SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 21 Oktober 2026

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Budi Azhar Mutawali Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

 

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Palabuhanratu, Kamis (1/10/2026).

Pembacaan ikrar menjadi salah satu rangkaian utama upacara yang menegaskan kembali pentingnya Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara serta landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam ikrar tersebut ditegaskan perjalanan bangsa Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 serta berbagai bentuk rongrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ikrar juga menegaskan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai ideologi negara.

Ikrar tersebut turut menekankan bahwa semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila menjadi kekuatan dalam memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagi DPRD Kabupaten Sukabumi, nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat. Persatuan, kebersamaan, kebenaran, dan keadilan menjadi nilai yang perlu tercermin dalam menjalankan fungsi perwakilan serta pelaksanaan tugas pemerintahan daerah.

Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali turut mewakili lembaga perwakilan rakyat daerah dalam pelaksanaan upacara tersebut. Pembacaan ikrar menjadi bagian dari rangkaian peringatan untuk mengingat kembali pentingnya menjaga Pancasila serta memperkokoh persatuan dalam kehidupan masyarakat.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 dipimpin Bupati Sukabumi H. Asep Japar selaku Inspektur Upacara. Sementara Letda Inf. M. Yasin Tuakia dari Batalyon TP 331 Sanca Manggala bertindak sebagai Komandan Upacara.

Upacara diikuti unsur Forkopimda, perangkat daerah, Forkopimcam, kepala desa, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, serta pelajar dan mahasiswa.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar dan ideologi negara, tetapi juga perlu diwujudkan dalam sikap dan tindakan. Nilai persatuan, kebersamaan, keadilan, dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Raperda Perubahan Perangkat Daerah Dibahas, Tujuh Fraksi DPRD Sukabumi Soroti Kebutuhan Organisasi

 

Tujuh Fraksi DPRD Sukabumi Sampaikan Pandangan soal Perubahan Susunan Perangkat Daerah. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Paripurna ke-26 Tahun Sidang 2026 dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Bupati mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Rabu, 14 Oktober 2026.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, didampingi Wakil Ketua II, H. Usep. Turut hadir Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., jajaran anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Sukabumi, serta tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan pandangan umum melalui perwakilan masing-masing. Fraksi Partai Golkar dan PAN disampaikan oleh Rika Yulistina; Fraksi Partai Gerindra oleh Syarif Hidayat; Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa oleh Saepul Rahman, S.Sy., M.H.; Fraksi Partai Keadilan Sejahtera oleh Ai Srimulyati, S.Ag.; Fraksi PDI Perjuangan oleh Sendi A. Maulana; Fraksi Partai Demokrat oleh Jalil Abdillah; serta Fraksi Partai Persatuan Pembangunan oleh H. Apep Saepul Mahdan, S.Ip.

Dalam penyampaiannya, masing-masing fraksi memberikan catatan, masukan, saran, serta pertanyaan kepada Bupati dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi terkait rencana perubahan regulasi penataan perangkat daerah. Berbagai masukan tersebut menjadi bagian penting dalam mencermati kebutuhan kelembagaan pemerintahan agar selaras dengan tugas, fungsi, dan tuntutan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., menyampaikan bahwa perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) harus didasarkan pada kebutuhan organisasi. Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan fraksi-fraksi akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut sebelum pemerintah daerah memberikan jawaban resmi.

“Pada prinsipnya, perubahan SOTK ini harus disesuaikan dengan kebutuhan. Berbagai poin yang disampaikan melalui pandangan umum fraksi, baik secara lisan maupun tertulis, akan kami diskusikan dan pelajari lebih lanjut untuk menjadi bahan dalam penyusunan jawaban Bupati,” ujar Andreas.

Ia menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut adalah usulan perubahan tipe perangkat daerah dari tipe C menjadi tipe A. Usulan itu berkaitan dengan kebutuhan penguatan struktur organisasi, termasuk penyesuaian jumlah bidang agar pelaksanaan tugas dan fungsi perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal.

Menurut Andreas, usulan perubahan tersebut masih perlu dikaji berdasarkan kebutuhan organisasi dan pembagian tugas yang ada. Dengan demikian, keputusan yang diambil nantinya diharapkan memiliki pertimbangan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Penataan perangkat daerah merupakan aspek penting dalam mendukung efektivitas birokrasi, koordinasi antarlembaga, serta pelaksanaan program pemerintah. Karena itu, pembahasan Raperda ini menjadi ruang bagi DPRD dan pemerintah daerah untuk mencermati berbagai aspek sebelum menetapkan perubahan regulasi.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan menyiapkan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi sebagai bagian dari tahapan pembahasan berikutnya sesuai mekanisme pembentukan peraturan daerah.

Melalui proses pembahasan yang konstruktif antara DPRD dan pemerintah daerah, perubahan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 diharapkan dapat menghasilkan penataan perangkat daerah yang proporsional, efektif, dan sesuai kebutuhan, sehingga mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Selasa, 20 Oktober 2026

PKK Bukan Sekadar Kegiatan Rutin! Ini Pesan Camat Cisolok Untuk Pemberdayaan Warga

 

Enam Layanan Dasar Jadi Perhatian, Camat Cisolok Dorong Penguatan Program PKK. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Penguatan peran keluarga dinilai menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu menjadi perhatian Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, dalam menyikapi pelaksanaan Bina Wilayah (Binwil) 10 Program Pokok PKK Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 di Desa Pasirsuren, Kecamatan Palabuhanratu, Senin (19/10/2026).

Okih berharap kegiatan Binwil tidak hanya menjadi agenda rutin pembinaan dan evaluasi, tetapi mampu mendorong lahirnya program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, Tim Penggerak PKK memiliki peran penting dalam membantu pemerintah memperkuat pemberdayaan keluarga. Sebab, berbagai program PKK bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga lingkungan tempat tinggal.

“Kegiatan Binwil ini harus menjadi momentum untuk memperkuat peran PKK. Bukan hanya mengevaluasi program yang sudah berjalan, tetapi juga memastikan ada tindak lanjut yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Okih, Selasa (20/10/2026).

Ia mengatakan, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK perlu disinergikan dengan program pemerintah, khususnya dalam mendukung pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Enam bidang tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta pelindungan masyarakat, dan sosial.

Okih menilai, kontribusi PKK dapat diwujudkan melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten di lingkungan keluarga. Di antaranya mendorong keaktifan Posyandu, meningkatkan kesadaran pemenuhan gizi, mencegah stunting, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dalam bidang pendidikan, PKK juga dapat berperan meningkatkan kepedulian orang tua terhadap pendidikan anak. Sementara dalam kehidupan bermasyarakat, upaya menjaga kebersihan lingkungan, mendukung sanitasi yang layak, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, serta memperhatikan kelompok rentan perlu terus diperkuat.

“Sinergi antara PKK dan pemerintah desa maupun kecamatan sangat diperlukan. Dengan kerja sama yang baik, program pemberdayaan keluarga bisa lebih tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga mendorong keterlibatan berbagai unsur, termasuk pemerintah desa, Puskesmas, satuan pendidikan, dan instansi terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjadikan program PKK lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Menurut Okih, keberhasilan Binwil tidak semata-mata ditentukan oleh hasil penilaian saat kegiatan berlangsung. Hal yang lebih penting adalah perubahan positif yang muncul setelah pembinaan, baik dalam pelaksanaan program maupun dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kami berharap hasil Binwil dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan nyata. PKK harus terus menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan pemberdayaan keluarga dan kualitas pelayanan dasar,” tegasnya.

Sebagai informasi, Desa Pasirsuren tengah dipersiapkan menjadi salah satu kandidat desa model dalam pembinaan 10 Program Pokok PKK Kabupaten Sukabumi. Selanjutnya, desa tersebut akan melalui tahapan evaluasi sebelum ditentukan untuk mewakili Kabupaten Sukabumi ke tingkat provinsi.

Okih berharap momentum Binwil dapat semakin memperkuat semangat gotong royong dan kerja sama lintas sektor, sehingga gerakan PKK mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Ia pun berharap upaya tersebut sejalan dengan cita-cita mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah, yaitu Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables