SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 15 Mei 2024

Lurah Jatibening Baru Geber Pengaspalan Jalan

 


Smartnewsroom.com | Untuk mewujudkan pembangunan agar wilayah menjadi lebih baik dan tertata,Lurah Jatibening Baru dibantu jajarannya melaksanakan pengaspalan jalan kemangsari Rt 06/03 kelurahan jatibening baru kota Bekasi, Rabu,15 Mei 2024.
Lurah jatibening baru Badrutamam,SE menyampaikan pengasapalan yang dibantu oleh pihak DBMSDA untuk mewujudkan pembangunan diwilayahnya lebih baik lagi.(ledod)

Satgas Yonif 310/KK Ajarkan Melalui Baris Berbaris Siswa Arti Kedisplinan

Satgas Yonif 310/KK Ajarkan Melalui Baris Berbaris Siswa Arti Kedisplinan. | Foto: (Satgas Yonif 310/KIDANG KANCANA).

SMartnewsroom.com,Kabupaten Keerom - Penanaman nilai disiplin berupa rasa persatuan, rasa tanggung jawab dan kepatuhan dalam melaksanakan perintah dengan tepat dan cepat, Pos Towe Hitam Satgas Yonif 310/KK latihkan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SD Inpres Towe Hitam di Distrik Towe, Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (15/05/2024).

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, baris berbaris adalah suatu wujud latihan fisik guna menanamkan disiplin, patriotisme, tanggung jawab serta membentuk sikap lahir dan bathin yang diarahkan pada terbentuknya suatu perwatakan tertentu.

"Pemberian materi PBB kepada anak-anak di sekolah formal sangat penting guna membentuk karakter kedisiplinan sejak dini," ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal kepada SMartnewsroom.com.

Menurut Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, materi PBB mungkin sangat jarang sekali diterima oleh para siswa sekolah di perbatasan RI-PNG karena dihadapkan tidak adanya tenaga pendidik yang membidangi itu, padahal materi PBB ini sebenarnya sangat penting diberikan kepada siswa sekolah formal karena dapat membentuk disiplin jika dilakukan secara terus menerus.

Pada kesempatan itu, personil Satgas yang berada di Pos Towe Hitam dipimpin langsung oleh Danpos (Komandan Pos) Letda Inf Andri Budi Purwanto, S.Tr,Han., mengajarkan PBB tahap demi tahap agar mudah dimengerti oleh para siswa. Materi yang diberikan meliputi sikap sempurna, hadap kanan/kiri, balik kanan, lencang kanan, lencang depan, memberikan aba-aba, penghormatan dan istirahat ditempat.

"Para siswa terlihat antusias mengikuti pelatihan, mereka dengan serius mendengarkan penjelasan dari para personel Satgas dan mencoba melakukan gerakan-gerakan PBB yang diajarkan," tambah Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Disisi lain, Giarto (42) selaku Kepala Sekolah SD Inpres Towe mengucapkan terima kasihnya kepada personil Satgas Yonif 310/KK yang telah mengajarkan banyak ilmu kepada anak didiknya khususnya Peraturan Baris Berbaris.

"Ini hal yang jarang mereka (siswa) terima, semoga ini lebih menambah wawasan anak-anak, harapannya mereka pun lebih disiplin dan terlatih serta termotivasi dalam belajar," tutup Giarto. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.
Editor: Muhammad Adam Husein

Selasa, 14 Mei 2024

Detik-detik Rahmat Setelah Habisi Ibu Kandungnya Di Sukabumi, Rahmat Tidur Dekat Ibunya Lalu Datangi Warga

Detik-detik Rahmat Setelah Habisi Ibu Kandungnya Di Sukabumi, Rahmat Tidur Dekat Ibunya Lalu Datangi Warga. | Foto: (Asep Gunawan).

SMartnewsroom.com,SUKABUMI - Gelagat tak wajar dilakukan Rahmat (26) setelah menghabisi ibu kandungnya, Inas (54), di Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, mengungkap perilaku Rahmat setelah menghabisi ibu kandungnya itu.

Rahmat membunuh ibunya dengan menusukkan garpu tanah sekitar pukul 17.30 WIB, Senin (13/5/2024).

Kepada polisi, Rahmat mengaku sempat tidur di rumah bersama korban. Saat itu korban dibunuh di kamar tidurnya saat beristirahat.

Setelah melakukan aksi bejatnya, Rahmat tak lantas kabur.

Rahmat malah tidur di kamarnya dengan kondisi badan dipenuhi berlumuran darah korban.

"Pelaku itu setelah bunuh ibunya tidur dulu di kamarnya, karena kamarnya bersebelahan. Setelah tidur, pagi hari sekitar jam 05.00 pagi korban terbangun langsung ke rumah tetangga dengan membawa uang kurang lebih 300 ribu," kata Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri kepada SMartnewsroom.com di Satreskrim, Selasa (14/05/2024) sore.

Saat itu, pelaku yang mendatangi warga memberikan uang tersebut dan meminta agar warga membunuhnya karena ia mengaku telah menghilangkan nyawa sang ibu.

"Dia berkata kepada tetangganya, 'Pak, tolong bunuh saya, ini ada uang saya kasih, bunuh saya, saya telah membunuh ibu saya.' (Itu) disampaikan oleh tersangka," ujar Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri.

Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri menjelaskan, korban menderita luka tusukan di dada, muka, leher, dan kepala.

"Kami masih mendalami motifnya. Sementara dari pengakuan tersangka R bahwasanya dia kesal terhadap ibunya, tapi masih kami dalami apa motifnya sebenarnya," jelas Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri.

Disinggung soal keinginan pelaku membeli sepeda motor yang tidak dikabulkan ibunya, Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri menyebut, hal itu merupakan pengakuan lama.

Terkait motif kejadian saat ini, polisi masih melakukan pendalaman.

"Kami udah tanya ke keluarga, warga sekitar, tidak ada, cuman tadi dari pelaku sendiri kita tanya ya marah aja sih sama ibunya."

"Cuma kami masih dalami, kami dalami apa penyebab kemarahan daripada tersangka. Cuman kalau masalah motor nggak ada, itu tidak ada," kata Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri.

Diberitakan sebelumnya, Inas (54) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi telentang dan bersimbah darah di kamarnya sekira pukul 04.15 WIB, Selasa (14/5/2024). (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Adam Husein 

Kesal Tak Dibelikan Motor Oleh Ibu Kandungnya, Anak Di Sukabumi Tega Bunuh Ibu Kandungnya Pakai Garpu Tanah

Kesal Tak Dibelikan Motor Oleh Ibu Kandungnya, Anak Di Sukabumi Tega Bunuh Ibu Kandungnya Pakai Garpu Tanah. | Foto: (Asep Gunawan).


SMartnewsroom.com,SUKABUMI - Inas (45) warga Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan bersimbah darah di dalam rumahnya oleh warga, Selasa (14/05/2024).

Korban ditemukan warga sekira pukul 04.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia, korban telentang dan bersimbah darah di dalam kamar tidurnya.

Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, IPTU Taufik Hadian, mengatakan, korban dibunuh oleh Rahmat (26), anak kandungnya sendiri.

Peristiwa pembunuhan itu dilakukan pelaku Senin (13/05/2024) kemarin. 

"Udah diamankan, ini lagi olah TKP, iya (bunuh ibu sendiri), korban Inas (45), pelaku anak kandung," kata Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, IPTU Taufik Hadian kepada SMartnewsroom.com via telepon, Selasa (14/05/2024).

Pelaku dikabarkan membunuh ibunya menggunakan garpu tanah, garpu tanah di tusukan pelaku ke tubuh ibunya sendiri.

Pelaku disebut-sebut nekat membunuh ibunya karena tak dibelikan sepeda motor.

Namun, mengenai kebenaran motif pelaku, polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan.

"Nanti, kita periksa dulu, tersangka di kantor, ini kita lagi cek TKP dulu. Kita lagi pastikan dulu, tadi waktu saya ke TKP pelaku langsung diamankan diperiksa," ucap Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, IPTU Taufik Hadian. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Adam Husein

Motif Pria Di Sukabumi Bunuh Ibu Kandungnya Sendiri, Emosi Tak Dibelikan Sepeda Motor

Ilustrasi pembunuhan. Seorang ibu bernama Inas (45) warga Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tewas dibunuh anak kandungnya.

SMartnewsroom.com,SUKABUMI - Seorang pria di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bernama Rahmat (26) ditangkap usai membunuh ibu kandungnya sendiri, Senin (13/05/2024).

Korban yang bernama Inas (45) dibunuh menggunakan garpu tanah di dalam rumah.

Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian mengatakan, proses penyelidikan masih dilakukan dan petugas masih melakukan olah TKP pembunuhan.

"Nanti, kita periksa dulu, tersangka di kantor, ini kita lagi cek TKP dulu. Kita lagi pastikan dulu, tadi waktu saya ke TKP pelaku langsung diamankan diperiksa," ujar Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian, Selasa (14/5/2024), dikutip dari SMartnewsroom.com.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif pembunuhan karena pelaku tak dibelikan sepeda motor.

Penyidik masih mendalami motif yang diungkapkan pelaku.

"Sudah diamankan, ini lagi olah TKP, iya (bunuh ibu sendiri), korban Inas (45), pelaku anak kandung," pungkasnya.

Kasus anak bunuh ibu menggegerkan warga Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.

Warga sempat ingin menghakimi pelaku setelah kasus pembunuhan terungkap. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Adam Husein

Kejamnya Rahmat Pemuda Sukabumi Jawa Barat, Alasan Bunuh Ibu Kandungnya Sendiri Bikin Geleng Gelang Kepala

Kejamnya Rahmat Pemuda Sukabumi Jawa Barat, Alasan Bunuh Ibu Kandungnya Sendiri Bikin Geleng Gelang Kepala. | Foto: (Asep Gunawan).

SMartnewsroom.com,SUKABUMI - Heboh anak bunuh ibu kandung di Sukabumi, Jawa Barat bikin miris dan menyedihkan.

Pemuda bernama Rahmat (26), kehilangan akal sehatnya, lalu membunuh ibu kandungnya Inas (45), gara-gara tak dibelikan sepeda motor.

Rahmat dan ibunya, Inas, warga Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Perbuatan yang dilakukan Rahmat membuat warga sekitar geram. Polisi pun bertindak cepat mengamankan Rahmat untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian, membenarkan peristiwa anak bunuh ibu kandung tersebut.

Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian mengatakan, pelaku yang merupakan anak korban bernama Rahmat (26) telah diamankan di Polsek.

"Pelaku sudah diamankan, ini lagi olah TKP, iya (bunuh ibu sendiri), korban Inas (45), pelaku anak kandung," kata Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian kepada SMartnewsroom.com via telepon, Selasa (14/5/2024).

Pelaku dikabarkan membunuh ibunya menggunakan garpu tanah, garpu tanah di tusukan pelaku ke tubuh ibunya sendiri.

Pelaku disebut-sebut nekat membunuh ibunya karena tak dibelikan sepeda motor.

Namun, mengenai kebenaran motif pelaku, polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan.

"Nanti, kita periksa dulu, tersangka di kantor, ini kita lagi cek TKP dulu. Kita lagi pastikan dulu, tadi waktu saya ke TKP pelaku langsung diamankan diperiksa," tutup Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Adam Husein

Sadis! Anak Bunuh Ibu Kandungnya Sendiri Di Sukabumi, Polisi Saat Ini Gelar Olah TKP

Foto: Ilustrasi Pembunuhan.

SMartnewsroom.com,SUKABUMI - Seorang ibu bernama Inas (45) warga Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tewas dibunuh anak kandungnya.

Informasi diperoleh peristiwa terjadi Senin (13/05/2024) namun baru diketahui tadi pagi, Selasa (14/05/2024).

Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian, membenarkan peristiwa tersebut.

Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian mengatakan, pelaku yang merupakan anak korban bernama Rahmat (26) telah diamankan di Polsek.

"Pelaku sudah diamankan, ini lagi olah TKP, iya (bunuh ibu sendiri), korban Inas (45), pelaku anak kandung," ujar Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian kepada Smartnewsroom.com via telepon, Selasa (14/05/2024).

Pelaku dikabarkan membunuh ibunya menggunakan garpu tanah, garpu tanah di tusukan pelaku ke tubuh ibunya sendiri.

Pelaku disebut-sebut nekat membunuh ibunya karena tak dibelikan sepeda motor.

Namun, mengenai kebenaran motif pelaku, polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan.

"Nanti, kita periksa dulu, tersangka di kantor, ini kita lagi cek TKP dulu. Kita lagi pastikan dulu, tadi waktu saya ke TKP pelaku langsung diamankan diperiksa," tutup Kapolsek Kalibunder Polres Sukabumi, Iptu Taufik Hadian. (Asep Gunawan).

Editor: Muhammad Adam Husein
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables