SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Jumat, 17 Juli 2026

Gembira Pesisir 2026 Jadi Wujud Kolaborasi Kecamatan Cisolok dan KKN UGM Bangun Wisata Berkelanjutan

 

Kecamatan Cisolok dan Mahasiswa KKN UGM Gelar Gembira Pesisir 2026 di Pantai Karanghawu. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, CISOLOK – Pemerintah Kecamatan Cisolok kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kawasan pesisir melalui penyelenggaraan kegiatan Gembira Pesisir 2026 yang berlangsung di kawasan Destinasi Wisata Pantai Karanghawu, Desa Cisolok. Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi antara Pemerintah Kecamatan Cisolok dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) serta dukungan dari berbagai unsur pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, Jum’at (17/07/2026).

 

Mengusung semangat kolaborasi, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, Gembira Pesisir 2026 menjadi wadah untuk memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir sekaligus mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki Kecamatan Cisolok.

 

Kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan dari Pemerintah Kecamatan Cisolok kepada seluruh peserta. Selanjutnya, mahasiswa KKN UGM memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan wisata, pengelolaan sampah yang baik, serta pelestarian ekosistem pesisir kepada masyarakat, pelaku usaha wisata, hingga para pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK.

 

Baca Juga: Pelaksanaan Gebyar Posyandu Dalam Intervensi Serentak Pencegahan Dan Penurunan Stunting Di Kecamatan Cisolok

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq mengatakan kolaborasi dengan Mahasiswa KKN UGM merupakan langkah positif dalam menghadirkan inovasi dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.

 

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan pesisir sebagai aset berharga yang harus diwariskan kepada generasi mendatang," ujarnya.

 

Baca Juga: 119 Ibu Hamil, Bayi Dan Balita Terlayani, Camat Cisolok: Pencegahan Stunting Dimulai Dari Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas

 

Rangkaian kegiatan Gembira Pesisir 2026 meliputi berbagai aktivitas edukatif, sosial, dan pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada warga sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan wisata Pantai Karanghawu.

 

Selain menjadi ajang edukasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan lokal, sehingga tercipta kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung kemajuan Kecamatan Cisolok.

 

Baca Juga: Damkar Palabuhanratu Sigap Padamkan Kebakaran Alang-alang, Api Berhasil Dicegah Merambat ke Permukiman

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq mengapresiasi dedikasi Mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada yang telah berkontribusi melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.

 

“Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan inovasi, gagasan, dan pendampingan yang berdampak positif bagi pembangunan desa serta pengembangan potensi wisata pesisir,” ujar Okih.

 

Melalui Gembira Pesisir 2026, Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq berharap semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta sinergi lintas sektor dapat terus terjaga demi mewujudkan kawasan pesisir yang bersih, lestari, produktif, dan menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi.

 

Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Muhammad Iqbal Abdillah

Redaktur: RHF 


Damkar Palabuhanratu Sigap Padamkan Kebakaran Alang-alang, Api Berhasil Dicegah Merambat ke Permukiman

 

Respons Cepat Damkar Palabuhanratu, Kebakaran Alang-alang di Babadan Berhasil Dipadamkan. Foto: Damkar Palabuhanratu

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu – Respons cepat ditunjukkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi saat menangani kebakaran alang-alang di Kampung Babadan RT 01/RW 30, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/07/2026).

 

Peristiwa tersebut bermula dari laporan masyarakat yang melihat kobaran api membakar area alang-alang kering. Menindaklanjuti informasi tersebut, Damkarmat Kabupaten Sukabumi langsung menerjunkan dua unit armada beserta personel dan perlengkapan pemadaman ke lokasi kejadian.

 

Sesampainya di lokasi, petugas mendapati api telah membakar hamparan alang-alang yang mengering akibat cuaca panas. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyebabkan api cepat meluas apabila tidak segera dikendalikan, terlebih lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman warga.

 

Baca Juga: Damkar Kabupaten Sukabumi Tunjukkan Respons Cepat dalam Penanganan Kebakaran Alang-Alang

 

Petugas kemudian melakukan proses pemadaman disertai pendinginan pada titik-titik yang masih berpotensi memunculkan bara api. Berkat penanganan yang cepat dan terkoordinasi, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke rumah warga maupun bangunan di sekitar lokasi.

 

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, peristiwa tersebut menjadi pengingat akan meningkatnya potensi kebakaran lahan dan vegetasi kering selama musim panas.

 

Baca Juga: Pelaksanaan Gebyar Posyandu Dalam Intervensi Serentak Pencegahan Dan Penurunan Stunting Di Kecamatan Cisolok

 

Komandan Pos (Danpos) Damkar Palabuhanratu, Aceng Ismail, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar sampah sembarangan, menghindari membuang puntung rokok di area terbuka, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di kawasan yang dipenuhi rumput atau alang-alang kering.

 

“Saya mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Dengan laporan yang cepat, penanganan dapat dilakukan lebih dini sehingga risiko meluasnya api dan kerugian yang ditimbulkan dapat ditekan semaksimal mungkin,” pungkasnya.

 

Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Selasa, 14 Juli 2026

Pelaksanaan Gebyar Posyandu Dalam Intervensi Serentak Pencegahan Dan Penurunan Stunting Di Kecamatan Cisolok

 

Kecamatan Cisolok Mendukung Program Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting. Foto: Ist

SMartnewsroom.com, Cisolok - Dalam rangka mendukung Program Nasional Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting serta implementasi program Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam penguatan pelayanan kesehatan dasar, Pemerintah Kecamatan Cisolok terus berkomitmen mempercepat upaya pencegahan dan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan kolaboratif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gebyar Posyandu dalam Intervensi Serentak Pencegahan dan Penurunan Stunting yang diselenggarakan pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Posyandu Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok.

 

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kecamatan Cisolok dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sejak usia dini.

 

Baca Juga: 119 Ibu Hamil, Bayi Dan Balita Terlayani, Camat Cisolok: Pencegahan Stunting Dimulai Dari Pelayanan Kesehatan Yang Berkualitas

 

Pelaksanaan Gebyar Posyandu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, dan balita, sekaligus melaksanakan intervensi serentak sebagai langkah percepatan pencegahan dan penurunan stunting. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Cisolok.

 

Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Cisolok, Puskesmas Cisolok, TP PKK Kecamatan Cisolok, TP PKK Desa Cikelat, Pemerintah Desa Cikelat, serta kader Posyandu Desa Cikelat.

 

Berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, di antaranya pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pelayanan kesehatan bagi bayi dan balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala, pemantauan pertumbuhan anak, skrining status gizi, deteksi dini risiko stunting, pemberian vitamin, serta pelayanan kesehatan dasar. Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai gizi seimbang, pola asuh yang baik, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta berbagai langkah pencegahan stunting. Peran kader Posyandu juga terus diperkuat melalui pendampingan kepada keluarga sasaran agar intervensi dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Baca Juga: Damkar Kabupaten Sukabumi Tunjukkan Respons Cepat dalam Penanganan Kebakaran Alang-Alang

 

Pelaksanaan Gebyar Posyandu berlangsung dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, sebanyak 16 ibu hamil memperoleh pelayanan kesehatan, sedangkan 103 bayi dan balita mendapatkan pelayanan sesuai standar.

 

Seluruh sasaran memperoleh pelayanan yang meliputi pemeriksaan kesehatan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, skrining status gizi, edukasi kesehatan, serta penyuluhan mengenai upaya pencegahan stunting. Capaian tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

 

Keberhasilan pelaksanaan Gebyar Posyandu tidak terlepas dari sinergi yang baik antara Pemerintah Kecamatan Cisolok, Puskesmas Cisolok, TP PKK Kecamatan Cisolok, TP PKK Desa Cikelat, Pemerintah Desa Cikelat, kader Posyandu, serta partisipasi aktif masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kesehatan ibu dan anak.

 

Baca Juga: Aksi Damai HMI Berakhir dengan Audiensi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Terima dan Siap Tindak Lanjuti Aspirasi

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan melalui kolaborasi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.

 

"Pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui Gebyar Posyandu ini, kita memastikan ibu hamil, bayi, dan balita mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH," ujar Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq.

 

Baca Juga: Seren Taun Kasepuhan Ciptamulya Ke-447, Camat Cisolok Tegaskan Dukungan terhadap Warisan Budaya Leluhur

 

Pelaksanaan Gebyar Posyandu merupakan implementasi nyata dalam mendukung visi Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah). Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak merupakan investasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Pencegahan stunting sejak dini akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sehingga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

 

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, TP PKK, pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat sebagai wujud tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan membawa keberkahan bagi seluruh warga.

 

Melalui pelaksanaan Gebyar Posyandu di Desa Cikelat yang berhasil memberikan pelayanan kepada 16 ibu hamil serta 103 bayi dan balita, Pemerintah Kecamatan Cisolok menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan penurunan stunting melalui penguatan pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing sebagai pondasi menuju terwujudnya Kabupaten Sukabumi MUBARAKAH (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah).

 

Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables