SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Jumat, 05 Januari 2024

Satgas Yonif 310/KK Bagikan Susu Tingkatkan Kualitas Gizi Anak Di Perbatasan

 

 

SMARTnewsroom.com,KABUPATEN KEEROM - Dalam menunjang tumbuh kembang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak-anak Papua, Pos Kalipao Satgas Yonif 310/KK bagikan susu gratis di Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Jum’at (05/01/2024).

 

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

 

"Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian TNI terhadap masyarakat khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas SDM anak-anak di perbatasan Papua yang kelak akan menjadi generasi penerus bangsa," ungkap Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

 

Baca Juga: Kapolres Sukabumi Laksanakan AA DEDE Curhat Dong Dan Bagikan Sembako Kepada Masyarakat 

 

Masih dikatakan Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, dalam memasuki usia pertumbuhan, anak-anak memiliki resiko kekurangan daya tahan tubuh tinggi, maka perlu diperhatikan asupan gizi untuk  menunjang pertumbuhan dan kesehatannya agar tidak mudah terserang penyakit.

 

Dijelaskan pula Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, bagikan susu gratis ini dilakukan pihaknya di sela patroli simpatik yang berada di Pos Kalipao dipimpin langsung Danpos Sersan Mayor Ahmad Mu'minin beserta anggota pos.

 

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Penganiayaan Remaja Cantik di Sukabumi Ternyata Positif Hamil 

 

Sementara itu, Danpos Sersan Mayor Ahmad Mu'minin menambahkan, di Kampung Yuwainda banyak anak anak masa pertumbuhan yang masih sangat membutuhkan asupan gizi yang cukup.

“Sehingga dirinya berinisiatif untuk membagikan susu ke masyarakat Kampung Yuwainda khususnya anak-anak untuk memberikan tambahan asupan gizi,” ujar Danpos Sersan Mayor Ahmad Mu'minin.

 

Bentuk kepedulian TNI tersebut mendapat perhatian dari Gervasius Pasebo (52) selaku Kepala Kampung Yuwainda.

 

"Terima kasih TNI, terima kasih Satgas Yonif 310 yang telah peduli terhadap anak-anak kami, semoga Tuhan memberkati kita semua,” tutup Gervasius. (Muhammad Fikri Fauzi).

 

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Kapolres Sukabumi Laksanakan AA DEDE Curhat Dong Dan Bagikan Sembako Kepada Masyarakat

 

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, melaksanakan kegiatan "AA DEDE Curhat Dong" dan pembagian sembako di Rt. 03 Rw. 02, Kampung Sukaratu, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

 

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah mendekatkan masyarakat dengan polisi, meningkatkan interaksi positif antara polisi dan warga Cikakak untuk membangun hubungan yang lebih dekat.

 

“Kami juga memberikan platform kepada masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masukan terkait keamanan di lingkungan setempat kepada kami," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, Jum’at (05/1/2024).

Baca Juga:Wanita Berparas Cantik Babak Belur Dianiaya Saat Minta Tanggungjawab Oleh Sang Pacar

Turut hadir dalam acara ini, Wakapolres Sukabumi, Kapolsek Cikakak Polres Sukabumi, dan Bhabinkamtibmas Desa Cikakak Polsek Cikakak. Kegiatan ini berhasil menciptakan hubungan yang lebih erat antara Polres Sukabumi dan masyarakat Cikakak.

 

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede menuturkan ingin menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan warga.

 

“Dengan pembagian sembako ini adalah salah satu upaya nyata kami untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ungkap Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Baca Juga: Polisi Ungkap Fakta Penganiayaan Remaja Cantik di Sukabumi Ternyata Positif Hamil

“Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Cikakak dan menciptakan hubungan yang lebih erat antara Polres Sukabumi dengan warga,” sambung Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

 

Wakapolres Sukabumi, KOMPOL Rizka Fadhila menambahkan, "Melalui AA DEDE Curhat Dong, membuka jalur komunikasi untuk menerima keluhan dan curahan hati masyarakat terkait keamanan dan ketertiban di wilayah ini.

 

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat kepercayaan antara masyarakat dan polisi," Tambah Wakapolres Sukabumi, Kompol Rizka Fadhila.

 Baca Juga: Wanita Geulis (Cantik) Terkapar Dengan Sejumlah Luka Di Bagian Wajah dan Kepala Di Cikidang Sukabumi

“Selain kegiatan AA DEDE Curhat Dong, Polres Sukabumi juga melaksanakan pembagian sembako sebagai wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan, Ini menjadi langkah nyata Polres Sukabumi dalam mendukung kebutuhan sosial masyarakat,”  tutup Wakapolres Sukabumi, Kompol Rizka Fadhila. (Muhammad Fikri Fauzi).

Kamis, 04 Januari 2024

Polisi Ungkap Fakta Penganiayaan Remaja Cantik di Sukabumi Ternyata Positif Hamil

 


SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Polisi bergerak cepat atas kasus penganiayaan remaja cantik berusia 15 tahun yang ditemukan warga terkapar di jalanan kawasan Kampung Pasir Langkap, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Korban penganiayaan itu saat ini menjalani penanganan secara intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak dengan sejumlah luka di bagian wajah, kepala dan bagain tubuh lainnya.

Diberitakan sebelumnya korban dianiaya oleh pacar lelakinya lantaran minta pertanggungjawaban saat dirinya telat datang bulan.

Namun sang pacar malah kalap dan menganiaya korban hingga babak belur.

Kepolisian Resor Sukabumi bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana tindakan asusila dan penganiayaan terhadap anak di bawah umur.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, dalam keterangan resminya menyampaikan jika pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku.

"Kami telah menerima laporan dan segera mengambil tindakan tegas untuk menangani kasus ini," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, Kamis (04/01/2024).

"Kami serius menangani kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Tindakan asusila dan kekerasan terhadap anak di bawah umur tidak akan kami toleransi. Kami bekerja keras untuk memastikan keadilan bagi korban," sambung Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede.

Baca Juga: Wanita Geulis (Cantik) Terkapar Dengan Sejumlah Luka Di Bagian Wajah dan Kepala Di Cikidang Sukabumi

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri kepada SMARTnewsroom.com, beberkan kronologi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri menjelaskan, pada bulan Desember 2023 seorang pelajar kelas 3 SMA berinisial MR (18 tahun) di berita awal ditulis R, diduga telah melakukan hubungan suami istri dengan korban yang baru berusia 15 tahun.

Baca Juga:  Wanita Berparas Cantik Babak Belur Dianiaya Saat Minta Tanggungjawab Oleh Sang Pacar

"Selanjutnya pada 3 Januari 2024, korban mengonfirmasi kehamilannya kepada pelaku. Namun pelaku menolak bertanggungjawab malah melakukan kekerasan terhadap korban dengan TKP Desa Cicareuh," ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri.

Dalam kasus ini Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. (Muhammad Fikri Fauzi).

Wanita Berparas Cantik Babak Belur Dianiaya Saat Minta Tanggungjawab Oleh Sang Pacar

 

SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Remaja cantik usia 15 tahun mendapat penanganan secara intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak dengan sejumlah luka di bagian wajah dan kepala, Kamis (04/01/2023).

 

Sebelumnya wanita cantik itu ditemukan terkapar pingsan di pinggir jalan kawasan Kampung Pasir Langkap, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pukul 14.00 Rabu (03/01) kemarin oleh warga yang kebetulan melintas.

 

Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, kepada SMARTnewsroom.com, menyebut jika korban merupakan warganya, yang diduga mendapat perlakuan tindak kekerasan.

 

Menurut Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, korban yang merupakan warganya itu telah disiksa oleh pelaku seorang remaja 19 tahun berisinial R.

 

"Si pelaku ini berinisial R usia 19 tahun masih kelas 3 SMA warga Cikidang," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, Kamis (04/01/2024).

 

Lebih jauh menurut Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, peristiwa penganiayaan yang menimpa warganya itu diduga disebabkan urusan asmara.

 

"Pelaku dan korban berpacaran. Dari pengakuan korban, dia minta pertanggungjawaban dari pacarnya karena telat bulan," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

Selanjutnya pasangan itu berjanji bertemu di daerah Pasir Langkap Desa Cicareuh dan di lokasi itulah  mereka berdua terlibat cekcok.

 

"Korban minta pertanggungjawaban, sementara si pelaku tidak mau bertanggung jawab. Akhirnya si pelaku kalap, menjambak rambut korban kemudian dibenturkan kepalanya ke aspal dan perut korban di injak injak," jelas Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah beberkan kronologi kejadian.

 

Diduga untuk menghilangkan jejak perbuatannya, saat korban pingsan, pelaku mengambil handphone korban selanjutnya dibuang.

 

Sementara itu, kondisi terkini korban saat ini ditangani Dokter spesialis bedah syaraf di RSUD Sekarwangi Cibadak.

 

"Luka-luka yang di alami korban selain luka lecet juga mengalami luka memar di bagian kepala belakang, punggung juga perut, dagu  rahang sebelah kanan dan hampir di bagian muka itu ada luka lecet-lecet," jelas Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, Ramdansyah.

 

Hingga berita ditayangkan awak media masih menunggu pernyataan resmi dari aparat Kepolisian terkait dugaan kasus penganiayaan berat ini. (Asep Gunawan).

Wanita Geulis (Cantik) Terkapar Dengan Sejumlah Luka Di Bagian Wajah dan Kepala Di Cikidang Sukabumi

 


SMARTnewsroom.com,SUKABUMI - Remaja wanita berusia 15 tahun asal Kecamatan Bojonggenteng terkapar di jalanan di kawasan Kampung Pasir Langkap, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

 

Remaja berparas cantik itu terkapar dengan sejumlah luka di bagian kepala dan wajah, tubuhnya ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (03/01/2023) kemarin.

 

Remaja yang diduga telah dianiaya itu selanjutnya dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk ditangani secara medis.

 

Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, membenarkan peristiwa yang terjadi ini.

 

"Iya benar warga kami tengah menjalani perawatan di RSUD Sekarwangi Cibadak, ditemukan dalam kondisi terkapar pingsan dengan sejumlah luka di bagian wajah dan kepala," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, Kamis (04/01/2024).

 

Lebih jauh menurut Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah dan kepala.

 

"Korban masih dirawat di RS Sekarwangi dan masih ngamuk-ngamuk, mungkin akibat kepalanya dibenturkan ke aspal oleh Pelaku," jelas Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

Dugaan tersebut sambung Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, merupakan hasil pengakuan dari Korban saat diinterogasi. Korban kepada Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah, mengaku telah disiksa dan dibenturkan ke aspal jalan oleh terduga pelaku.

 

Kepada SMARTnewsroom.com, Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah menyebut jika Pelaku penganiayaan merupakan kekasih korban.

 

"Jadi si pelaku ngajak ketemuan dengan korban di daerah Pasir Langkap Desa Cicareuh, dan di lokasi itu mereka cekcok," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

"Si pelaku kalap, menjambak rambut korban kemudian dibenturkan kepalanya ke aspal dan perut si korban diinjak-injak," sambung Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

"Selanjutnya korban ditinggalkan begitu saja oleh pelaku dan handphone milik korban diambil oleh kemudian di buang oleh pelaku. Saat korban pingsan dan tergeletak ada warga yang lewat dan menyelamatkan korban," ujar Kepala Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Andriansyah.

 

Kasus dugaan tindak kekerasan ini selanjutnya dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Sukabumi. (Asep Gunawan).

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables