SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 12 Agustus 2026

Geger! 3.641 Botol Miras Disimpan Di Rumah Kontrakan, Polisi Temukan Ribuan Label Bea Cukai

 

3.641 Botol Miras Diamankan, Polisi Temukan 4.000 Lebih Label Bea Cukai di Kontrakan Sukabumi. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI — Polisi mengungkap temuan ribuan botol minuman keras (miras) di sebuah rumah kontrakan yang berada di Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 3.641 botol miras ditemukan dalam penggerebekan tersebut.

 

Temuan itu kini mengarah pada dugaan adanya praktik pengoplosan atau pengemasan ulang minuman keras. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan asal-usul serta modus pengelolaan miras tersebut.

 

Selain ribuan botol miras, petugas juga menemukan lebih dari 4.000 label Bea Cukai yang disimpan di lokasi. Keberadaan label tersebut menjadi salah satu fokus penyelidikan karena sebagian besar tutup botol yang ditemukan justru tidak memiliki label.

 

Kasat Narkoba Polres Sukabumi, AKP Iwan Hendi Sutisna, mengatakan pihaknya masih mendalami kemungkinan penggunaan label tersebut, termasuk apakah berkaitan dengan upaya menghindari kewajiban cukai atau bagian dari praktik miras oplosan.

 

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku, apakah ini merupakan menghindari dari cukai pajak atau memang miras-miras tersebut merupakan miras oplosan atau racikan,” ujar Iwan saat memberikan keterangan, Rabu (12/8/2026).

 

Menurut Iwan, label Bea Cukai yang ditemukan petugas berada dalam kemasan kantong plastik. Sementara itu, sebagian besar botol miras yang diamankan diketahui memiliki tutup tanpa label.

 

“Yang ditemukan adalah label yang dibungkus oleh kantong plastik. Dan botol-botol miras ini ditemukan tutup botolnya tanpa label sebagian besarnya,” jelasnya.

 

Polisi menduga keberadaan ribuan label tersebut berpotensi berkaitan dengan upaya menyamarkan produk yang ditemukan. Meski demikian, dugaan bahwa miras oplosan dikemas kembali kemudian diberi segel atau label baru masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan.

 

Hal lain yang menjadi perhatian petugas adalah lokasi penyimpanan miras. Ribuan botol tersebut tidak ditemukan di gudang khusus, melainkan disimpan di sebuah rumah kontrakan yang berada di tengah lingkungan permukiman warga.

 

“Petugas dari kami menemukan miras tersebut di rumah kontrakan, di mana rumah tersebut ada dua kontrakan yang berdampingan. Miras tersebut ada di dalam kontrakan tersebut,” ungkap Iwan.

 

Dalam keterangannya, Iwan didampingi Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi Deni Yudono. Polisi saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan temuan tersebut guna mengungkap asal-usul miras, fungsi ribuan label Bea Cukai, serta kemungkinan adanya jaringan pengoplosan atau peredaran miras ilegal di wilayah Sukabumi.

 

Reporter: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Temui Pimpinan DPR RI, Camat Cisolok Sampaikan Kebutuhan Relokasi Korban Kebakaran Ciptamulya

 

Camat Cisolok Dampingi Abah Hendrik Selaku Kasepuhan Ciptamulya Temui Pimpinan Dpr Ri, Bantuan Lahan Relokasi Diterima. Foto: Muhammad Fikri Fauzi

SMartnewsroom.com, SUKABUMI — Pemerintah Kecamatan Cisolok terus mendorong percepatan pemulihan masyarakat terdampak kebakaran Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi.

 

Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui pertemuan dan silaturahmi yang berlangsung pada Rabu (12/8/2026). Dalam kegiatan itu, Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq mendampingi Abah Hendrik selaku Kasepuhan Ciptamulya dan Jaro Desa Sirnaresmi untuk bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad serta Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa.

 

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan secara langsung kondisi masyarakat Kasepuhan Ciptamulya pascakebakaran, termasuk perkembangan penanganan dan kebutuhan warga dalam proses pemulihan.

 

Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian utama adalah penyediaan lahan untuk relokasi masyarakat terdampak. Lahan tersebut diperlukan sebagai bagian dari upaya penataan kembali permukiman warga sekaligus mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat Kasepuhan Ciptamulya.

 

Dalam kesempatan tersebut, diterima bantuan yang akan dialokasikan untuk pembelian tanah atau lahan relokasi bagi masyarakat korban kebakaran.

 

Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan dan memberikan kepastian bagi masyarakat terdampak untuk mendapatkan lokasi tempat tinggal yang sesuai. Proses relokasi nantinya tetap diharapkan mempertahankan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, serta karakteristik kehidupan masyarakat adat Kasepuhan Ciptamulya.

 

Selain penanganan dampak kebakaran, perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di Kecamatan Cisolok juga diwujudkan melalui pemasangan BTS Combat Telkomsel di Desa Sukarame.

 

Pemasangan BTS tersebut dilakukan untuk mengatasi persoalan blank spot yang selama ini terjadi di wilayah Desa Sukarame, sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses komunikasi masyarakat.

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sufmi Dasco Ahmad dan Saan Mustopa atas perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada masyarakat terdampak kebakaran Kasepuhan Ciptamulya.

 

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat yang saat ini masih membutuhkan perhatian dan pendampingan dari berbagai pihak.

 

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Kasepuhan Ciptamulya. Bantuan ini tentunya sangat berarti dan diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan, khususnya dalam penyediaan lahan relokasi,” ungkapnya.

 

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq selanjutnya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sirnaresmi, pihak Kasepuhan Ciptamulya dan instansi terkait lainnya.

 

Koordinasi dilakukan untuk memastikan bantuan dapat digunakan secara tepat sasaran sekaligus mendukung proses relokasi dan pemulihan masyarakat terdampak secara berkelanjutan.

 

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat adat dan berbagai pihak, proses pemulihan pascakebakaran diharapkan dapat berjalan lebih cepat serta tetap menjaga identitas, tradisi dan kearifan lokal masyarakat Kasepuhan Ciptamulya.


Penulis: Muhammad Fikri Fauzi

Editor: Mia

Redaktur: RHF


Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables