SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 04 Desember 2025

Debit Sungai Cisolok Meningkat Usai Hujan Deras, Camat Cisolok Pastikan Warga Cikahuripan Aman

 

Hujan Deras Naikkan Debit Sungai Cisolok, Bronjong Tahan Arus dan Warga Cikahuripan Tetap Aman. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (4/12/2025), menyebabkan debit Sungai Cisolok meningkat tajam. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terjadinya banjir bandang, mengingat wilayah Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, sempat terdampak banjir pada beberapa waktu lalu.

 

Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq, membenarkan adanya peningkatan arus sungai. Namun demikian, ia memastikan tidak ada bencana yang menimpa warga Kampung Citugu.

 

“Betul, Sungai Cisolok memang mengalami peningkatan debit. Ketinggiannya masih sebatas tembok penahan tanah (TPT) yang ada,” ujar Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq kepada SMartnewsroom.com, Kamis (4/12/2025).

 

Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq menjelaskan, pemasangan bronjong yang sebelumnya dilakukan cukup efektif menahan laju arus sungai, meskipun belum sepenuhnya selesai.

 

“Alhamdulillah pemasangan bronjong dilakukan oleh ahlinya, sehingga cukup kuat menahan arus. Walaupun belum seratus persen rampung, tapi mampu mencegah air masuk ke permukiman,” katanya.

 

Baca Juga: Momentum Besar: 8.164 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik Bupati Sukabumi, Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik 

 

Terkait video yang beredar di media sosial tentang bronjong terbawa arus sungai, Okih memastikan kejadian itu berada di wilayah Desa Cisolok.

 

“Yang parah memang di wilayah Desa Cisolok. Bronjong itu baru dipasang oleh warga kemarin, kemungkinan belum cukup kuat sehingga kembali rubuh,” jelasnya.

 

Baca Juga: Di Terjang Cuaca Ekstrem, Talud SMAN 1 Cisolok Runtuh Dan Mengganggu Akses Jalan

 

Sementara itu, ia juga mengakui sempat terjadi genangan air di Kantor Desa Cisolok akibat jebolnya bagian bangunan yang belum sempat diantisipasi.

 

“Hanya air leuncang saja yang masuk ke kantor desa, karena bagian yang jebol belum tertangani sehingga air dari selokan masuk ke dalam. Untuk warga, aman dan tidak ada laporan terdampak,” tutup Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq.

 

Reporter: MFF

Editor: MKF

Redaktur: Bedor


Di Terjang Cuaca Ekstrem, Talud SMAN 1 Cisolok Runtuh Dan Mengganggu Akses Jalan

 

Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Talud SMAN 1 Cisolok Runtuh dan Papan Nama Sekolah Roboh. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, sejak siang hingga sore hari menyebabkan talud penahan tanah di lingkungan SMAN 1 Cisolok ambruk, Kamis (04/12/2025).

 

Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari, dengan kondisi hujan saat ini masih terjadi meski intensitasnya mulai menurun.

 

“Hujan deras turun dari siang sampai sore. Sekarang masih hujan, tapi intensitasnya sudah mulai menurun,” ujar Okih saat dikonfirmasi SMartnewsroom.com.

 

Baca Juga: Momentum Besar: 8.164 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik Bupati Sukabumi, Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik 

 

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan. Selain talud penahan tanah yang runtuh, papan nama sekolah berbentuk neon box roboh, huruf timbul identitas sekolah terlepas dari dinding, serta tembok pembatas ambruk sebagian. Material berupa tanah, batu, beton, kayu, dan rangka besi berserakan hingga ke bahu jalan.

 

Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana (P2BK) Kecamatan Cisolok Andri Firmansah menyampaikan, peristiwa ambruknya talud terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pendataan awal.

 

“Kejadiannya sekitar jam setengah tiga sore. Saya langsung ke lokasi dan melaporkan kejadian tersebut. Kerusakan meliputi talud penahan tanah ambruk, papan nama sekolah roboh, huruf timbul rusak, serta material longsor menutup sebagian jalan,” ungkap Andri.

 

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi di lokasi masih berpotensi membahayakan pengguna jalan. Longsoran tanah dan puing bangunan menutup sebagian badan jalan provinsi tersebut sudah dibersihkan agar tidak mengganggu pengendara. 

 

Reporter: MFF

Editor: MKF

Redaktur: Bedor


Momentum Besar: 8.164 PPPK Paruh Waktu Resmi Dilantik Bupati Sukabumi, Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan Publik

 

8.164 Tenaga Honorer Naik Status Jadi PPPK Paruh Waktu, Bupati Dorong Kinerja dan Profesionalisme ASN. Foto: Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Sebanyak 8.164 tenaga honorer di Kabupaten Sukabumi resmi menyandang status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Hal itu pasca dilantiknya mereka secara langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Lapang Cangehgar, Palabuhanratu, Kamis (04/12/2025).

 

Proses pelantikan yang ditandai dengan pengambilan sumpah ini, dirangkaikan dengan upacara Peringatan HUT Ke-54 KORPRI, HUT Ke-80 PGRI, Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, peringatan yang dilaksanakan hari ini merupakan momentum yang luar biasa. Sebab, semuanya berkaitan erat dengan pengabdian dan pembangunan daerah.

 

"Pelantikan PPPK Paruh Waktu, Peringatan HUT Ke-54 KORPRI, HUT Ke-80 PGRI, Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 ini, merupakan momentum strategis merefleksikan peran kita sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. Selain itu, hal ini pun sekaligus meneguhkan komitmen untuk bersinergi mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah," ujarnya.

 

Bahkan bagi PPPK Paruh Waktu, ini merupakan momen spesial setelah perjalanan panjang mengabdi di Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Namun harus diingat, pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial saja, melainkan peneguhan komitmen untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

 

"Selamat bergabung dalam keluarga besar ASN Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Jadikan momentum ini sebagai awal semangat baru dalam bekerja. Kinerja dan integritas PPPK Paruh Waktu berperan penting dalam penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik," ucapnya.

 

Dalam momen ini pun, bupati menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan sinergi antara seluruh elemen ASN dan tenaga pendidik. Sebab, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Sukabumi tidak terlepas dari kerja kolektif dan semangat kebersamaan.

 

"Mari kita terus bersatu padu menguatkan soliditas Korpri dan PGRI, serta merangkul energi baru dari PPPK Paruh Waktu untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah," ungkapnya.

 

Oleh karena itu, anggota Korpri dituntut meningkatkan profesionalisme, beradaptasi dengan teknologi, dan menjaga integritas dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

 

"Jadikan momentum ini sebagai ajang refleksi untuk terus mengabdi dengan semangat yang tinggi dan berinovasi guna memberikan karya yang bermanfaat bagi masyarakat," bebernya.

 

Sementara terhadap para guru, bupati berterima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi dan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, para guru harus terus bersemangat dalam menggali potensi dan inovasi.

 

"Guru adalah fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berakhlak mulia," terangnya.

 

Sementara itu, Usep (55 tahun) yang merupakan Penjaga Sekolah di SMPN 2 Sagaranten bersyukur mendapatkan kesempatan menjadi PPPK Paruh Waktu. Perjuangan panjang dirinya selama belasan tahun sampai meraih SK PPPK Paruh Waktu.

 

"15 tahun lebih saya ngehonor di SMPN 2 Sagaranten. Berkat dukungan semua pihak saya bisa dilantik. Terima kasih pak bupati, pak gubernur dan semuanya yang telah berperan dalam hidup saja sampai saya bisa hadir dan dilantik di sini," senangnya.

 

Dalam kegiatan yang berlangsung meriah ini, dilaksanakan pula pemberian kadeudeuh kepada purna bhakti, penghargaan, hingga piala hasil berbagai perlombaan.

 

Reporter: MIA

Editor: Bedor

Redaktur: MFF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables