SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Jumat, 19 Juni 2026

DPRD Kabupaten Sukabumi Komitmen Dukung Pengembangan Sektor Kelautan dan Pariwisata Bahari

 

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali Dampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Apresiasi Pelestarian Tradisi Syukuran Nelayan Ujunggenteng. Foto: Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, Sukabumi - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali mendampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri puncak peringatan Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng yang berlangsung di kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (14/6/2026).

 

Mengusung tema "Laut Lestari Nelayan Berseri", kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum penting dalam menjaga warisan budaya masyarakat pesisir sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kesejahteraan para nelayan.

 

Perayaan yang telah berlangsung selama enam dekade itu dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya, sosial, dan ekonomi, mulai dari pertunjukan tarian tradisional, pencak silat, hingga pameran UMKM dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menegaskan bahwa tradisi Syukuran Nelayan memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir serta menjadi salah satu daya tarik wisata budaya yang potensial bagi Kabupaten Sukabumi.

 

"Syukuran Nelayan bukan hanya tradisi yang diwariskan oleh para leluhur, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, dan kecintaan masyarakat terhadap laut sebagai sumber kehidupan. Tradisi ini harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah," ujarnya.

 

Baca Juga: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025

 

Menurut Budi Azhar Mutawali, pelestarian budaya pesisir harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan sumber daya laut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.

 

DPRD Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, mendukung berbagai program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat nelayan, mulai dari peningkatan infrastruktur pendukung, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, hingga pengembangan sektor pariwisata bahari yang terintegrasi.

 

"Kami di DPRD berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung kesejahteraan nelayan serta menjaga kelestarian lingkungan laut sebagai aset penting Kabupaten Sukabumi," tegasnya.

 

Baca Juga: Wabup Andreas: Sorgum Jadi Terobosan Energi Hijau dan Kesejahteraan Petani

 

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan bahwa Syukuran Nelayan merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang diberikan melalui hasil laut.

 

Rangkaian kegiatan Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng turut diisi dengan prosesi adat larung saji, pagelaran wayang golek, turnamen bola voli, trek pantai, sunatan massal, santunan bagi anak yatim dan lansia, tabligh akbar, serta berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi bersama unsur Forkopimda juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan sebagai bentuk dukungan terhadap perlindungan sosial bagi pekerja sektor kelautan dan perikanan.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF


Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025

 

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025. Foto: Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Bupati Sukabumi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/6/2026).

 

Dalam rapat tersebut, Nota Pengantar Bupati Sukabumi disampaikan oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

 

Pada kesempatan tersebut, disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Capaian ini merupakan raihan WTP ke-12 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2014.

 

Baca Juga: Wabup Sukabumi Hadiri Gebyar Muharram 1448 H Kecamatan Cidahu Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Hijrah dan Kebersamaan

 

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan opini WTP bukan hanya merupakan prestasi administratif semata, melainkan menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, didukung sistem pengendalian internal yang memadai, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

“Raihan WTP ini harus sejalan dengan manfaat program yang dirasakan masyarakat. Seluruh perangkat daerah harus terus meningkatkan kinerja dan menindaklanjuti rekomendasi BPK,” ujarnya.

 

Baca Juga: Wabup Andreas: Sorgum Jadi Terobosan Energi Hijau dan Kesejahteraan Petani

 

Dalam laporan pertanggungjawaban yang disampaikan, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 mencapai 99,23 persen dari target yang telah ditetapkan. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target dengan capaian sebesar 101,96 persen.

 

Adapun realisasi belanja daerah mencapai 95,97 persen dari rencana anggaran. Berdasarkan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mencatat surplus anggaran sebesar Rp147,02 miliar serta Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp169,72 miliar.

 

Baca Juga: Kabupaten Sukabumi Mantapkan Swasembada Pangan Berkelanjutan melalui Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam

 

Melalui penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 ini, diharapkan pembahasan antara DPRD dan Pemerintah Daerah dapat berjalan optimal sehingga menghasilkan kebijakan yang semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

 

DPRD Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi secara optimal dalam rangka mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF


Kabupaten Sukabumi Mantapkan Swasembada Pangan Berkelanjutan melalui Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam

 

Sekda Kabupaten Sukabumi Hadiri Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam untuk Perkuat Ketahanan Pangan Berkelanjutan. Foto: Fikri

SMartnewsroom.com, Nyalindung — Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman menghadiri kegiatan Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam yang dilaksanakan di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kamis (18/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan musim tanam guna mendukung ketahanan dan swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekda hadir mewakili Bupati Sukabumi. Ia menyampaikan bahwa sektor pertanian Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan capaian yang membanggakan. Pada tahun 2025, Kabupaten Sukabumi berhasil memproduksi lebih dari satu juta ton gabah, melampaui target nasional dan mengantarkan Kabupaten Sukabumi sebagai daerah dengan produksi beras tertinggi di tingkat nasional.

 

Atas capaian tersebut, Kabupaten Sukabumi memperoleh penghargaan Satyalancana Wirakarya Bidang Pertanian dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

 

“Pada tahun 2026 ini, kita kembali menghadapi target tanam seluas 11.114 hektare. Tentu ini bukan pekerjaan yang ringan. Oleh karena itu, bantuan benih padi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong peningkatan luas tambah tanam dan produktivitas pertanian di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Wabup Andreas: Sorgum Jadi Terobosan Energi Hijau dan Kesejahteraan Petan

 

Sekda menegaskan, berbagai tantangan yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian harus diantisipasi sejak dini, terutama dampak perubahan iklim dan potensi kekeringan akibat fenomena El Nino.

 

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga masyarakat untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dalam mendukung keberhasilan musim tanam.

 

“Saya mengajak semua pihak untuk memperkuat koordinasi, mempercepat proses semai dan tanam, melakukan pendataan potensi pertanian secara akurat, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian yang tersedia,” ujarnya.

 

Baca Juga: Wabup Sukabumi Hadiri Gebyar Muharram 1448 H Kecamatan Cidahu Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Hijrah dan Kebersamaan

 

Sementara itu, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Sukabumi, Leli Nuryati, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kabupaten Sukabumi pada tahun 2026 telah mencapai swasembada pangan dan kini memasuki tahap swasembada pangan berkelanjutan.

 

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pendampingan dan dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

 

“Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Kementerian Pertanian telah mendampingi Kabupaten Sukabumi sejak tahun 2024, dan pada tahun 2026 ini insyaallah pendampingan tersebut akan terus kami lanjutkan,” jelasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi kepada enam kelompok tani di Kecamatan Nyalindung. Selain itu, dilakukan pula penanaman padi secara simbolis sebagai tanda dimulainya musim tanam.

 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengikuti secara virtual Gerakan Percepatan Semai, Olah Lahan, dan Tanam bersama Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, yang dipusatkan di Kabupaten Subang dan dilaksanakan secara serentak di sebelas kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap percepatan tanam dapat berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan produksi pangan, menjaga ketahanan pangan daerah, serta memperkuat kontribusi Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables