SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 21 Februari 2024

Tergiur Nafsu Oknum Kepala Sekolah Di Jampangkulon Cabuli Muridnya, Terancam 15 Tahun Bui

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - EM (54 tahun), oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD di Kecamatan Jampangkulon Kabupaten Sukabumi yang terjerat kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur terancam 12 Tahun penjara.

Hal itu ditegaskan Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, saat gelar Konferensi pers di Mapolres setempat, Rabu (21/2/2024).

Menurut Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, tersangka terbukti kuat melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap 10 orang korban yang tak lain merupakan muridnya di sekolah.

"Terkait kejadian ini terdapat 10 korban yang semua muridnya yang rata-rata umur antara 10 sampai 12 tahun," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro menjelaskan aksi bejat yang dilakukan tersangka EM terhadap korban dilakukan sejak bulan Januari 2023 lalu dan terakhir kali terjadi pada tanggal 3 Februari 2024.

Kasus ini kemudian terungkap ketika salah satu orang tua korban melaporkan ke kepolisian pada Rabu 7 Februari 2023. Menurut Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, tersangka melancarkan aksinya rata-rata pada saat jam istirahat sekolah.

"Apa yang dilakukan oknum kepala sekolah ini dengan cara memeluk, mencium dan meraba bagian vital sensitif korban," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.

"(kalau motifnya) Nafsu. (Pelaku) Tidak ada ancaman kepada korban," tambah Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengatakan, tersangka dijerat pasal 82 undang undang tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

"Barang bukti yang kita amankan yakni pakaian yang digunakan oleh korban dan surat visum," tandasnya.

Sementara itu, Kanit PPA Polres Sukabumi Ipda Sidik Zaelani mengatakan EM melakukan para korban dengan cara memeluk, mencium, dan meremas payudara dari masing-masing korban yang berusia antara 9 hingga 12 tahun.

di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri tempat kejadian kasus ini masih berlangsung seperti biasa.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, KBM di SDN tersebut tidak terganggu dengan adanya perkara ini. Ia juga memastikan bahwa Disdik telah menunjuk seorang pelaksana tugas (Plt) kepsek untuk menggantikan tersangka EM.

“Kegiatan belajar masih berlangsung, tidak terganggu, bahkan Plt-nya juga sekarang sudah ada," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha via sambungan telefon.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha menyebut, penunjukan Plt untuk menggantikan EM itu sebagai upaya mencegah terjadinya hal serupa di sekolah tersebut. Disdik pun sangat menyayangkan hal itu bisa terjadi.

"Ya, kami sudah mengganti kepala sekolahnya, sekarang Plt seorang guru yang perempuan, sudah ada pengganti," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha menjelaskan, terkait sanksi kedinasan untuk EM, pihaknya masih menunggu hasil proses hukum di kepolisian.

"Kami tidak bisa dulu menjatuhkan sanksi sebelum hasil apakah ya tidaknya, bagaimana nanti dari hasil pemeriksaan kepolisian," tutup Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha. (Bedor).

Bantu Prosesi Pemakaman, Wujud Nyata Kepedulian Satgas Yonif 310/KK Terhadap Sesama

SMARTnewsroom.com,Pegunungan Bintang - Sebagai wujud kepedulian serta rasa turut berduka cita, Pos Batom Satgas Yonif 310/KK bantu proses pemakaman jenazah Yanto Prui (34) warga Kampung Batom 1, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (21/2/2024).


Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal menjelaskan, bahwa salah satu warga binaan Pos Batom yang bertempat tinggal di Kampung Batom 1 atas nama Yanto Prui meninggal dunia akibat sakit diabetes yang telah dideritanya selama setahun belakangan ini. Almarhum meninggalkan seorang istri dan satu orang anak.


"Bantu proses pemakaman ini dilakukan tidak lain karena sebagai manusia dan umat beragama kita juga diajarkan harus memiliki sikap toleransi dan saling membantu antar sesama," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, selain hadir dan turut membantu dalam proses pemakaman, personil Satgas Yonif 310/KK juga memberikan bantuan sembako kepada pihak keluarga untuk meringankan beban dan kesulitan yang dialami.


Ditambahkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Batom Letda Inf Eko Effendi beserta personil pos dan warga Kampung Batom 1.


“Setelah mendapat laporan dari Danpos, Saya perintahkan agar segera menyiapkan seluruh personil dan perlengkapan untuk melayat serta membantu prosesi pemakaman. Hal ini sudah merupakan kewajiban kami untuk membantu masyarakat terutama yang sedang mengalami kesulitan,” tambah Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


Atas bantuan yang diberikan, Lucas Prui (45) kakak dari Yanto Prui sebagai perwakilan dari pihak keluarga mengucapkan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang dengan kerelaan hati membantu proses pemakaman adiknya.


"Terima kasih atas bantunnya dari bapak TNI anggota Pos Batom bersama warga yang sudah membantu pemakaman adik saya sampai dengan selesai. Semoga dengan bantuan dan kepeduliannya dibalas oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," tutup Lucas Prui. (Muhammad Fikri Fauzi).


Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Selasa, 20 Februari 2024

Turut Cerdaskan Generasi Penerus Bangsa, Satgas Yonif 310/KK Jadi Gadik Di Sekolah Perbatasan Papua

SMARTnewsroom.com,Kabupaten Keerom - Tidak hanya bertugas mengamankan pertahanan wilayah perbatasan negara, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 310/KK Pos Yabanda juga turut mengabdi di bidang pendidikan dengan menjadi Gadik (Tenaga Pendidik) membantu mengajar siswa-siswi SDN Inpres Yabanda di Kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (20/02/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan kepedulian personil Satgas Yonif 310/KK salah satunya adalah untuk membentuk generasi penerus bangsa di pedalaman RI-PNG yang memang mengalami kekurangan tenaga pengajar.

"Pendidikan sangatlah penting, anak-anak di perbatasan menghadapi berbagai keterbatasan dalam menimba ilmu pendidikan formal, sehingga kehadiran anggota Satgas Pamtas ini dapat membantu pendistribusian mata pelajaran umum pada murid-murid di SDN Inpres Yabanda,” terang Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Lanjut dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, tujuan lain dalam mengajar tersebut yaitu dapat membantu meningkatkan motivasi dan semangat belajar generasi muda di perbatasan RI-PNG guna meraih cita-cita di masa depan.

Sementara itu, Dankipur (Komandan Kompi Tempur) Satu selaku Danpos Yabanda Lettu Inf Subhanudin menambahkan bahwa kegiatan tersebut dipimpin oleh Sertu Krisna beserta beberapa personil Satgas. 

"Antusias anak-anak tampak semangat dalam mengikuti pelajaran terlihat dari keakraban mereka bersama anggota Pos Yabanda," tambah Dankipur (Komandan Kompi Tempur) Satu selaku Danpos Yabanda Lettu Inf Subhanudin.

Disisi lain, Kepala Sekolah SDN Inpres Yabanda Petrus Rumere (48) mengucapkan terima kasih kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang telah membantu untuk memberikan pelajaran kepada murid-murid di sekolahnya.

"Kami merasa terbantu dengan kehadiran dan bantuan Bapak TNI karena telah mengajar disini sehingga murid-murid semakin senang dan bersemangat dalam menimba ilmu," tutup Kepala Sekolah SDN Inpres Yabanda Petrus Rumere. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Senin, 19 Februari 2024

Satgas Yonif 310/KK Hadirkan Pelita Melian Ball Tersenyum Bahagia

SMARTnewsroom.com,Kabupaten Keerom - Hadir sebagai solusi untuk mengatasi kesulitan warga di perbatasan, Pos Tatakra Satgas Yonif 310/KK pasang instalasi listrik di rumah Melian Ball (35) warga Kampung Tatakra, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Senin (19/02/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Diungkap Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, bahwa Melian Ball seorang kepala keluarga yang memiliki istri dan satu anak berumur 7 tahun. Setiap malam kondisi rumahnya gelap gulita karena tidak adanya pasokan listrik. Keluarga Melian Ball selalu kesulitan melakukan aktivitas di malam hari, terutama anaknya Mincen (7) saat belajar.

"Ini merupakan tindak lanjut dari laporan Pos Jajaran yang berada di Tatakra, Danpos melaporkan ada warganya yang memiliki kendala terkait dengan listrik di rumahnya," ungkap Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Lanjut disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, alat-alat listrik seperti kabel, stop kontak, saklar, lampu dan sebagainya dipesan dari Abepura dan dikirimkan bersamaan dengan Dorlog (dorongan logistik) untuk Pos Tatakra.

Setelah semua perlengkapan siap, personil Satgas langsung memasangkan instalasi listrik tersebut di rumah Melian Ball. Sumber listrik yang digunakan berasal dari PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) yang berada di Pos Tatakra. Jarak antara Pos Tatakra dan rumah Melian Ball lebih kurang 200 meter.

Pemasangan instalasi listrik ini dipimpin langsung oleh Danpos Tatakra Letda Inf S. Simanulang beserta personil pos.

Ditambahkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, bahwa dirinya telah membekali personilnya dengan memberikan penataran dan pelatihan yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi sebelum berangkat ke tanah Papua.

"Sehingga diharapkan prajuritnya memiliki kemampuan dan keahlian seperti hal nya pemasangan instalasi listrik,“ ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Atas bantuan yang diberikan, Melian Ball mengucapkan terima kasihnya kepada Personil Satgas Yonif 310/KK yang sudah peduli dan membantu kesulitan keluarganya.

"Puji Tuhan sekarang sudah ada lampu, anak saya akan senang sekali, dia pasti semakin rajin belajarnya. Terima kasih TNI, terima kasih Satgas 310," tutup Melian Ball. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Minggu, 18 Februari 2024

Tak Ada Pasokan Listrik Satgas Yonif 310/KK Perbaiki Genset SMPN 2 Web

SMARTnewsroom.com,Kabupaten Keerom - Agar aktivitas belajar mengajar dapat berjalan lancar, Pos Yuruf Satgas Yonif 310/KK bantu perbaiki genset yang sudah rusak selama seminggu milik SMPN 2 Web, di Kampung Yuruf 2, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Minggu (18/02/2024).

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, genset ini sangat di butuhkan oleh pihak sekolah untuk mengaktifkan wifi Sekolah sebagai sarana komunikasi serta sarana pendukung dalam belajar mengajar. Selain itu Genset ini juga digunakan untuk penerangan Sekolah dan rumah guru yang berada tepat di samping Sekolah.

"Sampai saat ini Kampung Yuruf belum teraliri listrik dari PLN ataupun Lisdes (Listrik Desa) dan Sekolah pun belum memiliki unit Solar Cell," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Lanjut diungkapkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, tidak adanya tempat servis/perbaikan Genset di Kampung Yuruf sehingga menyebabkan apabila terdapat barang inventaris Sekolah yang rusak, maka pihak Guru harus memperbaikinya di Distrik Arso yang jaraknya cukup jauh dari Kampung Yuruf.

Sementara itu, Danpos Yuruf Letda Inf Agus Waluyo menambahkan bahwa Genset ini sudah tidak beroprasi selama satu minggu, sedikit banyak mengakibatkan terhambatnya kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Kami memiliki dua personil yang paham tentang hal itu, kami coba perbaiki dalam waktu 1 jam kendala dapat teratasi dan genset dapat digunakan kembali," tambah Danpos Yuruf Letda Inf Agus Waluyo.

Disisi lain, Servas (40) Guru SMPN 2 Web yang juga ikut mendampingi perbaikan genset tersebut mengucapakan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK. 

"Terima kasih bapak TNI sudah banyak membantu kami disini, kami tidak perlu memanggil mekanik untuk memperbaiki. Genset sudah menyala, saya yakin anak-anak dan guru pun pasti akan senang," tutup Servas. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Sabtu, 17 Februari 2024

Satgas Yonif 310/KK Ajarkan Kerajinan Tangan Dan Mewarnai Pada Anak-Anak Papua

SMARTnewsroom.com,Kabupaten Keerom - Untuk mengasah kreativitas dan bentuk mengekpresikan diri pada anak-anak di perbatasan RI-PNG, Pos Somografi Satgas Yonif 310/KK ajarkan kerajinan tangan dan mewarnai gambar di Kampung Somografi, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Sabtu (17/02/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Disamping memberikan kebahagiaan dan keceriaan, anak-anak dapat mengekspresikan imajinasi dan kreativitas. Mereka dapat menghasilkan karya seni yang unik dan memilih warna serta bentuk dan desain yang mereka sukai. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berfikir kreatif dan mengembangkan ide-ide baru. 

"Manfaat lainnya banyak sekali bagi anak, diantaranya melatih kemampuan motorik, mengajarkan kesabaran dan ketelitian, mengendalikan emosi serta menumbuhkan rasa percaya diri," jelas Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Lanjut disampaikan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, kerajinan tangan dan mewarnai bagi perkembangan anak yang tak kalah pentingnya adalah menciptakan momen menyenangkan.

"Bukan tidak mungkin bahwa momen ini akan selalu di ingat saat usia mereka beranjak dewasa," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Sementara itu, Danpos Somografi Letda Inf Entis Sutisna menambahkan kegiatan ini diikuti oleh 20 anak. Mereka diajarkan membuat kerajinan tangan dengan bahan yang mudah didapat di alam sekitar seperti membuat gelang dari bahan kayu tali duri dan lukisan dari kulit kayu.

"Bahan yang sederhana namun dengan sentuhan kreativitas dapat dihasilkan suatu kerajinan tangan yang unik bernilai seni dan juga bernilai ekonomis yang dapat bermanfaat untuk kehidupan mereka di masa yang akan datang," tambah Danpos Somografi Letda Inf Entis Sutisna.

Yacob Tamb (48), salah satu orang tua yang ikut menyaksikan anak-anaknya dalam mengasah kreativitas, mengucapkan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang sudah peduli terhadap anak-anak di Kampung Somografi.

"Saya sangat senang melihat anak-anak bahagia dan gembira. Saya yakin ini hal yang baru untuk mereka," tutup Yacob Tamb. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Kamis, 15 Februari 2024

Derita Malaria, Tim Kesehatan Satgas Yonif 310/KK Obati Yani Seorang Anak Di Perbatasan

SMARTnewsroom.com,Pegunungan Bintang - Aksi cepat Tim Kesehatan Satgas Yonif 310/KK yang berada di Pos Batom, Obati Yani (9) yang menderita malaria di Kampung Batom 2, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis (15/02/2024).


Hal tersebut dibenarkan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, Distrik Batom merupakan wilayah yang memiliki endemis tinggi malaria, sehingga banyak warga di wilayah tersebut yang mengalami sakit malaria, tidak hanya orang dewasa bahkan anak-anak juga rentan terhadap penyakit malaria tersebut.


“Salah satu warga yang kita berikan pengobatan adalah Yani anak berusia 9 tahun. Akibat malaria yang dideritanya sehingga tidak dapat mengkonsumsi makanan karena mengalami muntah-muntah sehingga kondisi kesehatan tubuhnya mengalami penurunan yang drastis," jelas Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


Lanjut dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, sebagai upaya mencegah dan menurunkan penderita malaria, selain melakukan pelayanan kesehatan keliling, Pos Batom Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 310/KK juga memberikan sosialisasi pencegahan malaria, serta membagikan kelambu secara gratis kepada warga Kampung Batom.


Sementara itu, Danpos Batom Letda Inf Eko Effendi menambahkan bahwa setibanya dilokasi Tim Kesehatan segera memberikan tindakan medis agar kondisi tubuh Yani segera kembali normal dan memasang cairan infus untuk membantu memulihkan kondisi pasien.


"Setelah mendapatkan perawatan dari Tim Kesehatan, tubuh pasien merespon baik terhadap obat yang diberikan sehingga setelah diberikan pengobatan kondisinya berangsur mulai stabil," tambah Danpos Batom Letda Inf Eko Effendi.


Lilia Kimki (36), Ibu dari Yani mengungkapkan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang sudah rela mengobati anaknya yang sedang sakit.


"Yani sudah demam tiga hari dan saya bingung untuk meminta pertolongan kepada siapa. Bapak TNI datang jauh-jauh berjalan kaki ke rumah kami untuk obati Yani. Terima kasih semoga tuhan membalas dengan cara Nya semua kebaikan bapak," ungkap Lilia Kimki penuh haru. (Muhammad Fikri Fauzi).


Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables