SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 16 Oktober 2024

Kakak Beradik Alami ODGJ Di Kurung Mirip Kandang Kambing

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Dua kakak beradik yaitu, H (36 tahun) dan Sam (32 tahun), asal Kampung Bendungan, RT 32 RW 07, Desa Bantasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak 5 tahun, dikurung mirip seperti kandang kambing.

Rahmat Sangkuy (45 tahun), kakak ipar dari kedua kakak beradik ini mengatakan, mereka alami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), usai pulang dari Malaysia sebagai buruh migran tahun 2019 lalu.

"Sudah begini alami gangguan jiwa sejak 5 tahun, dua-duanya juga mantan buruh migran di Malaysia sepulang dari Malaysia kondisinya jadi begini," kata Rahmat kepada SMartnewsroom.com, Rabu (16/10/2024).

Rahmat mengaku, kedua kakak beradik H dan Sam, terpaksa dikurung lantaran keduanya kerap meresahkan dan ringan tangan. Sedangkan untuk pemantauan perkembangan kejiwaan kakak beradik, dilakukan oleh pemerintah setempat.

"Keduanya begitu meresahkan masyarakat terpaksa mengurungnya, atas keputusan keluarga. Karena keterbatasan untuk berobat, keluarga juga bingung akhirnya diputuskan untuk dikurung. Kadang kalau mau berobat dikasih sama pak Bima, Polisi Desa (Poldes) 3 bulan sekali, dulu-dulu beli obat setablet dua tablet beli, kemampuan segitu. Kadang pihak medis juga datang, tiga bulan sekali untuk kontrol," ujarnya.

Rahmat menyebutkan, H dan Sam, merupakan anak ketiga dan keempat dari lima bersaudara dari pasanagan Adem (79 tahun) dan Halima (74 tahun).

"Sementara satu saudaranya bernama Hadin (35 tahun), berada di Malaysia, sudah 8 tahun putus komunikasi," tambah Rahmat.

Sementara itu, menurut pengakuan Sati (35), merupakan saudara kandung Ha dan Sam, mulai terlihat perilaku tidak wajar yaitu kerap berbuat kasar, lakukan kekerasan terhadap siapa saja, hingga rumah dibakar.

"Enggak tahu. Cerita ada apa di sana (Malaysia), pulang tahun 2019. Ada rumah di sini habis dibakar, saya kasihan sama umi (ibu) sama bapak," ujar Sati.

Sati selaku saudara kandung, merasa miris dan tidak tega melihat kondisi Ha dan Sam, dikurung mirip kandang kambing. Namun pihak keluarga terpaksa lakukan hal ini, lantaran kerap berbuat kasar kepada orang tuanya.

"Perasaan enggak enak, tapi kasihan sama ibu sama bapak kasihan, makanya dikurung juga. Jadi dimasukkan ke kurungan itu karena ibu dan bapak ditonjokin," pungkas Sati sambil mengeluarkan air mata. (Muhammad Agil Husein).

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi

Selasa, 15 Oktober 2024

Perumda Agro Dengan Dream Farm Korsel Kerjasama, Budidaya Stroberi Sistem Cube Smart Farming

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Agro Sukabumi Mandiri menjajaki kerjasama dengan Dream Farm Co. LTD Korea Selatan. Penjajakan kerjasama terkait budidaya stroberi dari Korea ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan di Pendopo, Selasa (15/10/2024), Dalam prosesi penandatanganan tersebut, disaksikan langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Berdasarkan data yang dihimpun, budidaya stroberi yang dikerjasamakan ini tidaklah biasa. Sebab, proses budidayanya menggunakan sistem cube smart farming. Cube Smart Farming merupakan fasilitas pertanian pintar yang dikembangkan oleh Dream Farm Co. LTD, Korea Selatan. 

Smart farm cube memungkinkan bertanam terus menerus di mana saja dan kapan saja, tanpa terkendala musim atau tempat. 
 
Smart farm cube bekerja dengan cara mengendalikan kondisi lingkungan secara buatan, seperti suhu, cahaya, dan kelembapan di dalam fasilitas. Dengan begitu, bertanam dapat dilakukan secara terus menerus tanpa terkendala musim atau tempat. 

Smart farming adalah konsep manajemen bercocok tanam yang menggunakan teknologi canggih seperti internet of things (IoT), big data, dan penyimpanan cloud. Smart farming dapat membantu petani dalam mengambil keputusan yang lebih tepat waktu dan cerdas. 
 
Beberapa manfaat smart farming, antara lain: Meningkatkan pendapatan dan keuntungan petani, Meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa, Meningkatkan tanaman dan biodiversitas, Konservasi air.

CEO Dream Farm Co. LTD Park Hyang-jin mengatakan, budidaya stroberi dengan sistem cube smart farming di Kabupaten Sukabumi menjadi sebuah pilot project. Apalagi Sukabumi merupakan daerah yang terkenal akan pertanian, pariwisata, dan peternakan. Sehingga, peluang budidaya stroberi ini sangat luar biasa.

"Kita buat pilot project budidaya stroberi dengan sistem cube smart farming di Kabupaten Sukabumi. Apalagi, stroberi yang dibudidayakan sangatlah bagus dan aman untuk kesehatan," ujar CEO Dream Farm Co. LTD Park Hyang-jin.

Apalagi, stroberi yang akan dibudidayakan berukuran besar dan memiliki rasa yang sangat manis. Selain itu sangat aman untuk kesehatan. Sebab, proses pemupukannya menggunakan organik

"Semoga kerjasama ini berjalan lancar dan sukses," tambah CEO Dream Farm Co. LTD Park Hyang-jin.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami melihat, budidaya ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Mengingat, buah stroberi yang besar tersebut banyak dicari orang. 

"Ini potensi dan peluang besar bagi Kabupaten Sukabumi. Semoga kerjasama ini dapat berdampak besar dan menyejahterakan masyarakat," tutupnya. (Muhammad Agil Husein).

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi

Bidik Tujuh Prioritas Pelanggaran Lalu Lintas, Satlantas Polres Sukabumi Gelar Razia Operasi Zebra Lodaya 2024

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi membidik, tujuh prioritas pelanggaran berlalu lintas saat Operasi Zebra Lodaya digelar sepanjang 14 hingga 27 Oktober 2024.

Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Dartam mengatakan. Operasi zebra lodaya digelar dalam rangka cipta kondisi, salah satunya. untuk menekan angka kecelakaan lalulintas.

"Untuk sasaran, kurang lebih prioritas kita ada tujuh pelanggaran. Diantaranya, pengendara motor yang menggunakan handphone saat mengemudi, melebihi batas kecepatan, dibawah umur, berboncengan lebih dari satu, dalam pengaruh alkohol, tidak memakai helm, dan knalpot brong maupun motor atau mobil yang tidak memakai knalpot standar SNI kita laksanakan penindakan." ujar Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Dartam, Selasa (15/10/2024).

Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Dartam memaparkan, sebanyak 32 penindakan tilang elektronik maupun tilang manual telah dilakukan. Selama hari pertama operasi zebra lodaya diberlakukan pada Senin 14 Oktober 2024 kemarin.

"Terkusus tilang manual, karena masyarakat melakukan pelanggaran tidak membawa surat-surat kita laksanakan penindakan manual dulu. Sampai menujukan surat-surat sesuai dengan identitas kendaraannya," ujar Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Dartam.

Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Dartam menghimbau, masyarakat pengguna jalan agar mematuhi aturan berlalulintas. Melengkapi surat-surat kendaraan maupun kelengkapan perorangannya, termasuk mengganti knalpot bising atau brong dengan knalpot standar pabrikan kendaraan.

Menurut Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Dartam Satlantas telah mengutamakan dahulu upaya penindakan preventif atau preentif sebelum operasi lodaya digelar. Dengan memberikan himbauan melalui media cetak, elektronik, radio, dan termasuk ke sekolah.

"Selain itu, kita juga melaksanakan patroli ketempat-tempat parkir atau pusat keramaian. Untuk memberikan pemahaman tentang tata cara berlalu lintas yang baik dan benar," tutup Kanit Regiden Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Dartam. (Muhammad Agil Husein).

Redaktur: Asep Gunawan

Tantang Duel Berujung Kematian Di Caringin Sukabumi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Lima Belas orang anak berhadapan dengan hukum (ABH) berstatus pelajar diringkus Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi. Para ABH tersebut berkaitan dengan kasus kekerasan hingga menewaskan nyawa seseorang.


Kapolres Sukabumi, AKBP Samian mengatakan, para ABH yang diamankan berasal dari dua yang menamakan diri Genk Zdoor dan Genk Zhedet.


“15 remaja kami amankan. Terdiri dari dua pelaku utama yang terlibat dalam duel, serta 13 lainnya yang menyaksikan perkelahian tersebut. Salah satunya bahkan sempat melakukan siaran langsung di instagram selama duel berlangsung,” ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Samian didampingi Wakapolres Kompol Rizka Fadhila, Kasat Reskrim AKP Ali Jupri dan Kasi Humas Iptu Aah Saepul Rohman saat rilis di Mapolres Sukabumi, Selasa (15/10/2024).


Diberitakan sebelumnya, seorang ABH berusia 15 tahun, FMS, tewas dengan luka akibat senjata tajam setelah duel yang melibatkan empat orang di Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi. Selain korban, tiga lainnya yakni ADR (16 th), RR (15 th), dan RAY (16 th). Duel dipicu unggahan di media sosial yang menantang berkelahi.


“Mereka berkomunikasi melalui Ig menentukan waktu dan tempat untuk bertemu. Saat bertemu, terjadi duel dua lawan dua yang berujung pada kematian satu pelajar dari kelompok Zdoor. Sedangkan satu lainnya mengalami luka sayat di tangan,” ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.


“Sebenarnya di antara dua kelompok ini baik, tidak ada permasalahan sebelumnya. Mereka hanya mencari sensasi, yaitu mengirimkan messenger siapa yang mau bertemu untuk duel,” tambah Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.


Para pelaku dijerat dengan Pasal 80 Ayat 1 dan atau Ayat 3 Junto 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. Serta Pasal 358 KUHPidana Junto Pasal 55 KUHPidana. (Muhammad Adam Husein).


Minggu, 13 Oktober 2024

Komandan Batalyon Yonif 310/KK Kembali Ke Markas 310/Kidang Kancana Di Sambut Tangis Haru Keluarga

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Setelah 15 bulan melaksanakan tugas menjaga kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di Papua, 450 Personil TNI kembali ke Markas Yonif 310/Kidang Kancana Brigif 15 Kujang II Kodam III/Siliwangi di Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (13/10/2024).

Terlihat, kedatangan 450 Personil TNI, disambut senyuman dan teriakan keluarga dan dibarengi dengan tangisan kegembiraan dari keluarga yang menanti kedatangan Personel TNI di depan pintu Gerbang Markas Yonif 310/KIDANG KANCANA.

Sebelumnya, 450 Personel melaksanakan tugas Negara pada Misi yang dinamakan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini, Statis Yonif 310/KK pada tanggal 6 Juli 2023, kini berhasil kembali dengan seluruh personil dalam keadaan sehat. 

Perasaan sedih bercampur aduk dengan rasa gembira saat momen Ibu Andrik Fachrizal saat menyambut sang Suami Sekaligus Komandan Batalyon 310/KK yaitu Letkol Andrik Fachrizal.

Yang dimana usai menggelar tradisi Upacara penyambutan Satgas Pamtas RI-PNG, Anak beserta Istri dari Letkil Infanteri Andrik Fachrizal langsung berlari dan memeluk erat sesosok Pahlawan bagi keluarga dan Negara Indonesia.

Di moment tersebut, tidak lupa Komandan Batalyon Yonif 310/KK Letkol Andrik Fachrizal mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat yang telah membantu dan mensupport dari awal Pemberangkatan Tahun lalu 2023 hingga kini Kembali ke Markas Yonif 310/Kidang Kancana Tahun 2024.

"Terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu kamu dari awal pemberangkatan hingga kami tiba disini dengan membawa 450 Prajurit kami, dengan keadaan sehat dan utuh," ujar Danyonif 310/Kidang Kancana.

Danyonif 310/Kidang Kancana Letkol Inf Andrik Fachrizal menambahkan, berbekal kemampuan dan keterampilan serta pengabdian yang tulus sebagai prajurit profesional.

"Mereka dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya karena dengan profesionalisme yang ditopang oleh kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang maka kehormatan sebagai prajurit Yonif 310/KIDANG KANCANA yang selalu berhasil dalam setiap penugasan akan dapat diraih," tambah Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Masih di katakan Danyonif 310/Kidang Kancana Letkol Inf Andrik Fachrizal, kembalinya sebanyak 450 prajurit ke pangkalan, diharapkan untuk secepatnya menyesuaikan diri dengan kondisi satuan dan lingkungan. Begitu juga diminta segera lakukan konsolidasi dan inventarisasi baik personel maupun material.

"Di akhir amanat saya perlu menyampaikan beberapa hal yang harus kita pedomani dalam pelaksanaan tugas sehari-hari yaitu, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas," tutup Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal. (Muhammad Fikri Fauzi).

Sambut Kepulangan Danyonif 310/KK Dan Personel Yang Selasai Melaksanakan Penugasan Di Papua

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Batalyon Infanteri 310/KIDANG KANCANA sambut kepulangan Komandan Yonif 310/KIDANG KANCANA personel satuan tempur jajaran Brigade Infanteri 15/Kujang II Kodam III/Siliwangi dengan meriah, Minggu (13/10/2024).

Acara penyambutan kepulangan ini sebagai bentuk penghormatan dan upacara selamat datang atas kembalinya personel di satuan asal sekaligus memberi apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas dan semangat yang telah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya kurang lebih satu tahun menjalankan tugas Apter di wilayah Brigade Infanteri 15/Kujang II Kodam III/Siliwangi dengan baik.

Acara ini penyambutan kepulangan ini yang bertempat di Markas Yonif 310/KIDANG KANCANA di Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedatangan personel ini melengkapi semua personel satgas Yonif 310/KIDANG KANCANA yang berjumlah 450 orang.

Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan 450 personel yang baru bergabung dengan induk satuan adalah prajurit-prajurit pilihan yang dimana di wilayah Papua Barat melaksanakan Satgas Apter berada di daerah Satgas kartens RI PNG, Papua Barat.

Papua Barat yang terkenal dengan kerawanan daerahnya dimana kebanyakan daerah sana hanya bisa di tempuh dengan jalur udara memakai helly.

"Selamat datang kembali di satuan dan Apresiasi kepada prajurit-prajurit semua yang telah bertugas selama kurang lebih satu tahun disana. Dan telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta kembali ke kesatuan dengan selamat," ujar Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal menambahkan, berbekal kemampuan dan keterampilan serta pengabdian yang tulus sebagai prajurit profesional.

"Mereka dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya karena dengan profesionalisme yang ditopang oleh kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang maka kehormatan sebagai prajurit Yonif 310/KIDANG KANCANA yang selalu berhasil dalam setiap penugasan akan dapat diraih," ujar Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Masih di katakan Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal, kembalinya sebanyak 450 prajurit ke pangkalan, diharapkan untuk secepatnya menyesuaikan diri dengan kondisi satuan dan lingkungan. Begitu juga diminta segera lakukan konsolidasi dan inventarisasi baik personel maupun material.

"Di akhir amanat saya perlu menyampaikan beberapa hal yang harus kita pedomani dalam pelaksanaan tugas sehari-hari yaitu, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas," tutup Danyonif 310/KIDANG KANCANA Letkol Inf Andrik Fachrizal. (Muhammad Fikri Fauzi).

Sabtu, 12 Oktober 2024

MAJELIS WAKIL CABANG NAHDLATUL ULAMA SEWILAYAH SATU RESMI DI LANTIK

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menghadiri Pelantikan Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Wilayah I Kabupaten Sukabumi meliputi Kecamatan Palabuhanratu, Cikakak, Cisolok, Simpenan, Bantargadung, dan Warungkiara. Prosesi pelantikan dilakukan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, KH. Mubarok, yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/10/2024).

 

Pengurus MWC NU yang dilantik tersebut diantaranya Ketua, Sekretaris, Bendahara, Rois Suriyah, dan Katib.

 

Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengatakan, NU sebagai organisasi keagamaan telah berkontribusi besar terhadap perjalanan sejarah perjuangan bangsa, terutama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat.

 

Kendati begitu, organisasi NU harus menjadi pelopor perubahan arah kemajuan daerah dalam mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki untuk kemampuan dan kesejahteraan masyarakat.

 

"Saya yakin NU sebagai organisasi besar senantiasa bisa bersinergi bersama Pemerintah untuk membangun Kabupaten Sukabumi menjadi lebih baik," ungkapnya.

 

H Marwan berpesan agar NU agar selalu berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengawal pembangunan yang lebih baik serta dapat menjembatani aspirasi masyarakat.

 

"Mari bersama-sama wujudkan keharmonisan dan sinergitas diantara seluruh stakeholder yang berkepentingan terhadap kemajuan organisasi Nahdlatul Ulama dan pembangunan daerah,"ajaknya.

 

Tidak hanya itu, MWC NU pun harus melek teknologi informasi era modern saat ini supaya bisa menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.

 

Dengan terlantiknya para pengurus MWCNU Bupati berharap, pengurus cabang dapat melanjutkan perjuangan para pendiri NU yang bermanfaat bagi masyarakat.

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, KH. Mubarok menambahkan, organisasi Nahdlatul Ulama berkomitmen akan terus bersatu dan mendukung pembangunan daerah yang lebih baik untuk kemaslahatan umat di Kabupaten Sukabumi.

 

"NU pun siap untuk menjadi pribumi yang membumi di Kabupaten Sukabumi,"tegasnya.

 

KH Mubarok menyampaikan, ada tiga rumus dasar prinsip organisasi NU, antara lain berpikir, berkeyakinan, dan pelaksanaan. Apabila tiga prinsip tersebut di tegakan dalam diri NU, maka organisasi tersebut akan terus maju dan berkembang mengawal kemajuan bangsa di masa depan.

 

"Di organisasi NU ini jangan omong kosong. Tetapi terapkan tiga prinsip dasar untuk membumikan NU di Kabupaten Sukabumi,"tandasnya. (Muhammad Iqbal Fauzi).

 

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables