SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 27 November 2025

Kunker Menko PM ke Cisolok: Dandim 0622/Sukabumi Pastikan Pemulihan Pascabencana Berjalan Tepat Sasaran

 

Menko Pemberdayaan Masyarakat Tinjau Relokasi Warga Sukarame, Dandim 0622 dan Forkopimda Siap Dampingi. Foto: Kodim 0622/Kab. Sukabumi.

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo bersama unsur Forkopimda menyambut kedatangan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C) Drs. H. A. Muhaimin Iskandar, M.Si, dalam rangka kunjungan kerja ke Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan berlangsung di Pamokoan Desa Sukarame dan dihadiri sekitar 200 orang.

 

Kunjungan kerja dilaksanakan pada hari Kamis, 27 November 2025, pukul 10.30 WIB. Menko Pemberdayaan Masyarakat meninjau progres relokasi rumah bagi warga terdampak bencana di Desa Sukarame sekaligus memastikan bahwa program pemulihan pascabencana berjalan tepat sasaran.

 

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, Forkopimda, dan tokoh masyarakat, di antaranya:

 

Dr (HC) H.A. Muhaimin Iskandar (Menko Pemberdayaan Masyarakat RI)

 

Zainul Munasichin (Anggota Komisi IX DPR RI PKB Dapil Kota/Kab. Sukabumi)

 

Hasim Adnan (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat)

 

Hamzah Gurnita (Anggota DPRD Kab. Sukabumi)

 

H. Syaiful Huda, MPA (Wakil Ketua Komisi V DPR RI)

 

H. Cucun Ahmad Syamsurijal (Wakil Ketua DPR RI)

 

Dra. Hj. Chlimatus Sa’diyah, MA (Ketua FSI Anggota PKB DPR RI)

 

Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, KA (Wakil Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa)

 

Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int (Dandim 0622 Kab. Sukabumi)

 

Drs. H. Asep Japar, MM (Bupati Sukabumi)

 

H. Andreas, SE (Wakil Bupati Sukabumi)

 

Letkol Inf Beni Safry (Danyonif 310/KK)

 

Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos (Danyon Armed 13/Nanggala)

 

Lettu CPM Rohmat (Danpos PM III/1-2 Kab. Sukabumi)

 

Lettu Laut (E) Ayi Jalaludin (Danpos AL Palabuhanratu)

 

Kompol Zulkarnaen, SH, S.I.K., M.I.K (Wakapolres Sukabumi)

 

Forkopimcam Cisolok

 

Warga Masyarakat Desa Sukarame

 

Para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Sukarame

 

Tamu undangan lainnya

 

Pukul 11.15 WIB – Menko Pemberdayaan Masyarakat tiba di lokasi, menyapa warga, dan memberikan sambutan terkait komitmen pemerintah pusat dalam pemulihan pascabencana. Beliau menegaskan pentingnya percepatan pembangunan rumah relokasi serta pemulihan layanan dasar seperti air bersih, listrik, kesehatan, pendidikan, dan sarana ekonomi warga.

 

Pukul 11.25 WIB – Rombongan menuju area relokasi untuk memberikan bantuan rumah layak huni kepada 9 KK korban banjir.

 

Pukul 11.35 WIB – Penanaman bibit pohon nangka secara simbolis oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat bersama rombongan.

 

Pukul 11.45 WIB – Peletakan batu pertama pembangunan rumah relokasi.

 

Pukul 11.50 WIB – Penyampaian keterangan dari beberapa pihak:

 

  1. Camat Cisolok, Okih Fazri Assidiq, S.Ag
    Menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menko serta harapan terhadap percepatan proses relokasi bagi warga yang tinggal di wilayah pegunungan Sukarame yang sulit direlokasi.
  2. Dr (HC) H.A. Muhaimin Iskandar
    Menjelaskan bahwa bantuan relokasi berasal dari berbagai pihak, termasuk TNI AD dan pemerintah daerah. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi, solidaritas, serta penerapan sistem perlindungan sosial adaptif untuk mitigasi bencana. Ia juga menegaskan perlunya kebijakan yang tepat di tingkat pusat dan daerah untuk antisipasi kawasan rawan bencana. 

 

Pukul 13.20 WIB – Penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat Desa Sukarame.

 

Kunjungan kerja ini menjadi bentuk nyata kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pemulihan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pascabencana. Kehadiran Menko Pemberdayaan Masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses relokasi dan pembangunan kembali kehidupan masyarakat di Desa Sukarame, Kecamatan Cisolok.

 

Editor: BDR

Redaktur: MIA


Menko PM Tekankan Pelindungan Sosial Adaptif untuk Putus Rantai Kemiskinan Akibat Bencana

 


Smartnewsroom.com | Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah  kini mengadopsi pendekatan Pelindungan Sosial Adaptif (PSA) sebagai fondasi baru dalam penanganan, pencegahan serta pemulihan pascabencana. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kehidupan warga terdampak bencana agar kembali lebih baik.

 

Hal ini disampaikan Menko PM usai meninjau lokasi bencana di Desa Sukarame, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/11/2025).

 

“Pelindungan Sosial Adaptif ini adalah antisipasi secara komprehensif yang menyangkut keberpihakan negara, pemerintah, berbagai pihak, masyarakat, untuk mengantisipasi agar ancaman-ancaman rawan bencana itu terdeteksi dengan baik sejak dini,“ ucap Menko Muhaimin.

 

Sebelumya, pada Senin (27/10) lalu Desa Sukarame, Sukabumi dilanda banjir bandang dan tanah longsor di mana terdapat 3.291 jiwa atau 1.091 kepala keluarga terdampak. Peristiwa tersebut memicu kerugian fisik hingga dampak sosial ekonomi dan dikhawatirkan akan memperdalam angka kemiskinan.

 

Dibutuhkan upaya pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui Pelindungan Sosial Adaptif dengan memperluas cakupan serta meningkatkan nilai manfaat bantuan sosial.

 

“Jadi Pelindungan Sosial Adaptif ini memastikan semua tertangani, termasuk dalam hal perlindungan sosial, identitas kependudukan, bantuan-bantuan iuran, serta bentuk perlindungan sosial lainnya,” jelas Menko Muhaimin.

 

Salah satu gerak cepat yang dilakukan Kemenko PM adalah dengan melakukan pendataan dan percepatan layanan administrasi kependudukan setelah ditemukan 202 keluarga terdampak bencana tidak memiliki data administrasi kependudukan.

 

Hal ini dikarenakan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) merupakan syarat utama untuk mengakses berbagai layanan sosial, termasuk bantuan kebencanaan, jaminan kesehatan, hingga bantuan pemulihan ekonomi pascabencana. Ia menggarisbawahi bahwa negara wajib hadir memberikan perlindungan dan memudahkan akses warga, bukan sebaliknya.

 

Menko PM juga menyoroti pentingnya rencana pembangunan yang berbasis mitigasi, mulai dari tingkat nasional hingga desa, agar pengelolaan wilayah rawan bencana tidak lagi menimbulkan kemiskinan baru.

 

“Sehingga perlindungan sosial adaptif yang kita persiapkan benar-benar mendorong antisipasi dan penanggulangan bagi masalah-masalah yang dihadapi masyarakat kita,” ujar Menko PM.

 

Dalam kesempatan ini, Kemenko PM berkolaborasi dengan DPR RI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan sejumlah stakeholder terkait juga memberikan sejumlah bantuan. Di antaranya, pembangunan 15 rumah beserta listrik dan air bersih, renovasi 38 rumah, perbaikan akses jalan, bantuan bibit pohon mahoni dan sengon, bantuan 769 bronjong dan 1.000 paket sembako.

 

FZ 


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables