SmartNewsroom.com • Berita Cerdas, Perspektif Luas
Berita Cerdas, Perspektif Luas
BREAKING NEWSSmartNewsroom.com menyajikan informasi aktual, cepat dan terpercaya untuk Indonesia.
HEADLINE

Memuat berita utama SmartNewsroom...

Berita terbaru akan ditampilkan otomatis dari posting Blogger.

SmartNewsroom.com

BERITA TERKINI

BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com
BERITA

Memuat berita terbaru...

SmartNewsroom.com

BERITA TERBARU

Lihat Semua →

Rabu, 23 Agustus 2023

Oknum PNS di Palabuhanratu Sukabumi Ditangkap, Terancam Penjara Seumur Hidup, Miliki 25,2 Gram Sabu-sabu

SMARTnewsroom.com - RK, oknum PNS di Kantor Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ditangkap polisi pada Jumat (11/8/2023) di wilayah Kecamatan Simpenan.

Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, mengatakan, penangkapan RK dilakukan setelah pihaknya berhasil mengembangkan kasus dari penangkapan tersangka berinisial DNJ yang ditangkap pada 4 Agustus 2023 lalu.

"Tim Opsnal Satnarkoba berhasil mengamankan tersangka atas nama RK, ini adalah pengembangan dari tersangka DNJ yang diamankan pada tanggal 4 Agustus, yang bersangkutan adalah oknum PNS dalam salah satu intansi yang ada di Kabupaten Sukabumi, yang bergerak di bidang Syahbandar ya," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede di Satnarkoba, Selasa (22/8/2023).

Dari tangan RK, polisi mengamankan dua paket sabu-sabu seberat 25,2 gram yang dibungkus dalam dua kantong plastik.

"Yang mana dari 2 paket itu 1 paket kecil dan juga 1 paket sedang. Total barang bukti yang diamankan dari tersangka RK adalah seberat 25,2 gram sabu," ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede.
Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede membenarkan RK yang merupakan oknum PNS itu menjadi seorang pengedar sabu-sabu.

"Dari pengembangan tersangka DNJ yang sebelumnya diamankan tanggal 4, bahwa tersangka RK adalah bagian daripada bandar DNJ, sehingga RK dikenakan pasal 114 yaitu mengedarkan," ujarnya.

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede menjelaskan, akibat perbuatannya, RK terancam dihukum seumur hidup.

"Pasal yang disangkakan adalah pasal 114 dan atau pasal 112 dan atau pasal 111, Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup," tutup Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede. (Muhammad Fikri Fauzi).

Belasan Tersangka Narkoba Di Tangkap Polisi

SMARTnewsroom.com - 16 kasus penyalahgunaan narkoba dan obat keras terbatas diungkap Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Dari jumlah itu, 10 kasus di antaranya narkotika jenis sabu, tiga kasus jenis daun ganja kering, dan tiga kasus obat keras terbatas.

“16 kasus dengan 17 tersangka kami tangkap,” ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Selasa (22/8/23).

Barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut di antaranya sabu seberat masing-masing 0,32 gram, 10,33 gram, 2,94 gram, 24,32 gram, 1,3 gram, 0,71 gram, 3,95 gram, 25,2 gram, dan 33,5 gram.

“Kasus sabu paling banyak, 11 tersangka dari sembilan kasus. Para tersangka kami tangkap di sejumlah wilayah,” ujarnya.
Sementara itu untuk kasus ganja, polisi mengamankan barang bukti antara lain daun ganja kering seberat 567 gram, 669 gram, dan 12,42 gram, Barang haram tersebut diamankan dari tiga orang tersangka.

“Untuk obat keras terbatas kami menyita masing-masing obat keras terbatas sebanyak 520 butir, 998 butir, dan 1.693 butir dari tiga tersangka,” ujarnya.

Total barang bukti yang diamankan polisi dari 17 tersangka itu yakni 81,94 gram sabu, 1.274,75 gram ganja kering, dan 3.211 butir obat keras terbatas.

“Para tersangka sabu dan ganja disangkakan Pasal 114 dan atau Pasal 112 dan atau Pasal 111 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, ancamannya penjara minimal empat tahun, maksimal seumur hidup,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede.

“Adapun tersangka obat keras terbatas disangkakan Pasal 197 Junto 106 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, ancamannya penjara paling lama 10 tahun,” tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi). 

Bacakan Dongeng Bentuk Cinta Satgas Yonif 310/KK Kepada Anak Papua

SMARTnewsroom.com - Siang itu, langit terlihat cerah dan angin pun terasa sejuk di tanah Papua. Bahkan, sejumlah anggota Satgas 310/KK yang berjaga perbatasan di Kampung Senggi Kabupaten Keerom, Papua pun menikmati suasana tersebut, Rabu (23/08/2023).

Tak berselang, Pos Perbatasan kedatangan tamu spesial, mereka anak-anak yang manis yang sengaja mampir setelah pulang sekolah.

Perwira Seksi Teritorial Satgas Yonif 310/KK Letda Inf As'ari yang kebetulan berada di pos jaga, mempersilahkan anak-anak masuk.

Anak-anak perbatasan itu bernama Rati (11), Vanesa (9), Astin (9), Ola (9), Delince (9) dan satu anak laki laki bernama Hanok (9).

Mereka langsung diajak duduk dan berbincang, mereka menceritakan aktifitas selama di sekolah, bahkan mereka pun mengungkapkan tentang cita citanya di masa depan, Ada yang berkeinginan menjadi Dokter, Pilot, Guru, bahkan Hanok menyampaikan keinginan nya untuk menjadi seorang Tentara.
Ternyata, anak-anak perbatasan tersebut bersekolah di SDN 1 Senggi yang berjarak 3,5 KM dari Pos Pamtas dan mereka tinggal kampung sebelah yang berjarak 1 KM.

Untuk menciptakan waktu yang berkualitas, akhirnya Satgas Yonif 310/KK membacakan dongeng kepada anak anak, Moment yang bagus ini dimanfaatkan oleh personil pos untuk lebih dekat dengan anak.

Banyak buku cerita yang ditawarkan, tetapi mereka lebih memilih cerita "si kancil dan kawanan buaya", Mereka tersenyum hingga tertawa mendengar dongeng itu.

Membacakan dongeng tak hanya menarik, tetapi memiliki pesan moral untuk anak.

Setelah beberapa waktu bercengkrama dengan anak-anak, hari pun semakin sore, mereka berpamitan untuk pulang dan mereka berjanji esok akan datang kembali untuk mendengarkan dongeng yang lebih banyak lagi, (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Selasa, 22 Agustus 2023

Taman Jadi Amburadul Pascakegiatan, Pameran di Lapangan Cangehgar Sukabumi Terlihat Kumuh

SMARTnewsroom.com - Kondisi memprihatinkan terlihat area pameran alias pasar rakyat dan pasar malam di Taman Lapangan Cangehgar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/08/2023).

Menurut pantauan SMARTnewsroom.com, terlihat area taman menjadi kumuh, kolam ikan di taman dijadikan tempat pencucian dan terlihat tidak terawat.

Bahkan, area taman juga dijadikan tempat penyimpanan besi-besi peralatan pameran, sampah juga terlihat berserakan.
Padahal, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, mengingatkan agar kebersihan di lokasi pameran dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke 153 tahun 2023 itu untuk dijaga.

"Tapi tolong kebersihannya dijaga, karena tempat ini milik kita," kata Marwan Hamami seusai membuka pasar rakyat di Lapangan Cangehgar pada Jumat (18/8/2023) lalu.
Tak hanya itu, Marwan Hamami juga meminta agar fasilitas olahraga tidak terganggu. Namun, nyatanya fasilitas olahraga skateboard terlihat dipakai untuk area permainan.

"Ya, itu tadi, jadi ruang ini kami harus pelihara secara baik, mana sih nu (yang) bisa dipakai untuk kegiatan hiburan, mana yang untuk kegiatan masyarakat. Memang itu agak sulit lah biasanya kalau kegiatan seperti ini, tapi nanti ruang ini akan dibuat seperti itu," ujar Marwan Hamami.

"Mana sih khusus untuk tempat yang jangan sampai terganggu, ketika nanti masyarakat hayang (mau) aktivitas maen basket, oh dipake pameran, nah pasti ngomong," tutupnya. (Bedor).

Senin, 21 Agustus 2023

Minggu Kudus, Satgas Yonif 310/KK Laksanakan Ibadah Serta Berikan Bantuan Ke Gereja Di Perbatasan RI-PNG

SMARTnewsroom.com - Dalam rangka meningkatkan ketaqwaan, Satgas Yonif 310/KK melaksanakan ibadah dan berikan bantuan kepada Gereja Katolik Paroki ST, bonifacius di Kampung Ubrub Distrik Web Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (20/8/2023).

Hal ini di sampaikan langsung oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal, Kegiatan ini merupakan bentuk cinta kasih dan wujud nyata kepedulian antar umat beragama di wilayah perbatasan.

"Beberapa anggota kami yang beragama Nasrani dari Pos Ubrub Satgas Pamtas Yonif 310/KK juga turut ikut dalam kegiatan ibadah Minggu bersama warga Kampung Ubrub Distrik Web,” ujar Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal.
Kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya melaksanakan tugas menjaga wilayah perbatasan NKRI saja, akan tetapi mengajak masyarakat untuk beribadah bersama, seperti yang dilakukan bersama jamaat Gereja Katolik ST. Bonifacius ini.

Kapten Inf Dicky Dian Saputra, S.T.Han selaku Danpos (Komadan Pos) Ubrub mengutus 6 orang personelnya yang beragama Nasrani untuk melaksanakan ibadah di Gereja ST. Bonifacius, Pada kesempatan itu Satgas Yonif 310/KK memberikan bantuan berupa Alkitab Perjanjian Lama dan Alkitab Perjanjian Baru masing masing 30 buah.

“Ibadah Minggu ini juga untuk mewujudkan rasa cinta kasih kepada saudara-saudara kami yang ada di perbatasan, terutama kepada jemaat Geryeja Katolik Paroki ST. Boniifacius,” ujar Kapten Inf Dicky Dian Saputra, S.T.Han selaku Danpos (Komadan Pos) Ubrub.


Dengan adanya kegiatan ini Pendeta Gabriel Pangan Parosara (46) mengungkapkan bahwa dia merasa terhormat dan merasa bangga kepada TNI yang selalu perhatian dengan masyarakat yang tidak memandang agama, ras, dan budaya.

“Terima kasih kepada Bapak TNI, yang sudah hadir karena telah mau bergabung dengan kami para jemaat Gereja Katolik Paroki ST. Bonifacius, kami juga merasa tenang dan nyaman untuk melaksanakan ibadah,” tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK.

Minggu, 20 Agustus 2023

Hari Anak Nasional 2023, Sempatkan Main Oray Orayan Bersama Anak Anak

SMARTnewsroom.com - Hari Anak Nasional 2023 tingkat Kabupaten Sukabumi digelar di Komplek GOR Cisaat, Kegiatan yang dirangkaikan dengan peluncuran Buku Simi Penyu Yang Kuat serta Sukabumi Robotic Competition (SRC) 2023 tingkat nasional ini, dihadiri Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami beserta Forkopimda dan perangkat daerah, Minggu (20/08/2023).

Bahkan dalam kegiatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami turut bermain oray-orayan bersama anak-anak, apalagi, banyak permainan tradisional dan penampilan kreasi anak di dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi ini, diapresiasi Provinsi Jawa Barat, Terutama dari sisi pemenuhan hak anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas upaya pemenuhan hak anak, Bahkan, kerja keras Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapatkan apresiasi lewat penghargaan nindya dari pusat.

"Kabupaten Sukabumi telah berupaya memenuhi hak anak secara optimal. Sehingga, diapresiasi lewat pemghargaan. Semoga ke depan bisa semakin meningkat dalam pemenuhan hak anaknya," ujarnya.
Tak hanya itu saja, penyelenggaraan Hari Anak Nasional 2023 tingkat Kabupaten Sukabumi pun menjadi hal yang sangat membahagiakan, hal ini sebagai bentuk penghormataan terhadap hak anak.

"Ini hal yang membahagiakan bagi kami dan para anak," ujarnya.

Apalagi, anak berperan strategi dalam kelangsungan Bangsa Indonesia, maka dari itu, perlindungan dan pemenuhan hak anak harus tercukupi.

"Anak terlindungi, Indonesia maju," ujarnya.
Bahkan, anak memiliki kreatifitas yang tinggi, hal itu ketika mereka diberi ruang yang cukup.

"Ruangnya tercukupi, kreatifitas anak akan semakin tinggi," ujarnya.

Sementara itu Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, anak sudah seharusnya diberikan ruang, salah satunya melalui pendidikan anak.

"Pemberian ruang ini agar anak berani dan peduli, apalagi, anak akan menjadi penerus bangsa ini," ujarnya.

Selain itu, anak pun harus didik sesuai zaman yang diperkuat akidah akidahnya  Sehingga, mereka tidak tergerus oleh arus yang salah.

"Kompetisi robotic merupakan zamannya anak-anak. Ya, kita harus didik pula terkait itu," ujarnya.

Tak hanya itu saja, budaya literasi anak pun harus diperkuat, oleh karena itu, hari ini meluncurkan Buku Simi Penyu Yang Kuat, hal ini sebagai upaya mengenalkan ikon Kabupaten Sukabumi dan meningkatkan budaya literasi.

"Simi ini menceritakan tentang persahabatan antara penyu dan kepiting, penyu ini merupakan ikon Kabupaten Sukabumi, bahkan, menjadi lambang bagi Kabupaten Sukabumi," ujarnya.

Berkaitan hal tersebut, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengajak pentahelix untuk mewujudkannya. Sehingga, Kabupaten Sukabumi menjadi daerah yang laik anak.

"Mari bersama-sama mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang laik anak," ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( DP3A)  Kabupaten Sukabumi H. Eki Radiana Rizki menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan komitmen kepedulian dan partisipasi semua pihak, terutama dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Sukabumi.

"Melaui kegiatan ini, kami berharap adanya peningkatan kepedulian dan partisipasi seluruh stakeholder," ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerhaan penghargaan terhadap berbagai pihak yang turut berpartisipasi dalam pemenuhan hak anak di Kabupaten Sukabumi, hal itu termasuk penyerahan Buku Simi Penyu Yang Kuat, selain itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami pun meninjau pelaksanaan kompetisi robot, tutupnya. (Muhammad Fikri Fauzi).

Satgas Yonif 310/KK Ajarkan Anak-anak Perbatasan Membaca Dan Berhitung

SMARTnewsroom.com - Sebagai bentuk kepedulian dalam mencerdaskan anak bangsa, Yonif 310/KK mengajak anak anak pedalaman Papua untuk belajar membaca dan berhitung sekaligus mengajarkan hidup sehat, Minggu (20/08/2023).

Kondisi yang jauh berbeda tentang rendahnya kualitas pendidikan di daerah perbatasan dibandingkan dengan pulau lainnya, mendorong Satgas Yonif 310/KK untuk ikut berperan aktif mencerdaskan anak bangsa.

Bagaimana tidak, anak-anak khususnya di Kampung Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, masih ada yang tidak bisa membaca dan berhitung.

Dengan kondisi tersebut, Dansatgas Yonif 310/KK, Letkol Inf Andrik Fachrizal merasa prihatin. Menurutnya, kualitas pendidikan diperbatasan sama seperti di pulau pulau lainnya.

“Peningkatan Sumber Daya Manusia di daerah perbatasan bisa dimulai dari aspek pendidikan, jika kualitas pendidikannya baik maka SDM nya pun akan baik pula," ujar Dansatgas Yonif 310/KK, Letkol Inf Andrik Fachrizal.
Danpos Batom Letda Inf Eko Effendi menjelaskan, bahwa di Distrik Batom hanya memiliki satu Sekolah Dasar (SD) dan satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan Tenaga Pendidik yang terbatas. Sehingga, kualitas pendidikan kurang maksimal.

"Kami ajarkan mereka membaca dan berhitung, sekaligus kami ajarkan juga tentang perilaku hidup sehat dengan mencuci tangan yang baik dan benar," tutup Danpos Batom Letda Inf Eko Effendi. (Muhammad Fikri Fauzi).

Otentifikasi: Pen Satgas Pamtas Yonif 310/KK
Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini

Label

Tag Utama

Iklan

{getFeatured} $results={5} $label={recent}

JSON Variables