SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Jumat, 11 September 2026

UMKM Cisolok Unjuk Produk Unggulan Di Sukabumi Expo 2026, Bupati Asep Japar Beri Apresiasi

 

UMKM Cisolok Unjuk Produk Unggulan Di Sukabumi Expo 2026. (sumber foto: Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Beragam potensi usaha masyarakat Kecamatan Cisolok turut mencuri perhatian dalam gelaran Sukabumi Expo 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156, Jum’at (11/09/2026).

UMKM binaan Rumah Zakat dan Permata Bank Syariah yang mewakili UMKM Kecamatan Cisolok hadir membawa sejumlah produk unggulan lokal. Mulai dari Madu Trigona, Kopi Cisolok, produk lukisan, hingga Telur Ayam Omega dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya membawa produk UMKM, stand Kecamatan Cisolok juga sekaligus memperkenalkan Wisata Edukasi Lebah Madu Trigona Karanghawu Cisolok.

Wisata tersebut menjadi salah satu potensi yang terus dikembangkan sebagai wisata edukasi sekaligus sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal.

Sukabumi Expo 2026 sendiri turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi, para kepala dinas, camat, serta Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas.

Di sela kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi menyempatkan mengunjungi stand UMKM Kecamatan Cisolok yang diwakili UMKM binaan Rumah Zakat dan Permata Bank Syariah.

Kunjungan tersebut mendapat respons positif dari para pelaku UMKM. Bupati Sukabumi H. Asep Japar pun memberikan apresiasi terhadap perkembangan pemberdayaan UMKM di Kecamatan Cisolok.

Menurutnya, keberhasilan pemberdayaan UMKM dapat dilihat dari semakin beragamnya produk yang mampu dihasilkan dan ditampilkan oleh masyarakat.

“Pemberdayaan UMKM di Kecamatan Cisolok berhasil. Buktinya nyata, hari ini kita bisa melihat berbagai produk unggulan yang dihasilkan oleh masyarakat Cisolok,” ujar H. Asep Japar.

Sementara itu, Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq menilai keikutsertaan UMKM Cisolok dalam Sukabumi Expo 2026 menjadi kesempatan strategis untuk memperluas pemasaran produk lokal.

Menurut Okih, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

“Ini menjadi kesempatan bagi UMKM Cisolok untuk naik kelas. Bukan hanya memperkenalkan produk, tetapi juga membangun jejaring dan membuka peluang pasar yang lebih luas,” kata Okih.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, Rumah Zakat dan Permata Bank Syariah dapat terus berjalan sehingga pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Cisolok semakin kuat.

“Potensi yang ada di Cisolok sangat banyak. Tinggal bagaimana kita dorong agar potensi tersebut bisa memiliki nilai tambah dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Keikutsertaan UMKM Cisolok dalam Sukabumi Expo 2026 menjadi salah satu langkah untuk membawa produk lokal semakin dikenal. Dengan dukungan berbagai pihak, UMKM diharapkan semakin mandiri, inovatif, dan mampu bersaing, sekaligus menjadi penggerak perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Rabu, 09 September 2026

Kebakaran Hebat Di Babakan Anyar Sukabumi, Dua Rumah Dan Kendaraan Ludes Dilalap Si Jago Merah

 

Petugas Pemadam Saat Padamkan Api Di Patuguran. (sumber foto: Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Kebakaran melanda permukiman warga di Kampung Babakan Anyar, RT 01/20, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (9/9/2026) sore.

Dua unit rumah warga dilalap api dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.12 WIB tersebut. Rumah milik Herdi Bratama (54), seorang nelayan, mengalami kerusakan parah, sementara rumah milik Choirul (35) mengalami kerusakan berat.

Kobaran api juga menghanguskan dua unit sepeda motor dan satu sepeda listrik milik warga. Kerugian sementara akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar kurang lebih Rp350 juta.

Berdasarkan informasi awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah. Api kemudian dengan cepat merambat dan membakar bagian bangunan lainnya.

Mendapat laporan kejadian, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi dari Posko 1 Palabuhanratu langsung bergerak ke lokasi. Sebanyak empat unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api.

Danpos 1 Palabuhanratu, Amirudin Haq, mengatakan petugas segera melakukan pemadaman setelah menerima laporan.

“Petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali,” ujar Amirudin Haq.

Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB. Petugas selanjutnya melakukan pendinginan serta pengecekan di sekitar lokasi guna memastikan kondisi benar-benar aman.

Imbauan Keselamatan

Amirudin Haq mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan korsleting listrik.

Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak menggunakan kabel maupun peralatan listrik yang rusak, serta menghindari penggunaan colokan listrik secara berlebihan.

“Warga diminta memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak menggunakan kabel atau peralatan listrik yang rusak, serta tidak menumpuk penggunaan colokan listrik secara berlebihan,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau segera mematikan aliran listrik dan menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.

Jika kebakaran terjadi, warga diminta tidak panik, segera menyelamatkan diri dan menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko keselamatan.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah 


Senin, 07 September 2026

Cegah Gangguan Pernapasan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Bagikan Ribuan Masker Gratis

 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Bagikan Ratusan Masker kepada Warga. (sumber foto: Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat mengantisipasi dampak kesehatan akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi membagikan ratusan masker secara gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Palabuhanratu, Senin (7/9/2026).

Aksi tersebut dipusatkan di depan Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi. Puluhan personel dikerahkan untuk membagikan masker kepada pengendara sepeda motor, pengemudi angkutan umum, hingga pejalan kaki yang melintas.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, mengatakan pembagian masker merupakan langkah cepat untuk mengantisipasi potensi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat, khususnya sistem pernapasan.

"Hari ini kami membagikan ratusan masker secara gratis kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Ini merupakan aksi siaga dan antisipasi terhadap dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sampai ke wilayah Palabuhanratu," ujar Anita.

Menurutnya, abu vulkanik yang terbawa angin berpotensi mengganggu kesehatan, terutama jika terhirup dalam jumlah tertentu. Selain gangguan pernapasan, paparan abu juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Anita mengimbau masyarakat, terutama pengendara roda dua, untuk menggunakan masker dan kaca helm sebagai perlindungan saat berkendara.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pengendara roda dua, agar selalu menggunakan pelindung diri seperti masker dan kaca helm saat beraktivitas di luar ruangan. Jika tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya membatasi aktivitas di luar untuk menghindari paparan abu," katanya.

Sementara itu, Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, memastikan personel dan armada DPKP tetap disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kondisi sebaran abu vulkanik di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya.

"Kami menyiagakan personel dan armada jika sewaktu-waktu diperlukan tindakan pembersihan sarana umum menggunakan semprotan air, guna meminimalkan debu abu vulkanik yang menebal di jalan raya," ungkap Tatang.

Pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan. Meski arus lalu lintas di depan Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi sempat melambat selama kegiatan berlangsung, situasi tetap tertib dan aman berkat pengaturan petugas di lapangan.

Langkah cepat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi dampak abu vulkanik yang terbawa angin hingga ke wilayah Palabuhanratu.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables