![]() |
| Karhutla Bukit Sangrawayang Sukabumi Kembali Berkobar, Api Menjalar ke Bawah Lereng. Foto: Muhammad Fikri Fauzi. |
SMartnewsroom.com, Sukabumi – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Bukit Sangrawayang, Kampung Pamipiran, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kembali membesar pada Rabu (2/9/2026) dini hari.
Kobaran api sebelumnya sempat mengecil setelah dilakukan upaya pengendalian oleh petugas gabungan. Namun, hembusan angin membuat api kembali menyala dan bergerak turun ke bagian bawah lereng.
Danpos 1 Palabuhanratu, Amirudin Haq, mengatakan perubahan kondisi angin menjadi salah satu faktor yang membuat kobaran api kembali membesar.
"Kobaran api sudah semakin mengecil, tetapi sekarang tertiup lagi angin dan turun ke bawah menjadi lebih besar lagi," ujar Amirudin Haq saat ditemui SMartnewsroom.com di lokasi kejadian.
Meski kembali membesar, posisi titik api hingga kini masih cukup jauh dari permukiman warga. Petugas pun terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan api meluas dan mendekati kawasan penduduk.
"Kami berharap api tidak menjalar lebih luas lagi. Alhamdulillah, lokasinya masih cukup jauh dari permukiman penduduk," katanya.
Titik Api Sulit Dijangkau
Proses pemadaman di kawasan Bukit Sangrawayang tidak mudah. Kondisi medan yang berada di area tebing membuat kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat mendekati titik api.
Jarak titik kebakaran dengan akses kendaraan diperkirakan mencapai 1 hingga 2 kilometer. Sementara itu, panjang selang pemadam yang tersedia hanya sekitar 100 meter sehingga tidak memungkinkan untuk menjangkau lokasi kobaran secara langsung.
"Unit tidak bisa masuk ke lokasi, dan selang tidak mungkin mencapai titik api. Karena itu kami terus melakukan pemantauan sambil menunggu kondisi memungkinkan," jelas Amirudin.
Dalam kondisi tersebut, petugas memilih melakukan pemantauan secara intensif terhadap pergerakan api sekaligus mengantisipasi apabila kobaran mulai bergerak ke wilayah yang lebih dekat dengan permukiman.
Diduga Dipicu Pembukaan Lahan
Kebakaran di kawasan perbukitan tersebut sementara diduga berkaitan dengan aktivitas pembukaan lahan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Meski demikian, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Hingga Rabu dini hari, petugas gabungan masih bertahan di lokasi. Mereka terdiri dari personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta P2BK/BPBD Kecamatan Simpenan.
Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kobaran api tidak meluas dan mengancam kawasan permukiman maupun wilayah lainnya.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Editor: Mia
Redaktur: RHF
