SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Senin, 10 November 2025

Pasca Banjir Bandang Cisolok, Disperkim Kab. Sukabumi Fokus Asesmen Dan Pemulihan Infrastruktur

 

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Saat Mengunjungi Lokasi Bencana Banjir Bandang Di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok. (Sumber Foto: Istimewa).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) melakukan asesmen atau pendataan kerusakan akibat banjir bandang yang menerjang Desa Cisolok dan Cikahuripan Kecamatan Cisolok.

 

Banjir bandang yang terjadi pada Selasa (28/10/2025) tersebut, merendam ratusan rumah hingga mengakibatkan jembatan antar kampung terputus serta bangunan sekolah dasar rusak parah.

 

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi mengatakan. Pihaknya telah melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur dan pemukiman warga.

 

"Kami menurunkan tim teknis untuk menilai tingkat kerusakan di lapangan, hasil dari asesmen ini. Akan menjadi dasar untuk langkah penanganan maupun perbaikan, Baiki itu untuk rumah warga maupun infrastruktur." ucap Sendi, belum lama ini (10/11/2025). 

 

Baca Juga: Lebih dari 500 Km Jalan di Sukabumi Rusak Berat, Dinas PU Sukabumi Targetkan Perbaikan Jalan Kabupaten Rampung Pada 2026

 

Untuk proses pemulihan, kata Sendi. Akan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi dan termasuk dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat

 

"Sebagain wilayah sungai yang menjadi sumber banjir berada dibawah kewenangan provinsi, sehingga penanganan pasca banjir harus dilakukan secara kolaboratif. Agar hasilnya lebih efektif dan tepat sasaran," terangnya. 

 

Baca Juga: Sinergi Brimob dan Pemkab Sukabumi, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa

 

Menurutnya, selain fokus pada perbaikan fisik. Disperkim juga memprioritaskan pemulihan lingkungan permukiman agar warga dapat kembali tinggal ditempat yang aman dan layak huni.

 

"Kami berkomitmen memastikan lingkungan warga kembali bersih, sehat, dan aman, pemerintah hadir untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak bencana." ujarnya.

 

Ia menghimbau, masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyumbatan saluran air.

 

"Kesiapsiagaan dan kepedulian bersama menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana dikemudian hari, "pungkasnya.

Reporter: WH

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah

Lebih dari 500 Km Jalan di Sukabumi Rusak Berat, Dinas PU Sukabumi Targetkan Perbaikan Jalan Kabupaten Rampung Pada 2026

 

Kondisi Jalan Ruas Parungkuda-Bojongpari Kabupaten Sukabumi: 500 Km Lebih Rusak Berat, Rampung Diperbaiki 2026. (Sumber Foto: Istimewa).

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi membeberkan, kondisi jalan berstatus Kabupaten yang jumlah total panjang keseluruhannya mencapai 1.424,36 kilometer.

 

Dari 1424,36 kilometer tersebut, sepanjang 572,16 kilometer diantaranya dalam kondisi baik, 290,67 kilometer tergolong sedang. 54,05 kilometer rusak ringan, dan sisanya 507,48 kilometer dalam keadaan rusak berat.

 

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus mengatakan. Instansinya menargetkan penanganan jalan rusak bakal dirampungkan pada tahun 2026, sesuai dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memprioritaskan anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan.

 

"Penanganan jalan rusak akan dituntaskan tahun depan, termasuk ruas Jalan Parungkuda - Parakansalak - Pakuwon - Bojongpari. Yang pada Oktober kemarin sempat diperbaiki dengan metode tambal sulam menggunakan pasir dan batu atas inisiatif sejumlah kepala desa di Kecamatan Parakansalak,” tegas Uus Pirdaus, Senin (10/11/ 2025).

 

Ia melanjutkan, kerusakan jaringan jalan tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi. Ia memastikan, Dinas PU akan merespons seluruh aspirasi warga dan termasuk para kepala desa.

 

Seperti halnya, sambung dia. Keinginan para kepala desa di Kecamatan Parakansalak yang mengharapkan perbaikan jalan kabupaten ruas Parungkuda-Bojongpari sesegera mungkin. Hingga mendorong mereka berinisiatif menambal sulam jalan rusak secara swadaya.

 

Menurutnya, Dinas PU bukan tak mau memperbaiki jalan kabupaten tersebut pada tahun 2025 ini. Namun, masalahnya ada keterbatasan anggaran sehingga perbaikan bakal dilakukan tahun 2026.

 

“Insiatif masyarakat melakukan perbaikan sementara jalan rusak secara aturan diperbolehkan, itu berdasarkan Permen PU Nomor 1 Tahun 2012 tentang Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Jalan. Hanya saja, penanganan jalan ruas Parungkuda - Bojongpari bisa dilakukan tahun depan. Karena masalahnya tahun ini anggaran Dinas PU terbatas,” ungkapnya.

 

Akan tetapi, ia menghimbau. Setiap melakukan kegiatan pemeliharaan secara swadaya. Masyrakat dianjurkan untuk berkoordinasi dengan UPTD PU setempat. Sebab, dalam pelaksanaan perlu diketahui tim teknis guna menyesuaikan dengan struktur jalan.

 

"Kami apresiasi upaya masyarakat memperbaiki jalan rusak milik kabupaten, tapi pelaksanaan di lapangan harus didampingi tim teknis yang paham struktur pengerjaan jalan,” tandasnya.

 

Reporter: WH

Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables