SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 12 Agustus 2026

Fantastis! 41 Ribu Butir Obat Keras Senilai Rp461 Juta Disita Polres Sukabumi

 

15 Pengedar Diciduk, Polres Sukabumi Amankan 41 Ribu Butir Obat Keras Senilai Rp461 Juta Disita. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI — Peredaran obat keras terbatas (OKT) ilegal di Kabupaten Sukabumi kembali dibongkar aparat kepolisian. Dalam operasi selama tiga bulan terakhir, Satresnarkoba Polres Sukabumi berhasil mengamankan 15 orang tersangka sekaligus menyita 41.479 butir obat keras.

 

Pengungkapan tersebut disampaikan Kasat Narkoba Polres Sukabumi, AKP Iwan Hendi Sutisna, dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Rabu (12/8/2026).

 

Menurut Iwan, para tersangka yang diamankan berasal dari berbagai latar belakang. Usia mereka berkisar antara 22 hingga 42 tahun, dengan profesi dan status sosial yang beragam.

 

“Dalam tiga bulan terakhir itu ada 15 tersangka dari berbagai umur, mulai dari umur 22 tahun sampai 42 tahun, dan tentunya dari berbagai status sosial pekerjaannya,” kata Iwan.

 

Dari hasil pengungkapan, polisi mengamankan tiga jenis obat keras. Rinciannya, 28.163 butir Tramadol, 12.474 butir Hexymer, dan 842 butir Trihexyphenidyl.

 

Jika dikalkulasikan, nilai keseluruhan barang bukti tersebut mencapai sekitar Rp461,33 juta.

 

Tak hanya menggagalkan peredaran obat keras ilegal, pengungkapan ini juga disebut mampu mencegah potensi penyalahgunaan obat terhadap masyarakat. Polisi memperkirakan sekitar 15.104 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan obat keras tersebut.

 

Seluruh tersangka kini telah ditahan di Rutan Polres Sukabumi untuk menjalani proses penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

 

“Untuk saat ini para pelaku peredaran obat keras terbatas sudah kami tangkap dan kami lakukan penahanan di Rutan Polres Sukabumi,” tegas Iwan.

 

Para tersangka dijerat Pasal 435 dan Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Mereka terancam hukuman pidana penjara dan denda sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 

Polres Sukabumi memastikan upaya pemberantasan peredaran obat keras ilegal akan terus dilakukan guna menekan penyalahgunaan obat-obatan yang berpotensi membahayakan masyarakat.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Selasa, 11 Agustus 2026

Si Jago Merah Mengancam Lahan Kering Di Perum Tamansari, Damkar Palabuhanratu Sigap Padamkan Si Jago Merah

 

Cegah Api Meluas, Damkarmat Sukabumi Sigap Tangani Kebakaran Lahan di Tamansari. Foto: Damkar Palabuhanratu

SMartnewsroom.com, Palabuhanratu – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan respons cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui Pemenuhan Pelayanan Dasar (PPD), khususnya dalam penanganan kejadian kebakaran.

 

Kali ini, petugas Damkarmat Pos 1 Palabuhanratu menangani kebakaran lahan yang ditumbuhi alang-alang di kawasan Perumahan Tamansari, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026).

 

Mendapat laporan adanya kebakaran, petugas Damkarmat Pos 1 Palabuhanratu langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Setibanya di lokasi, personel segera melakukan upaya pemadaman terhadap kobaran api agar tidak meluas ke area di sekitar lokasi kejadian.

 

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan proses pendinginan pada sejumlah titik yang dinilai masih berpotensi menyimpan bara api. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali titik api.

 

Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran.

 

“Petugas langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan pada titik-titik yang masih berpotensi memunculkan bara api. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman,” ujar Erwin Adam Ridwan.

 

Menurut Erwin Adam Ridwan, penanganan yang cepat dan terkoordinasi membuat kobaran api dapat dikendalikan sebelum merambat ke area lainnya.

 

“Berkat penanganan yang cepat dan terkoordinasi, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke area sekitar lokasi,” katanya.

 

Erwin Adam Ridwan memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, kejadian kebakaran lahan tersebut menjadi perhatian, terutama karena vegetasi kering seperti alang-alang dan rumput mudah terbakar.

 

“Meski tidak menimbulkan korban, kejadian ini menjadi pengingat akan meningkatnya potensi kebakaran lahan dan vegetasi kering selama musim kemarau,” tambahnya.

 

Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

 

Seiring dengan masih adanya potensi kejadian kebakaran, Kepala Bidang Pemadaman Disdamkarmat Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di kawasan yang memiliki banyak material mudah terbakar.

 

Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api di sekitar lahan kering, alang-alang, rumput kering maupun tumpukan material yang mudah terbakar.

 

Erwin Adam Ridwan juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin oleh petugas.

 

“Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kejadian kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin oleh petugas,” jelasnya.

 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya mencegah kebakaran sekaligus mempercepat proses penanganan apabila kejadian sudah terjadi.

 

“Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan petugas, potensi kebakaran diharapkan dapat diminimalkan dan penanganan terhadap setiap kejadian dapat dilakukan secara lebih cepat,” tambah Erwin Adam Ridwan.

 

Ia pun kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menghubungi petugas Damkarmat apabila menemukan kejadian kebakaran.

 

“Apabila masyarakat melihat atau mengetahui adanya kebakaran, segera hubungi Damkar Cermat di nomor +62 811-844-113, agar petugas dapat segera melakukan penanganan,” pungkasnya.

 

Damkarmat Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui respons cepat dalam setiap kejadian kebakaran maupun penyelamatan.

 

Damkar Melayani Sepenuh Hati.

Yudha Brama Jaya! Damkar Kabupaten Sukabumi Hebat!

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Sigap! Damkarmat Kabupaten Sukabumi Tangani Kebakaran Alang-alang di Ciracap

 

Respons Cepat Damkarmat Kabupaten Sukabumi Padamkan Kebakaran Lahan di Ciracap. Foto: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi.

SMartnewsroom.com, Ciracap – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi melaksanakan Pemenuhan Pelayanan Dasar (PPD) melalui operasi penanganan kebakaran di wilayah Kabupaten Sukabumi.

 

Kali ini, petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil melakukan penanganan kebakaran lahan/alang-alang yang terjadi di Kampung Cikarang, RT 06/02, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026).

 

Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan memastikan api dapat dikendalikan. Penanganan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan sekitar.

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto mengatakan petugas langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan pada titik-titik yang masih berpotensi memunculkan bara api.

 

"Berkat penanganan yang cepat dan terkoordinasi, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke area sekitar lokasi," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto.

 

Ia memastikan dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran lahan dan vegetasi kering meningkat selama musim kemarau.

 

"Meski tidak menimbulkan korban, kejadian ini menjadi pengingat akan meningkatnya potensi kebakaran lahan dan vegetasi kering selama musim kemarau," tambahnya.

 

Seiring dengan penanganan berbagai kejadian kebakaran, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya api, khususnya di area yang terdapat material mudah terbakar seperti alang-alang, rumput kering, maupun tumpukan bahan yang mudah terbakar.

 

“Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau kejadian kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin oleh petugas,” ujarnya.

 

“Dengan adanya sinergi antara masyarakat dan petugas, potensi kebakaran diharapkan dapat diminimalkan dan penanganan terhadap setiap kejadian dapat dilakukan secara lebih cepat,” tambahnya.

 

Budianto kembali menegaskan bahwa semangat pelayanan harus menjadi bagian dari setiap pelaksanaan tugas personel Damkarmat Kabupaten Sukabumi.

 

“Damkar melayani sepenuh hati. Kita harus terus menjaga dedikasi dan semangat dalam bertugas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

Semangat pengabdian tersebut menjadi bagian dari komitmen Damkarmat Kabupaten Sukabumi untuk terus hadir, sigap dan profesional dalam melaksanakan tugas penanggulangan kebakaran maupun penyelamatan.

 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto menghimbau masyarakat apabila melihat terjadi nya kebakaran segara hubungi Damkar Cermat di Nomor: +62 811-844-113

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables