SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Senin, 20 November 2023

Satgas Yonif 310/KK Bagikan Keceriaan Usai Ibadah Bersama Pada Anak-Anak di Gereja St. Yohannes

SMARTnewsroom.com,Keerom - Usai melaksanakan ibadah minggu bersama di Gereja St. Yohannes, Pos Towe Hitam Satgas Yonif 310/KK bagikan makanan ringan kepada anak-anak perbatasan di Kampung Towe Hitam Distrik Towe Kabupaten Keerom, Senin (20/11/2023).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

Diungkapkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan antara personil Satgas dengan warga sekitar. 

“Kami ingin kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat perbatasan," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan NKRI saja, akan tetapi mengajak masyarakat untuk beribadah bersama, seperti yang dilakukan bersama umat Gereja ST. Yohannes ini.

Sementara itu, Danpos (Komandan Pos) Towe Hitam Letda Inf Andri Budi Purwanto, S.Tr.(Han) menambahkan kegiatan ini berbagi sedikit rezeki terhadap anak anak sembari memberi pemahaman ibadah yang sangat penting untuk dilaksanakan.

"Sekalipun dalam kondisi keterbatasan, namun tidak jadi penghalang untuk kami memberikan keceriaan kepada anak-anak, tidak mewah memang, tapi cukup memberikan kebahagian kepada mereka," tambah Danpos (Komandan Pos) Towe Hitam Letda Inf Andri Budi Purwanto, S.Tr.(Han).

Anak-anak sangat senang dengan kehadiran TNI di gereja tersebut, hal ini diugkapkan Marcianus (9) saat menyantap makanan yang dibagikan oleh personil Satgas

"Abang, besok-besok kita ibadah lagi to, abang bawa makanan dan gula-gula (permen) untuk saya dan teman ya," tutup Marcianus (9) penuh senyum. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Minggu, 19 November 2023

Seorang Pelajar SMP Di Nagrak Diduga Jadi Korban TPPO Oleh Temannya, Saat Ini Korban Tidak Diketahui Keberadaannya

SMARTnewsroom.com, SUKABUMI - Seorang Perempuan Pelajar SMP berinisial MC (15) asal Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga jadi korban tindak pidana penjualan orang oleh temannya, hingga saat ini keberadaan korban belum diketahui oleh pihak keluarga.


Korban MC meninggalkan rumah pada hari Sabtu (04/11/2023) sekitar jam 15:00 WIB. Korban MC memakai baju warna putih dan celana jeans warna biru tua, ia terlihat oleh warga dibawa oleh orang tak dikenal dengan mengunakan motor sport Ninja warna hijau, dan sempat di tegur oleh salah satu warga.


"Hey...mau dibawa kemana anak orang, nanti susah orang tua nya nyari," ungkap, Dedeh yang kebetulan melihat korban saat diatas kendaraan, namun teguran tersebut tidak ditanggapi oleh mereka sambil pergi dengan kendaraannya menembus cuaca yang saat itu sedang turun hujan.


Terkait dengan kepergian Korban MC pihak keluarga sudah melakukan semua upaya, baik pelaporan kepada pihak kepolisian dan juga mencari informasi tentang keberadaan korban kepada beberapa temannya.


Dari keterangan teman korban DS  mengatakan bahwa ia bertemu dengan korban MC terakhir kalinya pada malam Senin (05/11/2023) sebelum berpisah dengan korban, ia diantar pulang oleh NN sekitar jam 20:30 Wib ke rumahnya pada malam Senin tersebut. NN adalah seorang perempuan yang tinggal di rumah gadai di Desa Ciheulang Tonggoh bersama kakaknya, ia yang sering mengajak berpesta dengan teman lelakinya. Saya dan korban MC sering dibawa main oleh NN.


"Saya sempat nanya ke NN, MC kenapa ngak diantar sekalian pulang, kan besok ia harus sekolah," ujarnya, namun pertanyaan tersebut di jawab oleh NN dengan alasan ia sama MC masih ada urusan.


DS terakhir berkomunikasi dengan korban MC pada hari Rabu (08/11/2023) sore. Komunikasi tersebut melalui akun Facebook korban MC dengan nama akun 'Tth Pesek' yang mengunakan nomor tlp dari NN. Korban MC saat terakhir kali mengatakan, bahwa ia sedang berada disalah satu hotel, namun ia tidak bisa memberikan informasi detail di hotel mana ia berada saat ini.


"Asli lier ey, urang poho deui ngaran hotel na, kembae Maneh mah tong kadie," itu chat terakhir yang saya terima dari korban MC.


DS menceritakan sebelumnya ia dan MC pernah dibawa ke kos-kosan oleh NN, kos- kosan itu berada di wilayah Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, di kosan itu korban MC dipaksa untuk minum Miras dan obat kuning.


"Pada saat itu, ada tiga orang laki-laki di dalam kosan, saya dan MC dipaksa meminum miras oleh NN, namun saat itu saya menolak dan menangis, namun teman saya MC dipaksa minum miras dan juga di suruh minum obat warna kuning, 'kalau ngak mau minum kamu saya cekok' meniru ucapan NN, setelah minum miras dan obat MC terlihat sempoyongan dan tertidur dikontrakkan tersebut," ujarnya menceritakan sebelum kepergian sahabat nya itu.


Sementara itu, dari keterangan saksi lain, FR yang juga teman dari korban MC mengatakan, bahwa NN sering membawa teman perempuannya untuk berpesta di salah satu kos-kosan, termasuk kosan Talajung yang ada di wilayah Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cibadak. 


"Kosan itu, sering dijadikan lokasi Open Booking, NN sering berada disana bersama teman lelakinya dan ia juga pernah mengajak korban MC dan DS ke kos-kosan itu," kata FR.


"Saya yakin, korban MC dijual sama dia, ada yang melihat ia dikasih uang sama pemilik motor sport Ninja warna hijau dan itu ada saksinya," tambah FR.


FR berharap korban MC dapat kembali berkumpul dengan pihak keluarga. Dan pelakunya segera di tangkap.


Dari keterangan Orang tua korban MC, sebelum kepergian anaknya yang saat ini sudah memasuki 14 hari sejak pergi dari rumah juga menceritakan, bahwa sebelum kepergian putrinya itu, korban MC pernah dijemput oleh NN dirumahnya.


"Waktu itu, pada hari Sabtu sore, si NN pernah menjemput anak saya ke rumah, dan saya sudah melarang anak saya untuk tidak ikut, namun dengan alasan mau mengambil uang di rumah kontrakannya yang berada di Desa Ciheulang Tonggoh, ia berjanji akan segera kembali mengantar korban MC ke rumah setelah mengambil uang dan ia berencana akan menginap di rumah MC," kata orang tua korban, Sabtu (18/11/2023) malam.


"Saya tunggu-tunggu anak saya sampai larut malam juga belum diantar pulang oleh NN. Ternyata setelah mendapatkan informasi anak saya di bawa oleh NN bersama teman lelakinya ke Pelabuhanratu, dan MC pulang pada hari Seninnya dengan kondisi lemah, seharian ia tidur di rumah. Saya tidak tahu dimana ia tidur dikasih apa, sehingga kondisi MC seperti orang mabuk," ujarnya.


Ia berharap pihak kepolisian segera mengungkapkan kasus hilangnya korban MC.


"Saya berharap anak saya segera diketahui keberadaannya dan berharap pelaku yang menjerumuskan anaknya bisa di tangkap dan diproses seadil-adilnya," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Quick Response Satgas Yonif 310/KK Obati Anak Sakit Di Perbatasan

SMARTnewsroom.com,Pegunungan Bintang - Pos Iwur Satgas Yonif 310/KK respon cepat laporan warga dengan menurunkan tenaga kesehatan untuk mengobati Julia (13) yang demam dan sakit persendian di Kampung Wetkim Distrik Iwur Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (19/11/2023).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Tugas kami selain menjaga perbatasan adalah membantu kesulitan warga yang ada disini, terutama masalah kesehatan menjadi salah satu prioritas penugasan kami diperbatasan,” ungkapnya.

Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, Satgas Yonif 310/KK selalu siap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan, baik yang datang langsung ke pos maupun pihaknya yang mendatangi warga karena terkendala dengan jarak yang sangat jauh untuk berobat.

“Dengan senang hati kami akan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal, karena ini merupakan wujud kepercayaan masyarakat terhadap TNI yang patut kita jaga,” jelas Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Sementara itu, Danpos (Komandan Pos) Iwur Letda Inf Deri Sumardi menambahkan bahwa Julia anak dari Leo Okesan (38) tersebut telah diperiksa dan diberikan obat.

“Kita sudah berikan dia obat untuk 3 hari kedepan. Apabila tidak membaik akan dievakuasi ke Puskesmas untuk observasi lebih lanjut," tambah Danpos (Komandan Pos) Iwur Letda Inf Deri Sumardi.

Atas bantuan yang diberikan, Leo Okesan mengucapkan banyak terima kasih karena Satgas Yonif 310/KK dengan cepat menanggapi dan menolong keselamatan jiwa anaknya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada personil Satgas dengan cepat menolong dan mengobati anak kami. Semoga Tuhan Yesus Kristus selalu memberkati dan menyelamatkan bapak,” tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Sabtu, 18 November 2023

Satgas Yonif 310/KK Latihkan PBB Tumbuhkan Karakter Disiplin Di Perbatasan RI-PNG

SMARTnewsroom.com,Keerom - Pembentukan karakter dan penanaman disiplin sejak dini kepada generasi muda diperbatasan RI-PNG dilakukan Pos Ubrub Satgas Pamtas Yonif 310/KK dengan melatihkan Peraturan Baris Berbaris (PBB) Kepada siswa SMPN 1 Web di Kampung Ubrub Distrik Web Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (18/11/2023).

Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengataman, demi membentuk karakter kedisiplinan anak-anak di tanah Papua, seperti halnya melalui pelatihan dasar PBB yang dilakukan oleh Pos Ubrub Satgas Yonif 310/KK karena dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme serta terciptanya rasa solidaritas antar sesama siswa. Karena anak-anak inilah yang nantinya akan menjadi generasi-generasi penerus bangsa Indonesia dikemudian hari.

“Kegiatan ini selain melatihkan anak-anak materi PBB juga mendidik mereka untuk belajar disiplin serta kekompakan dalam kelompok. Karena dalam materi PBB ini mengandung nilai seni dalam menyamakan irama setiap gerakan,” ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, Satgas Pamtas Yonif 310/KK di sela-sela tugas pokoknya menjaga wilayah perbatasan RI-PNG juga ikut serta dalam mengambil bagian membentuk anak-anak perbatasan sehingga memiliki disiplin yang tinggi dan mencerdaskan anak-anak bangsa.

Sementara itu Dankipur (Komandan Kompi Tempur) 2 selaku Danpos Ubrub Kapten Inf Dicky Dian Saputra S.T.Han menambahkan kegiatan PBB ini dipimpin oleh Serda Marcelino Sebe. Materi yang diberikan meliputi sikap sempurna, hadap kanan/kiri, balik kanan, lencang kanan, lencang depan, memberikan aba-aba, penghormatan dan istirahat ditempat.

"Para siswa terlihat antusias mengikuti pelatihan, mereka dengan serius mendengarkan penjelasan dari para personel satgas dan mencoba melakukan gerakan-gerakan PBB yang diajarkan," tambah Dankipur (Komandan Kompi Tempur) 2 selaku Danpos Ubrub Kapten Inf Dicky Dian Saputra S.T.Han.

Disisi lain, Kepala SMPN 1 Web Bapak Supri S.Pd., (57) sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Satgas Yonif 310/KK.

“Kami guru di sini sangat bangga kepada TNI yang memiliki kepedulian dan semangat tinggi untuk generasi bangsa, mereka sangat ramah dan penuh kasih sayang dalam mendidik anak-anak SMP ini," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK

Jumat, 17 November 2023

Seorang Anak Di Fabel Idap Penyakit Tumor, Kapolres Sukabumi Salurkan Bantuan

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, melalui Kapolsek Ciracap, Iptu Dudung, mengunjungi Ananda Riyan, seorang anak dengan disabilitas, yang juga mengidap tumor di kepalanya.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian polisi, tetapi juga menjadi momen yang mengharukan bagi keluarga Riyan di Kampung Selamanjah, Ciracap, Kabupaten Sukabumi.

Ananda Riyan, tinggal di Kampung Selamanjah, Rt. 020/005, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, merupakan seorang anak yang menghadapi dua tantangan besar sekaligus, yaitu disabilitas dan penyakit tumor di kepalanya.

Kondisi kesehatannya yang memprihatinkan membuat Kapolsek Ciracap, IPTU Dudung merasa perlu untuk memberikan dukungan moral dan perhatian langsung kepada Riyan dan keluarganya.

Dalam kunjungan Kapolsek Ciracap, Iptu Dudung menyampaikan rasa simpati dan dukungan moral dari Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Ayah dari ananda Riyan, Hendi, mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian.

"Kami merasa sangat terbantu dan dihargai oleh kunjungan Bapak Kapolsek beserta rombongan. Ini memberikan semangat baru bagi keluarga kami," ujar Hendi dengan penuh haru.

Pmerintah setempat juga turut mengapresiasi kepedulian Kapolsek Ciracap dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya. Kehadiran Kapolsek beserta jajarannya diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk saling mendukung dan peduli terhadap sesama, terutama dalam menghadapi kondisi sulit seperti yang dialami keluarga Riyan.

Momen kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap warganya, tetapi juga sebagai dorongan semangat bagi Ananda Riyan untuk tetap kuat menghadapi cobaan yang sedang dihadapinya.

Kapolsek Ciracap Polres Sukabumi, Iptu Dudung berharap semoga kebersamaan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk lebih peduli dan mendukung anak-anak yang membutuhkan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih hangat dan bersahaja bagi mereka, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Kamis, 16 November 2023

Sambut Hari Lahir Juru Selamat, Satgas Yonif 310/KK Bersama Warga Perbatasan Gelar Karya Bakti Di Gereja

SMARTnewsroom.com,Pegunungan Bintang - Dalam rangka menyambut Hari Lahirnya Juru Selamat pada 25 Desember nanti, Pos Okbibab Satgas Yonif 310/KK bersama masyarakat perbatasan lakukan karya bakti perbaikan pagar Gereja Katolik Paroki Bintang Timur di Kampung Abmisibil Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Jum'at (17/11/2023).

Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan, kegiatan karya bakti ini merupakan salah satu sarana Pembinaan Teritorial dan wujud kepedulian yang dilaksanakan oleh Satgas Yonif 310/KK untuk membantu masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan rumah ibadah perbaikan pagar Gereja, untuk meningkatkan toleransi masyarakat dan membangun kemanunggalan TNI - Rakyat.

"Satgas Yonif 310/KK akan terus menjalin hubungan dengan masyarakat di perbatasan RI-PNG dan menjunjung tinggi toleransi beragama di wilayah penugasan sehingga keharmonisan antara umat beragama dapat terjalin," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Lebih lanjut Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, selain tugas pokok melaksanakan tugas menjaga perbatasan RI-PNG, prajurit Satgas Yonif 310/KK juga selalu membantu masyarakat yang ada di sekitar wilayah binaan masing-masing sehingga kehadirannya dapat dirasakan oleh masyarakat di perbatasan.

Sementara itu Danpos (Komandan Pos) Okbibab Letda Inf Falty Suangro Sagala menambahkan bahwa kegiatan karya bakti diikuti lebih kurang 60 orang warga Kampung Abmisibil dan dihadiri pula oleh tokoh masyarakat di daerah tersebut, hal ini dapat mempererat hubungan silaturahmi antara personel Satgas dengan masyarakat sekitar.

"Kami turut hadir dan berpartisipasi dalam pelaksanaan karya bakti ini, sebagai tugas kami membantu kesulitan rakyat dan membantu mempersiapkan kesuksesan dan kelancaran memperingati Hari Natal pada tanggal 25 Desember nanti," tambah Danpos (Komandan Pos) Okbibab Letda Inf Falty Suangro Sagala.

Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari salah satu Tokoh Agama yaitu Bapa Prater Yulius Uropmabin (43) selaku prater di pastoran Gereja Katolik Paroki Bintang Timur Abmisibil.

"Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran bapak TNI yang bertugas di kampung kami, bapak-bapak TNI telah banyak membantu dalam pembangunan tempat ibadah seperti hal nya hari ini," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Sadis !! Seorang Ayah Di Surade Aniaya Anak Kandung Sendiri Akibat Kesal Terhadap Istri

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Seorang ayah dk Kecamatan surade Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berinisial W (32), tega melakukan kekerasan terhadap anak kandungnya sendiri, Pelaku melampiaskan amarahnya lantaran kesal anaknya kerap kesal merengek nangis terus.

Dugaan penganiayaan terhadap anak dibawah 6 tahun (balita) itu sempat direkam pelaku dengan menggunakan handphone miliknya. Pelaku dikirim video kekerasan hasil rekamannya ke istrinya lalu diunggah laman Facebook istrinya anitta nita hingga viral di dunia maya.

Aksi penganiayaan kepada darah dagingnya tersebut terjadi di rumah pelaku pada senin 13 november 2023 lalu di unggah oleh istrinya tanggal 14 November 2023 .

“Kasus ini terungkap usai rekaman video dugaan penganiayaan terhadap anak balita 6 tahun viral di media sosial. Istrinya hari seni malam, keberadaan pelaku pengunggah video berhasil teridentifikasi kemudian langsung kita amankan,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, saat konferensi pers di Halaman Mako Polres Sukabumi, Kamis (16/11/2023).

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengungkapkan, motif pelaku menganiaya anak kandung pemicunya kesal dan bercampur emosi karena anaknya sering merengek, sedangkan kehidupan pelaku yang hanya kerja sebagai nelayan, memiliki keterbatasan ekonomi.

Motif lain pelaku mengirimkan video penganiayaan ke istrinya  untuk mengingatkan istrinya yang sedang bekerja di Saudi Arabia sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar mengetahui bahwa anaknya rewel.

“Penyidik masih mendalami penyebab anaknya menjadi pelampiasan kemarahan pelaku,” terangnya.

"Anak yang di aniaya pelaku anak ke satu, dari dua, bersaudara dan anak yang satu lagi liburan, dua kali melakukan penganiyayaan itu, motif nya anak saya pengen ibunya itu nelpon sama anak anak nya, itu sering minta nelpon sama ibunya tapi semua putus untuk komunikasi saya, WA terus messenger,, imo cuma bisa di chat, aj."

"Keselnya saya sama anak yaitu gak bisa diam, ga mau disuruh sekolah dia gak mau, ngaji  paling  tiga kali dalam seminggu."

"Sehari hari saya yang jaga anak ngurus anak, kerjaan saya nelayan malam, kalau melaut kadang dititip ke saudara, ke tetangga saya sama anak siang saja,bisa  ketemu kalau malam kadang kadang."

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam hal ini yang menguatkan atas kejadian penganiayaan tersebut. Di antaranya vidio kk  satu  buah  golok dan baju ABH  yang di pake  korban  dan satu unit handphone milik pelaku dan surat visum ET REPERTUM.

“Dimana pelaku di kenalan hukuman pidana Pasal 44 ayat 1 Juncto Pasal 5 ayat 1 junto pasal 5 hurup B uu  no 23 Tahun 2004 entang kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 80 ayat 1 junto pasal 76 C Uu RI  no 35 tshun 2014 tentang perubahan atas UU  no 23  tshun 2002 tentang perlinfungan anakdengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun atah denda paling banyak 15 juta rupiah, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables