SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Jumat, 13 Juni 2025

SPMB 2025 Di Kabupaten Sukabumi Rawan Jual Beli Kursi, Kenali Modus dan Cara Lapor Pungutan Liar

 

Ilustrasi. Stop Pungli SPMB 2025 (Sumber: Istimewa)

 

SMartnewsroom.com || Termasuk di Sukabumi Jawa Barat, pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2025 dianggap rawan praktik curang. Satgas Saber pungli menyebut siswa titipan, jual beli kursi dan uang pelicin, menjadi ancaman pelaksanaan SPMB.

 

SPBM tahun ajaran 2025/2026 mendapat pantauan ketat dari Satgas Saber Pungli Kabupaten Sukabumi. Satgas meminta warga memberikan informasi, agar bisa diambil tindakan tegas dan cepat, untuk mengantisipasi potensi praktik pungutan liar (pungli) yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah.

 

Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kab. Sukabumi, Kompol Zulkarnaen menyebutkan ada sejumlah modus pungutan liar yang dinilai rawan terjadi saat proses penerimaan murid baru berlangsung.

 

"Potensi pungli paling rawan terjadi antara lain berupa permintaan sumbangan atau infak dengan alasan tidak resmi, pemalsuan dokumen kependudukan, jaminan kelulusan masuk, hingga praktik titip siswa," ujar Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kab. Sukabumi, Kompol Zulkarnaen, pada Jumat (13/6/2025).

 

Untuk mencegah hal itu, kata Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kab. Sukabumi, Kompol Zulkarnaen, pihaknya menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari pendirian posko pengaduan masyarakat di sekolah-sekolah. Pemasangan spanduk himbauan anti pungli, hingga pemantauan langsung di lapangan selama pelaksanaan SPMB 2025.

 

Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kab. Sukabumi, Kompol Zulkarnaen juga menegaskan satgas menyediakan dua jalur pelaporan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan dugaan pungutan liar

 

"Masyarakat bisa melapor langsung ke Sekretariat Saber Pungli di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, atau secara online melalui kanal resmi seperti WhatsApp (0823-1292-3048) atau akun Instagram @saberpungli_kab.sukabumi, Facebook Saberpungli KabupatenSukabumi yang telah kami sediakan," jelas Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kab. Sukabumi, Kompol Zulkarnaen.

 

Hingga saat ini, menurutnya, belum ada laporan resmi dari masyarakat yang masuk, baik melalui sekretariat maupun kanal digital. Namun demikian, Satgas tetap siaga dan membuka semua saluran pengaduan.

 

"Kami siap menindaklanjuti setiap dugaan yang masuk. Jangan ragu untuk melapor jika menemukan indikasi praktik pungli di sekolah," ujarnya.

 

Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli Kab. Sukabumi, Kompol Zulkarnaen juga menghimbau kepada seluruh pihak sekolah dan para orang tua agar tidak terlibat dalam praktik pungli.

 

"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan SPMB yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik curang. Hindari praktik suap, gratifikasi, atau pungutan liar. Pastikan semua informasi terkait PMB diumumkan secara terbuka. Mari bersama-sama menciptakan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak kita," tambahnya.

 

SIDULI Berantas Pungli

 

Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024 bersama Satgas Saber Pungli seluruh Indonesia, 12 Juni 2024 memperkuat partisipasi warga dengan aplikasi SIDULI dan SP4N Lapor.

 

Sistem Aplikasi Aduan Pungli (SIDULI). Aplikasi ini diharapkan mempermudah masyarakat melaporkan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di pelayanan publik ataupun di luar layanan lainnya. Aplikasi ini termonitor secara terpusat dan ditangani oleh tingkat provinsi hingga Kota/Kabupaten.

 

Editor: Asep Gunawan


Kamis, 05 Juni 2025

Danrem 061/Suryakancana Resmi Tutup TMMD ke 124 Dan Serah Terima Hasil Karya TMMD Ke 124

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Sejumlah infrastruktur di Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi mulus. Hal itu seperti Jalan di Kampung Ulu-Ulu yang sekarang berubah menjadi beton dari sebelumnya bebatuan.

 

Perubahan infrastruktur tersebut berkat masuknya kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 124 Tahun Anggaran 2025 di Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

 

Selain adanya betonisasi jalan, berbagai pembangunan pun dilaksanakan di desa tersebut seperti pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), pipanisasi, sumur bor, ketahanan pangan, hingga penanaman pohon.

 

Tak hanya itu, dalam kegiatan yang berlangsung sejak 6 Mei 2025 itu, terdapat berbagai pembangunan non fisik pula seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, pertanian, hukum dan kamtibmas, bahaya narkoba, KB dan kesehatan, stunting, peternakan, hingga lingkungan hidup dan kehutanan.

 

Hasil karya TMMD tersebut diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui upacara penutupan digelar di Lapang PTPN VIII Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja pada Rabu 4 Juni 2025, Di mana, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama sejumlah kepala perangkat daerah hadir di tempat tersebut.

 

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas dalam kesempatan tersebut mengaku terbantu dengan adanya TMMD ini. Terutama dalam hal pembangunan di wilayah.

 

"Alhamdulillah pelaksanaan TMMD sudah berjalan dan selesai 100 persen. Kami dari pemerintah merasa terbantu dengan adanya TMMD ini," ujarnya.

 

TMMD pun menjadi bukti sinergitas luar biasa antara TNI dan pemerintah. Bahkan, H. Andreas berharap akan semakin banyak kegiatan TMMD di Kabupaten Sukabumi.

 

"Pemerintah siap dan akan terus mendukung pelaksanaan TMMD," ujar Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas.

 

Sementara itu, Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi mengatakan, TNI terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat. Termasuk mendukung percepatan pembangunan nasional.

 

"TNI tidak hanya menjaga kedaulatan, namun mendukung percepatan pembangunan nasional. Wujud nyatanya lewat TMMD yang sudah ada sejak ABRI," ungkapnya.

 

Selain itu, TMMD ini menjadi bukti sinergitas luar biasa antaraTNI, Polri, Pemerintah, dan masyarakat. Baik dalam pembangunan fisik maupun non fisik.

 

"TMMD ke 124 di Kabupaten Sukabumi misalnya, telah menghasilkan berbagai capaian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan wawasan kebangsaan," bebernya.

 

Pencapaian yang sudah dilakukan tersebut, semuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan nasional. Terutama di tingkat desa.

 

"Seluruh hal yang dilakukan ini, untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat," terangnya.

 

Atas suksesnya pelaksanaan TMMD tersebut, Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi berterima kasih kepada semua pihak. Dirinya pun berpesan agar semua yang telah dibangun dapat dipelihara sebaik mungkin.

 

"Jaga dan pelihara hasiil TMMD ini. Termasuk hasil ini, jadikan sebagai motivasi untuk pembangunan lainnya secara mandiri dan berkesinambungan," pungkasnya. (Asep Gunawan).

 

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi


Senin, 02 Juni 2025

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, "Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya"

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2025 di Alun-Alun Palabuhanratu, Senin (02/06/2025).


Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, selaku inspektur upacara. Bertindak sebagai komandan upacara, Ipda Mudi Muldiana dari Polres Sukabumi, sedangkan pembaca naskah Pancasila adalah Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali.


Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 ini mengusung tema Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.


Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus dijadikan momentum untuk menumbuhkan kembali rasa nasionalisme dan patriotisme yang cenderung mulai luntur di tengah perkembangan zaman.


Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas menegaskan bahwa nilai-nilai utama dalam Pancasila harus dimaknai sebagai semangat untuk membangun kembali jati diri bangsa yang mampu menghadapi tantangan ideologi lain seperti komunisme dan liberalisme yang tidak berakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia.


“Kita sebagai bagian dari masyarakat bangsa Indonesia yang kodratnya adalah keberagaman etnis, bahasa, adat istiadat, agama, dan golongan, harus secara serentak bersatu membela Pancasila dari siapa pun yang mencoba merongrongnya,” tegasnya.


Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas menyatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menampilkan burung Garuda Pancasila sebagai elemen utama. Garuda bukan hanya simbol negara, tetapi juga representasi dari jiwa dan semangat bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.


Ia menjelaskan bahwa sebagai lambang negara, Garuda mencengkeram pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika, semboyan yang merepresentasikan peran Pancasila sebagai meja statis, yakni sebagai pemersatu bangsa yang majemuk. Sayap Garuda yang membentang melambangkan semangat kemerdekaan dan cita-cita luhur bangsa, yang selaras dengan peran Pancasila sebagai bintang penuntun menuju masa depan Indonesia Raya.


“Dalam konteks peringatan ke-80 tahun Hari Lahir Pancasila, keberadaan lambang Garuda menjadi pengingat akan proses historis pembentukan Pancasila, mulai dari pidato Soekarno pada 1 Juni 1945, Piagam Jakarta 22 Juni 1945, hingga rumusan final pada 18 Agustus 1945. Tiga fase tersebut merupakan satu kesatuan proses ideologis bangsa,” ujarnya.


H. Andreas menegaskan, pada hakikatnya, seorang Pancasilais adalah mereka yang menjadikan Pancasila sebagai jalan pikiran dan falsafah hidup bangsa. Nilai-nilai Pancasila telah menjadi kepribadian bangsa Indonesia sejak dahulu hingga kini.


Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas juga mengajak seluruh abdi negara dan abdi masyarakat untuk bersatu padu dan saling mengisi dalam melanjutkan pembangunan di berbagai sektor, sesuai kapasitas masing-masing. Hal ini penting untuk memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera lahir dan batin, serta agar kontribusi daerah dapat menopang kemajuan bangsa.


“Mari kita kuatkan tekad untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dan pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus sebagai pemersatu bangsa menuju Indonesia maju,” pungkasnya.


Usai memimpin upacara tingkat Kabupaten Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama jajaran Forkopimda secara virtual mengikuti upacara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Pelataran Gedung Pancasila Jakarta. (Muhammad Fikri Fauzi).


Redaktur: Muhammad Iqbal

Minggu, 01 Juni 2025

Disperkim Kab. Sukabumi Geber Pembersihan Area Lapang Cangehgar Pasca Banjir Maret Lalu

 

Smarnewsroom.com, SUKABUMI || Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus berjibaku membersihkan area Lapang Cangehgar, Palabuhanratu. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pemulihan pascabanjir yang sempat melanda pada 6 Maret 2025 lalu dan meninggalkan material lumpur serta pasir di area tersebut.

 

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengatakan bahwa pembersihan dilakukan secara rutin setiap hari, meski menghadapi berbagai kendala. Ia menyebutkan tim yang diturunkan berjumlah antara 15 hingga 30 personel, bergiliran setiap harinya.

 

"Pembersihan dilakukan rutin setiap hari oleh tim gabungan. Kami menerjunkan sekitar 15 sampai 30 personel dari Disperkim," ujar Herdiawan kepada SMartnewsroom.com, Minggu (01/06/2025).

 

Sekdis Perkim Kab. Sukabumi, Herdiawan Waryadi mengungkapkan bahwa proses pembersihan sempat terhambat akibat tebalnya tumpukan lumpur dan pasir yang sudah mengeras. Pihaknya sebenarnya telah mengajukan permohonan alat berat ke Dinas Pekerjaan Umum (PU), namun hingga kini belum tersedia karena alat tersebut tengah difokuskan untuk penanganan bencana di lokasi lain.

 

"Tim saat ini memakai alat cangkul manual karena alat berat yang dimohonkan ke Dinas PU tidak kunjung datang. Kami maklum karena memang saat ini alat berat mereka tengah sibuk menangani bencana di wilayah lain,” ujarnya.

 

Sekdis Perkim Kab. Sukabumi Herdiawan Waryadi menjelaskan, tumpukan material yang ada merupakan kiriman dari luapan sungai saat banjir melanda. Debit air yang tinggi menyebabkan drainase di sekitar taman tidak mampu menampung, hingga akhirnya air meluber dan membawa material ke area lapang.

 

"Material pasir ini kiriman dari luapan sungai saat banjir, karena debit air saat itu melebihi kapasitas drainase yang ada di sekitar taman," tegasnya.

 

Sebagai langkah antisipatif ke depan, Herdiawan menyebutkan bahwa pihaknya telah merencanakan perbaikan sistem drainase di kawasan Lapang Cangehgar. Hal ini dilakukan agar kawasan tersebut tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.

 

"Perbaikan drainase menjadi bagian dari upaya pemulihan kawasan taman agar selalu bersih, aman, dan nyaman untuk warga. Kami terus berupaya menjaga area ini tetap terawat," ujarnya.

 

Herdiawan juga mengimbau kepada masyarakat dan para pengunjung untuk sementara waktu tidak menggunakan area Lapang Cangehgar hingga kondisi benar-benar pulih dan aman.

 

"Untuk itu, kepada masyarakat atau pengunjung kami mohon agar selalu menjaga kebersihan. Kami juga mohon maaf karena area Lapang Cangehgar masih belum sepenuhnya bersih, jadi jangan dipergunakan dulu demi kenyamanan dan keselamatan bersama," tutupnya. (Asep Gunawan).

 

Redaktur: Muhammad Iqbal


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables