SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Selasa, 01 September 2026

Diduga Akar Lapuk, Pohon Jati Tumbang Timpa Gerobak Dan Jaringan Listrik Di Palabuhanratu

 

Pohon Tumbang di Samping RSUD Palabuhanratu, Listrik Sempat Padam

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu  - Sebuah pohon jati tumbang secara tiba-tiba di samping RSUD Palabuhanratu, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/9/2026) dini hari.

Pohon tumbang sekitar pukul 03.00 WIB tersebut menimpa tiga gerobak milik pedagang yang berada di pinggir trotoar. Selain itu, batang pohon juga mengenai jaringan listrik PLN hingga menyebabkan aliran listrik di sekitar lokasi sempat padam.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi Dan Komunikasi Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan, Tatang Sutarman, mengatakan pohon diduga tumbang akibat kondisi akar yang telah lapuk. Peristiwa terjadi tanpa disertai hujan maupun angin kencang.

"Kejadian tadi malam sekitar jam 3, tidak ada angin, tidak ada hujan. Kemungkinan kondisi akarnya sudah lapuk," kata Tatang Sutarman saat ditemui SMartnewsroom.com di lokasi, Selasa pagi.

Tatang Sutarman menuturkan, saat pohon tumbang, terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari kabel listrik PLN bertegangan tinggi yang tertimpa batang pohon. Percikan api juga sempat terlihat di sekitar jaringan listrik.

"Menimpa tiga gerobak milik pedagang sama menimpa kabel listrik. Tadi terdengar suara ledakan dan ada percikan api, aliran listrik juga padam," ujarnya.

Kondisi tersebut sempat membuat proses evakuasi pohon terkendala. Petugas Damkar tidak dapat langsung melakukan pemotongan material pohon karena masih terdapat potensi bahaya dari jaringan listrik yang terdampak.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan jaringan listrik dalam kondisi aman sebelum proses evakuasi dilanjutkan.

Hingga Selasa pagi, petugas Damkar Pos 1 Palabuhanratu masih melakukan pemotongan dan evakuasi material pohon menggunakan mesin senso. Sementara petugas PLN melakukan penanganan terhadap jaringan listrik yang terdampak untuk memulihkan pasokan listrik di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, tiga gerobak pedagang mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

Petugas mengimbau masyarakat, khususnya pedagang dan pengguna jalan di sekitar lokasi, untuk tetap berhati-hati selama proses evakuasi berlangsung mengingat masih terdapat aktivitas penanganan jaringan listrik dan material pohon.

Pantauan SMartnewsroom.com di lokasi, petugas Damkar Pos 1 Palabuhanratu masih melakukan proses evakuasi menggunakan mesin pemotong kayu atau senso. Di sisi lain, petugas PLN juga melakukan penanganan untuk menormalkan kembali aliran listrik di kawasan tersebut.

 

Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Senin, 31 Agustus 2026

Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Ke-156 Makin Meriah, Lagu “Suara Dangdut” Dan “Lentera” Resmi Dilaunching

 

“Lentera” dan “Suara Dangdut” Diluncurkan, Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 Makin Semarak. Foto: Muhammad Fikri Fauzi.

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu - Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tak hanya diwarnai berbagai kegiatan masyarakat. Suasana perayaan juga semakin semarak dengan diluncurkannya dua karya musik terbaru, yakni “Lentera” dan “Suara Dangdut”.

Peluncuran kedua lagu tersebut menjadi salah satu momen yang menarik perhatian dalam rangkaian perayaan. Sejumlah musisi, pencipta lagu, penyanyi hingga pelaku event turut hadir dan berbaur bersama masyarakat.

Salah satu pencipta sekaligus penyanyi lagu “Suara Dangdut”, H. Ismail, mengaku bersyukur karyanya bisa diluncurkan di Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah, malam hari ini launching dua buah lagu. Yang pertama lagu ‘Suara Dangdut’, karya saya sendiri dan saya menyanyikan sendiri. Lagu ini diaransemen oleh Ahmad, keyboard Sonita,” kata H. Ismail.

Sementara itu, lagu “Lentera” dibawakan oleh Sifa. Lagu tersebut merupakan karya cipta Haji Dimas yang juga dikenal sebagai salah satu pembina Forsa Jabar.

Bagi H. Ismail, peluncuran kedua lagu di Sukabumi memiliki makna tersendiri. Terlebih, momentum tersebut berlangsung bertepatan dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

“Ini berkesan luar biasa. Launching kali ini terlaksana di Sukabumi atas fasilitas yang diberikan oleh sahabat saya, H. Agus Chandra. Alhamdulillah bisa terlaksana launching di Sukabumi,” ujarnya.

H. Ismail mengatakan, dirinya saat ini telah memiliki tiga karya cipta lagu. Menurutnya, jumlah tersebut memang belum banyak, namun setiap lagu memiliki cerita dan perjalanan masing-masing.

“Kalau karya cipta saya baru ada tiga. Memang belum banyak. Tetapi setiap lagu pasti ada history dan story-nya,” ungkapnya.

Musik Jadi Ruang Silaturahmi

Bagi para pelaku seni yang terlibat, kegiatan tersebut bukan sekadar peluncuran karya musik. Pertemuan para musisi dan pegiat event juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi serta membangun kolaborasi.

H. Ismail menilai musik tidak hanya berkaitan dengan hiburan. Dalam setiap karya, terdapat pesan, nilai dan norma yang menjadi bagian dari proses kreatif seorang pencipta maupun penyanyi.

Hal itu pula yang menjadi bagian dari perjalanan lahirnya lagu “Suara Dangdut”. Sementara “Lentera” hadir dengan karakter tersendiri melalui kolaborasi Haji Dimas sebagai pencipta dan Sifa sebagai penyanyi.

Kehadiran kedua lagu tersebut turut memperlihatkan geliat kreativitas para pelaku musik yang terus menghasilkan karya sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat.

Musisi dari Jakarta Hadir Tanpa Bayaran

Pimpinan event organizer PT Buana Citra Promosindo, H. Agus Chandra, mengaku bangga dapat menghadirkan para pelaku seni dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, kehadiran musisi dari Jakarta tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus apresiasi terhadap masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya Palabuhanratu.

“Saya merasa bangga dan bahagia. Beliau bisa ada di sini untuk menghibur masyarakat Palabuhanratu khususnya dan Kabupaten Sukabumi pada umumnya,” kata Agus.

Ia menambahkan, kehadiran sang musisi bahkan dilakukan tanpa bayaran khusus.

“Beliau datang dari Jakarta tanpa dibayar untuk merayakan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Saya bangga dengan beliau,” tuturnya.

Selain H. Ismail dan Sifa, kehadiran Haji Dimas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Ia diketahui telah berada di Sukabumi selama beberapa hari untuk ikut memantau dan meramaikan sejumlah agenda dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran para seniman dan pegiat event dari berbagai daerah membuat perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 semakin berwarna.

Peluncuran “Suara Dangdut” dan “Lentera” akhirnya bukan hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga menjadi momentum bertemunya kreativitas, kebersamaan dan silaturahmi para pelaku seni dengan masyarakat.

Dua karya tersebut diharapkan dapat semakin dikenal luas dan menjadi bagian dari perjalanan para musisi dalam terus melahirkan karya-karya baru di industri musik Indonesia.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Minggu, 30 Agustus 2026

Sibat Desa Cisolok Digelar Meriah, Perkuat Kesiapsiagaan Dan Kebersamaan Warga

 

SMartnewsroom.com, Cisolok -Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga terus dilakukan di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya melalui kegiatan SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Sabtu (29/08/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema SEMANGAT, yakni Sehat, Inovatif, Bersatu, Aktif, dan Tangguh. Kegiatan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, relawan SIBAT, serta berbagai unsur terkait.

Selain menjadi sarana edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana, kegiatan SIBAT juga dikemas dalam suasana penuh kebersamaan melalui berbagai perlombaan masyarakat.

Sejumlah perlombaan yang digelar di antaranya gerak jalan, fashion show, tarik tambang, balap karung, bola sarung, konsentrasi warna, makan kerupuk, estafet terigu, hingga jalan bakiak.

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan kegiatan berlangsung meriah, aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarwarga.

“Kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Okih.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Warga dari berbagai kalangan turut berpartisipasi dalam rangkaian perlombaan yang dikemas secara sederhana namun penuh keceriaan.

Melalui kegiatan SIBAT ini, masyarakat diharapkan semakin memiliki kesadaran terhadap pentingnya kesiapsiagaan bencana, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong.

Dengan demikian, terbentuk masyarakat yang siaga, tangguh, kompak, aktif, dan peduli terhadap lingkungan maupun berbagai potensi kebencanaan di wilayahnya.

 

Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables