SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →
‏إظهار الرسائل ذات التسميات Kota Bekasi. إظهار كافة الرسائل
‏إظهار الرسائل ذات التسميات Kota Bekasi. إظهار كافة الرسائل

الخميس، 2 أبريل 2026

Kebakaran SPBE di Cimuning Mustika Jaya Rabu Malam, 3 Warga Luka Bakar Dirawat di RSUD, Puluhan Rumah dan Ruko Rusak Parah akibat Ledakan

 

Kebakaran SPBE Di Cimuning 3 Warga Luka Bakar Dirawat di RSUD, Puluhan Rumah dan Ruko Rusak Parah akibat Ledakan. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, Kota Bekasi - Kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Terdapat tiga korban yang mengalami luka bakar akibat insiden tersebut. 

 

Menurut laporan SMartnewsroom.com, terdapat tiga korban yang mengalami luka bakar akibat kebakaran tersebut, Ketiganya langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan perawatan.

 

Selain korban luka, disebut puluhan rumah warga yang berada di sekitar SPBE mengalami kerusakan parah. Tidak hanya rumah, sejumlah ruko di sekitar permukiman ini juga mengalami kerusakan.

 

Adapun, permukiman warga yang terdampak parah berada sekitar 20 meter dari tembok yang membatasi kawasan SPBE. Terlihat warga yang menempati rumah tersebut telah mengevakuasi diri.

 

Rumah warga yang terdampak terlihat hancur lebur diduga akibat terdampak ledakan dan kebakaran yang ada. Beberapa atap rumah sudah terlihat ambruk atas usai insiden itu.

 

Tembok-tembok permukiman warga juga terlihat meninggal jejak hitam gosong tanda api sempat menyambar rumah itu. Meski demikian, api di permukiman warga terlihat sudah padam.

 

Sementara, petugas pemadam kebakaran terlihat masih berfokus memadamkan api yang masih menyala hebat di dalam kawasan SPBE. Adapun awak media harus dibatasi hanya berada di kawasan gerbang depan SPBE itu.

 

Hingga berita ini ditayangkan, petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian masih belum menjelaskan penyebab kebakaran.

 

Reporter: Muhammad Iqbal Abdillah

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: RHF


Ledakan Hebat SPBE di Cimuning Bantargebang Picu Kebakaran Besar, Api Merembet ke Permukiman Warga hingga Ratusan Meter, 10 Unit Damkar Berjibaku di Akses Sempit

 

Ledakan Hebat SPBE di Cimuning Bantargebang Picu Kebakaran Besar. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, Kota Bekasi - Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) terbakar lalu meledak di Cimuning, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026) malam.

 

Api kemudian merembet ke permukiman warga dengan area terdampak mencapai ratusan meter.

 

Pantauan SMartnewsroom.com, di lokasi sekitar pukul 22.55 WIB, api masih terlihat membara dan melalap sejumlah rumah.

 

Asap hitam tampak membumbung tinggi ke udara. Kondisi di lokasi juga gelap gulita akibat aliran listrik padam. Sejumlah petugas pemadam kebakaran kurang lebih 10 unit masih berjibaku memadamkan api.

 

Proses pemadaman terkendala akses jalan yang sempit, sehingga mobil pemadam berukuran besar sulit menjangkau titik kebakaran. Lebar jalan hanya sekitar 2 hingga 3 meter.

 

Salah satu warga, Ahmad (49), mengatakan ledakan terdengar sekitar pukul 20.30 WIB dan terasa sangat kuat.

 

"Ledakannya seperti bom," ujar Ahmad kepada SMartnewsroom.com di lokasi.

 

 

Ia menuturkan, usai terjadi ledakan, api kemudian menjalar ke rumah-rumah warga.

 

"Kami tidak boleh mendekat. Katanya dari isian gas," ujarnya.

 

Hingga berita ini ditayangkan, petugas pemadam kebakaran masih terus berupaya memadamkan api.

 

Reporter: Muhammad Iqbal Abdillah

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: RHF


الثلاثاء، 4 مارس 2025

Banjir Kota Bekasi, Ruas Jalan Kemang Pratama Raya Amblas Bak Ketiban Meteor

 

SMartnewsroom.com, KOTA BEKASI || Jalan Kemang Pratama Raya, Kota Bekasi hancur akibat banjir yang menerjang wilayah Kota Bekasi, Selasa (04/03/2025). Adapun tepat di jalan yang rusak itu di bawahnya merupakan aliran Kali Bekasi.


Nampak bedasarkan video yang diterima, ruas jalan itu amblas membentuk lubang besar yang menghabiskan satu ruas jalan. Rembesan air kali Bekasi pun tampak membanjiri lubang tersebut.


Kanit Lantas Polsek Rawalumbu Kota Bekasi, AKP Suradi mengatakan, jalan yang amblas itu merupakan jembatan penghubung dari Pekayon menuju Kemang Pratama. Saat ini arus lalu lintas di TKP sementara ditutup.


“Lalu lintas saya tutup total sebelum jembatan, saya tutup total yang mengarah ke Kemang Pratama. Dialihkan baik kalau dari Pekayon kita luruskan lewat Jatiasih. Kalau yang dari Jatiasih kita luruskan mengarah ke Pekayon,” ujar Kanit Lantas Polsek Rawalumbu Kota Bekasi, AKP Suradi saat dihubungi SMartnewsroom.com.


Kanit Lantas Polsek Rawalumbu Kota Bekasi, AKP Suradi mengatakan, jalan yang amblas itu kondisinya cukup parah dan berpotensi membuat seluruh ruas jalan itu ambruk.


“Setelah jembatan persis itu ambrol sudah separuh lebih, sudah retak tinggal ambruk semua,” ucapnya. 


AKP Suradi menyebut, amblasnya jalan di wilayah tersebut akibat tergerus debit air di Kali Bekasi yang cukup tinggi dan berlangsung lebih dari satu hari. 


“Kayaknya tergerus aliran sungai, soalnya itu sudah enggak bisa dilewatin. Itu kan dua lajur, itu satu lajur lebih sudah nggak berani dilewatin itu,” tandasnya. (Bedor). 


Redaktur: Muhammad Iqbal Fauzi

Jakarta Dan Kota Bekasi Dikepung Banjir, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

 

SMartnewsroom.com, JAKARTA || Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mulai hari ini, Selasa (04/03/2025).


Modifikasi cuaca dilakukan sebagai langkah antisipasi banjir dahsyat kembali menerjang Jabodetabek. Sebab, wilayah tersebut diprediksi masih berpotensi dilanda hujan dengan intesitas tinggi dalam beberapa hari ke depan.


"Saat ini kita mulai dari tanggal 4 sampai 8 Maret mengingat prediksi curah hujan masih cukup tinggi," kata Kepala BNPB Suharyanto saat konferensi pers terkait penanganan banjir di wilayah Jabodetabek. 


Operasi modifikasi cuaca akan dilakukan dengan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B, nomor registrasi PK-SNP. Pesawat tersebut akan membawa bahan baku berupa garam (NaCl) untuk disemai di langit Jabodetabek.


"Prakiraan cuaca juga menunjukkan masih berpotensi terjadi curah hujan tinggi pada pertengahan Maret 2025. Kita akan dukung dengan OMC untuk mengurangi intensitas hujan di sekitar Jawa Barat," ujar Kepala BNPB Suharyanto.


Rencananya, operasi ini akan berlangsung dalam tiga sorti. Pertama dimulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, dilanjutkan sorti kedua pukul 17.30 hingga 19.30 WIB dan sorti terakhir pukul 20.00 hingga 22.00 WIB.


Adapun, penyemaian satu ton NaCL setiap sortinya akan dilakukan pada ketinggian 8.000 – 11.000 kaki. Suharyanto berharap operasi modifikasi cuaca ini dapat mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek.


"BNPB bersama instansi terkait yang melakukan OMC ini berharap dapat mengalihkan potensi hujan di wilayah Jabodetabek yang terdampak banjir ke area yang lebih aman. Di samping itu, OMC ini diharapkan dapat untuk menurunkan intensitas hujan dan dampak bencana yang lebih besar," ujarnya. 


Lebih lanjut, Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, pemerintah pusat melalui BNPB berkomitmen untuk terus memprioritaskan keselamatan masyarakat dan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam situasi tanggap darurat hingga transisi ke pemulihan. (Bedor). 


Redaktur: Muhammad Iqbal Fauzi

Update Titik Banjir Di Kota Bekasi, Kendaraan Masih Belum Bisa Lewat Alias Lumpuh

 

SMartnewsroom.com, KOTA BEKASI || Curah hujan deras sejak Senin malam (3/3/2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kota Bekasi.

 

BPBD Kota Bekasi mencatat terdapat 20 titik banjir yang tersebar di tujuh kecamatan, dengan ketinggian air yang bervariasi, bahkan ada yang mencapai 300 cm dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

 

Sebagian besar warga yang terdampak banjir terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi aman yang disediakan di daerah sekitar.


"Banjir melanda di 20 titik dari 7 Kecamatan di Kota Bekasi, demikian dikutip dari data BPBD Kota Bekasi, Selasa (04/03/2025).

 

Banjir tersebut menggenangi wilayah-wilayah seperti Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu. Di Bekasi Utara, sekitar 47 Kepala Keluarga (KK) dengan 360 jiwa mengungsi di Mushola Jumiatur Khoir yang berada di Teluk Pucung. Sementara itu, di Bekasi Timur, sebanyak 100 KK atau 400 jiwa juga terpaksa mengungsi di rumah Bang Bray, Gg. Mawar, karena ketinggian air yang terus meningkat.

 

Wilayah Bekasi Selatan juga tak luput dari genangan banjir. Perumahan Bumi Satria Kencana dan beberapa perumahan lainnya terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 50 hingga 150 cm.

 

Baca Juga: Kota Bekasi Banjir, Mall hingga Rumah Sakit Dan Rumah Warga Di Kepung Banjir

 

Untuk mengatasi situasi ini, BPBD Kota Bekasi telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, termasuk PLN, untuk melakukan pemadaman listrik di sejumlah area demi keamanan warga dan kelancaran proses evakuasi.

 

Selain itu, tim BPBD juga aktif mengevakuasi warga yang berada di lokasi-lokasi terdampak dengan banjir cukup tinggi, serta melakukan penyisiran untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan warga.

 

Berikut data lokasi terdampak banjir di Kota Bekasi:

 

1.       Kecamatan Bekasi Timur:

 

·         Gg. Mawar RT 8 RW 3 (tinggi muka air atau TMA ± 300 CM Pukul 07.00 WIB)

 

·         Gg. Semar RT 4 RW 4 TMA ± 70 CM; (air mulai masuk pukul 00.57 WIB)

 

·         Kp. Lengkak RT 04 RW 8 TMA ± 80 CM. (air mulai masuk pukul 02.27 WIB)

 

2.       Kecamatan Bekasi Utara:

 

·         Kp. Lebak, Kel. Teluk Pucung (TMA 180 cm di permukaan atas untuk permukaan bawah sekitar 210 Cm untuk listrik sdh di padamkan Pukul 06.01 WIB).

 

3.       Kecamatan Bekasi Selatan:

 

·         Perumahan Bumi Satria Kencana TMA ± 110 CM. (air mulai masuk pukul 01.48 WIB)

 

·         Perumahan Jaka Kencana TMA ± 300CM Pukul 07.00 WIB

 

·         Perumahan Depnaker TMA ± 150 CM. (air mulai masuk pukul pukul 04.10 WIB) Ketinggian muka air akan segera diperbarui.

 

 

4.       Kecamatan Medan Satria:

 

·         RT 1, 8 dan 9 RW 03 Kelurahan Kali Baru (TMA ± 100 cm, rumah terdampak 40KK). Air mulai masuk pukul 00.47 WIB

 

·         Tinggi muka air akan segera diperbarui.

5.       Kecamatan Jatiasih:

 

·         Bumi Nasio Indah TMA ± 120 CM; (air mulai masuk pukul 23.46 WIB);

 

·         Perum Jatiluhur TMA ± 150 CM; (air mulai masuk pukul 00.44 WIB);

·         Perum Graha Indah TMA ± 150 CM; (air mulai masuk pukul 01.24 WIB);

·         Perum Buana TMA ± 150 CM; (air mulai masuk pukul 01.24 WIB);

·         Perum Pondok Gede Permai TMA ± 300 CM. (air menggenang Pukul 00.10 WIB dan mulai limpas dari tanggul pukul 03.15 WIB);

·         Perumahan Villa Jati Rasa jl. Merpati blok c. 10/no.15 TMA ± 300 CM. (air menggenang pukul 04.29 WIB).

 

6.       Pondok Gede

 

·         Perumahan Taman Bougenville Fajar TMA ± 40 CM; (air mulai masuk pukul 00.26 WIB).

 

·         Komplek Dosen IKIP TMA ± 155 CM.). Air mulai masuk pukul 23.42 WIB.

 

·         Perum Jati Bening Permai TMA ± 50 CM. Air Mulai Masuk pukul 23.43 WIB.

 

7.       RawaLumbu

 

·         Perumahan Taman Narogong Indah TMA ± 40 CM; (Air mulai masuk pukul 00.30 WIB dan pukul 05.00 air sudah berangsur angsur surut)

 

·         Jembatan II Rawalumbu TMA ± 20 CM; (Air mulai masuk pukul 00.35 WIB - pukul 03.30 air sudah surut)

 

·         Kemang Pratama TMA ± 50 CM. (Air mulai masuk pukul 02.13 WIB)

 

 Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi


يتم التشغيل بواسطة Blogger.

نموذج الاتصال

الاسم

بريد إلكتروني *

رسالة *

بحث هذه المدونة الإلكترونية

التسميات

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables