![]() |
| Akses Jalan Sempit Jadi Kendala, Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Rumah di Cikakak Sukabumi. Foto: Fikri Fauzi |
SMartnewsroom.com, Cikakak – Sulitnya akses menuju lokasi kebakaran menjadi tantangan besar yang dihadapi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi saat menangani kebakaran sebuah rumah di Kampung Hegarmanah Pasirjati, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/7/2026).
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Palabuhanratu diterjunkan setelah menerima laporan kebakaran yang melanda sebuah rumah permanen milik warga. Namun, proses pemadaman tidak dapat dilakukan secara langsung menggunakan kendaraan karena lokasi kejadian berada di dalam perkampungan dengan akses jalan yang sempit dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Akibat kondisi tersebut, petugas harus membentangkan selang pemadam dari titik yang dapat dijangkau mobil hingga ke lokasi kebakaran. Proses ini turut dibantu oleh warga sekitar agar suplai air dapat mencapai titik api.
Kepala Bidang Pemadaman Damkarmat Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, mengatakan medan menuju lokasi menjadi kendala utama dalam proses penanganan kebakaran.
"Lokasinya berada di dalam perkampungan dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Jadi kami harus menarik selang sampai ke titik kebakaran dengan bantuan masyarakat," ujar Erwin.
Kepala Bidang Pemadaman Damkarmat Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan menjelaskan meski menghadapi keterbatasan akses, petugas tetap bergerak cepat setelah jalur pemadaman berhasil dibuka. Saat proses pemadaman dimulai, kobaran api diketahui telah menghanguskan sekitar 60 persen bangunan rumah.
"Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api mulai berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.20 WIB," katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting pada instalasi listrik di dalam rumah. Meski bangunan mengalami kerusakan cukup berat, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Belum sempat beristirahat, satu unit mobil pemadam langsung meninggalkan lokasi setelah proses penanganan awal selesai. Hal itu dilakukan karena petugas kembali menerima laporan adanya kebakaran lahan yang terjadi di kawasan permukiman lain.
"Petugas kembali bergerak menuju lokasi lain setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan di kawasan permukiman," pungkas Erwin.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Editor: Mia
Redaktur: RHF

إرسال تعليق