SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Selasa, 14 Juli 2026

Aksi Damai HMI Berakhir dengan Audiensi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Terima dan Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

 

DPRD Kabupaten Sukabumi Buka Ruang Dialog, Ketua DPRD Terima Aspirasi Mahasiswa HMI. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali menerima langsung aspirasi yang disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi dalam kegiatan aksi damai yang berlangsung di halaman Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Komplek Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu, Senin (13/7/2026).

 

Aksi penyampaian pendapat tersebut berlangsung secara tertib, aman, dan kondusif dengan pengamanan dari unsur Polres Sukabumi, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi.

 

Dalam aksi tersebut, HMI Cabang Sukabumi menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan berbagai isu dan kebijakan nasional, di antaranya mengenai kondisi perekonomian, kenaikan harga BBM non-subsidi, substansi Undang-Undang Kepolisian Negara Republik Indonesia, percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

 

Baca Juga: Seren Taun Kasepuhan Ciptamulya Ke-447, Camat Cisolok Tegaskan Dukungan terhadap Warisan Budaya Leluhur

 

Sebagai bentuk pelaksanaan fungsi representasi dan penyaluran aspirasi masyarakat, DPRD Kabupaten Sukabumi menerima perwakilan peserta aksi untuk melakukan audiensi di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Sukabumi.

 

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali menyampaikan apresiasi kepada HMI Cabang Sukabumi yang telah menyampaikan aspirasi melalui mekanisme yang baik, santun, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

"Atas nama DPRD Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih kepada HMI Cabang Sukabumi yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Seluruh masukan dan aspirasi yang telah disampaikan akan kami terima sebagai bagian dari fungsi DPRD dalam menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat," ujar Budi Azhar Mutawali.

 

Baca Juga: Kecamatan Cisolok dan Mahasiswa KKN UGM 2026 Ajak Warga Bersih-Bersih Pantai Karanghawu

 

Ia menjelaskan berbagai poin aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan diteruskan kepada instansi terkait sesuai mekanisme yang berlaku.

 

"DPRD Kabupaten Sukabumi memiliki komitmen untuk menjembatani aspirasi masyarakat. Terhadap hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, kami akan menyampaikan dan meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak yang berwenang sebagai bentuk tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan," lanjutnya.

 

Dalam audiensi tersebut, Koordinator Lapangan aksi, Ade Roni Ronaldo, kembali menyampaikan pokok-pokok aspirasi HMI Cabang Sukabumi sebagai bahan masukan kepada DPRD Kabupaten Sukabumi.

 

Dialog berlangsung dalam suasana yang kondusif, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan aman serta mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat melalui penyampaian aspirasi secara damai.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Sukabumi Kompol Aah HermawanKabid Trantib Satpol PP Kabupaten Sukabumi Adang Hidayat, Kasi Penanganan Konflik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sukabumi Hj. Devi, serta Kabag Fasilitasi Sekretariat DPRD Kabupaten Sukabumi H. Firman.

 

DPRD Kabupaten Sukabumi senantiasa membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat sebagai wujud pelaksanaan fungsi representasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi. Melalui komunikasi yang konstruktif, diharapkan setiap masukan dari masyarakat dapat menjadi bagian dari proses pembangunan yang demokratis, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

 

Reporter: Asep Gunawan

Editor: Muhammad Fikri Fauzi

Redaktur: RHF


Minggu, 12 Juli 2026

Seren Taun Kasepuhan Ciptamulya Ke-447, Camat Cisolok Tegaskan Dukungan terhadap Warisan Budaya Leluhur

 

Camat Cisolok Hadiri Seren Taun Ke-447, Dorong Pelestarian Budaya Adat dan Pengembangan Pariwisata. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, Cisolok – Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menghadiri rangkaian kegiatan Seren Taun Kasepuhan Ciptamulya ke-447 yang diselenggarakan di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/07/2026). Kegiatan ini merupakan tradisi adat masyarakat kasepuhan yang dilaksanakan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen, sekaligus sebagai upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.

 

Seren Taun Kasepuhan Ciptamulya ke-447 berlangsung dengan penuh khidmat dan diwarnai berbagai prosesi adat serta pertunjukan seni tradisional yang menjadi identitas budaya masyarakat kasepuhan. Rangkaian kegiatan meliputi Ampih Pare ka Leuit, Saresehan, Rengkong, Debus, Jaipongan, Wayang Golek, Dog-dog Lojor, Seni Laes, Kidung Buhun, Tunggulan Lisung, hingga pertunjukan Angklung yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

 

Kehadiran Camat Cisolok bersama Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sukabumi serta Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Sukabumi menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, pemerintah desa, para tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang bersama-sama mengikuti seluruh rangkaian prosesi Seren Taun.

 

Baca Juga: Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinaresmi, Camat Cisolok Warisan Leluhur Harus Tetap Lestari

 

Tradisi Seren Taun tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, serta penghormatan masyarakat adat terhadap alam sebagai sumber kehidupan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni antara manusia, lingkungan, dan budaya yang terus diwariskan kepada generasi penerus.

 

Dalam kesempatan tersebut, Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya yang tetap istiqamah menjaga dan melestarikan tradisi leluhur di tengah perkembangan zaman.

 

"Seren Taun bukan hanya menjadi warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga merupakan identitas masyarakat yang mengandung nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur. Pemerintah Kecamatan Cisolok mendukung penuh upaya pelestarian budaya adat sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang," ujar Okih Pazri.

 

Baca Juga: Cisolok Punya Wisata Baru, SAM FARM Greenhouse Hadirkan Pengalaman Petik Melon Premium

 

Okih Pazri menambahkan tradisi Seren Taun memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu memperkenalkan kearifan lokal Cisolok kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar budaya lokal dapat berkembang seiring dengan peningkatan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.

 

“Melalui kehadiran pada Seren Taun Kasepuhan Ciptamulya ke-447 komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian budaya, memperkuat identitas daerah, serta mendorong pengembangan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Okih

 

Baca Juga: Launching SAM FARM Greenhouse, Camat Cisolok: Dorong Pengembangan Agrowisata Daerah

 

Sementara itu, Sesepuh Adat Kasepuhan Ciptamulya, Abah Hendrik Suhendrik Wijaya, menyampaikan rasa syukur karena masyarakat adat kembali dapat melaksanakan Seren Taun sebagai bagian dari filosofi "Nyoreang alam ka tukang nyawang nu bakal datang", yakni memaknai perjalanan yang telah dilalui sekaligus menata langkah untuk masa depan.

 

"Alhamdulillah, dalam Saresehan Seren Taun bersama baris olot, para sepuh, dan pemerintah kami membahas hasil panen sawah maupun huma. Tradisi ini telah dilaksanakan secara turun-temurun sejak zaman dahulu. Hingga saat ini kami masih dapat melaksanakan tradisi Ampih Pare ka Leuit sebagai bentuk rasa syukur. Semoga ke depan semakin membawa keberkahan dan kesuksesan," ungkap Abah Hendrik.

 

Baca Juga: Kecamatan Cisolok dan Mahasiswa KKN UGM 2026 Ajak Warga Bersih-Bersih Pantai Karanghawu

 

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan yang telah memberikan dukungan kepada tiga kasepuhan melalui bantuan pengadaan leuit sebagai sarana penyimpanan hasil panen.

 

"Hasil panen tahun ini Alhamdulillah cukup baik. Terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan yang telah membantu tiga kasepuhan dalam pengadaan leuit. Semoga ke depan dinas terkait terus memberikan dukungan kepada komunitas adat di wilayah Desa Sirnaresmi sehingga penyelenggaraan Seren Taun dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," pungkasnya.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia Audina

Redaktur: RHF 


Sabtu, 11 Juli 2026

Kecamatan Cisolok dan Mahasiswa KKN UGM 2026 Ajak Warga Bersih-Bersih Pantai Karanghawu

Pantai Karanghawu Jadi Sasaran Aksi Bersih-Bersih, Kecamatan Cisolok dan KKN UGM 2026 Ajak Warga Terlibat. Foto: Fikri Fauzi
SMartnewsroom.com, CISOLOK Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026 mengajak masyarakat, komunitas, pelaku usaha, hingga wisatawan untuk berpartisipasi dalam aksi Jum’at Besih di Pantai Karanghawu sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir, pada hari Jum’at Tanggal 17 Juli 2026 Pukul 08.00 WIB, bertempat di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/07/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menjaga kebersihan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

 

Melalui aksi gotong royong tersebut, peserta akan membersihkan sampah plastik, sampah rumah tangga, serta berbagai jenis limbah yang terbawa ke kawasan pantai. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

 

Baca Juga: Launching SAM FARM Greenhouse, Camat Cisolok: Dorong Pengembangan Agrowisata Daerah

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersihan pantai merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan wisatawan.

 

"Melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan Pantai Karanghawu. Dengan semangat gotong royong, kita dapat menciptakan kawasan wisata yang bersih, sehat, indah, dan semakin diminati wisatawan," ujarnya.

 

Baca Juga: Cisolok Punya Wisata Baru, SAM FARM Greenhouse Hadirkan Pengalaman Petik Melon Premium

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan pesisir.

 

“Saya berharap aksi bersih-bersih ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menginspirasi lahirnya gerakan peduli lingkungan yang dilakukan secara rutin oleh seluruh elemen masyarakat,” ujar Okih Pazri Assidiq.

 

Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama mahasiswa KKN UGM 2026 mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula dampak positif yang dapat diwujudkan bagi kelestarian Pantai Karanghawu.

 

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan Pantai Karanghawu tetap terjaga kebersihannya, menjadi destinasi wisata yang nyaman, sekaligus menjadi warisan alam yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF

Cisolok Punya Wisata Baru, SAM FARM Greenhouse Hadirkan Pengalaman Petik Melon Premium

 

Wisata Petik Melon Premium Hadir di Cisolok, SAM FARM Greenhouse Siap Tarik Wisatawan. Foto: Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, CISOLOK Kabupaten Sukabumi kembali memiliki destinasi wisata baru yang mengusung konsep agrowisata. SAM FARM Greenhouse resmi meluncurkan Wisata Petik Melon Premium di Jalan Raya Cisolok, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Cisolok, Sabtu (11/7/2026).

 

Mengusung konsep wisata edukasi berbasis pertanian modern, pengunjung tidak hanya dapat menikmati hamparan tanaman melon yang dibudidayakan di dalam greenhouse, tetapi juga merasakan pengalaman memetik langsung buah melon premium yang telah siap panen.

 

Peresmian destinasi wisata tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Camat Cisolok, Danramil Cisolok, unsur Forkopimcam, kepala desa se-Kecamatan Cisolok, perwakilan BUMDesma, KNPI, pelaku usaha, hingga masyarakat.

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan kehadiran SAM FARM Greenhouse menjadi langkah baru dalam mengembangkan potensi daerah melalui sektor pertanian yang dipadukan dengan pariwisata.

 

Menurutnya, konsep agrowisata memiliki prospek besar karena mampu memberikan nilai tambah terhadap hasil pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

 

"Selama ini Cisolok dikenal sebagai daerah tujuan wisata pantai. Dengan hadirnya wisata petik melon ini, kami berharap wisatawan memiliki pilihan destinasi lain yang menawarkan pengalaman berbeda, yakni wisata edukasi pertanian modern," ujarnya.

 

Baca Juga: Launching SAM FARM Greenhouse, Camat Cisolok: Dorong Pengembangan Agrowisata Daerah

 

Okih menilai, pengembangan wisata berbasis pertanian juga menjadi upaya memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas. Selain menjadi tempat rekreasi, keberadaan greenhouse tersebut diharapkan mampu menjadi sarana edukasi mengenai budidaya melon premium yang dikelola secara modern.

 

Dalam kegiatan launching, para tamu diajak berkeliling melihat area budidaya melon di dalam greenhouse. Mereka juga berkesempatan berdialog dengan pengelola mengenai proses penanaman, perawatan, hingga teknik menghasilkan buah melon berkualitas premium.

 

Tak hanya itu, berbagai produk pertanian lokal turut diperkenalkan sebagai bagian dari promosi potensi unggulan Kecamatan Cisolok yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

 

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Area IPSRS RSUD Sekarwangi Cibadak, Tiga Unit Damkar Diterjunkan

 

Okih berharap keberadaan SAM FARM Greenhouse mampu menjadi salah satu ikon agrowisata baru di Kabupaten Sukabumi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian yang bernilai ekonomi tinggi.

 

"Agrowisata seperti ini bukan hanya menghadirkan destinasi baru, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," katanya.

 

Dengan menggabungkan konsep wisata, edukasi, dan pertanian modern, SAM FARM Greenhouse kini menawarkan warna baru bagi sektor pariwisata Cisolok. Jika sebelumnya kawasan ini identik dengan wisata bahari, kini wisatawan juga dapat menikmati sensasi memetik langsung melon premium segar dari kebun sebagai pengalaman wisata yang berbeda.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF 


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables