SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →
‏إظهار الرسائل ذات التسميات Cegah Pungutan Liar. إظهار كافة الرسائل
‏إظهار الرسائل ذات التسميات Cegah Pungutan Liar. إظهار كافة الرسائل

الأربعاء، 19 مارس 2025

Viral! Aparat Turun Tangan Dan Siap Tindak Tegas Yang Melakukan Pungli Di Jembatan Bojongkopo Sukabumi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Media sosial dihebohkan dengan informasi dugaan pungutan liar (pungli) di Jembatan Bojong Kopo, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Sejumlah netizen melaporkan bahwa oknum tertentu meminta pungutan sebesar Rp100.000 kepada pengendara mobil yang ingin melintas.

 

Menindaklanjuti hal ini, aparat gabungan segera bergerak cepat ke lokasi. Babinsa Loji Koramil 2202/Palabuhanratu Serda Cecep bersama Babinkamtibmas loji dari Polsek Simpenan, Bripka Polisi Ari Januar, personel Polantas Polres Sukabumi Bripda Farouk Ramadhan dan Bripda Sultan Fahri, serta personel Samapta Polres Sukabumi Bripda Resa Wonatorei dan Bripda Benhard Raimon, turun langsung untuk memastikan situasi tetap kondusif. Mereka juga didampingi Kepala Dusun Endang Hadian, relawan bencana, serta pengurus RT/RW setempat.

 

Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa pungli dilakukan oleh oknum yang memanfaatkan situasi ketika petugas tidak berada di lokasi, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan malam hari.

 

Baca Juga: Saber Pungli Kab. Sukabumi Gelar Rakor Pencegahan Pungli Jelang Libur Hari Raya Idul Fitri 2025

 

Pihak berwenang menegaskan bahwa segala bentuk pungli tidak akan ditoleransi. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kejadian serupa dengan mendokumentasikan bukti berupa foto atau video dan menyerahkannya kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti.

 

Baca Juga: Viral Kendaraan Bayar Rp100 Ribu Untuk Melewati Jembatan Amblas Bojongkopo Sukabumi

 

Selain itu, pembatasan kendaraan roda empat yang melintas di jembatan tetap diberlakukan demi keselamatan. Kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya yang berstatus darurat, seperti ambulans yang membawa pasien, kendaraan PLN, kendaraan PU, kendaraan logistik, serta kendaraan sipil yang membawa pasien dalam keadaan darurat. Selain itu, kendaraan lain tidak diizinkan melintas untuk menghindari potensi kecelakaan akibat kondisi jembatan yang belum sepenuhnya aman.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

 

Redaktur: R. Hamza Fauzi


 

Viral Kendaraan Bayar Rp100 Ribu Untuk Melewati Jembatan Amblas Bojongkopo Sukabumi

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI || Media sosial kembali dihebohkan dengan keluhan para pengendara yang hendak melintasi Jembatan Bojongkopo atau Jembatan Cidadap, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi diharuskan membayar sejumlah uang.

 

Diketahui, jembatan yang amblas akibat bencana pada Kamis, 6 Maret 2025, ini masih dalam kondisi rusak dan belum diperbaiki. Pihak berwenang pun semetara ini melarang kendaraan roda empat untuk melintas di jembatan tersebut.

 

"Sekarang mobil bayar Rp100 ribu untuk melewati jalan. Yang nggak bayar nggak akan bisa lolos! Kasih Rp50 ribu saja nggak diterima! Coba anggota dewan gimana ini? Buat sopir atau warga lain yang mau nyebrang Jembatan Bojongkopo, gimana? Ada lebih dari 10 orang yang melindunginya," tulis pengguna Facebook Sisxx Prihxxxxx dalam unggahannya seperti dilihat SMartnewsroom.com, Selasa (18/3/2025).

 

Berdasarkan penelusuran SMartnewsroom.com di lokasi, seorang warga berinisial V membenarkan adanya pungutan di lokasi tersebut. "Lewatnya biasanya abis Maghrib, malam mintanya Rp100 ribu kalau mau lewat. Lumayan banyak, ada sekitar 10 mobil pas saya di situ mau lewat. Itu sama yang menjaga disitu," ujar V.

 

Baca Juga: Saber Pungli Kab. Sukabumi Gelar Rakor Pencegahan Pungli Jelang Libur Hari Raya Idul Fitri 2025

 

Sementara itu, Babinsa Loji Koramil 2202/Palabuhanratu Serda Cecep Sukmana, menyampaikan bahwa kendaraan yang bisa melintas di Jembatan Cidadap hanyalah kendaraan prioritas.

 

"Untuk kendaraan roda empat, yang diprioritaskan adalah yang membawa pasien sakit, bantuan, atau kendaraan dari PLN dan PU yang bertugas pascabencana," kata Serda Cecep Sukmana.

 

Menanggapi isu pungli yang ramai diperbincangkan, Cecep menegaskan bahwa tidak ada pungutan di lokasi jembatan tersebut.

 

"Sebenarnya itu mungkin hanya sepintas atau ada informasi yang tidak sesuai di lapangan. Kalau di lapangan, pungli tidak ada. Mungkin ada yang memberi secara sukarela, tapi tidak ada tarif yang ditentukan. Memang di sini ada yang membantu mengatur lalu lintas untuk kelancaran. Jadi hanya se iklasnya," jelasnya. (Asep Gunawan).

 

Redaktur: Muhammad Fikri Fauzi


Saber Pungli Kab. Sukabumi Gelar Rakor Pencegahan Pungli Jelang Libur Hari Raya Idul Fitri 2025

 

Saber Pungli Kab. Sukabumi Gelar Rakor Pencegahan Pungli Jelang Libur Hari Raya Idul Fitri 2025 | Foto: Istimewa

 

SMartnewsroom.com, SUKABUMI- Antisipasi terjadinya aksi Pungutan Liar (Pungli) di Kawasan Objek Wisata Unesco Global Geopark Ciletuh - Palabuhanratu saat libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab.

 

Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Sukabumi lakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Kades Cisolok, Dishub Kab. Sukabumi, Bagian Hukum Setda Kab. Sukabumi, Bappenda Kab. Sukabumi, Satpoll PP Kab. Sukabumi.

 

Rapat kordinasi sendiri dilaksanakan di kantor Sekretariat Unit Pemberantasan Pungli, di lapang Cangehgar, Kel/ Kecamatan Palabuharatu, Selasa (18/03/2025).

 

"Kita rapat koordinasi persiapan libur panjang lebaran 2025, kita tidak ada pungutan liar yang membuat masyarakat yang berwisata ke Kabupaten Sukabumi merasa tidak nyaman," ujar Ketua Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kab. Sukabumi Kompol Zulkarnaen, SH.,S.IK.,M.IK.

 

Dijelaskan Ketua UPP Kab. Sukabumi Kompol Zulkarnaen, Palabuhanratu salah satu kawasan objek wisata diperkirakan libur lebaran kali ini akan ramai didatangi oleh para pengunjung dari berbagai wilayah, baik Sukabumi maupun luar Sukabumi.

 

Sehingga Zulkarnaen berharap tidak ada lagi oknum juru parkir yang memasukan kendaraan diluar areanya atau bukan pada tempatnya, pasalnya hal itu dapat menimbulkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas.

 

"Saya himbau kepada oknum - oknum parkir yang berada di kawasan wisata dimohon untuk tidak mematokkan harga parkiran agar supaya tidak terjadi adanya lagi pungutan liar," tandasnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

 

Redaktur: R. Hamza Fauzi

 

يتم التشغيل بواسطة Blogger.

نموذج الاتصال

الاسم

بريد إلكتروني *

رسالة *

بحث هذه المدونة الإلكترونية

التسميات

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables