SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Selasa, 04 Maret 2025

Kota Bekasi Banjir, Mall hingga Rumah Sakit Dan Rumah Warga Di Kepung Banjir

 

SMartnewsroom.com, KOTA BEKASI || Banjir membuat lumpuh wilayah Bekasi, Jawa Barat. Lewat video-video yang beredar di media sosial, warga merekam detik-detik banjir merendam Mall Mega Bekasi hingga Rumah Sakit (RS) di Bekasi Barat.

 

Dalam rekaman video di media sosial, sejumlah petugas rumah sakit tampak sedang sibuk membawa ember untuk mengeluarkan air yang sudah masuk ke dalam rumah sakit Mitra Bekasi Barat.

 

Tak hanya itu sejumlah perawat juga tampak sibuk memindahkan tempat tidur dan peralatan rumah sakit hingga menyerok air keluar rumah sakit.

 

Video lain merekam detik-detik air menerjang Mega Bekasi. Air yang masuk secara tiba-tiba membuat pengunjung mall dan para pedagang di lantas dasar panik.

 

Para pengunjung langsung menuju eskalator dan menaiki tangga. Sebagian ada yang bertahan di eskalator sambil merekam momen air menerjang masuk mal. Sementara para pedagang sibuk mengangkut barang-barang saat lantai dasar mall itu sudah terendam banjir.

 

Sambil teriak histeris orang yang berada di dalam mal tampak berlari-lari membawa barang-barang ke lantai atas mall dengan menaiki tangga eskalator.

 

Bahkan ada yang teriak agar warga tidak memaksa untuk menerjang banjir yang sudah mengepung lantai bawah mall.

 

"Awas bahaya," teriak salah seorang warga di dalam mall.

 

Saat dikonfirmasi Smarnewsroom.com, Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dedi Herdiana membenarkan banjir yang merendam Mall Mega Bekasi.

 

"Info terakhir betul. Tapi saya belum cek. Tapi info terakhir dari lurah dan semuanya benar," kata Dedi saat dihubungi, Selasa (04/03/2025).

 

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut menyebut kota pimpinannya lumpuh akibat bencana banjir yang melanda mayoritas wilayahnya hingga Selasa (04/03/2025) hari ini.

 

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan delapan dari dua belas kecamatan yang berada di Kota Bekasi terdampak bencana hidrometeorologi ini.

 

"Dari 12 kecamatan, yang terdampak di Kota Bekasi itu delapan kecamatan. Dan hari ini Kota Bekasi lumpuh, sampai di jalan utama, termasuk kantor pemerintahan, itu sudah mulai masuk air, keluar, karena kemudian juga limpasannya sungguh luar biasa," kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam rapat koordinasi pengendalian banjir Jabodetabek secara daring. (Bedor).

 

Redaktur: Muhammad Iqbal Fauzi


Jumat, 28 Februari 2025

Kebakaran Di Palabuhanratu Sukabumi, 1 Hektare Lahan Hangus Di Lalap Si Jago Merah

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Lahan kosong yang dipenuhi ilalang seluas 1 hektare lebih terbakar di Kampung Citepus PAM RT 02/10 Desa Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Lahan yang terbakar merupakan aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dan terletak tepat di samping Kantor Kecamatan Palabuhanratu, Jum’at (28/02/2025).

 

Wakil Komandan Pos Palabuhanratu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Aceng Ismail mengatakan kebakaran dipicu oleh pembakaran kecil yang dilakukan oleh penggarap lahan. Api yang semula terkendali kemudian tertiup angin dan merambat ke ilalang kering di sekitarnya.

 

"Kami segera menerjunkan dua unit pemadam kebakaran dengan enam personel. Namun, setelah menilai situasi, satu unit sudah cukup untuk mengatasi kebakaran ini. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar empat menit," ujar Wakil Komandan Pos Palabuhanratu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Aceng Ismail.

 

"Kebakaran melanda lahan seluas lebih dari 1 hektare yang terbakar kurang lebih 500 M2 dan dengan cepat menjalar, menghanguskan sebagian besar lahan," ujar Wakil Komandan Pos Palabuhanratu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Aceng Ismail kepada SMartnewsroom.com.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengungkapkan bahwa dirinya yang pertama kali menghubungi Damkar begitu melihat api mulai membesar. Ia juga menegaskan bahwa tindakan pembakaran lahan seperti ini sangat berbahaya dan tidak boleh terulang kembali.

 

"Kami memberikan peringatan keras kepada penggarap agar tidak melakukan hal serupa di masa mendatang. Ini bisa berakibat fatal, apalagi lokasi kebakaran dekat dengan kantor pemerintahan dan pemukiman warga," tegas Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah Mahbub.

 

Beruntung, kebakaran ini dapat segera dikendalikan sebelum meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan lebih lanjut. Pihak Pemadam Kebakaran pun dengan tegas melarang warga dan penggarap lahan untuk melakukan pembakaran di area yang rawan kebakaran. (Bedor).

 

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi


Selasa, 25 Februari 2025

Beach Clean Up, Kesadaran Bersama Jaga Kebersihan Dan Lestarikan Lingkungan


SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas, pada Selasa (25/2/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata pesisir.


Aksi ini melibatkan sekitar 800 peserta, termasuk Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, unsur Forkopimda, Forkopimcam, akademisi, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.


Dalam sambutannya, Fuji Widodo mengatakan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari upaya pelestarian alam serta peningkatan daya tarik wisata.


“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga ajakan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Sampah yang menumpuk di pantai dapat merusak ekosistem laut dan mengurangi keindahan tempat wisata,” ujarnya. 


Sebagai bagian dari Geopark Ciletuh, Pantai Palangpang memiliki potensi wisata yang besar. Namun, permasalahan sampah masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, aksi bersih-bersih ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan pantai yang lebih bersih dan nyaman bagi pengunjung.


Asda pun menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi keberlanjutan wisata dimasa depan. Ia mengajak semua pihak untuk membiasakan perilaku hidup bersih dengan membuang sampah pada tempatnya.


"Menjaga kebersihan bukan hanya seremoni, tetapi harus dilakukan secara berkesinambungan agar kawasan wisata tetap nyaman dan bersih," tegasnya.


Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan agar kebersihan serta kelestarian lingkungan dapat terjaga demi keberlanjutan generasi mendatang.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, menambahkan bahwa aksi bersih-bersih pantai ini merupakan implementasi dari tema peringatan HPSN 2025, yakni Berkolaborasi untuk Indonesia Bersih.


“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, semua pihak harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.


Sebagai ikon Geopark Ciletuh, Pantai Palangpang harus dijaga dan dipelihara dengan baik. Kedepan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi berencana mengelola sampah secara khusus di kawasan tersebut.


“Material sampah di kawasan ini mayoritas berupa sampah kayu. Kami akan menginisiasi pemanfaatannya sebagai bahan energi di masa mendatang,” ungkap Prasetyo.


Kadis berharap pengelolaan sampah dapat diterapkan di seluruh kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.


Pada kesempatan tersebut, secara simbolis dilakukan penyerahan alat kebersihan oleh Asda II kepada peserta aksi bersih-bersih sampah. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama gerakan bersih-bersih pantai oleh berbagai instansi lintas sektoral. (Anugrah).


Redaktur: Bedor Fauzi

Minggu, 23 Februari 2025

Damkar Palabuhanratu Terima Kunjungan Edukasi Murid PAUD Mawadah Dan Mutiara Hati 2

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi (DPKP) menerima kunjungan edukasi murid lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mawadah Dan Mutiara Hati 2. Kunjungan edukasi ini bertujuan untuk mengenalkan profesi pemadam kebakaran ke anak-anak sejak dini.

 

Anak anak usia dini ini, terlihat antusias saat mengikuti kegiatan yang dikemas dalam edukasi dan pengenalan terkait alat alat kebakaran yang ada di Disdamkartan, serta penanganan antisipasi kebakaran.

 

Komandan Pos 1 Palabuhanratu, Agus Suhendar mengaku bangga adanya kunjungan dari para siswa PAUD tersebut, meski masih berusia dini namun mereka sangat antusias mengikuti setiap tahapan, sebagai edukasi ataupun pembelajaran bagi mereka.

 

"Alhamdulillah memang ini kegiatan rutin, kami menerima kunjungan pelajar, tidak hanya siswa tingkat PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA juga ada, mereka ingin mengetahui tentang tugas pokok dan fungsi dari Damkar," ujar Komandan Pos 1 Palabuhanratu, Agus Suhendar kepada SMartnewsroom.com.

 

Baca Juga: Kunjungan Kerja Panglima TNI Ke Makodim 0607/Kota Sukabumi

 

Menurutnya, kegiatan edukasi dan pengenalan tersebut yang dilakukan personel Disdamkartan merupakan bagian tugas tambahan, memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana menangangi jika ada kejadian kebakaran.

 

“Nah kebetulan dari hari hari itu, kita melayani dan memberikan edukasi kepada anak anak sampai dua paud Mawadah dan Mutiara Hati 2, Lama waktu kunjungan sekitar dua hingga tiga jam,” tutur Komandan Pos 1 Palabuhanratu, Agus Suhendar.

 

"Kita terbuka, untuk mekanismenya mereka harus bersurat, misalkan dari PAUD ada niat berkunjung, itu membuat izin surat dulu ke Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan, karena kita juga banyak kegiatan dinas, jadi bisa dijadwalkan dulu," ucap Komandan Pos 1 Palabuhanratu, Agus Suhendar.

 

Selain dikenalkan tentang profesi seorang pemadam kebakaran, para murid TK maupun PAUD yang berkunjung juga dikenalkan seluruh peralatan yang digunakan dalam menjalankan tugas. Mulai dari peralatan untuk memadamkan api di rumah hingga gedung atau sekolah.

 

“Tak hanya itu, kami juga kenalkan peralatan untuk evakuasi pohon tumbang dan hewan liar,” sambungnya.

 

Sementara itu, salah seorang guru PAUD Mawadah, mengatakan kunjungannya sebagai upaya memberikan pembelajaran dalam pembentukan karakter anak, sehingga menurutnya edukasi pembelajaran yang diberikan personel damkar akan sangat bermanfaat bagi anak didiknya.

 

"Alhamdulillah, anak anak senang, mereka antusias, jadi tahu, apa itu kendaraan damkar, alat alatnya, dan lainnya, mudah mudahan kegiatan ini akan bermanfaat bagi anak anak," tuturnya.

 

“Harapannya kesadaran akan meningkat, terutaman bagaimana antisipasi kebakaran, pentingnya menjaga lingkungan, tidak membakar sampah sembarangan, penanganan akan kebakaran, dapat dipelajari anak anak tadi,” ujarnya.

 

Komandan Pos 1 Palabuhanratu, Agus Suhendar pun menyampaikan, bagi sekolah yang ingin berkunjung ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi di jalan Ahmad Yani, Kelurahan/ kecamatan Palabuhanratu, bisa langsung mengajukan permohonan secara resmi kepada pihak Damkar. Kegiatan ini gratis dan tidak dipungut biaya, tandasnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

 

Redaktur: R. Hamzah


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables