![]() |
| EO Tegaskan Pesta Rakyat Hari Jadi Kabupaten Sukabumi Digelar Tanpa Dana APBD. Foto: Muhammad Fikri Fauzi. |
SMartnewsroom.com, Palabuhanratu – Event Organizer (EO) PT Buana Citra Promosindo Agus Chandra memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan Pesta Rakyat dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, Selasa (01/09/2026).
Direktur Utama PT Buana Citra Promosindo, Agus Chandra, menegaskan seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 13 September 2026 tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Klarifikasi itu disampaikan Agus menyusul munculnya informasi di media sosial yang menyoroti pelaksanaan kegiatan, termasuk kehadiran sejumlah artis dalam agenda hiburan Gebyar Hari Jadi.
Agus menjelaskan, kehadiran Tasya dan Melli dalam kegiatan tersebut bukan dibiayai oleh APBD. Menurutnya, kedua artis tersebut dapat hadir berkat dukungan dari promotor masing-masing.
“Perlu diklarifikasi, kegiatan Tasya dan Melli ini tidak dibiayai oleh APBD, non-APBD. Mereka bisa hadir untuk ikut merayakan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi karena dibantu oleh promotor Melli dan promotor Tasya untuk hadir ke Lapang Cangehgar,” kata Agus.
Ia menambahkan, apabila terdapat persoalan teknis maupun perubahan terkait penampilan Melli, hal tersebut menjadi kewenangan promotor. Agus menegaskan persoalan tersebut bukan berada di bawah kendali pihak EO.
Panggung hingga Videotron Disebut Tanpa Dana APBD
Tak hanya soal artis, Agus juga menjelaskan mengenai berbagai fasilitas yang digunakan dalam kegiatan Pesta Rakyat.
Menurutnya, kebutuhan seperti panggung, sound system, lighting, genset hingga videotron juga tidak dibiayai menggunakan APBD.
Fasilitas tersebut, kata Agus, merupakan bentuk kontribusi PT Buana Citra Promosindo untuk ikut menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.
“Kami dari PT Buana Citra Promosindo menyumbang untuk merayakan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi yang ke-156 dengan menggelar hiburan. Itu pun tidak menjual tiket, atau gratis untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya,” ujarnya.
Agus mengatakan, pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya dan swadana pihak-pihak yang terlibat. Di antaranya peserta UMKM, pihak swasta, hingga perangkat daerah yang turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan.
“Jadi tidak menggunakan dana APBD, perlu diketahui,” tegasnya.
Persilakan Pihak Lain Ikut Berkontribusi
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga membuka kesempatan bagi pihak lain, termasuk EO lainnya, yang ingin memberikan kontribusi dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi.
Menurutnya, kontribusi tersebut dapat diberikan dalam berbagai bentuk, seperti penyediaan panggung, sound system maupun fasilitas pendukung lainnya.
“Kami pun di sini mempersilakan, kalau ada yang mau menyumbangkan dalam rangkaian ini. Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ini adalah milik masyarakat Kabupaten Sukabumi. Siapa pun boleh turut merayakan, silakan,” katanya.
Sementara terkait persoalan pelaporan, Agus menyebut pengelolaan kegiatan dan dana berada dalam ranah manajemen PT Buana Citra Promosindo.
Ia kembali memastikan fasilitas utama dalam kegiatan tersebut tidak menggunakan dana APBD.
Minta Informasi yang Beredar Disampaikan Berimbang
Agus juga menanggapi informasi yang sebelumnya beredar di media sosial, termasuk melalui TikTok.
Ia mengaku keberatan dengan sejumlah informasi yang beredar karena dinilai belum menggambarkan kondisi pelaksanaan kegiatan secara menyeluruh.
“Kami merasa dirugikan. Ini mohon untuk diklarifikasi Bang Jos,” ujar Agus.
Untuk memberikan penjelasan lebih lanjut, Agus mempersilakan masyarakat maupun pihak yang ingin mengetahui secara langsung mengenai pelaksanaan Pesta Rakyat untuk mendatangi sekretariat kegiatan.
Sekretariat tersebut berada di kawasan Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, tepatnya di samping Kantor Infokom.
“Silakan datang. Agus Chandra akan memberi kejelasan yang sejelas-jelasnya,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Fikri Fauzi
Editor: Mia
Redaktur: RHF

ليست هناك تعليقات:
إرسال تعليق