SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Kamis, 04 Januari 2024

Polisi Ungkap Fakta Penganiayaan Remaja Cantik di Sukabumi Ternyata Positif Hamil

 


SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Polisi bergerak cepat atas kasus penganiayaan remaja cantik berusia 15 tahun yang ditemukan warga terkapar di jalanan kawasan Kampung Pasir Langkap, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Korban penganiayaan itu saat ini menjalani penanganan secara intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak dengan sejumlah luka di bagian wajah, kepala dan bagain tubuh lainnya.

Diberitakan sebelumnya korban dianiaya oleh pacar lelakinya lantaran minta pertanggungjawaban saat dirinya telat datang bulan.

Namun sang pacar malah kalap dan menganiaya korban hingga babak belur.

Kepolisian Resor Sukabumi bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana tindakan asusila dan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, dalam keterangan resminya menyampaikan jika pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku.

"Kami telah menerima laporan dan segera mengambil tindakan tegas untuk menangani kasus ini," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, Kamis (04/01/2024).

"Kami serius menangani kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Tindakan asusila dan kekerasan terhadap anak di bawah umur tidak akan kami toleransi. Kami bekerja keras untuk memastikan keadilan bagi korban," sambung Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Baca Juga: Wanita Geulis (Cantik) Terkapar Dengan Sejumlah Luka Di Bagian Wajah dan Kepala Di Cikidang Sukabumi

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri kepada SMARTnewsroom.com, beberkan kronologi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri menjelaskan, pada bulan Desember 2023 seorang pelajar kelas 3 SMA berinisial MR (18 tahun) di berita awal ditulis R, diduga telah melakukan hubungan suami istri dengan korban yang baru berusia 15 tahun.

Baca Juga:  Wanita Berparas Cantik Babak Belur Dianiaya Saat Minta Tanggungjawab Oleh Sang Pacar

"Selanjutnya pada 3 Januari 2024, korban mengonfirmasi kehamilannya kepada pelaku. Namun pelaku menolak bertanggungjawab malah melakukan kekerasan terhadap korban dengan TKP Desa Cicareuh," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri.

Dalam kasus ini Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. (Muhammad Fikri Fauzi).

Wanita Berparas Cantik Babak Belur Dianiaya Saat Minta Tanggungjawab Oleh Sang Pacar

 

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Remaja cantik usia 15 tahun mendapat penanganan secara intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak dengan sejumlah luka di bagian wajah dan kepala, Kamis (04/01/2023).

 

Sebelumnya wanita cantik itu ditemukan terkapar pingsan di pinggir jalan kawasan Kampung Pasir Langkap, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pukul 14.00 Rabu (03/01) kemarin oleh warga yang kebetulan melintas.

 

Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, kepada SMARTnewsroom.com, menyebut jika korban merupakan warganya, yang diduga mendapat perlakuan tindak kekerasan.

 

Menurut Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, korban yang merupakan warganya itu telah disiksa oleh pelaku seorang remaja 19 tahun berisinial R.

 

"Si pelaku ini berinisial R usia 19 tahun masih kelas 3 SMA warga Cikidang," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, Kamis (04/01/2024).

 

Lebih jauh menurut Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, peristiwa penganiayaan yang menimpa warganya itu diduga disebabkan urusan asmara.

 

"Pelaku dan korban berpacaran. Dari pengakuan korban, dia minta pertanggungjawaban dari pacarnya karena telat bulan," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

Selanjutnya pasangan itu berjanji bertemu di daerah Pasir Langkap Desa Cicareuh dan di lokasi itulah  mereka berdua terlibat cekcok.

 

"Korban minta pertanggungjawaban, sementara si pelaku tidak mau bertanggung jawab. Akhirnya si pelaku kalap, menjambak rambut korban kemudian dibenturkan kepalanya ke aspal dan perut korban di injak injak," jelas Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah beberkan kronologi kejadian.

 

Diduga untuk menghilangkan jejak perbuatannya, saat korban pingsan, pelaku mengambil handphone korban selanjutnya dibuang.

 

Sementara itu, kondisi terkini korban saat ini ditangani Dokter spesialis bedah syaraf di RSUD Sekarwangi Cibadak.

 

"Luka-luka yang di alami korban selain luka lecet juga mengalami luka memar di bagian kepala belakang, punggung juga perut, dagu  rahang sebelah kanan dan hampir di bagian muka itu ada luka lecet-lecet," jelas Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, Ramdansyah.

 

Hingga berita ditayangkan awak media masih menunggu pernyataan resmi dari aparat Kepolisian terkait dugaan kasus penganiayaan berat ini. (Asep Gunawan).

Wanita Geulis (Cantik) Terkapar Dengan Sejumlah Luka Di Bagian Wajah dan Kepala Di Cikidang Sukabumi

 


SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Remaja wanita berusia 15 tahun asal Kecamatan Bojonggenteng terkapar di jalanan di kawasan Kampung Pasir Langkap, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

 

Remaja berparas cantik itu terkapar dengan sejumlah luka di bagian kepala dan wajah, tubuhnya ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (03/01/2023) kemarin.

 

Remaja yang diduga telah dianiaya itu selanjutnya dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk ditangani secara medis.

 

Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, membenarkan peristiwa yang terjadi ini.

 

"Iya benar warga kami tengah menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak, ditemukan dalam kondisi terkapar pingsan dengan sejumlah luka di bagian wajah dan kepala," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, Kamis (04/01/2024).

 

Lebih jauh menurut Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah dan kepala.

 

"Korban masih dirawat di RS Sekarwangi dan masih ngamuk-ngamuk, mungkin akibat kepalanya dibenturkan ke aspal oleh Pelaku," jelas Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

Dugaan tersebut sambung Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, merupakan hasil pengakuan dari Korban saat diinterogasi. Korban kepada Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, mengaku telah disiksa dan dibenturkan ke aspal jalan oleh terduga pelaku.

 

Kepada SMARTnewsroom.com, Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah menyebut jika Pelaku penganiayaan merupakan kekasih korban.

 

"Jadi si pelaku ngajak ketemuan dengan korban di daerah Pasir Langkap Desa Cicareuh, dan di lokasi itu mereka cekcok," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

"Si pelaku kalap, menjambak rambut korban kemudian dibenturkan kepalanya ke aspal dan perut si korban diinjak-injak," sambung Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

"Selanjutnya korban ditinggalkan begitu saja oleh pelaku dan handphone milik korban diambil oleh kemudian di buang oleh pelaku. Saat korban pingsan dan tergeletak ada warga yang lewat dan menyelamatkan korban," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

Kasus dugaan tindak kekerasan ini selanjutnya dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sukabumi. (Asep Gunawan).

Satgas Yonif 310/KK Buktikan Kekompakannya Dengan Masyarakat Dalam Pembangunan Masjid Al-Muhajirin

SMARTnewsroom.com,Kabupaten Keerom - Pos Senggi Satgas Yonif 310/KK bersama warga kompak bergotong royong lakukan Karya Bakti dalam membangun Masjid Al-Muhajirin di Kampung Woslay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (04/p01/2024).


Hal ini diungkapkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal mengatakan, bahwa Karya Bakti bersama dengan masyarakat tersebut merupakan implementasi dari salah satu metode dalam pembinaan teritorial yang harus dilaksanakan sepanjang waktu. 


"Kehadiran TNI dalam Karya Bakti ini adalah bagian dari bentuk kepedulian terhadap pembangunan tempat ibadah. Disamping memiliki nilai program, tentunya kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai bagian dari ibadah," jelas Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.


Lebih lanjut diungkapkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, Karya Bakti tersebut merupakan sarana untuk meningkatkan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama dengan masyarakat dalam pemberdayaan wilayah. Hal itu dilakukan, agar ketahanan wilayah pada aspek darat semakin tangguh.


Dijelaskan pula Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, gotong royong ini dilakukan pihaknya yang berada di Pos Senggi dan dipimpin langsung oleh Pasiter (Perwira Seksi Teritorial) Satgas Letda Inf As'ari berserta anggotanya.


Sementara itu, Pasiter (Perwira Seksi Teritorial) Satgas Letda Inf As'ari menambahkan, bahwa target Karya Bakti kali ini adalah pengecoran jembatan sebagai akses masuk menuju Masjid. Lebih kurang 50 warga yang terlibat dalam gotong royong tersebut.


"Pembangunan Masjid sudah mencapai 70 %, kami targetkan sebelum Bulan Suci Ramadhan 2024 pembangunan sudah betul-betul selesai, sehingga warga dapat beribadah dengan nyaman. Mengingat Masjid Al-Muhajirin ini adalah satu-satunya Masjid yang dimiliki umat Islam di Distrik Senggi," tambah Pasiter (Perwira Seksi Teritorial) Satgas Letda Inf As'ari.


Disisi lain, Ustaz Irfan Afandi (47) selaku Ketua dan Penasehat Madrasah Al-Muhajirin pada kesempatan ini dirinya mengucapkan terima kasih kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang sudah sangat membantu dalam pembangunan masjid.


“Saya ucapkan terima kasih kepada Satgas 310 yang telah banyak membantu, Kami mendoakan semoga bapak-bapak TNI senantiasa dalam lindungan Allah SWT serta diberi kelancaran dalam melaksanakan tugasnya," tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi). 


Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Rabu, 03 Januari 2024

TELAH DITEMUKAN SEORANG ANAK YG BELUM DIKETAHUI ORANGTUA DAN ASALNYA

 SMARTnewsroom.com - TELAH DITEMUKAN SEORANG ANAK YG BELUM DIKETAHUI ORANGTUA DAN ASALNYA Mengaku :

 

Nama : MUHAMAD ALAN 

Umur : Kurang lebih 13 Tahun

Pekerjaan : Belum kerja

Alamat : sementara dirawat oleh warga kampung sukaratu kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

 

Ciri 2 khusus :

Tinggi badan : 150 Cm

Berat badan : 48 kg

Diduga mengalami Keterbelakangan mental.

 

Saudara MUHAMAD ALAN telah ditawat warga an Sdri. MAYA KIPSI kurang lebih sudah 3 tahunnan berawal diketemukannya di Kantor Kecamatan Cisolok lalu dibawa dan dirawat oleh saksi sampai sekarang.

 

Keluarga yang merawat:

Nama : MAYA KIPSI

Umur : SMI,  37  Tahun

Pekerjaan : Mengurus rumah tangga

Alamat : Kp. Sukaratu RT 03 / 02 Desa Cikakak Kec. Cikakak Kab. Sukabumi.

Bagi yg merasa keluarga atau mengerahui keluarga anak tersebut bisa menghubungi bhabinkamtibmas kampung Sukaratu an BRGADIR MONIK JUNAEDI HP +62 853-2300-1766

 

Aksi Cepat Tim Kesehatan Satgas Yonif 310/KK Berikan Pertolongan Kepada Seorang Anak

SMARTnewsroom.com,Pegunungan Bintang -  Pertolongan cepat Tim Kesehatan Pos Batom Satgas Yonif 310/KK lakukan tindakan dan berikan 15 jahitan yang terdiri dari 4 jahitan dalam dan 11 jahitan luar kepada Juli Kimki (12) seorang anak perempuan yang terluka pada bagian kaki kanan akibat terjatuh dari tangga di Kampung Batom 1, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Rabu (03/01/2024).


Hal ini dibenarkan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.


Dijelaskan Dansatgas, bahwa Juli Kimki adalah seorang anak yatim piatu, Kedua orang tuanya meninggal pada tahun 2013 dan 2015 silam karena sakit. Semejak itu Juli Kimki di asuh oleh neneknya Sumi Pruwi (65) yang sehari-hari berkebun untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


"Setelah diperiksa, luka kaki kanan tepat dibawah lutut sepanjang 10 cm dengan kedalam 0,5 cm, sehinga kita (Tim Kesehatan Pos Batom) memutuskan untuk menjahit luka sebanyak 15 jahitan," ungkap Dansatgas


Lanjut dikatakan, bahwa pihaknya jauh sebelum datang ke wilayah perbatasan Papua, Satgas Yonif 310/KK telah mempersiapkan kader-kader yang akan menjadi Tenaga Kesehatan di wilayah penugasan, melalui pembekalan yang diadakan oleh Puskesad, Kesdam III/Siliwangi serta Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Sukabumi.


Sementara itu, Danpos Batom Letda Inf Eko Effendi menambahkan untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhannya selain diberikan obat anti nyeri dan antibiotik, Juli Kimki juga harus melakukan kontrol terhadap lukanya tersebut.


"Tiga hari kedepan kita akan lakukan pengecekan ulang terhadap lukanya, semoga dia lekas sembuh dan dapat beraktivitas lagi seperti biasanya" tambah Letnan Eko.


Atas pertolongan yang diberikan, Sumi Pruwi (65) mengucapkan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK karena telah mengobati luka cucu nya.


"Bapak-bapak TNI sangat baik dan ramah sekali, mau kasih bantu obati luka cucu saya walaupun saya tidak punya uang, rasanya saya seperti punya saudara, terima kasih bapak-bapak TNI," ucapnya. (Muhammad Fikri Fauzi).


Otentifikasi : Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Resmikan Dua Gedung Di Mapolres Sukabumi, Berdampak Positif Terhadap Pelayanan Publik

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Bupati Sukabumi H Marwan Hamami meresmikan Gedung Wicaksana Laghawa Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Gedung Pujasera Primkoppol Polres Sukabumi, di Jalan Jenderal Sudirman, Komplek Perkantoran Jajaway Palabuhanratu, Rabu (03/01/2024).


Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengatakan, kedua gedung di Mapolres Sukabumi yang diresmikan ini akan memberikan dampak positif terhadap idealnya pelayanan terhadap masyarakat.


"Gedung Pujasera ini akan merubah pemikiran untuk kita semua, terutama dalam memberikan layanan terhadap masyarakat yang lebih ideal. Mengingat gedung Makopolres Sukabumi selama ini cukup terbatas," jelas Bupati Sukabumi H Marwan Hamami.


Bupati Sukabumi H Marwan Hamami menjelaskan, gedung ini menjadi simbol sinergi antara polres sukabumi dan para pelaku UMKM, sehingga pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat bisa terus terwujud.


"Gedung Pujasera ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja atau kongkow saja, tapi sebagai wadah memfasilitasi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan bersama baik anggota maupun pelaku UMKM," terang Bupati Sukabumi H Marwan Hamami.


Bupati Sukabumi H Marwan Hamami berkomitmen, dirinya akan terus mendorong pembangunan di Kab. Sukabumi, terutama di wilayah Palabuhanratu sebagai pusat Ibukota Kabupaten Sukabumi.


"Kita berkomitmen untuk terus mendorong siapapun dia yang ingin mengembangkan Kabupaten Sukabumi yang semakin baik," ucap Bupati Sukabumi H Marwan Hamami.


Bupati Sukabumi H Marwan Hamami mengakui sangat bangga dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah bersikeras untuk mewujudkan pembangunan ini, karena dengan gedung tersebut selain dapat meningkatkan pelayanan yang memuaskan tehadap masyarakat, juga dapat membuka ruang untuk mengembangkan peluang UMKM.


"Gedung Wicaksana Laghawa SPKT Polres Sukabumi yang didesain dengan baik diharapkan mampu menjadi pusat layanan kepolisian yang terintegrasi, memastikan peningkatan efisiensi dan efektivitas sehingga dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pelaporan maupun pengaduan," ujar Bupati Sukabumi H Marwan Hamami.


Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede menambahkan, peresmian kedua gedung tersebut merupakan suatu jawaban atas keluhan yang selama ini terjadi dimasyarakat. Dimana, fasilitas layanan yang awalnya tidak beraturan kini tertata dengan baik adanya penambahan gedung tersebut.


"Alhamdulillah dengan penambahan kedua gedung baru di Makopolres Sukabumi ini dapat memberikan layanan yang lebih baik, sehingga masyarakat bisa memiliki banyak tempat untuk beristirahat saat menunggu proses, baik pelaporan, pembuatan administrasi, maupun lainnya," terang Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.


Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede pun mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Sukabumi yang telah mendukung terwujudnya gedung ini, oleh karena itu, dirinya berharap kualitas layanan Polres Sukabumi bisa semakin meningkat dan pelaku UMKM sejahtera.


"Pujasera ini bukan dikelola oleh Polres Sukabumi tetapi dikelola oleh Primkopol (koperasi yang beranggotakan Polisi aktif maupun yang sudah purna), sehingga siapapun yang ingin berjualan disini bisa masuk terutama bagi pelaku UMKM di wilayah Polres Sukabumi," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.


Disela-sela kesempatan tersebut dilaksanakan penyerahan donasi untuk palestina oleh Bupati Sukabumi kepada Yayasan Daruttauhid, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti kedua gedung dan pengguntingan pita. (Muhammad Fikri Fauzi).


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables