Kebakaran Lahan Di Gunung Pameungpeuk Cisolok, Api Merambat Di Tengah Vegetasi Kering. (Sumber Foto: Muhammad Fikri Fauzi). |
SMartnewsroom.com, SUKABUMI – Kebakaran melanda lahan yang ditumbuhi alang-alang dan rumpun bambu di Kampung Cipanas, Blok Gunung Pameungpeuk RT 06/02, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (4/10/2026).
Peristiwa tersebut sempat membuat warga di sekitar kawasan Gunung Pameungpeuk panik setelah melihat kepulan asap tebal membubung dari kawasan kebun yang lokasinya tidak jauh dari permukiman warga.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi bersama Sarda Kecamatan Cisolok langsung berupaya menuju titik api. Namun, lokasi kebakaran berada di tengah rimbunnya vegetasi dengan kondisi medan yang dipenuhi ranting, dedaunan kering, serta pepohonan.
Danpos 1 Palabuhanratu, Amirudin Haq, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.59 WIB, sementara tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.29 WIB.
“Penyebab kebakaran belum diketahui,” kata Amirudin.
Ia menjelaskan, material yang terbakar berupa lahan yang ditumbuhi alang-alang dan rumpun bambu. Kondisi tersebut membuat api berpotensi cepat merambat, terlebih jika hembusan angin cukup kencang.
Kendala juga dihadapi petugas saat proses pemadaman. Titik api berada di lokasi yang tidak dapat dijangkau kendaraan pemadam kebakaran sehingga proses penanganan harus dilakukan secara manual.
Sekitar pukul 15.00 WIB, api masih terlihat merambat di sejumlah bagian lahan. Vegetasi kering di sekitar lokasi turut menjadi faktor yang mempercepat penyebaran kobaran api.
“Sekitar pukul 15.00 WIB, api masih terlihat merambat di sejumlah bagian lahan. Vegetasi yang kering turut mempercepat penyebaran kobaran api,” ujar Erwin.
Petugas Damkarmat bersama Sarda Kecamatan Cisolok kemudian terus melakukan pemadaman dan pengendalian secara manual. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke area lain, terutama kawasan yang berdekatan dengan permukiman warga.
Lokasi kebakaran yang berada di sekitar Gunung Pameungpeuk menjadi perhatian petugas. Pasalnya, kondisi vegetasi yang kering ditambah potensi hembusan angin dapat membuat api lebih mudah menjalar.
Amirudin memastikan petugas masih terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian di lokasi hingga api dapat dipastikan tidak kembali meluas.
Sementara itu, Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering.
Ia meminta warga tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, seperti membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau. Jangan melakukan pembakaran sembarangan yang dapat memicu dan memperluas kebakaran,” ujar Okih.
Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting mengingat api pada lahan yang ditumbuhi alang-alang dan rumpun bambu dapat dengan cepat merambat ketika kondisi vegetasi kering dan disertai hembusan angin.
Okih juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kepulan asap yang berpotensi membahayakan lingkungan dan permukiman.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jika melihat adanya kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar