SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Senin, 21 Oktober 2024

Reaksi Tokoh Agama, Terhadap Rencana Pemindahan Tempat Bazar Pekan Raya Hari Santri Nasional Batal Di Gelar Di Jantung Kota Santri

 

SMartnewsroom.com, CIANJUR || Tempat pelaksanaan Bazar Pekan Raya Hari Santri Nasional (HSN) setiap tahunnya biasa di laksanakan di Alun alun Kabupaten Cianjur.

 

Gelaran kegiatan Hari Santri Nasional ini sangat di nantikan oleh masyarakat karena dalam pelaksanaannya melibatkan para pelaku UMKM dalam mempromosikan produknya.

 

Namun disisi lain beredar kabar pelaksanaan bazar pekan raya HSN tahun 2024. konon kabarnya Pemda Cianjur belum memberikan izin penggunaan alun alun, dengan alasan sedang ada renovasi, Bahkan pihak Pemda melalui Asda 2 kepada Panitia menyarankan untuk pelaksanaannya di pindah ke Lapangan Prawatasari Joglo.

 

Perubahan tempat pelaksanaan tersebut sontak mendapat tanggapan serta sorotan beragam dari berbagai kalangan, seperti yang di sampaikan oleh Tokoh Agama Kabupaten Cianjur Habib Hud Al- Idrus.

 

Menurut Habib Hud Al-Idrus jangan karena berbeda pandangan, kemudian menyulitkan para santri dalam berkegiatan, apalagi di moment Hari Santri Nasional.

 

"Kami sebagai tokoh masyarakat sangat kecewa dengan kebijakan pemerintah daerah kabupaten cianjur yang terkesan mempersulit santri untuk melaksanakan perayaan hari santrinya pada 22 Oktober di alun alun cianjur," ujar Habib Hud Al-Idrus saat dihubungi Smartnewsroom.com, Minggu (20/10/2024).

 

Habib Hud Al-Idrus juga mengatakan, jangan karena berbeda pandangan kemudian mempersulit panitia dengan alasan alun alun sedang ada perbaikan.

 

"Kami berharap Pemda Cianjur mengijinkan para santri melaksanakan hari besarnya, jangan sampai mempersulit hanya karena berbeda pandangan, kami tahu ada kecenderungan, sehingga yang tadinya mau mengijinkan karena ada perbedaan pandangan akhirnya diboikot dengan alasan ada perbaikan," ujar Habib Hud Al-Idrus.

 

"Kami mendapat informasi, bahwa pengajuan nya itu dilayangkan dari bulan September, semestinya kalau memang ada perbaikan kenapa tidak dari awal pemberitahuannya, karena santri pun punya hak untuk merayakan hari besarnya di alun alun," tambah Habib Hud Al-Idrus.

 

Baca Juga: Sah! Prabowo-Gibran Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029

 

Sementara itu, Sekretaris PCNU Cianjur, Andi Taufik, S. HI Wk mengatakan sampai saat ini pihak Pemda belum memberikan izin penggunaan alun alun untuk kegiatan Bazar dan Pekan Raya Hari Santri Nasional.

 

"Jawaban secara resmi belum ada dari mereka, namun secara lisan sudah ada, kalau ngak salah Asda 2 mengatakan, alun alun tidak bisa dipakai untuk kegiatan pekan raya hari santri, alasan nya sedang ada renovasi dan di khawatirkan ada kegiatan yang mengarah pada kampanye," ujar Sekretaris PCNU Cianjur, Andi Taufik, S. HI Wk.

 

"Untuk kegiatan Hari Santri Nasional lainnya lancar tidak ada masalah, cuman kegiatan sisipan nya yang rencananya akan digelar di alun alun terkendala adanya perbaikan, padahal kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi para pelaku UMKM, sekaligus menjadi ajang bagi mereka mengenalkan produknya," tambah Sekretaris PCNU Cianjur, Andi Taufik, S. HI Wk.

 

Baca Juga: Jokowi Dan Iriana Naiki Mobil Pindad Dan Bagi-Bagi Kaos Ke Warga Solo

 

"Kebetulan Hari Santri Nasional tahun ini bertepatan dengan Pilkada Cianjur, bahkan kami dari pihak kepanitiaan kalau ada kerusakan fasilitas akibat dari kegiatan pekan raya, kami siap mengganti, meski demikian mereka tetap belum memberikan izin," tambah Sekretaris PCNU Cianjur, Andi Taufik, S. HI Wk.

 

Sebelumnya Asisten Daerah (Asda) II Setda Cianjur Budi Rahayu Toyib, saat dikonfirmasi mengenai pemindahan lokasi Hari Santri Nasional (HSN) mengatakan agar awak media menghubungi Kepala Bagian Kesra. Hal itu dikatakannya karena Hari Santri Nasional termasuk pada kegiatan PHBN.

 

"'Untuk Hari Santri Nasional, sebaiknya konfirmasi ke Kabag Kesra. karena masuk dalam PHBN," terang Asisten Daerah (Asda) II Setda Cianjur Budi Rahayu Toyib, saat di hubungi SMartnewsroom.com, Jumat (18/10/2024).

 

Namun Asisten Daerah (Asda) II Setda Cianjur Budi Rahayu Toyib menjelaskan bahwa Peringatan Hari Santri Nasional bukan ada penolakan melainkan ada pemindahan tempat. Mengingat saat ini alun alun tengah ada perbaikan.

 

"Tentang penggunaan alun alun untuk kegiatan Hari Santri Nasional bukan ada penolakan, tapi pada saat sekarang alun alun sedang dilakukan masa perbaikan oleh Disperkim sampai Desember, karena kegiatannya di perubahan APBD," ujar Asisten Daerah (Asda) II Setda Cianjur Budi Rahayu Toyib.

 

Asisten Daerah (Asda) II Setda Cianjur Budi Rahayu Toyib menjelaskan jika perbaikan alun alun oleh Disperkim masuk dalam perubahan APBD. 2024 dan baru bisa dilaksanakan di pertengahan Oktober sampai Desember.

 

"Jika pemindahan atau lokasi Hari Santri Nasional mendatang pihaknya telah memberikan saran agar dilaksanakan di lapang prawatasari joglo," ujar  Asisten Daerah (Asda) II Setda Cianjur Budi Rahayu Toyib.

 

Sementara disinggung pengajuan oleh panitia yang dilayangkan sejak September lalu. Ia menyebutkan bahwa proses surat memerlukan waktu. Sehingga di Bulan Oktober baru dikomunikasikan dengan Perkim.

 

"Proses surat biasanya memerlukan waktu, dan baru kita terima dibulan oktober kita komunikasikan dengan Disperkim sebagai unit teknis pengelola alun alun dan dari Disperkim menyampaikan ada kegiatan pemeliharaan alun alun mulai pertengahan oktober," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

 

Redaktur: R. Hamza Fauzi

Minggu, 20 Oktober 2024

Jokowi Dan Iriana Naiki Mobil Pindad Dan Bagi-Bagi Kaos Ke Warga Solo

SMartnewsroom.com, SOLO || Presiden ke-7 Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana Jokowi tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. Mereka langsung menyapa warga yang sudah sejak siang menanti kedatangan.

Dilansir SMartnewsroom.com, Jokowi dan Iriana mendarat di bandara pada Minggu (20/10/2024), pukul 16.05 WIB dengan pesawat dari TNI Angkatan Udara (AU). Di luar bandara, masyarakat dari berbagai daerah terlihat memadati jalan-jalan yang akan dilewati Jokowi

Jokowi dan Iriana keluar dari Bandara menggunakan mobil taktis terbuka buatan Pindad.

Masyarakat yang telah menunggu, langsung berteriak histeris saat Jokowi melintas. "Pak Jokowi," teriak masyarakat di Jalan Adi Soemarmo, Boyolali, Minggu (20/10/2024).

Jokowi dan Iriana nampak semringah melihat antusias masyarakat. Sepanjang jalan, Jokowi terus melemparkan kaus hitam bergambar mozaik wajahnya. Sementara Iriana melambaikan tangan kepada masyarakat.

Salah seorang warga Sumarno (40) asal Boyolali, senang bisa mendapatkan kaus dari Jokowi itu. Dia dan keluarganya sengaja datang ke Bandara Adi Soemarmo untuk menyambut kepulangan Jokowi, dan menunggu sejak pukul 14.30 WIB. (Asep Gunawan).

Redaktur: Muhammad Iqbal Fauzi

Sah! Prabowo-Gibran Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029

 

SMartnewsroom.com, JAKARTA || Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengucapkan sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Prabowo-Gibran resmi menjadi orang nomor 1 dan 2 di Indonesia periode 2024-2029.

 

Pengucapan sumpah berlangsung saat Sidang Paripurna MPR RI di gedung Nusantara MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024). Sidang sudah dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh Ketua MPR Ahmad Muzani.

 

Prabowo Subianto mengucapkan sumpah terlebih dahulu, baru kemudian diikuti oleh Gibran. Sidang ini diikuti oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin.

 

Prabowo Subianto berdiri dari kursinya dan mengucapkan sumpah. Jokowi yang berada di samping Prabowo juga ikut berdiri dan menyaksikan prosesi ini. Anggota MPR yang hadir juga turut berdiri menyaksikan proses bersejarah ini.

 

Acara akan dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan oleh presiden, wakil presiden dan pimpinan MPR. Kemudian berita acara pelantikan diserahkan oleh pimpinan MPR.

 

Acara nantinya dilanjutkan dengan pertukaran tempat duduk presiden dari Jokowi ke Prabowo, diikuti pertukaran tempat duduk Ma'ruf Amin dengan Gibran Rakabuming.

 

Prabowo dan Gibran menggantikan posisi Jokowi dan Ma'ruf Amin yang telah menjabat pada periode 2019-2024. Prabowo resmi menjabat Presiden ke-8 RI dan Gibran sebagai Wakil Presiden ke-14 RI.

 Setelah ini, Prabowo akan memberikan pidato pertamanya sebagai Presiden ke-8 RI dalam sidang.

 

Usai pelantikan nanti, Prabowo-Gibran akan melakukan iring-iringan dari Gedung Parlemen ke Istana Negara, Jakarta Pusat. Prabowo-Gibran akan menyapa warga di sepanjang jalan menuju Istana. (Muhammad Agil Husein).

 

Redaktur: Muhammad Iqbal Fauzi

Rabu, 16 Oktober 2024

Kapolsek Lengkong Selamatkan ODGJ Kakak Beradik Di Evakuasi Ke RSJ Marzukj Mahdi Bogor

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Kakak beradik Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yaitu H (36 tahun) dan Sam (32 tahun), Kampung Bendungan, RT 32 RW 07, Desa Bantasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (16/10/2024).

Sejak 5 tahun H (36 tahun) dan Sam (32 tahun) dikurung mirip kandang kambing, lantaran alami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

H (36 tahun) dan Sam (32 tahun) dikurung mirip kandang kambing, berukuran 4x2 meter persegi, akhirnya bebas dari kurungan. Pasalnya, keduanya dievakuasi ditempat lebih layak.

Camat Pabuaran Kab. Sukabumi, Ihsan Muhlisan mengatakan, H (36 tahun) dan Sam (32 tahun) dirujuk ke Rumah Sakit Marjuki Mahdi Bogor, sebab khawatir terhadap kondisi kedua pasien, dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Diwilayah kami, ada warga Bantarsari yang merupakan pasien ODGJ. Kami bersama stakeholder Forkopimcam melakukan langkah tindak lanjut menangani pasien ini. Karena keterbatasan penanganan di wilayah kami, akhirnya pasien dirujuk ke rumah sakit dengan bantuan dari Forkopimcam, termasuk Bu Kapolsek, kita berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, dan hari ini kita coba rujuk Samsudin dan Hamdan ke Rumah Sakit Jiwa Marjuki Mahdi di Bogor," ujar Camat Pabuaran Kab. Sukabumi, Ihsan Muhlisan.

"Mudah-mudahan setelah dirujuk, mereka mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat, sehingga bisa kembali sehat dan beraktivitas seperti biasa," tambah Camat Pabuaran Kab. Sukabumi Ihsan Muhlisani kepada SMartnewsroom.com, Raba (16/10/2024).

Camat Pabuaran Kab. Sukabumi Ihsan Muhlisani menjelaskan, sebelumnya kondisi kedua pasien tersebut, ditempatkan ditempat tidak layak. Hal ini dilakukan, lantaran Keluarga merasa terpaksa mengurungnya, karena khawatir kondisi perkembangan mental mereka.

“Keluarga memang khawatir akan keadaan pasien, sehingga keluarga mereka mengisolasi dengan seadanya. Maka dari itu, kami segera menindaklanjuti hal tersebut dan merujuk mereka untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Camat Pabuaran Kab. Sukabumi Ihsan Muhlisani.

"Meskipun sampai saat ini belum ada tindakan kekerasan. Namun, pasien sering berbicara melantur, sehingga keluarga takut akan kemungkinan terburuk," tambah Camat Pabuaran Kab. Sukabumi Ihsan Muhlisani.

Sementara itu, Kapolsek Lengkong Polres Sukabumi, Iptu Bayu Sunarti, juga turut dalam evakuasi ini, menyampaikan bahwa evakuasi ini sebagai langkah antisipasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Dalam dua bulan saya menjabat Kapolsek, sudah beberapa kali terjadi kejadian yang melibatkan orang dengan gangguan jiwa yang berujung pada kerusakan dan bahkan, ada yang menyebabkan korban jiwa. Maka dari itu, kami dari Polsek Lengkong Polres Sukabumi bersama pihak kecamatan dan Danramil, berinisiatif untuk melakukan evakuasi ini agar tidak terjadi hal serupa di wilayah hukum Polsek Lengkong Polres Sukabumi," ujar Kapolsek Lengkong Polres Sukabumi, Iptu Bayu Sunarti.

Menurut Kapolsek Lengkong Polres Sukabumi, Iptu Bayu Sunarti, kondisi kejiwaan kedua ODGJ tersebut, pihaknya juga akan mendalami awal penyebab alami gangguan jiwa.

"Menurut informasi dari keluarga, Sam dan Ham sempat bekerja di luar negeri sebelum akhirnya mengalami gangguan jiwa. Namun, penyebab pasti kondisi mereka saat ini masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian dan tenaga medis," ujar Kapolsek Lengkong Polres Sukabumi, Iptu Bayu Sunarti.

Berita sebelumnya, dua kakak beradik yaitu, H (36 tahun) dan Sam (32 tahun), asal Kampung Bendungan, RT 32 RW 07, Desa Bantasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak 5 tahun, dikurung mirip kandang kambing. (Muhammad Agil Husein).

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi.

Kakak Beradik Alami ODGJ Di Kurung Mirip Kandang Kambing

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Dua kakak beradik yaitu, H (36 tahun) dan Sam (32 tahun), asal Kampung Bendungan, RT 32 RW 07, Desa Bantasari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sejak 5 tahun, dikurung mirip seperti kandang kambing.

Rahmat Sangkuy (45 tahun), kakak ipar dari kedua kakak beradik ini mengatakan, mereka alami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), usai pulang dari Malaysia sebagai buruh migran tahun 2019 lalu.

"Sudah begini alami gangguan jiwa sejak 5 tahun, dua-duanya juga mantan buruh migran di Malaysia sepulang dari Malaysia kondisinya jadi begini," kata Rahmat kepada SMartnewsroom.com, Rabu (16/10/2024).

Rahmat mengaku, kedua kakak beradik H dan Sam, terpaksa dikurung lantaran keduanya kerap meresahkan dan ringan tangan. Sedangkan untuk pemantauan perkembangan kejiwaan kakak beradik, dilakukan oleh pemerintah setempat.

"Keduanya begitu meresahkan masyarakat terpaksa mengurungnya, atas keputusan keluarga. Karena keterbatasan untuk berobat, keluarga juga bingung akhirnya diputuskan untuk dikurung. Kadang kalau mau berobat dikasih sama pak Bima, Polisi Desa (Poldes) 3 bulan sekali, dulu-dulu beli obat setablet dua tablet beli, kemampuan segitu. Kadang pihak medis juga datang, tiga bulan sekali untuk kontrol," ujarnya.

Rahmat menyebutkan, H dan Sam, merupakan anak ketiga dan keempat dari lima bersaudara dari pasanagan Adem (79 tahun) dan Halima (74 tahun).

"Sementara satu saudaranya bernama Hadin (35 tahun), berada di Malaysia, sudah 8 tahun putus komunikasi," tambah Rahmat.

Sementara itu, menurut pengakuan Sati (35), merupakan saudara kandung Ha dan Sam, mulai terlihat perilaku tidak wajar yaitu kerap berbuat kasar, lakukan kekerasan terhadap siapa saja, hingga rumah dibakar.

"Enggak tahu. Cerita ada apa di sana (Malaysia), pulang tahun 2019. Ada rumah di sini habis dibakar, saya kasihan sama umi (ibu) sama bapak," ujar Sati.

Sati selaku saudara kandung, merasa miris dan tidak tega melihat kondisi Ha dan Sam, dikurung mirip kandang kambing. Namun pihak keluarga terpaksa lakukan hal ini, lantaran kerap berbuat kasar kepada orang tuanya.

"Perasaan enggak enak, tapi kasihan sama ibu sama bapak kasihan, makanya dikurung juga. Jadi dimasukkan ke kurungan itu karena ibu dan bapak ditonjokin," pungkas Sati sambil mengeluarkan air mata. (Muhammad Agil Husein).

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi

Selasa, 15 Oktober 2024

Perumda Agro Dengan Dream Farm Korsel Kerjasama, Budidaya Stroberi Sistem Cube Smart Farming

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Agro Sukabumi Mandiri menjajaki kerjasama dengan Dream Farm Co. LTD Korea Selatan. Penjajakan kerjasama terkait budidaya stroberi dari Korea ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilaksanakan di Pendopo, Selasa (15/10/2024), Dalam prosesi penandatanganan tersebut, disaksikan langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Berdasarkan data yang dihimpun, budidaya stroberi yang dikerjasamakan ini tidaklah biasa. Sebab, proses budidayanya menggunakan sistem cube smart farming. Cube Smart Farming merupakan fasilitas pertanian pintar yang dikembangkan oleh Dream Farm Co. LTD, Korea Selatan. 

Smart farm cube memungkinkan bertanam terus menerus di mana saja dan kapan saja, tanpa terkendala musim atau tempat. 
 
Smart farm cube bekerja dengan cara mengendalikan kondisi lingkungan secara buatan, seperti suhu, cahaya, dan kelembapan di dalam fasilitas. Dengan begitu, bertanam dapat dilakukan secara terus menerus tanpa terkendala musim atau tempat. 

Smart farming adalah konsep manajemen bercocok tanam yang menggunakan teknologi canggih seperti internet of things (IoT), big data, dan penyimpanan cloud. Smart farming dapat membantu petani dalam mengambil keputusan yang lebih tepat waktu dan cerdas. 
 
Beberapa manfaat smart farming, antara lain: Meningkatkan pendapatan dan keuntungan petani, Meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa, Meningkatkan tanaman dan biodiversitas, Konservasi air.

CEO Dream Farm Co. LTD Park Hyang-jin mengatakan, budidaya stroberi dengan sistem cube smart farming di Kabupaten Sukabumi menjadi sebuah pilot project. Apalagi Sukabumi merupakan daerah yang terkenal akan pertanian, pariwisata, dan peternakan. Sehingga, peluang budidaya stroberi ini sangat luar biasa.

"Kita buat pilot project budidaya stroberi dengan sistem cube smart farming di Kabupaten Sukabumi. Apalagi, stroberi yang dibudidayakan sangatlah bagus dan aman untuk kesehatan," ujar CEO Dream Farm Co. LTD Park Hyang-jin.

Apalagi, stroberi yang akan dibudidayakan berukuran besar dan memiliki rasa yang sangat manis. Selain itu sangat aman untuk kesehatan. Sebab, proses pemupukannya menggunakan organik

"Semoga kerjasama ini berjalan lancar dan sukses," tambah CEO Dream Farm Co. LTD Park Hyang-jin.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami melihat, budidaya ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Mengingat, buah stroberi yang besar tersebut banyak dicari orang. 

"Ini potensi dan peluang besar bagi Kabupaten Sukabumi. Semoga kerjasama ini dapat berdampak besar dan menyejahterakan masyarakat," tutupnya. (Muhammad Agil Husein).

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables