![]() |
| Angin Kencang Picu Kobaran Api Membesar, Karhutla Bukit Sangrawayang Belum Terkendali. Foto: Muhammad Fikri Fauzi |
SMartnewsroom.com, Sukabumi - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Bukit Sangrawayang, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, masih terus berlangsung hingga Sabtu dini hari (25/7/2026). Setelah sempat berhasil ditekan, kobaran api kembali membesar akibat tiupan angin yang mempercepat penyebaran api di lereng perbukitan.
Petugas gabungan masih bertahan di lokasi hingga sekitar pukul 00.30 WIB untuk melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api. Upaya pengendalian terus dilakukan guna mencegah api merambat ke wilayah yang lebih luas, terutama kawasan permukiman warga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto, mengatakan kondisi api sempat menunjukkan penurunan intensitas. Namun, perubahan arah angin membuat kobaran kembali membesar dan menjalar ke bagian bawah lereng.
"Kobaran api sudah semakin mengecil, tetapi sekarang tertiup lagi angin dan turun ke bawah menjadi lebih besar lagi," ujar Budianto saat memberikan laporan dari lokasi kejadian.
Meski demikian, Budianto memastikan hingga saat ini posisi titik api masih berada pada jarak yang relatif aman dari permukiman penduduk. Petugas berharap kondisi cuaca mendukung agar api tidak terus meluas.
"Kami berharap api tidak menjalar lebih luas lagi. Alhamdulillah, lokasinya masih cukup jauh dari permukiman penduduk," katanya.
Baca Juga: Damkar Bergerak Cepat, Kebakaran Alang-Alang Nyaris Merembet Ruang Genset Nyaris Terdampak
Proses pemadaman menghadapi tantangan berat akibat medan yang sulit dijangkau. Titik api berada di kawasan tebing dengan jarak sekitar 1 hingga 2 kilometer dari akses kendaraan pemadam kebakaran, sementara panjang selang air hanya mampu menjangkau sekitar 100 meter.
"Unit tidak bisa masuk ke lokasi, dan selang tidak mungkin mencapai titik api. Karena itu kami terus melakukan pemantauan sambil menunggu kondisi memungkinkan," jelasnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan kebakaran mulai terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di kawasan Kampung Cipendeuy, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, BPBD, Polri, Satpol PP, P2BK Kecamatan Simpenan, serta Pemerintah Desa Sangrawayang masih bersiaga di lokasi. Petugas terus memantau perkembangan titik api dan melakukan langkah-langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lain.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Editor: Mia
Redaktur: RHF

Posting Komentar