksi brutal yang dia lakukan terhadap anaknya.

"Kami pun mengamankan barang bukti antara lain tisu, kemudian keterangan dari saksi-saksi, dan juga video yang beredar, serta keterangan dari tersangka dan satu unit handphone yang digunakan untuk merekam dan mengupload di akun Facebook yang bersangkutan," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Sebelumnya, Kesal istri tak kirim dari Arab Saudi diduga jadi penyebab E, ayah di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, menganiaya anak kandungnya, Selain itu, si ayah juga cemburu kepada istrinya.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog Ace Sunandar mengatakan, hubungan pasangan suami istri (pasutri) tersebut kurang harmonis sehingga istri pun tidak mengirimkan uang untuk memenuhi kebutuhan anaknya, dari permasalah itu lah diduga pelaku kesal dan meluapkannya kepada kedua anak.

"Memang kejadian video tersebut tuh beberapa bulan ke belakang. Dasarnya (penyebabnya) istri ini tidak wesel (kirim uang) akhir-akhir ini. Jadi pelaku itu merasa tidak enak (kesal). Pelampiasannya ke anak dan videonya dikirim lah ke sana (ke istri di Arab Saudi)," tutup Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog Ace Sunandar. (Muhammad Fikri Fauzi).

Senin, 28 Agustus 2023

Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 310/KK Bagikan Alkitab kepada Warga di perbatasan

SMARTnewsroom.com - Sebagai bentuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan di wilayah perbatasan RI -PNG, Satgas Yonif 310/KK bagikan Alkitab secara door to door kepada warga dan buku bacaan kepada siswa siswi SD YPPK Akarinda, di Kampung Somografi, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (28/08/2023).

Sekedar diketahui, Kampung Somografi berada di wilayah perbatasan  RI-PNG, dengan jumlah penduduk 509 jiwa terdiri dari 118 kepala keluarga (KK) dan seluruh warganya yang menganut agama Nasrani.

Danpos (Komandan Pos) Somografi, Letda Inf Entis Sutisna mengungkapkan, pemberian Alkitab ini dilakukan langsung dari rumah ke rumah dan kepada warga yang sedang beraktifitas.

Tujuan dari kegiatan tersebut, jelas danpos, sebagai bentuk rasa cinta dan peduli kepada warga perbatasan agar dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Sejumlah 30 Alkitab telah kami bagikan kepada warga secara door to door, semoga ini bisa bermanfaat dan dapat digunakan utuk sarana ibadah mereka," ujar Danpos (Komandan Pos) Somografi, Letda Inf Entis Sutisna.
Selain bagikan alkitab, Satgas Yonif  310/KK juga memberikan 50 buku bacaan kepada siswa siswi SD YPPK Akarinda.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal menjelaskan, selain tugas pokok dalam menjaga perbatasan, sudah sepatutnya Satgas juga akan selalu ada bersama-sama dengan masyarakat dan mendukung setiap kegiatan, diantaranya dalam aspek keagamaan.

"Inilah wujud kepedulian Satgas kepada sesama umat beragama. Alkitab yang dibagikan dapat bermanfaat untuk membangun dan membina kehidupan rohani Jemaat di dalam kehidupan sehari-hari serta dapat lebih religius dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa,” ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Sementara itu, salah seorang warga, Yulianus Pull (32) mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Satgas Yonif 310/KK yang telah datangi rumahnya dan membagikan Alkitab kepada warga sekitar.

"Terima kasih bapak TNI, Alkitab ini akan saya pergunakan untuk beribadah setiap hari, saya merasa terhormat dengan bapak bapak sekalian yang sudah berjalan jauh mendatangi rumah kami dan berikan Alkitab ini," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Satgas Pamtas Yonif 310/KK

Ketenangan Batin, Satgas Yonif 310/KK Beri Bantuan Alkitab Kepada Jemaat Gereja Di Perbatasan RI-PNG

SMARTnewsroom.com - Wujud keakraban umat beragama, Satgas Yonif 310/KK berikan bantuan kepada jemaat Gereja Katolik Paroki Santa Maria Bunda Allah di daerah perbatasan, Kampung Yuruf , Distrik Yaffi, Kabupayen Keerom, Papua, Senin (28/08/2023).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Kegiatan ibadah setiap hari Minggu bagi umat Kristiani merupakan suatu kegiatan rutin yang dilaksanakan, sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Ibadah ini bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan supaya di dalam kegiatan penugasan sehari hari dapat diberi keselamatan," ujar Dansatgas Pamtas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.
Sementara itu Danpos (Komandan Pos) Yuruf, Letda Inf Agus Waluyo menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara personel Satgas Yonif 310/KK dengan warga sekitar di wilayah perbatasan.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 60 orang jemaat dan berjalan dengan khidmat dan di akhir ibadah personel Satgas Yonif 310/KK memberikan bantuan berupa 20 buah Alkitab Perjanjian Lama dan 15 buah Alkitab Perjanjian Baru.

"Tidak banyak yang bisa kami berikan, tapi ini bentuk kepedulian kami terhadap Jemaat Gereja ini," ujar Danpos (Komandan Pos) Yuruf, Letda Inf Agus Waluyo.

Disisi lain, Pastor Bunder Wempi yang memimpin jalannya ibadah mengucapkan terima kasih atas kepedulian Satgas Yonif 310/KK, semoga kedepan hubungan yang sudah terjalin dapat terus dipererat.

"Sungguh luar biasa Bapak TNI, selain menjaga kedaulatan NKRI tidak lupa juga kembali berserah kepada Tuhan Yang Maha Esa," tutup Danpos (Komandan Pos) Yuruf, Letda Inf Agus Waluyo. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Bocah 3 Tahun Yang Disiksa Ayahnya Di Sukabumi Sudah Bermain Dengan Teman, Untungnya Tidak Trauma

SMARTnewsroom.com - Bocah berinisial A (3) yang disiksa ayahnya di Kampung Gunung Buleud, Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sudah main bersama temannya seperti biasa.

Hal itu disampaikan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar mengaku rumahnya berdekatan dengan rumah pelaku.

Menurut Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, kondisi anak pelaku baik-baik saja, A sudah bermain seperti biasa dan tidak mengalami trauma.

hari-hari kebelakang tidak ada apa-apa, biasa main, Terus barusan juga dari Forkopimcam, Babinsa, Desa, Dokter Puskesmas juga hadir diadakan semacam pemeriksaan, tidak ada masalah," kata Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar kepada SMARTnewsroom.com via telepon, Senin (28/08/2023).
Diketahui, A disiksa ayahnya berinisial E (34) karena kerap meminta jajan, Aksi kekerasan itu direkam sendiri oleh E dam videonya tersebar di sejumlah kanal media sosial.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar mengatakan, saat ini anak itu tinggal bersama kakak pelaku, diketahui pelaku memiliki dua orang anak, E yang merupakan anak paling kecil disiksa sampai ditendang.

Dalam video viral lain, terlihat kedua anak pelaku terbaring dan dimarahi oleh pelaku.

"Sekarang anak itu tinggal di uwanya, kakak pelaku," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar memastikan, anak pelaku tidak mengalami trauma karena sudah dicek oleh tenaga medis.

"Alhamdulillah nggak, ini juga dekat dengan rumah saya sekitar 200 meter, bahkan hari-hari kebelakang juga main sama anak-anak biasa," ujarnya.

Saat ini, pelaku sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan di unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Sadis Saat Siksa Anak, Ayah di Sukabumi Ini Cuma Tertunduk Dengan Tangan Diborgol Di Kantor Polisi

SMARTnewsroom.com - Seorang ayah berinisial E (34) yang siksa anaknya berinisial A (3) yang terjadi di Kampung Gunung Buleud, Desa Cipamingkis, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat telah ditangkap dan dibawa ke Satreskrim Polres Sukabumi.

Pantauan Smartnewsroom.com, pelaku bersama aparat kepolisian tiba di Satreskrim Polres Sukabumi sekira pukul 12.40 WIB, Senin (28/8/2023).

Pelaku terlihat mengenakan jaket sweater berwarna hitam dan celana jeans warna biru, memakai sendal jepit dan kondisi tangan diborgol.

tertunduk dan langsung digiring polisi ke ruangan unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi.
Sebelumnya, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, membenarkan bahwa peristiwa penyiksaan terhadap bocah yang dilakukan ayahnya itu terjadi di wilayahnya.

Menurut Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, pria yang menyiksa anaknya itu berinisial A yang saat ini sudah diamankan polisi.

"Sebetulnya, pertama si akang pelakunya tidak terlalu terbuka bersama rekan pemuda dan lainnya, gak gaul. Kerjanya kan serabutan, terus anaknya biasanya main ke rumah saya, main bersama anak saya, sekarang sehat gak ada apa-apa, memang kejadian tersebut tuh beberapa bulan ke belakang," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar via telepon.
Menurut Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar, pelaku merasa kesal karena anaknya rewel kerap meminta jajan, serta ibunya yang bekerja menjadi TKW tidak memperhatikan sang anak.

"Jadi dasarnya pelaku itu merasa tidak enak dengan istrinya, jadi intinya saling terbalas. Jadi tidak wesel (dikirim uang oleh istri pelaku) akhir-akhir ini, mungkin bisa pelampiasan ke anak dikirim lah (video) ke sana (istri pelaku), jadi tujuan pribadinya mungkin ke istrinya karena kekurangan SDM, pengetahuan hukum supaya istrinya berbalik lagi, namun dengan cara itu," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar menjelaskan, saat ini pelaku sudah dijemput pihak kepolisian dan dalam perjalanan menuju Polres Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan.

"Iya, polisi itu konfirmasi dulu setelah rame, langsung saya pun ditelepon bahwa polisi sudah siap meluncur ke alamat itu, ya mohon bantuannya ke saya untuk mendatangi TKP, Intinya situasi saat ini sudah kondusif ya dan anaknya tersebut ada di sini diasuh," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Cidolog, Ace Sunandar.

Hingga berita ini terbit, polisi masih belum memberikan keterangan, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Viral Pria di Sukabumi Tega Aniaya Anak Gara-gara Uang Jajan, Pelaku Ditangkap

SMARTnewsroom.com - Video kekerasan terhadap seorang anak tersebar luas di media sosial. Kejadian tersebut diduga terjadi di Sukabumi dan menuai reaksi dari berbagai pihak.

Dalam video berdurasi 1 menit 35 detik tersebut, terdengar suara seorang pria sedang memarahi anak gegara sering jajan. Sedangkan dalam tayangan video lain terekam pria tersebut menendang putrinya dengan kasar.

"Kana jajan teh sia mah meuni kabina-bina teuing. Meuni beakeun ku batur, indung sia mana nyaaheun teu ka sia, da henteu. Ti kamari dipenta duit jang maraneh teuing mah mere, teuing mah sok cukup we ku loba alesan kaditu kadieu. Cik atuh sing ngawaro bisi dipodaran ke ku dewek, hade marodar sia sakalian, puguh mereun malodarmah moal jadi pikiran," demikian suara pria tersebut.
Tanpa henti, pria tersebut terus mengamuk terhadap kedua anaknya hanya karena masalah jajan. Tidak Sebatas itu, dia juga mengeluhkan sikap sang ibu terhadap kedua anak perempuannya, menganggap bahwa sang ibu acuh tak acuh pada nasib mereka.

Dalam klip lain, perekam video (seorang yang tidak teridentifikasi) terlihat menendang anak perempuan termuda. Terlihat jelas bahwa dia menendang putrinya dua kali, sambil terus menghujat karena sering kali meminta jajan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini diketahui terjadi di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Pelaku insiden ini telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Ketika dihubungi terpisah, Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, membenarkan adanya kejadian tragis ini. Pelaku sendiri sudah dalam tahanan pihak berwenang dan sedang menjalani proses penyelidikan.

"Dengan tegas, kami telah berhasil menangkap pelaku. Saat ini, kami tengah mengupayakan proses hukum yang tepat," turup Kapolrea Sukabumi AKBP Maruly Pardede pada Senin (28/8/2023). (Muhammad Fikri Fauzi).

Minggu, 27 Agustus 2023

Jalin Keakraban, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 310/KK Ajak Warga Ngopi Bareng

SMARTnewsroom.com - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 310/KK intens melaksanakan kegiatan dengan mendekatkan diri bersama warga untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang positif dengan masyarakat di wilayah perbatasan, Minggu (27/08/2023).

Kegiatan tersebut salah satu untuk mendukung kelancaran tugas dan keberhasilan selama mengemban tugas pengamanan di perbatasan RI-PNG.

Seperti yang dilakukan sejumlah anggota Satgas Pamtas Yonif 310/KK pada Sabtu (26/8/2023), Mereka mengunjungi warga di Kampung Unggalom, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua.

Bersama warga, Satgas melaksanakan ngopi bareng sambil berdiskusi, "Kami sengaja membawa kopi dari pos, agar bisa berkomunikasi dengan santai bersama warga, dengan seperti ini kami bisa lebih dekat dengan mereka," ujar Danpos Unggalom, Sersan Mayor Agus Sopian.
Menurut Danpos Unggalom, Sersan Mayor Agus Sopian, kegiatan tersebut sangat dirindukan oleh warga perbatasan, dengan duduk santai sambil melepas lelah, warga bisa bercerita tentang bagaimana hidup di perbatasan.

Dansatgas Yonif 310/KK, Letkol Inf Andrik Fachrizal menjelaskan, kegiatan ngopi bareng bersama warga tersebut sebagai bentuk dari pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara terus menerus oleh personel Satgas.

"Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui situasi yang berkembang di wilayah penugasan, melalui kegiatan tersebut, berbagai informasi yang berkembang diwilayah dapat terdeteksi secara dini dan apabila ada permasalahan terkait tugas pokok maka dapat ditentukan langkah yang cepat dan tepat untuk menyelesaikannya," Dansatgas Yonif 310/KK, Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Sementara itu, Filipus (60) warga Kampung Unggalom mengaku senang dengan kedatangan TNI dengan bersilaturahmi dan ngopi bareng.

Dalam obrolannya tersebut, Filipus bercerita tetang kehidupannya, dirinya yang memiliki 3 orang anak, dimana 2 anaknya sudah menikah dan 1 orang sedang mengenyam pendidikan di salah satu Universitas di Manokwari tersebut memiliki keinginan Papua bisa maju seperti Provinsi lainnya.

"Saya ingin anak saya memiliki Ilmu yang cukup, sehingga kelak dia bisa memajukan daerahnya," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Satgas Pamtas Yonif 310/KK
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables