SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 11 Desember 2024

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Akan Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Alam

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Pemerintah Kabupaten Sukabumi berencana memperpanjang status tanggap darurat bencana. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman usai memimpin rakor tanggap darurat bencana dalam rangka evaluasi penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Selasa (10/12/2024).

 

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, terdapat berbagai hal yang menjadi pertimbangan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana. Hal itu seperti curah hujan yang masih tinggi, terdapat dua korban yang belum ditemukan, hingga jumlah pengungsi yang banyak.

 

"Curah hujan diperkirakan masih tinggi hingga 14 Desember mendatang. Selain itu, dari 12 korban hilang masih ada 2 yang belum ditemukan. Jumlah pengungsi yang masih banyak, sehingga perlu perhatian kita," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman kepada SMartnewsroom.com

 

Baca Juga: Tinjau Penyaluran Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak, Supaya Terdistribusikan Merata

 

Atas dasar tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana dari 11-17 Desember 2024.

 

"Sebelum tanggap darurat telah ditetapkan selama tujuh hari sampai 10 Desember. Namun melihat sejumlah hal,sehingga kami putuskan untuk memperpajangnya," ucap Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman.

 

Baca Juga: Tinjau Lokasi Bencana Di Bantargadung Dan Salurkan Bantuan

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman pun meminta semua camat untuk terus memonitor di lapangan. Terutama 39 kecamatan yang terdampak bencana.

 

"Para camat harus terus monitor di lapangan. Laporkan kebutuhan para warga," tutup Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman. (Asep Gunawan).

 

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Tinjau Penyaluran Bantuan Untuk Masyarakat Terdampak, Supaya Terdistribusikan Merata

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Bupati Sukabumi Haji Marwan Hamami meninjau dua lokasi terdampak banjir di Kecamatan Cibitung dan Kecamatan Tegalbuled, Selasa, (10/12/2024). Peninjauan tersebut untuk memastikan bantuan yang disalurkan dapat tersampaikan secara merata.

 

Bupati Sukabumi Haji Marwan Hamami mengatakan, kondisi bencana di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi ini perlu penanganan secara terintegrasi antara satu wilayah dengan wilayah lain. Oleh karenanya, harus dipantau secara baik.

 

Di hari ke tujuh peninjauan tersebut kata Bupati Sukabumi Haji Marwan Hamami, harus dipastikan bahwa kesulitan masyarakat dapat terlayani dengan baik.

 

Baca Juga: Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana, Tindakan Cepat Dan Efektif Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Bencana

 

Pemerintah pusat kini tengah melakukan modifikasi cuaca dengan penyemaian awan menggunakan garam yang terdiri atas natrium klorida atau kalium klorida untuk memecahkan konsentrasi beban awan.

 

"Mulai tanggal 9 Desember ada rekayasa cuaca oleh kementerian untuk memecahkan konsentrasi beban awan yang mengandung kadar hujan tinggi," ujarnya.

 

Baca Juga: Tinjau Lokasi Bencana Di Bantargadung Dan Salurkan Bantuan

 

Marwan Hamami menghimbau agar masyarakat tetap berhati-hati karena menurut BMKG cuaca ekstrem ini diestimasikan akan terjadi hingga 13 Desember 2024 nanti.

 

Dalam kesempatan itu Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak bencana. (Asep Gunawan).

 

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Senin, 09 Desember 2024

Tinjau Lokasi Bencana Di Bantargadung Dan Salurkan Bantuan

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami meninjau lokasi bencana di Kampung Linggaresmi, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Senin (09/12/2024). Peninjauan langsung tersebut untuk mempercepat penanganan dan pemulihan dampak bencana.

Dalam kesempatan itu Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Kalak BPBD Kabupaten Sukabumi, Kadinsos dan Camat Bantargadung.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, peninjauan untuk mengevaluasi logistik yang didistribusikan ke setiap posko penampungan di beberapa wilayah yang terdampak bencana mengingat di beberapa titik kejadian masih ada yang belum bisa diakses dengan kendaraan. 

"Disini (Bantargadung) bersyukur masih bisa dijangkau karena lokasi nya tidak jauh dari jalan raya," ujar Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami. 

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menjelaskan kendala di lapangan saat ini adalah akses jalan, sehingga ada beberapa wilayah yang sulit untuk melakukan percepatan penyaluran logistik Beberapa wilayah tersebut antara lain, Pabuaran, Tegalbuled, dan Purabaya

"Untuk itu kami meminta kepada teman Offroader untuk membantu memudahkan logistik bagi warga terdampak," imbuh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Di kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi memberikan bantuan untuk korban terdampak berupa sarana perlengkapan tidur, makanan siap saji dan sembako. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Minggu, 08 Desember 2024

Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana, Tindakan Cepat Dan Efektif Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Bencana

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Basah di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur Tahun 2024. Rakor berlangsung di Ruang Utama Pendopo Sukabumi, Minggu (08/12/2024).

 

Rakor tersebut dihadiri langsung Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Komandan Korem (Danrem) 061/Surya Kancana, Bupati Sukabumi H Marwan Hamami, Bupati Cianjur, serta pejabat tinggi lainnya.

 

Dalam arahannya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto menyampaikan rakor tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah-langkah dan tindakan supaya penanganan bencana alam bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.

 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto meminta kepada Pemerintah Daerah agar fokus kepada penanganan akses jalan terputus dan tertimbun sehingga tidak ada masyarakat terisolir.

 

"Alhamdulillah untuk akses jalan terputus di wilayah Kabupaten Sukabumi sudah bisa dilalui namun tetap harus dengan ke hati-hatian, terimakasih kepada Bupati dan jajaran semua," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto.

 

Baca Juga: Dampingi Wapres RI Tinjau Pergerakan Tanah Di Cikembar, Dukungan Pusat Untuk Pemulihan Dampak Bencana

 

Selain itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto meminta kepada Pemda Sukabumi agar mengawal ketersediaan pasokan BBM jangan sampai tersendat.

 

"Kami minta kebutuhan masyarakat terdampak betul-betul bisa terlayani," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto.

 

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melibatkan 9 perangkat daerah untuk penanganan dampak bencana alam yang menimpa Kabupaten Sukabumi dan Cianjur. Diantaranya, BPBD, Dinkes, Dinas Bina Marga, Disperkim, Dinas SDA, Dinsos, Dinas ESDM, dan Satpol PP, dan Dishub.

 

"Kami harap BPBD Kabupaten/Kota lebih teliti terkait pendataan rumah rusak karena standar yang berbeda antara PU, BNPB, dan Daerah sehingga jangan sampai masyarakat merasa rumahnya rusak berat tapi ternyata di asesment tidak sesuai dengan data di lapangan," ujar Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.

 

Baca Juga: Wakil Ketua DPR RI Tinjau Lokasi Dan Warga Terdampak Pergeseran Tanah Nyalindung

 

Sebelumnya, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menyampaikan data korban pasca hujan deras yang tak kunjung reda selama dua hari yang berdampak pada 39 Kecamatan dan 158 Desa. Terdiri dari 147 titik tanah lingsor, 79 titik lokasi banjir, 25 titik angin kencang, dan 84 titik pergerakan tanah.

 

Kemudian, untuk korban terdampak sebanyak 3.252 KK, mengungsi 892 KK, terancam 440 KK, meninggal dunia 10 jiwa, luka-luka nol, dan masih dalam pencarian 2 jiwa. Berikutnya, 628 rumah rusak berat, 360 rusak sedang, 603 rusak ringan, 347 rusak terancam, dan 1080 rumah terendam.

 

Sarana rusak lainnya, yaitu 29 jembatan, 8 Tpt, 11 saluran, 8 tempat ibadah, 13 sekolah, dan 15 bangunan lain.

 

"Fasilitas umum jalan 58 dan lahan sawah kurang lebih 47 hektare. Ini belum terdata semua karena ada beberapa Kecamatan yang akses PLN dan Internet masih terhambat,"terang Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

 

Masih dikatakan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami Untuk BBM jenis pertalite sudah empat hari masuk ke wilayah terdampak dan informasi terakhir hari ini BBM di wilayah Purabaya berjalan normal," terangnya

 

 Saat ini, lanjut Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, dari Palabuhanratu menuju wilayah Pajampangan sudah bisa dilalui lewat jalan Bagbagan-Kiaradua dengan kendaraan kecil.  Namun ada beberapa kecamatan yang belum bisa diakses secara baik, yakni Pabuaran, Tegalbuled, dan Purabaya.

 

"Yang lainnya alhamdulillah sudah berjalanbdengan baik," tambah Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

 

Dipenghujung acara dilaksanakan penyerahan secara simbolis bantuan logistik dan peralataan tahap dua dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI, Suharyanto kepada Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami didampingi Pj Gubernur dan Sekda Jabar. (Asep Gunawan).

 

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Jumat, 06 Desember 2024

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Lokasi Dan Warga Terdampak Pergeseran Tanah Nyalindung

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Wakil Bupati Sukabumi H Iyos Somantri mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau lokasi bencana alam di Kampung Cisayar, Desa Mekarsari Kecamatan Nyalindung, Jumat (06/12/2024).

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menuturkan, Pemerintah Daerah Sukabumi harus melakukan koordinasi dengan DPR RI, termasuk Kementerian PUPR. 

"Jelas ini harus ada penataan, karena itu Pemerintah Daerah harus berkoordinasi juga dengan DPR," ujar Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menambahkan, pemda perlu memikirkan secara matang skema relokasi dan anggaran yang diperlukan.

"Kalau misalkan tadi pak Wabup usulnya relokasi, ini seperti apa nanti disesuaikan juga dengan anggaran yang dimiliki oleh Kabupaten Sukabumi, bahkan dari pusat juga nanti dari PUPR," ujar Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri menyampaikan terimakasih kepada anggota DPR RI yang telah memberikan perhatian penuh terhadap korban pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung tersebut.

"Alhamdulillah Wakil Ketua DPR RI sudah hadir di lokasi untuk meninjau secara langsung kondisi bencana dan korban yang terdampak," ujar Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri.

Diketahui dalam kunjungan tersebut, DPR RI, BNPB dan Kemensos memberikan bantuan untuk korban terdampak, seperti tenda, selimut, dan sembako. 

"Insyallah dengan bantuan ini bisa mencukupi untuk beberapa hari kedepan," ujar Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri.

Berdasarkan informasi, ada 72 KK dengan jumlah 260 jiwa yang terdampak bencana di lokasi tersebut. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Dampingi Wapres RI Tinjau Pergerakan Tanah Di Cikembar, Dukungan Pusat Untuk Pemulihan Dampak Bencana

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau kondisi pergerakan tanah di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat (06/12/2024).

Sebelum peninjauan ke lokasi pergerakan tanah, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka terlebih dahulu mendatangi lokasi pengungsian. Baik yang berada di SDN Tegalpanjang maupun di halaman Kantor Desa Sukamaju. 

Di lokasi pengungsian, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka langsung bercengkrama dengan para pengungsi. Terutama anak-anak. Bahkan di tempat tersebut dirinya membagikan mainan, susu, hingga sejumlah paket bagi anak-anak dan para pengungsi lainnya. 


Usai meninjau pengungsian, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka langsung bergegas melihat lokasi terdampak bencana dengan dibonceng menggunakan kendaraan roda dua. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, peninjauan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka bisa menjadi suatu atensi. Terutama bagi kementerian untuk mempercepat kembali pembangunan infrastruktur yang hancur di Kabupaten Sukabumi. 


"Semoga nanti Pak Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka bisa memberikan satu kekuatan untuk kebijakan dari pusat, guna membangun infrastruktur yang rusak setelah diterjang bencana," tutup Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Bakal Ke Sukabumi, Kunjungi Pengungsi Pergerakan Tanah Cikembar

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan datang ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (06/12/2024).

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka akan mengunjungi wilayah terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Cikembar.

"Iya, besok dipastikan pak Wakil Presiden Republik Indonesia akan datang sekitar jam 08.00 WIB, nanti yang akan dikunjungi yaitu di daerah Cikembar, ada dua desa. (Lokasi) pergerakan tanah dua-duanya," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman kepada SMartnewsroom.com, Kamis (5/12/2024).

Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan ke lokasi pengungsian bencana pergerakan tanah di wilayah tersebut untuk memberikan bantuan dari pemerintah pusat.

"Dan selain itu juga ada yang dari DPR, kita arahkan mereka (Anggota DPR) ke Kecamatan Nyalindung. Mereka sampaikan bahwa ini juga butuh ada bantuan dari pemerintah," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman.

Seperti diketahui, lokasi bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi ini juga sempat ditinjau Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin pada Kamis (5/12/2024) pagi.

Menurut Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, proses relokasi warga yang terkena dampak pergerakan tanah ini menunggu kajian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

"Kami tentu mengutamakan keselamatan warga, jadi warga tetap di tempat pengungsi, kami akan meminta PVMBG untuk menilai lokasi ini apakah memang sudah tidak layak dihuni, kalaupun sudah tidak layak harus direlokasi. Relokasi ada beberapa alternatif tadi, kami akan berusaha ke PTPN untuk relokasi ini," ujar Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.

Sementara itu Kepala Desa Sukamaju, Diran Bahari, mengungkapkan bahwa 30 rumah terdampak, 10 rumah di antaranya mengalami kerusakan berat akibat bencana ini.

Seiring retakan terus terjadi, kerusakan rumah terus bertambah.

"Sekarang terdampak ada 2 RW, RW 6 dan RW 5, ada 30 rumah yang terdampak dan 10 rumah mengalami kerusakan berat," tutur Kepala Desa Sukamaju, Diran Bahari.

Kepala Desa Sukamaju, Diran Bahari menyebutkan bahwa jumlah warga yang terdampak terus bertambah. Hingga saat ini, ada 318 jiwa dan 112 kepala keluarga (KK) yang terimbas oleh pergerakan tanah tersebut.

Untuk sementara, warga yang terdampak diungsikan ke kantor Desa Sukamaju dan SDN Tegalpanjang 2. (Muhammad Fikri Husein).

Editor: Muhammad Fikri Fauzi
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables