SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 07 September 2023

Grup Band LYLAC Rilis Single Perdana Yang Berjudul "KITA BISA (INDONESIA)"

 
SMARTnewsroom.com - Di tengah ramainya industri musik digital Grup Band LYLAC Rilis Single Yang Berjudul "KITA BISA (INDONESIA) yang punya karya tersendiri bagi para penikmat musik saat ini, Kamis (07/09/2023).

Band LYLAC ini di bentuk pada tanggal 14 Juli 2023, dengan genre musik rock alternatif, Tersusun dengan struktur lagu yang easy listening sehingga mudah di terima semua kalangan. 

Single perdana "KITA BISA (INDONESIA) " tersebut di ciptakan oleh ARI W dan Produksi oleh A.M Production dalam konsep musik bergenre musik rock alternatif yang lagi trend saat ini.
Pencipta Lagu ARI. W mengatakan, Maria Zayyida menyanyikan lagu ini dengan nada tinggi yang sangat khas, merdu dan menghayati.

Maria Zayyida mengatakan lirik lagu "KITA BISA (INDONESIA)" tetang semangat persatuan, kebersamaan dengan cita-cita dan kelebihan masing-masing orang untuk membangun bangsa Indonesia lebih baik lagi.

"tentang semangat kebersamaan membangun mimpi-mimpi kita, sama-sama kita wujudkan utk kemajuan bangsa Indonesia dan semangat dengan kelebihan kita masing-masing yakin kita bisa," ujarnya.

Semoga dengan rilisnya single ini bisa Boomming di sukai dan di minati oleh semua kalangan di indonesia ataupun ke mancanegara Amiin Yaa Rabbal Alaamiin, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Rabu, 06 September 2023

Belanja Hasil Kebun, Satgas Yonif 310/KK Ikut Serta Tingkatkan Perekonomian Di Perbatasan RI-PNG



SMARTnewsroom.com - Dalam rangka meningkatkan perekonomian warga di perbatasan, Satgas Yonif 310/KK berbelanja hasil kebun warga di Pasar Sore Rabu Minggu di Kampung Yuruf 2 Distrik Yaffi Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (07/09/2023)

 

Secara umum mata pencaharian warga masyarakat di Distrik Yaffi adalah petani tradisional yang melakukan cara berkebun secara berpindah pindah dan sesekali berburu, hasil kebun itulah merupakan sumber utama pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup.

 

Keberadaan Satgas Yonif 310/KK yang sedang bertugas di wilayah perbatasan mempunyai peran sentral diantaranya turut memberikan kehidupan dan manfaat secara ekonomi bagi masyarakat khususnya yang berada di sekitar pos penugasan. Salah satunya Pos Yuruf yang selalu berbelanja hasil kebun warga di pasar tradisional Pasar Sore Rabu Minggu Yuruf untuk memenuhi kebutuhan Posnya.

 

Demikian disampaikan Komandan Satgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam rilis tertulisnya di Makotis di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

 

"Kehadiran Satgas Yonif 310/KK selain memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat perbatasan juga memberikan manfaat kepada warga sekitar salah satunya membantu meningkatkan perekonomian," ujar Komandan Satgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Sementara itu, Danpos Yuruf Letda Inf Agus Waluyo menambahkan kegiatan ini selain untuk memenuhi kebutuhan pos, bertujuan juga untuk mempererat hubungan emosional antara masyarakat dan personel Satgas. Selain itu hasil kebun warga yang dipasarkan seperti sayur mayur, umbi umbian, bawang, cabai, pinang, buah buahan bahkan sesekali warga menjual daging hewan hasil buruan seperti rusa, babi hutan dan kangguru.

 

"Kami berupaya memberikan kontribusi untuk masyarakat agar bersemangat dalam menjual hasil kebunnya sehingga mereka dapat meningkatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," tambah Danpos Yuruf Letda Inf Agus Waluyo.

 

Veronika (44) salah seorang pedagang merasa senang karena hasil kebunnya dibeli oleh personel Satgas Yonif 310/KK.

 

"Besok Minggu Bapak TNI belanja lagi to? Saya akan bawa lebih banyak sayur untuk bapak," ucapnya.

 

Disela berbelanja, personel Satgas 310/KK memberikan pelayanan kesehatan dan menyempatkan bermain dengan anak-anak, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

 

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Roasting, Intervensi Pemberian Makanan Bergizi Terus Di Tingkatkan

SMARTnewsroom.com - Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri hadiri program Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (Roasting) di Wilayah Kecamatan Waluran,Ciracap dan Ciemas yang lakukan secara virtual.

 

Dalam kesempatan itu masing masing Kecamatan tersebut memaparkan capaian penanganan stunting di wilayahnya, di Pendopo Sukabumi, Rabu (06/09/2023) .

 

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menambahkan, melalui gerakan Roasting ini bisa mengidentifikasi inovasi-inovasi yang sudah dilakukan kecamatan dan desa dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

 

Menurut Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, Program yang sudah di paparkan dari tiap kecamatan sudah baik hanya saja semua sasarannya harus lebih  jelas untuk di intervensi sehingga penurunan Stuntingnya  signifikan.

 

"Mengidentifikasi potensi sumber daya, kapasitas kecamatan dan desa yang dapat dikembangkan, Selain itu mengidentifikasi potensi kerjasama non pemerintah dalam perlaksanaan percepatan penurunan stunting terintegrasi di kecamatan dan desa," ujarnya.

Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri meminta kepada seluruh unsur yang terlibat untuk terus bekerja sama, berkolaborasi, dan berkoordinasi agar capaian stunting di Kabupaten Sukabumi bisa di bawah 14 persen.

 

Lebih lanjut, Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri meminta  untuk mengkoordinasikan pelaksanaan program prioritas terkait percepatan penurunan stunting. Serta menguatkan peran seluruh stakeholders pembangunan dalam upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi Zero New Stunting.

 

Berkaitan dengan itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri berpesan kepada stakeholder yang berperan dalam penanganan stunting untuk memberikan perhatian kepada masyarakat yang terindikasi stunting untuk terus diberi asupan nutrisi.

 

"Ibu hamil KEK, ibu hamil anemia, diberi asupan nutrisi secara terus-menerus dan di-monitoring dengan rentang waktu minimal selama tiga bulan, sehingga kita lihat perkembangannya sampai tidak ada indikasi stunting lagi," ujarnya.

 

Acara dilanjut dengan diskusi dengan perangkat daerah terkait paparan dari tiap kecamatan hasil penurunan Stunting di tiap kecamatan, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Tour De Sejarah Kunjungi Beberapa Tempat Di Kabupaten Sukabumi

SMARTnewsroom.com - Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi, mewakili Bupati Sukabumi melepas peserta tour de'sejarah Sukabumi di alun-alun Palabuhanratu, Rabu (06/09/2023).

Peserta tour de'sejarah diikuti oleh 35 peserta terdiri dari sembilan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas dengan mengusung tema sejarah perkebunan industri masa kolonial.

Peserta tour akan menyusuri beberapa lokasi antara lain, titik nol kilometer, jembatan kuning Bagbagan, perkebunan Cibungur, PLTA Ubrug Warungkiara, perkebunan Sukamaju, dan pabrik karet Gutta Percha Tjipetir.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi, menjelaskan, segala potensi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi akan terus diperkenalkan kepada generasi muda, karena betapa pentingnya pemahaman nilai sejarah ini untuk memberi penyemangat bagi setiap orang.

"Melalui tour de'sejarah ini ialah memperkenalkan segala potensi Kabupaten  Sukabumi kepada masyarakat khusus nya generasi muda," ujarnya.
Menurut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi, pengenalan tempat bersejarah akan banyak manfaat yang didapat, terutama untuk meresapi suatu kejadian dimasa lalu dalam pengembangan suatu kawasan.

"Tour ini bermakna bagaimana generasi muda bisa melihat secara langsung tempat-tempat bersejarah yang ada di Kabupaten Sukabumi. Dengan begitu generasi muda akan tumbuh pengetahuan seni, tradisi dan pengetahuan sejarah di wilayah Palabuhanratu," ujarnya.


Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Jujun Junaedi berharap, generasi muda harus mengaplikasikan nilai sejarah yang bermakna positif, adapun nilai negatifnya harus diperbaiki agar bisa bermanfaat.

Di tempat yang sama, Sekretaris Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani menambahkan, tujuan tour sejarah sukabumi guna menambah pengetahuan tentang kesuksesan perkebunan industri masa kolonial.

Sejarah perkebunan di Indonesia erat sekali kaitannya dengan sistem pemerintahan kolonial yang berlaku sejak masa VOC sampai berakhirnya masa pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia.

Kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah kolonial itu turut memberi warna dalam sejarah perkebunan di Indonesia.

"Jadi anak-anaku silahkan nanti dilihat dan disimak begitu besarnya sejarah yang dimiliki Kabupaten Sukabumi ini," tutupya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Disperkim Kab Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Kepada Warga Terdampak Musim Kemarau

SMARTnewsroom.com - Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi Dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang.

Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi telah meluncurkan program "SEDEKAH AIR BERSIH" dengan menyalurkan air bersih kepada warga Kp. Karangpapak, Dusun 1 Tugu, dan Kp. Purojati,Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, yang terkena dampak krisis pasokan air bersih, Rabu (06/09/2023).

Pelaksana Lapangan Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Gilang Wijaksana menyatakan komitmen selalu mendukung masyarakat yang memerlukan bantuan, terutama dalam situasi darurat seperti musim kemarau yang panjang.


"Kami dari Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu warga kami dalam situasi sulit seperti ini. Air bersih adalah kebutuhan dasar, dan kami berupaya memberikan bantuan sebanyak yang kami bisa," ujarnya.Pelaksana Lapangan Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Gilang Wijaksana mengatakan Selama pelaksanaan acara tersebut situasi berjalan lancar dan kondusif, dengan masyarakat yang merasa terbantu oleh bantuan air bersih yang disalurkan.

"Mereka menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi," ujarnya.

Dengan program "SEDEKAH AIR BERSIH" harapannya adalah dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak musim kemarau yang berkepanjangan, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Satgas Yonif 310/KK Bersama Warga Perbaiki Jembatan Rusak Di Perbatasan RI-PNG

SMARTnewsroom.com - Demi faktor keselamatan dan memudahkan jalur transportasi di perbatasan, Satgas Yonif 310/KK bersama warga perbaiki jembatan di Kampung Umuaf Distrik Web Kabupaten Keerom, Rabu (06/09/2023).

Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal di Makotis, Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang menjelaskan bahwa personilnya yang berada di Pos Ubrub bersama warga sekitar secara bergotong royong laksanakan perbaikan jembatan yang sudah rusak karena termakan usia.


"Kerusakan jembatan tersebut disebabkan oleh kondisi kayu yang sudah rapuh dan patah, sehingga menyebabkan bagian atas jembatan tergerus dan pondasi jembatan menjadi lapuk," ujar Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.
Sementara itu, Komandan Kompi 2 yang sekaligus menjabat Danpos Ubrud, Kapten Inf Dicky Dian Saputra S.T.Han menambahkan jembatan tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk menuju ke sekolah, puskesmas serta menghubungkan antar kampung di Distrik Web Kabupaten Keerom.

"Kondisi jembatan ini cukup memprihatinkan,  kondisinya sudah lapuk dan yang pasti jembatan ini satu satunya akses yang digunakan warga untuk beraktifitas sehari hari," tambah Komandan Kompi 2 yang sekaligus menjabat Danpos Ubrud, Kapten Inf Dicky Dian Saputra S.T.Han.

Proses perbaikan jembatan dimulai dengan pembersihan jembatan dari puing-puing kayu yang sudah lapuk, selanjutnya dilakukan perbaikan sesuai dengan kerusakan yang ada, setelah 4 jam dilakukan perbaikan, jembatan berhasil diperbaiki dan dapat digunakan kembali.

Disisi lain, Yance Wali (53) seorang Tokoh Masyarakat Kampung Umuaf sangat berterima kasih terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Satgas Yonif 310/KK.

"Terima kasih banyak bapak TNI yang telah membantu memperbaiki jembatan di Kampung kami, tentunya kehadiran personel Pos Ubrub ditengah-tengah masyarakat sangat dirasakan manfaatnya dan membantu kami ketika sedang mengalami kesulitan,” tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Selasa, 05 September 2023

Lahan Kawasan Pengasinan Ikan di Palabuhanratu Satu Hektare Ludes Di Lalap Si Jago Merah

SMARTnewsroom.com - Kebakaran hebat terjadi di Kawasan Pengolahan Pengasinan ikan, tepatnya di Kampung Gunungsumping, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (05/09/2023).

Pantauan di lapangan, api membakar lahan pengasinan ikan milik nelayan Palabuhanratu dan rumput ilalang sekitar satu hektare. Para pekerja panik berupaya mengevakuasi jaring yang digunakan untuk pengasinan ikan dan memadamkan api dengan alat seadanya.


"Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB. Kalau sumber api tidak tahu dari mana, tetapi kami menduga dari arah Taman Bunga (Selatan)," ujar salah satu pemilik pengasinan ikan, Risman (35) kepada SMARTnewsroom.com, Selasa (05/09/2023).
Pemilik pengasinan ikan, Risman (35) menyebut ada sekitar satu hektare lahan dan tempat pengasinan yang ludes dilalap api. Bahkan hingga kini api masih terus menyala dan tahap pemadaman petugas pemadam kebakaran.

"Satu gudang penyimpanan ikan asin dan tempat yang digunakan pengasinan ikan. Api cepat menjalar ke beberapa lahan, karena banyak rumput ilalang yang kering," ujarnya.


Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran dan dua unit mobil damkar Palabuhanratu serta masih berupa melakukan pemadaman api.

"Saya juga taunya ditelepon oleh temen jam 1 siang. Padahal jam 10 itu belum terjadi apa apa. Mudah mudahan segera bisa padam, karena angin besar dan khawatir merembet ke tempat yang lain," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables