Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Berdasarkan data yang dihimpun, Kemah Nasional Pramuka PUI diikuti sekitar 5.400 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Gerakan Pramuka dan PUI merupakan wadah yang tepat bagi generasi muda untuk berkumpul, mengembangkan diri, serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
Menurutnya, keberadaan wadah pembinaan generasi muda menjadi semakin penting di tengah perkembangan zaman, khususnya pada era media sosial dan kemajuan teknologi informasi.
"Ini sangat bermanfaat untuk generasi muda. Gerakan Pramuka menyiapkan insan untuk memiliki bekal pengetahuan, kedisiplinan, dan keterampilan. Sangat bermanfaat untuk pengembangan diri dan berkarya di lingkungan sekitar," ujarnya.
Kapolri juga menyoroti perkembangan teknologi dan media sosial yang memiliki dua sisi. Di satu sisi, teknologi memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai ilmu pengetahuan dan informasi. Namun, di sisi lain, derasnya arus informasi tanpa disertai penyaringan yang baik dapat menimbulkan dampak negatif.
"Kalau tidak hati-hati dapat berdampak negatif. Makanya harus waspada dengan derasnya dan kemudahan informasi lewat kecanggihan teknologi ini," ucapnya.
Oleh karena itu, Kapolri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Ia meyakini Indonesia akan semakin maju apabila nilai-nilai persatuan tersebut terus dirawat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita mengetahui Pancasila dan mengenal semangat Bhinneka Tunggal Ika. Namun, itu jangan sampai berhenti di hafalan saja, harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin mengatakan, Apel Kebangsaan tersebut menjadi momentum bagi PUI untuk turut berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
PUI, kata dia, akan terus berkontribusi dan mengawal pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
"Dengan apel ini, ingin membangun PUI yang lebih baik melalui program presisi. PUI ingin mewujudkan negeri baldhatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Menyiapkan SDM terbaik," pungkasnya.
Reporte Muhamad Fikri
Redaktur M Iqbal

Tidak ada komentar:
Posting Komentar