SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Jumat, 26 Desember 2025

Dua Kali Mangkir dari Panggilan Penyidik, Buronan PETI Gorontalo Yosi Marten Basuar Ditangkap di Manado

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo, Kombes Pol Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H.

Smartnewsroom.com | GORONTALO – Setelah lima bulan buron dan dua kali mangkir dari panggilan penyidik, Yosi Marten Basuar (YMB) alias Ateng akhirnya berhasil diamankan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Gorontalo. YMB ditangkap di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Selasa, 24 Desember 2025.

 

YMB selama ini dikenal publik sebagai sosok yang kerap lantang berkomentar soal aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Gorontalo. Ironisnya, ia justru merupakan pemodal utama tambang emas ilegal di wilayah Pohuwato, Boalemo, dan sejumlah daerah lainnya.

 


Nama YMB sempat ramai diperbincangkan warganet pada pertengahan 2025 lalu, setelah dirinya secara terbuka menantang Kapolres Boalemo melalui media sosial. Tantangan itu dilayangkan menyusul penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal miliknya. Bahkan, YMB sempat menghalangi petugas di lokasi tambang, mendatangi Polres Boalemo, dan terlibat adu argumen dengan Kapolres Boalemo yang disiarkan secara langsung melalui akun media sosial pribadinya.

 

Aksi tersebut memunculkan kesan seolah-olah YMB kebal hukum dan tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum. Namun kenyataannya, YMB justru menghindari proses hukum dengan mangkir dari dua kali panggilan penyidik Polda Gorontalo dan Polres Boalemo. Upaya pencarian di alamat domisili serta sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pun tidak membuahkan hasil.

 

Dalam pelariannya, YMB justru kerap mengunggah video provokatif yang menantang Polda Gorontalo dan Polres Boalemo untuk menangkapnya. Ia juga mengancam akan membuka dugaan keterlibatan oknum penyidik sebagai “backing” PETI yang menurutnya merugikan dirinya.

 

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Gorontalo, Kombes Pol Dr. Maruly Pardede, S.H., S.I.K., M.H., membenarkan penangkapan tersebut saat memberikan keterangan pers kepada awak media pada Jumat, 26 Desember 2025, pukul 14.30 WITA di Mapolda Gorontalo.

 

“Benar, Yosi Marten Basuar alias Ateng telah diamankan penyidik pada 24 Desember 2025 di Kota Manado. Yang bersangkutan dua kali mangkir dari panggilan penyidik dan selama ini berpindah-pindah tempat,” ujar Maruly.

 

Menurutnya, berdasarkan penelusuran manifest penerbangan, YMB diketahui berpindah-pindah kota, mulai dari Jakarta, Banjarmasin, Ternate, Makassar, hingga terakhir Manado. Mobilitas tinggi tersebut membuat penyidik membutuhkan waktu cukup lama untuk melacak dan mengamankan yang bersangkutan.

 

Maruly juga mengungkapkan bahwa YMB merupakan seorang residivis yang telah beberapa kali berhadapan dengan hukum di sejumlah daerah seperti Timika, Sorong, dan Ternate.

 

“Track record-nya memang selalu sama, berpindah kota, melakukan tindak pidana, lalu melarikan diri ke daerah lain,” tegasnya.

 

Saat ini, YMB telah diamankan di Polda Gorontalo untuk menjalani proses penyidikan. Ia dijerat Pasal 158 Undang-Undang Minerba dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.

 

Dalam perkara ini, YMB berperan sebagai pengusaha atau pemodal utama kegiatan PETI. Sementara itu, para tersangka lain yang berperan sebagai operator, pengawas, dan pekerja tambang ilegal milik YMB, berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P21).

 

Terkait tuduhan YMB mengenai dugaan keterlibatan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Gorontalo, AKBP Firman, Maruly menegaskan bahwa tudingan tersebut muncul karena YMB merasa kecewa atas tindakan tegas penegakan hukum terhadap tambang ilegal miliknya.

 

“Namun demikian, setiap tuduhan tetap akan didalami. Bapak Kapolda Gorontalo telah memerintahkan Propam untuk melakukan pendalaman secara profesional,” pungkasnya (Rhf)




 

Jumat, 19 Desember 2025

Hari Bela Negara Ke-77, Wabup Sukabumi Tegaskan Bela Negara Fondasi Indonesia Maju

 

SMartnewsroom.com, PALABUHANRATU – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Bela Negara ke-77 Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Alun-alun Palabuhanratu, Jumat (19/12/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.”

 

Dalam amanatnya, Wakil Bupati H. Andreas membacakan pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa bangsa Indonesia saat ini menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dinamika geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga derasnya arus informasi yang rawan manipulasi menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi bersama.

 

Presiden RI juga menyoroti perubahan karakter ancaman terhadap negara yang kini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berkembang dalam bentuk perang siber, penyebaran paham radikalisme, hingga meningkatnya frekuensi bencana alam. Oleh karena itu, semangat bela negara harus dimaknai sebagai kekuatan kolektif seluruh elemen bangsa.

 

Baca Juga: Respon Cepat Damkar Sukabumi, Warga Bantaran Sungai Cidadap Dievakuasi

 

Dalam pidatonya, Presiden turut mengajak masyarakat Indonesia untuk menunjukkan solidaritas terhadap daerah-daerah yang tengah dilanda bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiga wilayah tersebut memiliki nilai historis yang sangat penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, sehingga kepedulian dan persatuan nasional menjadi kunci dalam menghadapi musibah.

 

"Momentum Hari Bela Negara ke-77 diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa cinta tanah air tidak hanya diwujudkan melalui pertahanan fisik, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menjaga persatuan, menangkal hoaks, memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing," ujarnya.

 

Baca Juga: Rakorwasda Peringati Harkodia 2025, Pemkab Sukabumi Targetkan Zero Corruption

 

Usai membacakan amanat Presiden, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

 

Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta berperan aktif dalam menjaga kedaulatan dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, bersatu, dan berdaulat.

 

Reporter: MFF

Editor: MIA

Redaktur: RHF


Kamis, 18 Desember 2025

Respon Cepat Damkar Sukabumi, Warga Bantaran Sungai Cidadap Dievakuasi

 

Damkar dan Tim Gabungan Selamatkan Warga Cidadap Dari Potensi Banjir. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat mengevakuasi warga Kampung Sawah Tengah, Kedusunan Kawung Luwuk, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, menyusul meningkatnya debit Sungai Cidadap yang berpotensi menyebabkan banjir, Kamis (18/12/2025).

 

Evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipatif guna menjamin keselamatan warga yang bermukim di wilayah rawan luapan sungai. Peningkatan debit air dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah hulu sungai.

 

DPKP Kabupaten Sukabumi menerjunkan personel ke lokasi untuk membantu proses evakuasi serta memastikan kondisi masyarakat berada dalam keadaan aman. Kegiatan ini dilaksanakan bersama tim gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Polsek Simpenan, Pemerintah Kecamatan Simpenan, Pemerintah Desa Cidadap, Karang Taruna Desa Cidadap, SAKA SAR, Caldera Rescue, serta unsur masyarakat setempat.

 

Berkat koordinasi lintas instansi yang solid dan kesigapan petugas di lapangan, seluruh warga yang berada di zona rawan berhasil dievakuasi dengan aman ke lokasi yang lebih aman. Hingga saat ini, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bersama tim gabungan masih melakukan pemantauan debit Sungai Cidadap serta meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.

 

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables