SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 27 November 2025

Menko PM Tekankan Pelindungan Sosial Adaptif untuk Putus Rantai Kemiskinan Akibat Bencana

 


Smartnewsroom.com | Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah  kini mengadopsi pendekatan Pelindungan Sosial Adaptif (PSA) sebagai fondasi baru dalam penanganan, pencegahan serta pemulihan pascabencana. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kehidupan warga terdampak bencana agar kembali lebih baik.

 

Hal ini disampaikan Menko PM usai meninjau lokasi bencana di Desa Sukarame, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025).

 

“Pelindungan Sosial Adaptif ini adalah antisipasi secara komprehensif yang menyangkut keberpihakan negara, pemerintah, berbagai pihak, masyarakat, untuk mengantisipasi agar ancaman-ancaman rawan bencana itu terdeteksi dengan baik sejak dini,“ ucap Menko Muhaimin.

 

Sebelumya, pada Senin (27/10) lalu Desa Sukarame, Sukabumi dilanda banjir bandang dan tanah longsor di mana terdapat 3.291 jiwa atau 1.091 kepala keluarga terdampak. Peristiwa tersebut memicu kerugian fisik hingga dampak sosial ekonomi dan dikhawatirkan akan memperdalam angka kemiskinan.

 

Dibutuhkan upaya pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui Pelindungan Sosial Adaptif dengan memperluas cakupan serta meningkatkan nilai manfaat bantuan sosial.

 

“Jadi Pelindungan Sosial Adaptif ini memastikan semua tertangani, termasuk dalam hal perlindungan sosial, identitas kependudukan, bantuan-bantuan iuran, serta bentuk perlindungan sosial lainnya,” jelas Menko Muhaimin.

 

Salah satu gerak cepat yang dilakukan Kemenko PM adalah dengan melakukan pendataan dan percepatan layanan administrasi kependudukan setelah ditemukan 202 keluarga terdampak bencana tidak memiliki data administrasi kependudukan.

 

Hal ini dikarenakan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) merupakan syarat utama untuk mengakses berbagai layanan sosial, termasuk bantuan kebencanaan, jaminan kesehatan, hingga bantuan pemulihan ekonomi pascabencana. Ia menggarisbawahi bahwa negara wajib hadir memberikan perlindungan dan memudahkan akses warga, bukan sebaliknya.

 

Menko PM juga menyoroti pentingnya rencana pembangunan yang berbasis mitigasi, mulai dari tingkat nasional hingga desa, agar pengelolaan wilayah rawan bencana tidak lagi menimbulkan kemiskinan baru.

 

“Sehingga perlindungan sosial adaptif yang kita persiapkan benar-benar mendorong antisipasi dan penanggulangan bagi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat kita,” ujar Menko PM.

 

Dalam kesempatan ini, Kemenko PM berkolaborasi dengan DPR RI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan sejumlah stakeholder terkait juga memberikan sejumlah bantuan. Di antaranya, pembangunan 15 rumah beserta listrik dan air bersih, renovasi 38 rumah, perbaikan akses jalan, bantuan bibit pohon mahoni dan sengon, bantuan 769 bronjong dan 1.000 paket sembako.

 

FZ 


Minggu, 23 November 2025

Gegap Gempita Motor Tua: Anniversary Classic Biker Palabuhanratu Hadirkan Kreativitas Tanpa Batas

 

Mesin Tua Bangkit Lagi: Perayaan Satu Dekade Classic Biker Palabuhanratu Dipadati Motor Klasik. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Suara mesin tua menggeram pelan, kilauan krom memantulkan cahaya lampu, dan khas bercampur karat memenuhi area Gelangan Olahraga (GOR) Venue Tinju Palabuhanratu, jalan Ahmad Yani. Sabtu (22/11/2025), seolah waktu diputar mundur ke era kejayaan motor klasik.

 

Puluhan motor klasik dari berbagai kota tidak hanya hadir untuk dipamerkan, tetapi juga bertarung dalam panggung bergengsi Modification Contest Satu Dekade Classic Biker Palabuhanratu. Usia puluhan tahun motor clasik tidak membuat kehilangan pesona, justru tampil sebagai mahakarya hidup. Ada yang tampil elegan, ada yang terlihat garang penuh karakter, sementara sebagian lainnya tampak sederhana namun sarat detail dan presisi.

 

Setiap motor memancarkan karakter dan cerita panjang perjalanan restorasi, kreativitas, serta dedikasi builder-nya. Bagi mereka yang hadir, baut, warna cat, siluet rangka, hingga raungan knalpot bukan sekadar komponen—melainkan ekspresi seni.

 

Ketua Pelaksana Anniversary satu dekade Clasik Biker Palabuhanratu Muhammad Iqbal, mengatakan bahwa acara ini bukan sekadar lomba, tetapi momentum syukuran perjalanan komunitas dalam satu dekade terakhir dan wadah mempererat hubungan antarpecinta motor klasik.

 

“Yang pertama ini anniversary Classic Biker Palabuhanratu ke-10. Selain syukuran, tujuan utamanya silaturahmi antarpecinta otomotif klasik. Bahkan bukan hanya motor klasik, semua jenis motor dan semua merek bisa ikut,” ujar Ketua Pelaksana Anniversary satu dekade Clasik Biker Palabuhanratu Muhammad Iqbal, Minggu (23/11/2025).

 

Tahun ini, kata Muhammad Iqbal panitia menargetkan 100 peserta, dan hingga hari pelaksanaan sudah 70 motor ikut serta. Menariknya, peserta bukan hanya dari Sukabumi. Motor dari Bogor, Jakarta, hingga beberapa kota di Jawa Barat turut meramaikan.

 

Ditegaskan Muhammad Iqbal, adu kreativitas berlangsung melalui berbagai kelas, mulai kategori umum hingga kelas khusus motor custom dan restorasi. Beberapa kategori di antaranya, Tak Restorasi Open, Lokal Plat F Open, Daily Open, Vietnam Open, Thailand Open, Proper Open, Honda CB, GL Series, Tiger, MP, C Series Custom dan Restorasi Bebas hingga motor chopper.

 

“Ada salah satu peserta tertua adalah motor keluaran 1975, masuk dalam kategori CB PSP yang menjadi magnet perhatian karena keaslian dan ketelitian restorasi,” terangnya.

 

Untuk proses penilaian, kata Muhammad Iqbal juri menilai dari berbagai aspek mulai dari orisinilitas, cat, komposisi warna, hingga sparepart dan tingkat kerapian pengerjaan.

 

“Tak hanya kontes modifikasi, rangkaian acara juga diramaikan penampilan musik lokal, orkes, hingga hiburan lainnya yang membuat suasana semakin hidup dan dekat dengan komunitas,” tuturnya.

 

Iqbal berharap ajang ini bisa menjadi ruang kreativitas, inovasi, dan kebangkitan komunitas otomotif Sukabumi.

 

“Ke depannya kami ingin lebih banyak peserta lokal ikut dan berbagi inovasi. Tidak menutup kemungkinan nanti kita gelar di outdoor agar masyarakat lebih banyak yang bisa menyaksikan,” ujarnya.

 

“Untuk tahun ini, pilihan venue indoor dilakukan karena faktor cuaca dan keamanan motor yang memiliki nilai sentimental dan ekonomi tinggi,” imbuhnya.

 

Namun, ia memastikan rencana untuk menggelar kontes skala lebih besar di ruang terbuka masih terbuka lebar.

 

“Insya Allah tahun depan kita cari lokasi outdoor yang lebih favorit dan tetap aman untuk motor peserta,” tutupnya.

 

“Ajang ini bukan hanya soal siapa yang menang. Namun lebih dari itu tentang bagaimana mesin tua, karat dan karya restorasi menjadi bahasa persaudaraan dan kebanggaan para pecinta otomotif klasik,” tandasnya.

 

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: Bedor


Sabtu, 22 November 2025

Kadis Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Tarisi Pasca Robohnya Jembatan Sementara

 

Kadis Perkim Sendi Apriyadi di dampingi Camat Warungkiara dan Kepala Desa Tarisi dan Hegarmanah Monev Pembangunan Jembatan Tarisi Kec.Warungkiara. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriyadi Monev Pembangunan Jembatan Tarisi Kecamatan Warungkiara, Pada Jum'at (21/11/2025).

 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) melakukan monitoring dan evaluasi langsung pelaksanaan pembangunan jembatan Tarisi pasca beredarnya video robohnya jembatan sementara akibat luapan sungai yang terjadi pada hari kamis, 20 November 2025.

 

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriyadi mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan.

 

"Yang roboh kemaren itu adalah jembatan gantung sementara, yang dibuat warga masyarakat selama menunggu proses pembangunan jembatan selesai, adapun jembatan permanen yang sedang dibangun, masih berprogres sesuai dengan time line kontrak dari agustus - dan ditargetkan awal desember 2025 dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriyadi, Sabtu (22/11/2025).

 

Peninjauan difokuskan pada kondisi fisik pekerjaan, progres pembangunan, serta aspek keselamatan konstruksi jembatan yang sedang dibangun oleh pemerintah daerah.

 

Hadir dalam peninjauan tersebut Camat, Kepala Desa Tarisi dan Hegarmanah juga dihadirkan dari pihak pelaksana kegiatan, PPK dan pengawas lapangan. Serta tampak masyarakat sekitar yang sedang bergotongroyong membersihkan dan memperbaiki aliran sungai.

 

Reporter: WH

Editor: Muhammad Iqbal Abdilla

Redaktur: Bedor


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables