![]() |
| Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq Turun Langsung Padamkan Api Kampung Adat Kasepuhan. (sumber foto: Fikri Fauzi). |
SMartnewsroom.com, SUKABUMI - Kebakaran melanda kawasan permukiman Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, RT 02/RW 01, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (7/9/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.10 WIB. Kobaran api menghanguskan dua bangunan dan menyebabkan empat rumah warga di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengatakan salah satu bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung milik Sekretaris Desa Sirnaresmi, Vilka Mandala alias Aa Filka, yang merupakan putra Ketua Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Abah Asep Nugraha.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, rumah tersebut dihuni satu keluarga dengan empat jiwa. Selain rumah, satu unit MCK juga turut ludes terbakar.
Sementara itu, empat rumah warga lainnya mengalami kerusakan ringan. Keempat rumah tersebut masing-masing dihuni Dandi Septian sebanyak tiga jiwa, Itom empat jiwa, Janim empat jiwa, dan Unen tiga jiwa.
Akibat kejadian tersebut, keluarga Vilka Mandala yang terdiri dari empat jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto, mengatakan api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
"Lokasi sekarang sudah aman dan dingin. Pendinginan dilakukan oleh petugas Damkar dengan mengerahkan dua unit armada, dibantu satu kendaraan dari Kodim, serta dukungan dari Linmas dan pihak Muspika Kecamatan Cisolok," ujar Budianto.
Menurut Budianto, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik yang terjadi di rumah Sekretaris Desa Sirnaresmi. Api kemudian membesar dan merembet ke bangunan di sekitarnya.
"Informasi awal diduga dari listrik di rumah Pak Filka. Apinya sangat besar sehingga menjilat bangunan lain di dekatnya. Rumah Pak Dadi terbakar sebagian, lalu rumah Pak Itom di atas MCK, dan rumah Pak Dandi," katanya.
Beruntung, kobaran api tidak sampai meratakan deretan rumah adat lainnya. Warga setempat bergerak cepat melakukan pemadaman secara mandiri dengan memanfaatkan sumber mata air yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Selain itu, material atap sejumlah bangunan di sekitar lokasi yang telah menggunakan asbes turut membantu mencegah api semakin cepat merambat.
Saat ini kondisi di lokasi kebakaran telah kondusif. Petugas dan unsur terkait masih melakukan penanganan serta pendataan terhadap dampak kebakaran.
BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak, di antaranya bantuan kebutuhan dasar hidup, sandang, dan pangan.
Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.
Reporter: Muhammad Fikri Fauzi
Redaktur: Muhammad Iqbal Abdillah

ليست هناك تعليقات:
إرسال تعليق