SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Senin, 27 November 2023

Truk Pengangkut Gas Meledak Di Cibadak Sukabumi, Arus Lalu Lintas Jalan Raya Sukabumi-Bogor Di Tutup

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Truk pengangkut gas meledak di ruas Jalan Sukabumi-Bogor, tepatnya Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/11/2023). Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Jalan Raya Sukabumi-Bogor sempat ditutup dari kedua arah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, truk berpelat nomor polisi (nopol) B 9496 SYX tiba-tiba meledak saat melintas di lokasi kejadian. Suara ledakan terdengar sangat keras.

Bahkan, rumah makan yang berada di sekitar kejadian mengalami kerusakan akibat getaran ledakan tersebut. Kaca etalase di rumah makan itu pecah.

Putri Rahayu penjaga warung makan mengatakan, terkejut dengan ledakan itu. Dirinya seketika berlari ke dalam lantaran kaca warung makannya langsung pecah. 

"Saya lagi duduk. Tiba-tiba ada ledakan dari mobil itu (sambil menujuk ke kendaraan truk). Katanya bawa gas. Kalo badan tidak kenapa-napa, cuma kaca warung pecah," kata Putri Rahayu.

Pantauan di lokasi kejadian, petugas kepolisian beserta kendaraan pemadam melakukan penutupan sementara kendaraan roda empat di ruas jalan nasional Sukabumi Bogor.

Sedangkan, kendaraan roda dua yang hendak melintas, terpaksa di dorong. Hal itu dilakukan lantaran mengantisipasi percikan kendaraan terkena gas di sekitar truk tersebut. (Muhammad Fikri Fauzi).

Minggu, 26 November 2023

Satgas Yonif 310/KK Keliling Kampung Bagikan Sembako Di Perbatasan

SMARTnewsroom.com,Keerom - Kepedulian terhadap sesama terus dilakukan, seperti halnya yang dilakukan Pos Unggalom Satgas Yonif 310/KK berkeliling kampung bagikan sembako ke rumah warga di Kampung Unggalom Distrik Web Kabupaten Keerom, Papua, Senin (27/11/2023).

Hal tersebut dibenarkan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan, pemberian paket sembako ini merupakan wujud rasa kepedulian personil Satgas Pamtas Yonif 310/KK kepada warga masyarakat perbatasan guna sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat.

"Selain melaksanakan tugas pokok menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 310/KK juga melaksanakan kegiatan Binter (Pembinaan Teritorial) dengan melakukan kegiatan bakti sosial seperti hal nya sekarang ini, dengan tujuan untuk mengatasi kesulitan rakyat di wilayah perbatasan," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, bantuan sembako yang diberikan semoga dapat membantu meringankan kebutuhan warga di sekitar, sehingga keberadaan pos-pos Satgas ditengah-tengah lingkungan masyarakat perbatasan dapat menjadi solusi, memberikan manfaat serta dampak positif secara langsung bagi warga sehingga hubungan baik ini dapat terus terjalin.

Sementara itu, Danpos Unggalom Serma Agus Sopian yang berada langsung dilapangan menambahkan bahwa dirinya berserta 8 (delapan) personil Satgas berkeliling kampung mengunjungi rumah-rumah warga untuk membagikan sembako yang berisikan beras, telur dan mie instan.

“Sedikit rezeki yang kami bagikan kepada masyarakat setempat semoga bisa bermanfaat dan berguna bagi mereka,” tambah Danpos Unggalom Serma Agus Sopian.

Disisi lain, Simson (35) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang secara ikhlas dan telah peduli kepada warga diperbatasan.

"Ini sangat berarti buat kami, semoga Bapak-bapak TNI selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Satgas Yonif 310/KK Bersama Pelajar SMPN 1 Senggi Berikan Kejutan Untuk Guru Di Perbatasan

SMARTnewsroom.com,Keerom - Mengutip kata dari Ki Hadjar Dewantara yang berbunyi "Guru adalah seorang pejuang tulus tanpa tanda jasa mencerdaskan bangsa", Hal ini yang mendorong Pos Pamtas Senggi Satgas Yonif 310/KK bersama siswa-siswi SMPN 1 Senggi berikan kejutan kepada para Guru yang mengajar di perbatasan dalam rangka sambut Hari Guru Nasional di Distrik Senggi Kabupaten Keerom, Papua, Sabtu (25/11/2023).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan, Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa dan tanda-tanda kepahlawanannya terukir pada keberhasilan semua orang yang pernah menjadi anak didiknya. Pengabdian, perjuangan, dan keikhlasan mendidik putra-putri di negeri ini tidak dapat kita pungkiri.

"Kami sangat mengapresiasi para Guru diperbatasan yang telah mengabdikan dirinya, atas dedikasinya tersebut anak-anak diperbatasan mendapatkan ilmu untuk membangun masa depan bangsa dan negara," jelas Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, Minggu (26/11/2023).

Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, Hari Guru adalah hari yang istimewa untuk mengakui peran seorang guru dalam kehidupan peserta didiknya.

"Sosok Guru memainkan peran vital nan penting. Mereka telah menjadi teladan, contoh dan figur menginspirasi yang telah mendidik dan mengajari banyak pelajaran tentang ilmu dan kehidupan," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Senggi, Maria Letsoin S.Pd (44) mengungkapkan rasa terkejutnya sekaligus terharu atas apa yang dilakukan anak-anak didiknya beserta personil Satgas.

"Rasa terkejut dan haru bercampur bahagia kami Guru-Guru yang hadir disini, terima kasih karena mendapatkan kejutan pada hari Guru ini. Saya sangat bangga, karena kami yang berada di daerah terpencil ini bisa menikmati Hari Guru bersama TNI," ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Senggi, Maria Letsoin S.Pd.

Moment Hari Guru ini dimanfaatkan Olin (14) salah seorang siswi SMPN 1 Senggi untuk mengungkapkan isi hatinya atas jasa Guru yang telah mendidiknya selama ini.

"Kau tidak hanya mengajar pelajaran, tetapi juga menginspirasi mimpi-mimpi kami," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Sabtu, 25 November 2023

Satgas Yonif 310/KK Bersinergi Dengan Puskesmas Gelar Posyandu Berikan Pelayanan Kesehatan Di Perbatasan

SMARTnewsroom.com,Keerom - Dalam rangka meningkatkan status perkembangan serta kesehatan Balita dan Lansia di wilayah perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 310/KK Pos Tatakra bekerjasama dengan Puskesmas Web memberikan layanan kesehatan Posyandu di Kampung Tatakra Distrik Web Kabupaten Keerom, Sabtu (25/11/2023).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya di Markas Komando Taktis (Makotis) di Distrik Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan, Kegiatan Posyandu merupakan salah satu langkah yang dilakukan dengan memelihara dan meningkatkan kualitas kesehatan anak dalam bentuk pencegahan penyakit, pengobatan penyakit dan pemulihan kesehatan.

"Hal ini diharapkan dapat memantau perkembangan balita sehingga dapat mendeteksi adanya kelainan sejak dini balita, serta dapat memantau kesehatan lansia guna mendeteksi adanya penyakit degeneratif yang sering muncul di usia senja sehinga dapat ciptakan masa tua yang sehat dan bahagia," jelas Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, kehadiran Satgas Yonif 310/KK yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Web dapat mempererat hubungan dalam kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan. 

Sementara itu, Danpos Tatakra Letda Inf S. Simanullang menambahkan dengan adanya pelayanan kesehatan ini sangat membantu masyarakat Kampung Tatakra, dimana Kampung ini belum terdapat fasilitas kesehatan berikut tenaga medisnya. Sehingga sehari-hari apabila ada warga yang sakit berobat ke Pos Satgas Pamtas.

"Bukan hanya pengobatan yang dilaksanakan namun sekaligus penyuluhan tentang kesehatan baik untuk anak-anak dan lansia guna memberikan pemahaman untuk menjaga kesehatan mereka," tambah Danpos Tatakra Letda Inf S. Simanullang.

Disisi lain, Tata Usaha Puskesmas Ubrub Farul Buma (30) mengucapkan terima kasih karena kehadiran personel kesehatan dari Satgas Pamtas Yonif 310/KK sangat membantu dalam pelayanan kesehatan di wilayah Distrik Web.

"Kita akan selalu bekerja sama dalam kegiatan posyandu dan pelayanan kesehatan lainnya untuk ciptakan kualitas kesehatan masyarakat di perbatasan," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Jumat, 24 November 2023

Polres Sukabumi Berhasil mencegah Dugaan Perdagangan Orang (People Smuggling) ke Australia, 4 Warga Banglades Diserahkan Ke Imigrasi Kabupaten Sukabumi

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Unit Penyidikan dan Penyelidikan Kriminal (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi berhasil mengungkap kasus People Smuggling. Empat warga negara Bangladesh, yang diduga menjadi korban praktik penyelundupan orang, diamankan pada pukul 02.00 WIB di Pantai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jum'at (24/11/2023).

Awalnya, para korban sebanyak 4 orang dari Bangladesh diberangkatkan dari Malaysia ke Australia melalui jalur Indonesia, tepatnya pantai Palabuhanratu Kab. Sukabumi, oleh agen/sponsor bernama H. Tujuan mereka adalah bekerja di perkebunan buah dan sayuran di Australia. Korban harus membayar 30.000 Ringgit Malaysia (sekitar Rp. 100.000.000) untuk perjalanan ini. 

Mereka telah tinggal di Indonesia selama sekitar 2 bulan, dengan sebelumnya menginap di Surabaya dan Sukabumi.

Setelah berbagai perjalanan, akhirnya para korban diarahkan ke Pantai Palabuhanratu untuk berangkat ke Australia.

Sat Reskrim Polres Sukabumi berkomitmen untuk terus melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengungkap jaringan yang terlibat dalam praktik People Smuggling atau penyelundupan orang ini.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengatakan, Unit PPA Sat Reskrim dalam mengungkap kasus ini, mereka mengamankan para WNA di Polres Sukabumi hingga menyerahkan kepada pihak Imigrasi Kabupaten Sukabumi.

"Bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Imigrasi untuk langkah-langkah lebih lanjut," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Pada hari yang sama Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengatakan, Unit PPA Sat Reskrim Polres Sukabumi melakukan penyerahan keempat korban People Smuggling ke Imigrasi Kabupaten Sukabumi. 

"Identitas terduga pelaku, berinisial H, bersama dengan identitas korban, seperti MA, MU, MMR, dan MS, serta upaya yang telah dilakukan, termasuk koordinasi dengan Imigrasi, diuraikan dalam laporan kepada koordinasi polda Jawa Barat," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Sat Reskrim Polres Sukabumi berkomitmen untuk terus melakukan penyelidikan dan pengembangan guna mengungkap jaringan yang terlibat dalam praktik People Smuggling ini.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri menjelaskan bahwa kelompok orang asing ini diperkirakan hendak berangkat ke Australia melalui jalur Palabuhanratu. 

"Modus operandi melibatkan agen atau sponsor berinisial H, warga negara Bangladesh. Keempat korban, MA, MU, MMR, dan MS, telah membayar sejumlah uang untuk diantar ke Australia dengan tujuan bekerja di perkebunan buah dan sayuran," tutup Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri. tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Mayat Adul Di Temukan Mengambang Di Sungai Citepus Sukabumi

 
SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Sesosok mayat pria ditemukan dengan kondisi tertelungkup di aliran Sungai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/11/2023) pagi. Sebuah tali tas selempang menggantung di leher.

Informasi diperoleh detikJabar, mayat pria itu awalnya ditemukan oleh seorang petani yang berniat pergi ke sawah miliknya. Saat berjalan di jalan setapak di sawah, matanya melihat sesosok mayat.


"Awalnya sempat dikira karung, saat dilihat lebih jelas ternyata tubuh manusia. Yang nemuinnya itu Mang Udin Puak, petani pemilik sawah tidak jauh dari lokasi temuan mayat," ujar Dena, warga di sekitar lokasi kepada detikJabar, Jumat (24/11/2023).


Saat itu, Udin langsung berlari ke arah perkampungan. Ia mengabarkan soal temuan mayat tersebut. "Jam 06.00 WIB, tadi heboh katanya ada mayat, ada mayat. Aparat desa langsung ke polisi bersama keluarganya," ungkap Dena.


Pantauan SMARTnewsroom.com, polisi dari Polsek Palabuhanratu dan Tim Identifikasi Polres Sukabumi sudah berada di lokasi untuk mengidentifikasi mayat tersebut.


Warga Teriak Adul!


Kehebohan terjadi saat polisi membalikkan posisi mayat yang awalnya menelungkup. Warga ramai-ramai berteriak Adul. Mereka mengenali jasad korban yang disebut sebagai warga setempat.


"Ya Allah, astaghfirullah, itu Adul, itu si Adul," kata warga yang berkerumun di lokasi.


Penasaran warga terjawab, mereka spontan mengenali mayat tersebut. "Dia dikenal dengan nama Adul, biasa jadi tukang parkir di tempat makan di Citepus, di NR jadi memang biasa markir. Terakhir ketemu itu malam minggu kemarin," ujar Yosep, salah seorang warga yang mengenali korban.


Yosep mengatakan, korban tinggal di Kampung Cimanggah, masih satu desa dengan TKP ditemukannya mayat. Namun korban lebih banyak berada di luar rumah.


"Dia lebih banyak di luar kampung karena aktivitasnya memang tukang parkir. Jarang diam di rumah, saya juga nggak nyangka kondisinya ditemukan seperti ini," tutup Yosep. (Bedor).

Gadis 15 Tahun Asal Nagrak Sukabumi Yang Hilang Akhirnya Di Temukan

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Marcel, gadis berusia 15 tahun yang hilang usai dijemput pengendara motor sport warna hijau, akhirnya ditemukan. Siswi kelas IX SMP itu dijemput polisi dan orang tuanya di sebuah pangkas rambut di kawasan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Kabar diterima SMARTnewsroom.com, Marcel ditemukan sekitar pukul 23.30 WIB pada Rabu (22/22/2023) setelah polisi mendapat kabar dari teman MC berinisial NN..

"Alhamdulillah sudah pulang, namun kondisinya masih syok. Ditemukan sekitar pukul 23.30 WIB pada Rabu kemarin, sampai sekarang anaknya masih mengurung diri di kamar, masih syok," kata RD (47), ayah korban kepada SMARTnewsroom.com, Jumat (24/11/2023).

RD (47), ayah korban juga membenarkan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi yang bergerak bersama keluarga saat penjemputan.

"MC ditemukan di wilayah Kecamatan Cibadak, setelah ada kontak melalui chat media sosial ke salah satu temannya. Setelah mengetahui keberadaan MC saksi langsung menghubungi saya dan pihak kepolisian. Korban berada di Jalan Raya Surya Kencana Cibadak, di salah satu kios pangkas rambut," ujar RD (47), ayah korban.

"Kondisi waktu itu, menangis setelah bertemu teman-temannya, MC shock dan pingsan saat dibawa pulang oleh keluarga. Dari teman-temannya MC hanya menyebutkan bahwa ia kabur dari Bekasi, tapi MC belum menjelaskan secara detail," sambungnya.

RD (47), ayah korban memberikan apresiasinya kepada jajaran Polres Sukabumi dan juga teman-teman korban yang telah ikut membantu.

"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian Polres Sukabumi, Polsek Nagrak dan juga kepada teman MC (Marcel) yang telah membantu. Saat ini, kondisi anak saya masih syok, kami belum tahu apa yang sebenarnya terjadi, jadi masalah ini kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk mengungkapnya," tutup RD (47), ayah korban.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede melalui Kasat Reskrim AKP Ali Jupri dan Kanit PPA Aipda Lukmanul Hakim membenarkan informasi soal kepulangan MC.

"Dari awal kami terus melakukan komunikasi dengan saksi NN dan orang tua korban, hingga korban bisa ditemukan dan berkumpul kembali dengan keluarganya," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri.

Saat ini dijelaskan Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri, korban Marcel sudah berada dengan keluarga untuk pemulihan. Pihaknya baru akan meminta keterangan saat kondisi kesehatannya sudah membaik.

"Belum bisa kita mintai keterangan, kami biarkan kondisinya sampai benar-benar pulih dulu," tutup Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri. (Muhammad Fikri Fauzi).

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables