![]() |
| Camat Cisolok Dampingi Penyintas Ciptamulya Temui Gubernur Jabar. Foto: Fikri Fauzi |
SMartnewsroom.com, Purwakarta – Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mendampingi Tokoh Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik, bersama perwakilan masyarakat penyintas kebakaran menemui Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), di Gedung Sri Baduga, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (1/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kecamatan Cisolok dalam mengawal proses percepatan pemulihan pascakebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemulihan kawasan terdampak tidak hanya berorientasi pada pembangunan kembali rumah-rumah yang terbakar, tetapi juga harus disertai penataan kawasan permukiman adat agar lebih tertib tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Rombongan penyintas yang berjumlah 52 orang dipimpin langsung oleh Abah Hendrik. Turut mendampingi Kepala Desa Sirnaresmi Iwan Riswandi atau Jaro Iwan, serta Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq sebagai representasi Pemerintah Kecamatan Cisolok.
Dalam dialog bersama Jaro Iwan, Kang Dedi Mulyadi mencontohkan keberhasilan penataan permukiman korban bencana longsor di Kabupaten Sukabumi yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, konsep serupa dapat diterapkan di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya sehingga kawasan tersebut menjadi lebih tertata, aman, dan tetap mempertahankan karakter rumah adatnya.
Selain pembangunan fisik, Kang Dedi Mulyadi juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya masyarakat adat.
“Seluruh proses rehabilitasi tidak menghilangkan tradisi khas Kasepuhan yang selama ini menjadi warisan leluhur,” ujar Kang Dedi Mulyadi.
Kang Dedi Mulyadi mengingatkan agar generasi muda tetap mempelajari berbagai tradisi adat seperti ngaseuk (tradisi menanam padi) hingga nutu atau menumbuk padi secara tradisional sebagai bagian dari jati diri masyarakat Kasepuhan.
Sementara itu, Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq menyampaikan Pemerintah Kecamatan Cisolok siap mendukung seluruh kebijakan pemerintah dalam proses rehabilitasi dan penataan kawasan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya.
Menurut Okih Pazri Assidiq, sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pemerintah desa, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar proses pemulihan berjalan dengan baik tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya yang dimiliki Kasepuhan Ciptamulya.
"Pemerintah Kecamatan Cisolok akan terus mengawal proses pemulihan ini agar berjalan sesuai harapan masyarakat. Penataan kawasan diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga, sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya yang menjadi identitas Kasepuhan Ciptamulya," ujar Okih.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan proses rehabilitasi dan penataan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya dapat segera direalisasikan secara bertahap dengan tetap mengedepankan aspirasi masyarakat adat sebagai bagian penting dalam pembangunan kawasan.
Penulis: Fikri Fauzi
Editor: Mia
Redaktur: RHF

