SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 21 Januari 2026

Komisi II DPRD Kab Sukabumi Soroti CSR di Sukabumi, Pengawasan CSR di Sukabumi Masih Administratif, Belum Sentuh Dampak Nyata

 

Anggota DPRD Fraksi PKB Kabupaten Sukabumi, Bayu Permana. saat rapat kerja Komisi II bersama membahas tentang evaluasi dan optimalisasi CSR. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terus mendorong optimalisasi pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung program pembangunan daerah.

 

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Bayu Permana, menyampaikan bahwa mekanisme pengawasan CSR di Kabupaten Sukabumi saat ini masih bersifat administratif dan perlu ditingkatkan ke arah yang lebih substantif. Hal tersebut disebabkan oleh masih rendahnya tingkat partisipasi serta pelaporan program CSR dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sukabumi.

 

“Pengawasan CSR saat ini baru sampai pada aspek administrasi. Dengan tingkat partisipasi yang masih terbatas, perusahaan yang sudah melaporkan pelaksanaan CSR tentu patut diapresiasi,” ujar Bayu Permana, Senin (12/1/2026).

 

Menurutnya, meskipun program CSR yang dilaporkan belum sepenuhnya mencerminkan substansi CSR secara ideal, setiap kontribusi perusahaan tetap memiliki nilai positif bagi masyarakat dan perlu didukung sebagai langkah awal menuju pengelolaan CSR yang lebih optimal.

 

Ke depan, DPRD Kabupaten Sukabumi mendorong transformasi CSR agar mampu menjadi solusi konkret dalam menjawab persoalan lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Hal ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial antara korporasi dan masyarakat lokal.

 

Bayu Permana juga menekankan bahwa pelaksanaan CSR dapat disinergikan dengan visi dan misi kepala daerah. Oleh karena itu, diperlukan pembagian porsi yang jelas antara program CSR yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan dan program kemitraan yang mendukung prioritas pembangunan daerah.

 

“CSR dapat berperan dalam penanganan persoalan lingkungan dan sosial di sekitar perusahaan, sekaligus berkontribusi melalui skema kemitraan untuk mendukung program prioritas pemerintah daerah,” jelasnya.

 

Dalam konteks penanganan bencana, Bayu menyebut perusahaan yang beroperasi di wilayah lain tetap dapat berkontribusi melalui forum CSR sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kebijakan daerah. Pemerintah daerah berperan menyusun daftar kebutuhan dan program prioritas, yang selanjutnya dikoordinasikan melalui Forum CSR agar perusahaan dapat berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.

 

Terkait wacana pengauditan dana CSR, DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa dana CSR merupakan dana perusahaan yang dikelola dan dipertanggungjawabkan kepada pemegang saham melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), sehingga tidak termasuk dalam kewenangan audit pemerintah daerah maupun DPRD.

 

DPRD Kabupaten Sukabumi berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan dunia usaha dapat terus diperkuat guna mendorong pelaksanaan CSR yang berkelanjutan, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

 

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: RHF


Selasa, 20 Januari 2026

Ketahanan Pangan Menguat, Panen Jagung Serentak di Nagrak Diapresiasi DPRD Sukabumi

 

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar Apresiasi Peran Polres Dorong Kemandirian Pangan Nasional. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Gerakan memperkuat kemandirian pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat daerah. Di Kabupaten Sukabumi, upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan panen jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang difasilitasi Polres Sukabumi sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

 

Kegiatan panen jagung ini dilaksanakan di area pertanian Kampung Gudang, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, dan melibatkan berbagai elemen lintas sektor, mulai dari aparat kepolisian, unsur pemerintah daerah, hingga kelompok tani setempat.

 

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, turut hadir meninjau langsung proses panen bersama jajaran kepolisian dan para petani. Ia mengapresiasi keterlibatan Polres Sukabumi dalam sektor pertanian yang dinilainya sebagai bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

 

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya berfokus pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan,” ujar Hera Iskandar di sela kegiatan.

 

Menurutnya, langkah yang dilakukan Polres Sukabumi sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan kemandirian pangan sebagai salah satu prioritas utama.

 

“Program swasembada pangan adalah visi besar negara. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, aparat negara, maupun masyarakat. Apa yang dilakukan Polres Sukabumi ini merupakan contoh konkret di lapangan,” jelasnya.

Hera juga menyinggung kontribusi Polri secara nasional dalam pengembangan pertanian jagung. Ia menyebut, institusi kepolisian telah menyiapkan lahan pertanian dalam skala luas dengan target produksi signifikan guna memperkuat pasokan pangan nasional.

 

“Secara nasional, Polri memiliki target produksi jagung yang cukup besar. Ini menjadi penguat ketahanan pangan, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, panen jagung yang dilakukan di Sukabumi membuktikan bahwa program ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan telah berjalan dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

 

“Hari ini kita melihat langsung hasilnya. Ini bukan seremoni semata, tetapi benar-benar menghasilkan dan berdampak,” ungkap Hera.

 

Hera berharap, keterlibatan Polres Sukabumi dalam sektor pertanian dapat menjadi pemicu bagi wilayah lain untuk melakukan langkah serupa. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, ia optimistis ketahanan pangan nasional akan semakin kuat dan mampu menunjang kesejahteraan masyarakat.

 

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Jika semua pihak bergerak, Indonesia akan semakin siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF


Kamis, 08 Januari 2026

Panen Raya Jagung Kuartal I, Wabup Sukabumi: Kolaborasi Jadi Kunci Kemandirian Pangan

 

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I. Foto: MIA

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I yang diselenggarakan oleh Polres Sukabumi di Kampung Gudang RT 01 RW 05, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kamis (08/01/2026).

 

Kegiatan panen raya tersebut menjadi bagian dari upaya sinergi lintas sektor dalam mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, khususnya pada komoditas jagung sebagai salah satu bahan pangan strategis.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sukabumi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sukabumi dan seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian. Menurutnya, kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan para petani merupakan kunci utama dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah.

 

“Saya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sukabumi atas semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja berkualitas dalam memproduksi tanaman jagung di Kecamatan Nagrak. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi fondasi terwujudnya kemandirian pangan,” ujar H. Andreas.

 

Kegiatan panen raya ditandai dengan pemetikan jagung oleh Wakil Bupati Sukabumi bersama Kapolres Sukabumi, AKBP Samian. Panen ini menunjukkan hasil nyata dari pemanfaatan lahan produktif yang dilakukan melalui pendampingan dan kerja sama lintas sektor.

 

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan komitmen Polres Sukabumi untuk terus mendukung program pemerintah, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan pertanian dan pemanfaatan lahan produktif.

 

Kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal I Polres Sukabumi ini diakhiri dengan mengikuti video conference Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I yang dipusatkan di Polres Bekasi dan dihadiri oleh Kapolri.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, perwakilan Dinas Pertanian, Camat Nagrak beserta unsur Forkopimcam, serta jajaran Polres Sukabumi.

 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor sebagai langkah strategis dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan guna mewujudkan Sukabumi yang Mubarakah.

 

Reporter: MIA
Editror: MFF

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables